Saturday, May 30, 2015

Motor Roda 3 Yamaha Mejeng di PRJ

Motor Roda 3 Yamaha Mejeng di PRJJakarta - Selain motor bebek, skuter, sport dan motor-motor CBU-nya. Di booth Yamaha di Pekan Raya Jakarta (PRJ) juga ada satu motor yang menjadi daya tarik masyarakat. Yup, motor tersebut adalah Tricity, yang dipamerkan begitu saja sehingga banyak orang yang tertarik melihatnya.

"Saya tidak tahu kalau soal harga karena belum ada infonya. Tapi katanya mau dilaunchin bulan Juli nanti," ungkap seorang tenaga kerja di booth Yamaha kepada detikOto yang enggan menyebutkan namanya itu.

Menurutnya, kabar yang sedang simpang-siur dikalangan internal Yamaha adalah Tricity akan mulai dijual di Indonesia pada Juli mendatang. Tapi tidak tahu tanggal pastinya.

"Katanya Juli dan saya tidak tahu motor itu akan diimpor dari negara mana. Soalnya sekarang ini dipamerkan di PRJ tidak menyatu dengan motor-motor CBU Yamaha lainnya," bebernya.

Selama kurang lebih 5 menit detikOto di booth Yamaha, banyak pengunjung yang penasaran dengan sosok motor roda 3 Yamaha itu. Bentukya yang unik serta rodanya ada 3 berhasil menarik perhatian masyarakat.

"Ini kalau dijual keren nih. Tapi pasti harganya mahal. Kalau murah saya mau beli," ungkap Indra salah seorang pengunjung PRJ yang mampir di booth Yamaha kepada detikOto.


(ddn/ddn)

Bodi Jeep Wrangler Terbaru Tak Gunakan Alumunium Lagi

Bodi Jeep Wrangler Terbaru Tak Gunakan Alumunium LagiDetroity - Demi menjaga karakter khas sebagai sebuah Sport Utility Vehjcle yang cakap di medan offroad sekaligus berpenampilan macho, Fiat-Chrysler Automobile (FCA) , selaku produsen Jeep tak akan menggunakan bahan aluminum untuk bagian bodi Jeep Wrangler terbaru. Versi anyar itu rencananya sudah dipasarkan pada 2017.

Seperti dilaporkan Fox News, adalah Chief Executive Officer FCA , Sergio Marchionne, yang telah mengungkapkan hal itu.

Jeep Wrangler yang beredar di pasaran saat ini telah menggunakan bahan aluminum untuk beberapa bagian, antara lain kap mesin dan pintu belakang.

Penggunaan bahan itu dimaksudkan untuk mengejar efisiensi konsumsi bahan bakar. Saat ini, konsumsi BBM Wrangler mencapai 18 mil per galon atau sekitar 7,38 km/liter.

"Akan ada beberapa kendaraan yang akan menggunakan aluminium, namun tidak semua. Kami sudah melakukan uji coba, termasuk dengan simulasi menenmpuh jarak jauh untuk mengetahui dampaknya. Dampak itu bukan hanya soal berapa biaya produksinya, tetapi juga proses perakitannya, papar Marchionne.

Sebagai pengganti bahan aluminum itu akan dicari bahan lain yang kuat selain masih melirik baja sebagai bahan utama. Hanya bahan atau material lain selain baja itu belum diinformasikan.


(ddn/ddn)

Smart Rider Berangkat ke Solo

Smart Rider Berangkat ke SoloYogyakarta - Rombongan touring Honda Smart Adventure melanjutkan perjalanan di hari keempat, Minggu (31/5/2015). Di etape keempat ini, Smart Rider akan menikmati perjalanan dan wisata di Semarang dan Solo, Jawa Tengah.

Perjalanan etape keempat ini didukung penuh oleh diler utama Astra Motor Yogyakarta. Astra Motor Yogyakarta memberikan kesempatan kepada 12 rider dari komunitas Persatuan Motor Honda Yogyakarta (PMHY).

Ke-12 rider itu diambil dari 3 komunitas yaitu Jogja BeAT Riders (JBR), Jogja Vario Community (Javacomm), Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Chapter Jogja. Di antara semua rider ada juga 2 rider wanita.

Astra Motor Yogyakarta sebagai main diler motor Honda di Kota Gudeg itu mendukung penuh kegiatan turing ini. Region Head Main Dealer Astra Motor Yogyakarta, Ronaldo Widjaja mengatakan, pihaknya telah memberikan apresiasi kepada konsumen melalui kegiatan ini.

"Melalui kegiatan ini kami memberikan apresiasi kepada konsumen yang selama ini telah setia kepada Honda. Selain itu, melalui kegiatan ini kami berupaya berperan aktif mengangkat beragam potensi wisata lokal yang masuk dalam rute Honda Smart Adventure, khususnya di wilayah Yogyakarta," kata Ronaldo seperti tertulis dalam siaran resminya, Minggu (31/5/2015).

Di etape keempat ini, Smart Rider akan mengunjungi tempat-tempat wisata unik. Penasaran dengan keseruannya? Simak terus detikOto.


(ddn/ddn)

7 Hal yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Kebakaran pada Kendaraan Anda

7 Hal yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Kebakaran pada Kendaraan AndaJakarta - Maraknya kebakaran pada kendaraan yang terjadi di masyarakat saat ini, bisa dijadikan sebagai pelajaran bagi kita semua. Karena siapa pun orangnya tidak akan mau tertimpa musibah tersebut.

Untuk itu ada beberapa tips dan saran yang diambil dari materi workshop bertajuk Pencegahan Kebakaran pada Kendaraan. Menurut materi yang disampaikan tersebut, menyebutkan ada 7 hal yang harus dilakukan ketika terjadi kebakaran pada kendaraan yang dikendarai.


(ddn/ddn)

Berapa Sih Biaya Sekali Servis Mobil Ferrari?

Berapa Sih Biaya Sekali Servis Mobil Ferrari?Kuala Lumpur - Ferrari adalah mobil impian banyak orang, tapi kalau melihat harga yang ditawarkan, ada satu pertanyaan yang bikin menggelitik. Berapa sih biaya sekali service mobil super yang satu ini?

"Sekali servis itu bisa menghabiskan dana hingga Rp 10-15 juta," ucap salah satu karyawan Ferrari Indonesia.

Lanjutnya, setiap konsumen Ferrari akan mendapatkan garansi selama 3 tahun. Dan bisa mendapatkan free service selama 7 tahun. "Seperti penggantian oli, filter oli, minyak rem dan lain- lain," katanya.

"Tapi banyak konsumen yang tidak mengerti, karena mobilnya jarang digunakan mereka jadi jarang datang ke bengkel untuk servis. Dan ini bisa membuat hangus warranty," tambahnya.

Dirinya juga menjelaskan mengapa setiap konsumen harus tetap melakukan servis pada Ferrari miliknya.

"Konsumen harus melakukan servis setiap 10.000 km. Selain bisa membuat mobilnya tetap sehat, dan kenapa mereka harus tetap ke bengkel meski jarang digunakan. Setiap konsumen yang melakukan servis, datanya akan kita kirim ke Italia," ujarnya.


(lth/ddn)

Tiba di Yogya, Smart Rider Makan Makanan Kesukaan Raja

Tiba di Yogya, Smart Rider Makan Makanan Kesukaan RajaYogyakarta - Rombongan Smart Rider akhirnya merapat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (30/5/2015) sekitar pukul 20.30 WIB. Setelah rehat sejenak di diler Astra Motor Purworejo, mereka langsung memacu tunggangannya untuk makan malam di Resto Bale Raos tepat di belakang Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Hidangannya pun terbilang istimewa. Sebab, para Smart Rider bisa merasakan menjadi raja sesaat. Yup, mereka bisa menikmati makanan kesukaan raja-raja Yogyakarta.

Makanannya kesukaan raja-raja Yogyakarta memang simpel. Pilihannya ada nasi putih, nasi merah dan beberapa lauk lainnya.

Meski sederhana, para rider tetap lahap menyantap hidangan itu. Maklum, perjalanan dari Tasikmalaya, Jawa Barat hingga DIY cukup menguras tenaga karena jalur yang ramai dengan kendaraan dan banyak jalan yang berlubang.

Usai makan makanan kesukaan raja, rider juga menyantap hidangan penutup. Makanan penutupnya pun merupakan hidangan penutup khas kraton Yogyakarta.

Ada puding khas kraton yang bernama Manok Nom. Ada juga minuman hangat dengan campuran rempah tradisional yaitu, Wedang Secang.

Usai menikmati makanan khas raja, rider langsung merapat ke hotel untuk beristirahat. Pada hari keempat, Minggu (31/5/2015) rider dari Komunitas Honda Tasikmalaya (KHOTAK) akan digantikan oleh 12 rider dari komunitas Persatuan Motor Honda Yogyakarta (PMHY). Mereka akan menikmati perjalanan dan wisata di Semarang dan Solo, Jawa Tengah.


(rgr/ddn)

Cilacap-Purworejo Tanpa Istirahat, Smart Rider Masih Kuat ke Yogya

Cilacap-Purworejo Tanpa Istirahat, Smart Rider Masih Kuat ke YogyaPurworejo - Rombongan Smart Rider akhirnya tiba di diler Honda, Astra Motor Purworejo setelah makan siang di Cilacap, Jawa Tengah. Meski telah riding dari Cilacap dengan jarak tempuh 133 km tanpa istirahat, Smart Rider masih ketagihan melakukan perjalanan menuju Yogyakarta.

Hal itu dituturkan oleh Oky Andani, Smart Rider dari Honda BeAT Tasik Club. Meski tanpa berhenti melakukan perjalanan dari Cilacap, Oky mengaku tidak lelah karena sudah terbiasa.

"Udah biasa jalan jauh. Fisik masih terjaga. Masih kuat sampai Yogya. Ke Yogya sedikit lagi," ujar Oky di Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (30/5/2015).

Oky yang menunggangi Honda Vario 125 itu mengaku, perjalanan dari Cilacap yang ramai lancar cukup seru. Sebab, perjalanan ini bisa memacu adrenalin dengan banyaknya lubang dan harus ngebut mengejar waktu.

"Seru, memacu adrenalin. Biarpun banyak lubang tapi tetap Vario 125 nyaman," katanya.

Menurutnya, motor yang ditungganginya itu sudah oke untuk diajak ngebut. Handling-nya pun diakui dia cukup baik.

"Tenaganya enak, dari awalan udah ada tenaga. Handling nyaman pas belokan. Top speed 100 km per jam udah ada itu masih bisa digas lagi," katanya.

Setibanya di diler Astra Motor Purworejo, para Smart Rider disuguhkan makanan khas Dawet Ireng yang menyegarkan. Di diler ini, mereka bisa beristirahat sejenak untuk memulihkan tenaga sebelum tiba di Yogyakarta, Sabtu (30/5/2015) malam.


(rgr/ddn)

'Jangan Mimpi Bikin Mobil Nasional'

Bekasi - Mobil nasional (mobnas) masih menjadi perbincangan yang hangat di masyarakat Indonesia. Ada sejumlah pihak yang tertarik dan optimis untuk membuat mobil nasional. Apakah Indonesia di masa yang akan datang bakal punya mobnas?

"Jangan mimpi bikin mobil nasional (mobnas)," sindir Komisaris PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Subronto Laras saat menjawab pertanyaan detikOto mengenai mobnas usai acara peresmian pabrik baru Suzuki di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Subronto Laras bukan asal bicara, sebab menurutnya selama bergelut di industri otomotif nasional selama 40 tahun ia masih juga belum sanggup untuk mewujudkan mobnas. Faktor utama adalah, mengenai Sumber Daya Manusia (SDM) dan tidak adanya teknologi.

"Saya saja sudah 40 tahun di industri otomotif nasional mimpi punya mobnas tidak jadi-jadi sampai sekarang," tegasnya.

Menurutnya, Indonesia tidak memiliki teknologi yang mumpuni untuk membuat mobil nasional. Meski sekarang ini bisa transfer teknologi seperti yang dilakukan pabrikan otomotif besar lainnya, tapi akan terkendala masalah biaya.

"Kalau transfer teknologi kan harus beli, nah sanggup tidak beli teknologinya itu. Mahal sekali kalau beli teknologi seperti itu," katanya sambil tersenyum.

Sekarang ini menurut Subronto harus bisa melihat kenyataan jangan kebanyakan bermimpi. Kecuali Indonesia punya teknologinya baru mobnas atau mobil-mobil lainnya akan terwujud.
Halaman 1 2 »

(ady/ddn)

Ini Sederet Fitur Canggih Andalan Mobil Sport Mungil Copen

Ini Sederet Fitur Canggih Andalan Mobil Sport Mungil CopenUbud - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) telah resmi memasarkan mobil sport coupe mungil Copen di Tanah Air. Meski berukuran dan bermesin mungil namun, mobil berkapasitas dua tempat duduk ini sarat dengan fitur teknologi canggih.

“Ada unsur fun, kenyamanan, dan keselamatan atau keamanan bagi pengemudi dan pengguna jalan lainnya di mobil ini,” tutur Head Technical Service Division PT ADM, Ahmad Syaufi, di sela acara yes drive Copen, di Ubud, Bali.

Menurut Syaufi, mobil ini mengusung konsep fun to drive. Konsep itu diwujudkan dengan penggunaan struktur body D-Frame yang menghubungkan seluruh bagian kerangka kendaraan secara kokoh dengan rigiditas tinggi. Struktur ini memiliki keunggulan mampu menjaga performa laju kendaraan dengan stabilitas tinggi.

Berkat penggunaan rangka D-Frame itu pula, maka desain mobil ini tidak membutuhkan lapisan bodi berat seperti pelat besi maupun alumunium.

Walhasil, dengan bahan dari plastik resin yang ringan dan fleksibel bagian bodi â€Â" kecuali pintu â€Â" bisa dibongkar pasang disesuaikan dengan warna yang diinginkan pemilik.

Proses penggantiannya pun cukup mudah dan tak memerlukan waktu lama, cukup 30 menit. "Fitur utama Copen adalah bodi yang bisa diganti dengan mudah, dan warnanya bisa disesuaikan dengan selera pemilik,," ucap Syaufi.

Copen menggunakan rangka D-Frame dengan desain yang tidak membutuhkan lapisan bodi berat seperti plat besi maupun alumunium. Dengan D-Frame, bodi Copen bisa langsung dipasang plastik resin yang ringan dan fleksibel serta bisa dibongkar pasang.
Halaman 1 2 »

(arf/ddn)

Indomobil: Banyak yang Tertarik dengan Volvo

Indomobil: Banyak yang Tertarik dengan VolvoJakarta - Merek mobil Volvo yang selama ini dipasarkan oleh Indomobil dikabarkan akan dipinang oleh 3 pabrikan otomotif. Pertama ada Wearnes Automotive, Geely Mobil Indonesia dan terakhir adalah Garansindo Inter Global.

Indomobil yang selama ini memasarkan Volvo di Indonesia pun masih tutup mulut terkait ada 3 pabrikan yang akan merebut Volvo. Indomobil baru mau angkat bicara ketika pihak prinsipal Volvo di Swedia sudah mulai memberikan keterangan resmi.

"Saya tidak mau berkomentar dulu, karena sekarang sudah banyak yang tertarik. Nanti sampai detailnya baru kita berbicara banyak," ungkap Komisaris PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Subronto Laras saat menjawab pertanyaan detikOto usai acara peresmian pabrik baru Suzuki di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Baca juga: Kupas Tuntas SUV Mewah Volvo

Sekarang ini menurut Subronto masih sedang diurus oleh pihak prinsipal di Swedia. Indomobil tidak akan berbicara banyak jika prinsipal Volvo belum mengumumkan sesuatu.

"Ini masih urusan pusat, saya tidak mau ikut campur dulu, tidak enak nantinya. Nanti saja pada saatnya kita akan berbicara soal Volvo," janji Subronto kepada detikOto.




(ady/ddn)

TVS Dukung Peremajaan Bajaj Oranye

TVS Dukung Peremajaan Bajaj OranyeJakarta - Pemprov DKI Jakarta berencana untuk menghentikan operasional Bajaj oranye dan menggantinya ke Bajaj biru yang Berbahan Bakar Gas (BBG). Karena Bajaj BBG (TVS King) itu diimpor dari India oleh TVS roda 3, maka TVS Motor Company Indonesia (TMCI) pun ikut mendukung program pemerintah itu.

Sebab, TMCI masih ada hubungan dengan TVS roda 3 yang memproduksi TVS King (Bajaj BBG). Hanya saja, TVS India tidak menjual Bajaj BBG melalui TMCI melainkan menunjuk salah satu distributor atau agen.

"TVS King saat ini masih diekspor utuh (CBU) dari India dan dijual tidak melalui diler TVS divisi roda dua, melainkan agen atau distributor yang telah ditunjuk tim TVS India," ungkap Deputy Manager Corporate Communication TVS Indonesia Rio Aditya Putra di Jakarta.

Rio melanjutkan, Bajaj BBG itu dijual melalui induk koperasi, seperti koperasi roda tiga, karena sebenarnya Bajaj roda tiga (TVS King), pengganti dari Bajaj oranye roda tiga yang dua tak, dan menjadi program pemerintah.

"Jadi kami (TMCI) posisinya hanya mendukung saja. Untuk service dan spare part, hal itu ditangani agen yang telah ditunjukan oleh TVS India," tegasnya.

Populasi Bajaj BBG di Indonesia, lanjut Rio, sudah mencapai 2.400 unit dan pihaknya juga saat ini masih melakukan penelitian untuk mengetahui seberapa tinggi konsumen di Indonesia.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta berencana menghentikan operasi Bajaj oranye karena dinilai sudah tidak laik untuk beroperasi. Bajaj-bajaj oranye itu akan digantikan oleh Bajaj BBG (biru) yang lebih ramah lingkungan.

"(Kalau masih beroperasi) Nggak usah dikasih jalan laik (kelayakan) lagi," ujar Kadishub DKI Jakarta, Benjamin Bukit, di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2015).

Benjamin mengaku pihaknya sudah memusnahkan tujuh ribu unit bajaj oranye. Hal ini dilakukan untuk meremajakan kendaraan agar beralih ke bajaj berwarna biru berbahan bakar BBG seperti yang tertuang dalam PP No 73 tahun 2014 tentang Peremajaan Kendaraan Bermotor, setiap peremajaan angkutan tidak diwajibkan lewat tender di koperasi.

"Sedang berlangsung kan setiap minggu itu ada scraping bajaj merah untuk beralih ke bajaj biru. (Sudah) Hampir 7.000 unit," tutup Benjamin.

(ady/ddn)