Mesin ini merupaka mesin SKYACTIV generasi terbaru yang selama ini dikembangkan di Hiroshima, Jepang.
Keterangan resmi yang masuk ke detikOto, Selasa (10/6/2014), Mazda juga menggunakan generasi terbaru SKYACTIV-D 2.200 cc pada SUV Mazda CX-5.
Mesin SKYACTIV-D 1.500 cc dengan internal combustion (mesin pembakaran dalam) ini lebih hemat bahan bakar, namun tenaga yang cukup besar. Akibatnya, mesin ini menawarkan kinerja luar biasa, termasuk torsinya sama dengan mesin bensin 2.5 liter.
Seperti dijelaskan Mazda, mesin diesel tersebut lebih ramah lingkungan tanpa menggunakan sistem NOX aftertreatment.
Vice President European, Research and Development Mazda Motor Co, Ichiro Hirose pernah mengatakan jika teknologi mesin SKYACTIV akan terus mengalami perubahan hingga lebih baik jika dibandingkan mesin internal combustion SKYACTIV sebelumnya.
"Mesin SKYACTIV akan terus berkembang karena mobil dengan internal combustion (mesin pembakaran dalam) diprediksi masih jaya," kata Hirose.
Mesin SKYACTIV-D 1.500 cc yang tersemat pada Mazda2 mewarisi berbagai teknologi inovatif dari SKYACTIV-D 2.200 cc. Perkembangan pada mesin SKYACTIV-D 1.5 diklaim akan meningkatkan kinerja mesin dan membuatnya cocok untuk kendaraan subkompak seperti Mazda2.
Mazda2 SKYACTIV-D 1.500 cc akan diperkenalkan di pasar otomotif Jepang. Mazda2 SKYACTIV-D 1.500 cc itu juga akan tersemat fitur teknologi i-stop dan i-ELOOP yang memaksimalkan kelistrikan mobil Mazda2 terbaru.
Nantinya tersedia 2 tipe transmisi yaitu manual dan otomatis untuk kebutuhan konsumen.
Spesifikasi mesin SKYACTIV-D 1.500 cc:
Tipe mesin diesel: 4 silinder segaris 1.500 cc
Kapasitas mesin: 1.497 Liter
Bore x Stroke: Â 76.0mm x 82.5 mm
Rasio kompresi: 14.8:1
Tenaga: ÃÂ 77 kW (105Ps) pada 4.000 rpm
Torsi: 250 Nm pada 1.500-2.500rpm






Jakarta - Motor difoto di parkiran Kantor Pengadilan Negeri Maros - Sulsel tanpa diketahui siapa pemiliknya. Apa aman mengendarai motor seperti ini? (Foto Kris Handoko/Street Shot).
Jakarta - Tidak semua biker bertabiat suka melanggar lalu lintas, termasuk melanggar garis saat lampu merah menyala. Masih ada pula yang tak mau ikut-ikutan melanggar garis meskipun tidak ada petugas polisi yang menjaga. Salut!
Jakarta - Bikers ini melanggar batas Zebra Cross yang ditentukan, selain membahayakan dirinya juga membahayakan orang lain dan mengganggu pejalan kaki.
Jakarta - Produsen mobil KIA belum lama ini melahirkan versi murah dari Picanto yang diberi label KIA Morning. Dilepas dengan harga Rp 128 juta bagaimana kemampuan mobil ini sebenarnya?
Jakarta - Begini seharusnya jadi biker itu, selalu mengutamakan keselamatan dan tertib pada marka jalan. Semua selamat sampai tujuan.
Jakarta - Sudah sering kali dijelaskan kalau dilarang menggunakan handphone saat berkendara. Tapi faktanya masih banyak saja yang melanggar.