Friday, April 24, 2015

Demi Eksklusivitas, Lamborghini Aventador SV Cuma Dibikin 600 Unit

Demi Eksklusivitas, Lamborghini Aventador SV Cuma Dibikin 600 UnitJakarta - Lamborghini mengumumkan bakal membatasi produksi model Aventador LP 750-4 SV hanya 600 unit untuk dipasarkan di seluruh dunia. Ini dilakukan demi eksklusivitas.

Seperti dilansir Carscoops, Jumat (24/4/2015), sejatinya jumlah produksi sebanyak itu, bagi Lamborghini bukanlah jumlah yang sedikit. Tahun lalu saja pabrikan itu melego 2.530 unit berbagai model dan varian ke seluruh dunia. Dan jumlah itu merupakan angka penjualan terbaiknya.

Menariknya, dari jumlah itu, sebanyak 1.128 unit merupakan penjualan yang dibukukan oleh Aventador Coupe dan Roadster. Artinya, produksi Aventador LP 750-4 SV yang bakal dibuat itu memang setara dengan separuh jumlah penjualan keluarga Aventador tahun lalu.

Meski begitu, melihat tingginya minat konsumen dunia untuk menyerap model Aventador. Jumlah itu terbilang eksklusif.

Lamborghini Aventador dibanderol bervariasi tergantung wilayah pemasaran. Di Amerika, mobil itu dihargai US$ 493.095 atau setara dengan Rp 6,3 miliar. Dengan banderol sebesar itu, tak heran jika Aventador menjadi model yang istimewa apalagi kini produksinya dibatasi.

Mobil super ini didukung oleh mesin V12 naturally aspirated 6.5 liter. Mesin itu mampu menyemburkan tenaga hingga 740 daya kuda pada 8.400 RPM dan torsi 690 Nm oada 5.500 RPM.

Sementara, Aventador SV diklaim memiliki bobot yang lebih ringan 50 kilogram dibanding Aventador standar. Wallhasil dengan berbekal semburan tenaga dari mesin yang sebesar itu dan bobot yang ringan, mobil ini mampu akselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 2,8 detik. Bahkan mampu melesat hingga 350 km/jam.


(rgr/arf)

Ini Perbedaan Menggunakan Mode Sport di Mazda2 Teranyar

Ini Perbedaan Menggunakan Mode Sport di Mazda2 TeranyarKarangasem, Bali - PT Mazda Motor Indonesia (MMI) resmi meluncurkan All New Mazda2 pada September tahun 2014 lalu. Banyak perubahan yang dilakukan Mazda pada Mazda2 teranyarnya ini. Yang paling menarik adalah adanya mode sport untuk pengendalian.

Technical Support Manager PT Mazda Motor Indonesia (MMI) Tunjung Pangajom menjelaskan, perbedaan menggunakan mode Sport dengan tidak menggunakannya adalah perpindahan giginya akan lebih panjang.

"Kalau pakai sport itu pindah giginya makin panjang, kalau tanpa sport misalnya harus pindah gigi di 1.500 RPM, tapi kalau pakai sport baru pindah di 2.000 RPM. Contoh kecilnya seperti itu," kata Tanjung di sela-sela acara All New Mazda2 E-Halt Challenge One Tank for Three Islands di Karangasem, Bali.

Menurut Tanjung, hal itu terjadi karena ada perbedaan pada control system karena fitur atau mode sport itu dikontrol oleh sistem. Mesin dan transmisi dikontrol oleh ECU, jika dipindahkan ke sport, engine mapingnya otomatis akan ikut berubah.

"Sudah ada pemetaanya sendiri, jadi itu yang membuat lebih panjang dalam perpindahan gigi dan juga suaranya akan lebih menderu karena RPM-nya tinggi," katanya lagi.


(ady/arf)

Ini Ukuran Lengkap Goodyear Assurance DuraPlus

Ini Ukuran Lengkap Goodyear Assurance DuraPlus Cirebon - PT Goodyear Indonesia Tbk telah memperkenalkan salah satu ban terbarunya, Assurance DuraPlus bulan lalu. Ban ini diklaim memiliki sejumlah keunggulan, antara lain tahan lama, lebih aman, serta harga yang terjangkau.

Seperti diwartakan sebelumnya, dari aspek keamanan, ban ini memiliki teknologi TredLife terdiri atas tiga elemen-utama. Elemen itu adalah kandungan karbon yang lebih tinggi, disain telapak yang lebih lebar, jumlah karet lebih banyak pada bidang kontak ban dan jalan raya, serta kombinasi volume karet yang maksimal dan kedalaman telapak sehingga ban tidak cepat gundul.

Ban yang dibanderol mulai Rp 650.000 - 850.000 itu tersedia dalam beberapa ukuran diameter, mulai dari 14 â€Â" 17 inci dan ragam ukuran untuk berbagai kelas kendaraan. Ini daftar ukuran ban tersebut :

1. Ukuran ban 175/65 R14 dengan ukuran load index 82, speed rating H, rim diameter ban 14.

2. Ukuran ban 185/70 R14 dengan ukuran load index 88, speed rating H, rim diameter ban 14.

3. Ukuran ban 185/80 R14 dengan ukuran load index 95, speed rating S, rim diameter 14

4. Ukuran ban 195/70 R14 dengan ukuran load index 91, speed rating H, rim diameter ban 14.
Halaman 1 2 »

(lth/arf)

Di Mazda6 dan CX-5 Teranyar Ada Penurunan Spek, Mazda?

Di Mazda6 dan CX-5 Teranyar Ada Penurunan Spek, Mazda?Kangasem, Bali - Awal pekan depan, PT Mazda Motor Indonesia (MMI) akan meluncurkan dua mobil versi facelift sekaligus. Keduanya adalah Mazda6 dan Sport Utility Vehicle (SUV) CX-5.

Product Planning Expert PT Mazda Motor Indonesia (MMI) Bonar Pakpahan menegaskan tidak ada penurunan spek. Namun, jika ada fitur yang berbeda, hal itu lebih kepada penyesuaian fitur dengan kondisi di jalanan dan regulasi di Indonesia.

"Penyesuaiannya seperti Radar Cruice Control (Adactive Cruise Control) di luar negeri ada, tetapi di kita nanti tidak ada. Di kita hanya ada Cruise Control saja," ungkap Bonar di sela-sela acara All New Mazda2 E-Halt Challenge One Tank for Three Islands di Karangasem, Bali.

Penyesuaian itu juga berkaitan dengan regulasi yang ada di Indonesia. Karena fitur Adactive Cruise Control itu jika disematkan untuk pasar Indonesia ada frekuensi yang berbenturan dengan frekuensi yang sudah ada di Indonesia.

"Fitur itu harus menggunakan frekuensi dan frekuensi yang digunakan pada Adactive Cruise Control itu sudah digunakan di Indonesia, jadi tidak mungkin kita masukkan karena akan berbahaya," katanya.

Tak hanya itu, ada juga beberapa penyesuaian lainnya yang akan dilakukan pada Mazda6 dan CX-5 facelift nanti. Sayangnya Bonar tidak membeberkannya secara terperinci.

"Nanti saja tunggu hari Senin (saat peluncuran)," elak Bonar sambil tersenyum.


(ady/arf)

Di Aston Martin Inilah Lagu Hey Jude The Beatles Ditulis

Di Aston Martin Inilah Lagu Hey Jude The Beatles DitulisLondon - Salah seorang pentolan grup band legendaries asal Inggris, The Beatles, Paul McCartney, dikenal sebagai sosok pencipta lagu yang digemari masyarakat di berbagai belahan dunia, Hey Jude. Namun tahukah mereka, syair dan lirik lagu itu ditulis kemudian direkan di tape mobil Aston Martin DB6 yang tengah dikemudikannya.

Seperti dilansir CNN, Jumat (24/4/2015), peristiwa itu terjadi pada suatu hari di 1968. Kala itu, Paul tengah terburu-buru ingin berkunjung ke rumah sahabatnya yang juga pentolan The Beatles, John Lenon. Paul ingin bertemu dengan putra Lenon, Julian.

“(Dalam perjalanan) tiba-tiba datang ilham syair dan lirik lagu dan menyusup ke benaknya (Paul McCartney) dan dia langsung menulis syarinya. Kemudian dia menyalakan tape recorder reel to reel yang ada di dashboard mobil tersebut. Bukan memutar kaset, tetapi untuk merekamnya (syair dan lagu Hey Jude)” tulis media itu.

Kini kondisi Aston Martin DB6 berkelir hijau itu masih mulus. Beberapa saat sebelum dilelang, mobil itu bermesin 4.000 cc enam silinder dan bertenaga 282 hp itu masih garang. Hanya, sedikit tersengal jika terlambnat memindah gigi transmisi manul lima tingkat percepatan, saat melibas jalanan menanjak.

Namun mesin itu telah diubah. Kini Aston Martin DB6 itu bermesin 4.200 cc setelah seseorang membelinya dalam sebuah acara lelang yang digelar Bonhams, 2001 lalu. Konon, saat membeli mobil itu Paul McCartney merogoh kocek 4.000 poundsterling atau sekitar Rp 77,6 juta. Tapi harga sebesar ni sudah cukup mahal pada saat itu.


(arf/arf)

Toyota Levin Hadir dengan Versi Hybrid

 Toyota Levin Hadir dengan Versi HybridShanghai - Toyota Motor Corporation resmi meluncurkan sedan Levin versi hybrid di pameran otomotif Auto Shanghai 2015, Tiongkok. Levin adalah Toyota Corolla yang diproduksi Toyota bersama dengan mitra lokalnya di Negeri Tirai Bambu itu.

Debut Toyota Levin versi konvensional di Tiongkok pada April tahun lalu di gelaran Beijing International Automobile Exhibition 2014. Sementara versi hybrid yang saat ini tengah dipajang di Shanghai adalah versi baru.

Sedan ini mengusung dua sumber tenaga yakni mesin konvensional dan motor listrik. Berkat nama dan teknologi yang diusungnya itulah, sedan anyar itu berhasil membetot perhatian pengunjung pameran.

Di Negeri Tirai Bambu itu, Toyota memiliki usaha patungan dengan FAW (FAW Toyota) dan GAC (GAC Toyota). Levin Hybrid dijadwalkan akan dirilis di pasar Tiongkok di bawah GAC Toyota.



(rgr/arf)

Thursday, April 23, 2015

Ini Penyebab Pajak Mobil Hybrild Mahal di Indonesia

Ini Penyebab Pajak Mobil Hybrild Mahal di IndonesiaKarangasem, Bali - Tarif pajak untuk mobil hybrid berbeda dengan mobil bermesin konvensional, meski mobil itu secara teknologi lebih ramah lingkungan. Aturan pemerintah yang menganggap mobil itu mengusung sumber tenaga yang berbeda dinilai sebagai biang keladinya.

"Pajak mobil hybrid di Indonesia kan dikenakan pada dua mesin (yakni mesin konvensional dan motor listrik yang diusung mobil hybrid). Padahal di luar negeri, justru diberikan insentif, disini malah dipajakin dua kali," tutur Product Planning Expert PT Mazda Motor Indonesia (MMI) Bonar Pakpahan di sela-sela acara All New Mazda2 E-Halt Challenge One Tank for Three Islands di Karangasem, Bali.

Menurutnya, kondisi di Indonesia berkebalikan dengan di negara-negara maju yang pemerintahnya justru memberi insentif bagi mobil hybrid. Akibatnya, harga mobil di Indonesia selangit.

Bonar pun menyodorkan contoh Mazda di Jepang yang memiliki mobil menjajakan Mazda3 hybrid. Mobil itu, kata dia, di Negeri Sakura mendapatkan insentif darai pemerintah karena dinilai ikut memberi kontribusi terhadap kondisi lingkungan.

Walhasil, harga yang harus dibayar pembeli pun lebih murah. Namun, karena di Indonesia tak seperti itu, maka Mazda Indonesia tak berminat memasarkan varian berteknologi hybrid.




(ady/arf)