Tuesday, March 10, 2015

Aduh, Salah Baca GPS Puluhan Turis Tersasar 600 Km

Aduh, Salah Baca GPS Puluhan Turis Tersasar 600 KmLa Plagne - Sebuah bus pariwisata berisi 50 orang turis asal Belgia yang ingin berkunjung ke La Plagne, Perancis, kesasar sejauh 600 kilometer dari tempat yang seharusnya dituju. Sebabnya, sopir bus mengacu pada perangkat navigasi GPS, padahal GPS itu mengalami kesalahan.

Seperti dilansir BBC, Rabu (11/3/2015), Bus itu seharusnya menuju resort ski La Plagne di Alpens. Tapi, sopir itu mengarahkan busnya ke desa La Plagne di Prancis bagian selatan. Desa itu berada di perbatasan Spanyol, sehingga jaraknya lebih jauh 600 km dari jarak yang seharusnya dituju.

Para turis yang hendak bermain ski di Alpens iti akhirnya tiba di tempat tujuan sehari kemudian. Sebagai penglipur lara, mereka kemudian dijamu dengan makanan Spanyol.

"Ada tiga nama tempat La Plagne di Prancis, tapi ternyata, yang saya pilih adalah LaPlagne yang salah," tutur sang sopir bus itu seperti dikutip AFP.

Semestinya, bus itu menuju resort ski La Plagne di Alpen. Tapi, karena ada tiga nama yang sama yakni La Plagne, sang sopir bingung. Terlebih tak satu pun diantara turis yang diantarkannya juga tak mengetahui arah mana dan La Plagne mana yang seharusnya dipilih.

Berbekal rasa percaya diri dan tebak-tebakan, akhirnya dia memilih La Plagne yang berada di Prancis sebelah Selatan. Ternyata, arah itu salah.

"Kami sampai bisa melihat Meditarranean dan Carcassonne," seorang penumpang bus itu saat bercuit di akun Twitter miliknya. Dua dari tiga tempat La Plagne yang ada di GPS itu memang terkenal dengan pemandangan benteng zaman abad pertengahan.

Bus ini akhirnya berputar ke arah yang benar di Toulouse. Penumpang bus pun akhirnya tiba di tujuan yang sebenarnya 24 jam kemudian dan sang sopir meminta maaf.


(arf/lth)

Hyundai Optimistis Penjualan 2015 Naik 53 Persen

Hyundai Optimistis Penjualan 2015 Naik 53 PersenJakarta - Kondisi pasar otomotif tahun ini diperkirakan akan sama dengan tahun 2014 lalu. Hal itu sudah diprediksi oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Namun, PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) tetap optimistis bisa meraih penjualan lebih baik daripada tahun sebelumnya.

Presdir PT HMI, Mukiat Sutikno menyatakan, pihaknya percaya bisa menjual 3.000 sampai 3.500 unit tahun ini. Hal itu naik dari penjualan tahun sebelumnya.

"Target tahun ini harapan kita 3.000 sampau 3.500," ungkap Mukiat di acara Hyundai Indonesia Media Gathering di Pondok Indah Golf, Jakarta, Selasa (10/3/2015) malam.

Data Gaikindo mencatat, selama 2014 lalu, Hyundai telah menjual sebanyak 2.287 unit. Artinya, pabrikan asal Korea Selatan itu percaya tahun ini penjualan bisa naik sebesar 31 sampai 53 persen.

Sementara itu, Hyundai Grand i-10 telah menyumbang penjualan terbanyak untuk Hyundai tahun lalu. Model itu menguasai 30 persen penjualan Hyundai selama 2014.


(rgr/lth)

Hyundai Pastikan Ikut GIIAS, IIMS Masih Dipertimbangkan

Hyundai Pastikan Ikut GIIAS, IIMS Masih DipertimbangkanJakarta - Tahun 2015 ini Indonesia diramaikan oleh dua pameran otomotif roda empat. Kedua pameran tersebut akan berlangsung di waktu yang bersamaan yaitu pada 20-30 Agustus mendatang.

PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) selaku agen pemegang merek Hyundai di Indonesia pun telah mantap memilih pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015 yang diadakan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Namun, Presdir PT HMI Mukiat Sutikno mengaku, pihaknya masih mempertimbangkan untuk ikut Indonesia International Motor Show yang dilaksanakan Dyandra di Kemayoran. Saoalnya, ia yakin kedua pameran tersebut memiliki keunikan tersendiri.

"Kalau menurut kita GIIAS dan IIMS memiliki keunikan sendiri. Apalagi GIIAS di BSD dan IIMS di Kemayoran. Hyundai sendiri sudah memastikan ikut GIIAS," kata Mukiat di acara Hyundai Indonesia Media Gathering di Pondok Indah Golf, Jakarta, Selasa (10/3/2015) malam.

Untuk itu, ia sedang mempertimbangkan untuk berpartisipasi di IIMS 2015 di Kemayoran, Jakarta. Namun, kendalanya adalah pada tenaga penjual yang harus disiapkan untuk kedua pameran itu.

"Kalau GIIAS udah kita putuskan. Kalai IIMS sedang concidering. Tapi kendalanya di man powernya. Karena kita harus siapkan di dua pameran," ujarnya.


(rgr/ady)

Aliansi Renault-Nissan Tidak Hanya Lahirkan Mobil Listrik

Aliansi Renault-Nissan Tidak Hanya Lahirkan Mobil ListrikJenewa - CEO Renault-Nissan Carlos Ghosn memastikan aliansi mereka tidak hanya berfokus untuk melahirkan mobil listrik saja. Mesin diesel pun dipastikan akan terus dikembangkan agar menjadi lebih baik.

"Aliansi tidak hanya tentang EV. Kami terus mengembangkan mesin diesel dan bensin, agar lebih efisien, lebih ramping, pembakaran lebih baik. Dan kami juga mengembangkan turbocharger dan plug-in hibrida," ujar Carlos Ghosn.

Ghosn menambahkan, karena pecinta otomotif dunia membutuhkan semua teknologi, tidak hanya mobil listrik.

"Anda akan membutuhkan semua teknologi ini, karena Anda tidak tahu, jenis regulasi apa yang akan datang dari masing-masing negara. Anda tidak bisa meramalkan di mana negara-negara ini akan menuju seperti apa dan teknologi jenis apa yang Anda perlukan untuk mereka," tambah Carlos.

Lalu apakah selama ini Renault-Nissan menggelontorkan dana besar untuk melahirkan mobil listrik?

"Apakah kami mendapatkan uang besar dari EV? Hal ini tergantung pada bagaimana Anda membuat perhitungan. Jika Anda melihat semua investasi modal difokuskan untuk melahirkan mobil listrik? jawabannya tidak," ucap Ghosn.

"Apakah pendapatan saat ini lebih tinggi, dibandingkan biaya produksi EV? jawabannya Iya," tambahnya.


(lth/ady)

Mercy S-Class, Mobil Mewah Pilihan Wanita di Dunia

Mercy S-Class, Mobil Mewah Pilihan Wanita di DuniaBerlin - Kemewahan yang tertuang dalam Mercedes-Benz S-Class tidak bisa diragukan lagi. Sebab, mobil asal pabrikan Eropa itu berhasil menyabet gelar Women World Car of the Year 2014, dan Luxury Car of the Year 2014.

Dalam keterangan resminya, Rabu (11/3/2015) ada 21 dewan juri yang semuanya wanita diminta untuk memberikan suaranya dalam 10 kriteria yang ditentukan. Diantaranya mengenai gaya hidup, daya tarik, kenyamanan, kualitas mengemudi, dan faktor Wow. Dari 10 karakter yang ditentukan, Mercedes-Benz S-Class yang mendapatkan nilai tertinggi.

"Ini adalah penghargaan yang luar biasa untuk sebuah mobil yang meliputi segala sesuatu yang diinginkan oleh wanita dalam sebuah kendaraan, yaitu pengalaman mengemudi, kredensial keamanan, kenyamanan dan kualitas tinggi," beber Chairman of the Southern Group of Motoring Writers and UK judge of WWCOTY Sue Baker.

"Mercedes-Benz harus bangga atas prestasi ini, karena sangat sulit untuk mendapatkannya, apalagi mendapatkan nilai tertinggi," timpalnya.

Mercy S-Class ini sendiri dari sektor jantung pacu terdiri dari mesin 4,6,8 dan 12 silinder, 2 hybrid, plug in hybrid dan tersedia 2 pilihan wheelbase (panjang dan standar).

Tak hanya itu, Mercy S-Class juga dibuat dengan standar kenyamanan, keamanan dan personalisasi yang sangat tinggi sehingga dapat memberikan kenyamanan berkendara pada pengemudi dan penumpangnya.


(ady/ady)

Polisi Dubai Tambah Rolls-Royce Phantom untuk Mobil Patroli

Polisi Dubai Tambah Rolls-Royce Phantom untuk Mobil PatroliDubai - Kepolisian di Dubai, Uni Emirat Arab terkenal dengan lineup mobilnya yang menakjubkan. Bahkan, beberapa mobil super yang sangat mahal dan langka menjadi dinas lembaga penegak hukum di kota itu.

Setidaknya, polisi Dubai telah memiliki Bugatti Veyron, Aston Martin One-77, Mercedes-Benz SLS AMG, Lamborghini Aventador, Audi R8, Nisan GT-R, Ferrari FF, BMW M6 GranCoupe, Bentley Continental, Lexus RC F bahkan Renault Twizy. Namun, deretan mobil mewah yang memiliki tenaga besar itu dirasa kurang cukup.

Seperti dilansir Arabian Bussiness dan Inautonews, Rabu (11/3/2015), polisi Dubai baru saja menambahkan satu mobil mewah. Adalah Rolls-Royce yang siap dilumuri desain khas mobil kepolisian Dubai pada bodinya.

Sebagai informasi, Phantom menggendong mesin 6,75 V12. Mesin tersebut mampu menyemburkan tenaga total 454 daya kuda dengan torsi 720 Nm. Tenaga itu dikawinkan dengan transmisi otomatis 6 percepatan.

Rolls-royce Phantom telah diproduksi selama 12 tahun terakhir. Model ini diproduksi di Goodwood, Chichester, West Sussex, Inggris.

Rolls-Royce menawarkan tiga bentuk Phantom yaitu coupe, sedan dan drophead coupe (convertible). Menurut rumor yang beredar, Phantom akan memiliki penerusnya pada akhir dekade ini.


(rgr/ady)

Renault Tetap Optimistis di Eropa

Renault Tetap Optimistis di EropaJenewa - Meski pasar Eropa tengah mencoba bangkit dari keterpurukan, pabrikan asal Perancis Renault memastikan akan terus optimis di Eropa.

Seperti yang disampaikan CEO Renault dan Nissan Carlos Ghosn, saat ditemui reporter detikOto di Geneva Motor Show 2015, Swiss.

"Pasar Eropa masih terpuruk turun 20 persen dibandingkan dengan 2007. Jadi kami tidak bisa katakan Eropa tengah berkembang, tapi Eropa mencoba bangkit. Berarti masih banyak peluang di untuk kami," kata Carlos.

Carlos mencontohkan, masih banyak negara Eropa yang sudah berada dijalur yang tepat untuk kembali bangkit.

"Pemulihan pasar di Eropa tidak terlalu kuat, karena masih banyak negara-negara Eropa yang masih melakukan penyesuaian struktural. Sampai proses itu selesai, kita (Renault-Nissan) mungkin masih memiliki beberapa kejutan," ujarnya.

"Seperti Spanyol tumbuh 20 persen tahun lalu, dan masih bisa tumbuh lebih besar lagi tahun ini. Namun untuk negara-negara Eropa lainnya, diperkirakan akan tumbuh lambat hanya sekitar 2-3 persen dalam 4 tahun mendatang," tambahnya.

Namun meski demikian Renault-Nissan masih lebih baik, dengan bisa meningkatkan penjualan mereka dalam 5 tahun terakhir.

"Kami masih lebih baik hari ini dibandingkan 5 tahun terakhir, financial markets bekerja dengan baik, Anda masih bisa mendapatkan uang cash, dan suku bunga yang rendah (menjadi faktor pertumbuhan Nissan Renault)," katanya.



(lth/ady)

3 Jagoan Baru Hyundai di Indonesia

3 Jagoan Baru Hyundai di Indonesia Jakarta - Meramaikan pasar otomotif Indonesia, PT Hyundai Mobil Indonesia kembali memperkenalkan mobil baru. Pabrikan asal Korea Selatan itu resmi meluncurkan versi penyegaran dari SUV Hyundai Santa Fe 'Dspec' di Jakarta, Selasa (10/3/2015).


Keterangan Foto :
SUV ini memiliki Rectangle Xenon Projection Head Ligth with LED positioning Lamp yang menggunakan HID 4300 kelvin. Model ini juga menggunakan pelek New Design Thin and Bigger berukuran 18 inci untuk tipe mesin bensin dan 19 inci untuk tipe CRDi VGT.

Aksi Kutu Racing Team di Balapan Vespa

Aksi Kutu Racing Team di Balapan Vespa Jakarta - Kutu Racing Team mengikuti Scooterprix 2015 Seri I yang digelar pada Minggu (8/3) di Sirkuit Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat. Tim balap yang notabene berasal dari komunitas Kutu Vespa ini menorehkan prestasi terbaik di semua kelas 4 Tak yang dilombakan.


Keterangan Foto :
Mengandalkan 2 unit Kutu Primavera dan 1 unit Kutu Sprint lansiran 2014, Kutu Racing Team mampu menyodok posisi tim balap lainnya yang telah lama berkecimpung di balap Kutu Racing Team. Pool/dok Kutu Vespa.

Hyundai Targetkan 600 Santa Fe Terjual Tahun Ini

Hyundai Targetkan 600 Santa Fe Terjual Tahun IniJakarta - Setelah resmi meluncurkan Hyundai Santa Fe "Dspec" PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) kini menatap tahun 2015 dengan optimisme. Dengan rasa percaya diri , HMI menargetkan bisa menjual 550 sampai 600 unit SUV Santa Fe terbaru itu dalam satu tahun.

"550 sampai 600 itu target Santa Fe," ungkap Presdir PT Hyundai Mobil Indonesia, Mukiat Sutikno di acara Hyundai Indonesia Media Gathering di Pondok Indah Golf, Jakarta.

Sementara New Starex Mover Ambulance High Roof ditargetkan bisa terjual 300 sampai 400 unit per tahun. Sedangkan New Grand Avega diharapkan bisa terjual sebanyak 250 sampai 300 unit per tahun.

Memang, Mukiat meyakini, kondisi ekonomi saat ini tidak menentu. Bahkan, bukan hanya di Indonesia, tapi juga kondisi ekonomi dunia. Hal itu membuat Hyundai tidak menetapkan target terlalu tinggi.

"Terus terang kondisi ekonomi bukan di Indonesia sedang tidak menentu. Karena ekonomi Amerika lagi kenceng. Kebetulan, komponen import kita banyak dan US dolar Rp 13 ribu itu dampaknya banyak," kata Mukiat.


(rgr/ady)

Antusiasme Vettel Jelang Balapan Pertamanya dengan 'Kuda Jingkrak'

Antusiasme Vettel Jelang Balapan Pertamanya dengan Melbourne - GP Australia di akhir pekan bukan cuma akan mengawali musim 2015 tetapi juga menjadi balapan perdana Sebastian Vettel untuk Scuderia Ferrari yang jadi tim barunya. Vettel pun sudah tak sabar menjalaninya.

Di dalam tes pramusim, juara dunia empat kali bersama Red Bull itu sudah memperlihatkan laju cukup menjanjikan di dalam kokpit SF15-T yang menjadi andalan Ferrari di musim 2015.

Akan tetapi, sejauh ini belum ketahuan bagaimana performa sejati Ferrari di atas lintasan jika dibandingkan dengan pesaing lain. Menjelang debutnya bersama 'Kuda Jingkrak', Vettel pun menyatakan antusiasme sekaligus kesiapan menjawab tantangan di balapan pembuka.

"Sepanjang musim dingin kami berhasil menyelesaikan mayoritas target yang sudah kami tetapkan. Sekarang saatnya kembali ke lintasan di Australia dan melihat seberapa kompetitif kami. Lintasan Melbourne amat oke, tapi juga amat sulit karena terdiri dari jalanan-jalanan biasa sehingga permukaannya amat bergelombang dan tidak mudah," tutur Vettel seperti dikutip Crash.

"Karena permukannya yang tidak rata itu di Australia Anda harus memilih konfigurasi ban yang lebih lunak dibandingkan dengan di sirkuit-sirkuit lain, karena Anda harus berusaha meredam lompatan mobilnya sebisa mungkin. Selain itu ini juga balapan pertama musim, dan akan sulit buat semua untuk mencari pengaturan yang sempurna dan cara terbaik untuk menyetel mobilnya karena seluruhnya masih cukup baru.

"Apapun, itu bagian dari tantangannya. Itulah kenapa kami melakukan pengujian pada musim dingin agar sesiap mungkin saat melaju di lintasan," tegasnya.


(krs/ady)

Gaikindo Dukung Garansindo Jika Mau Gandeng Esemka

Gaikindo Dukung Garansindo Jika Mau Gandeng EsemkaJakarta - Belakangan ini PT Garansindo Inter Global menyatakan kesiapannya untuk berinvestasi mengembangkan mobil hasil karya anak bangsa, yakni Esemka. Tanggapan positif pun bermunculan, selain dari pihak Esemka, pemerintah, kini dukungan mengalir dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Ketua Umum Gaikondo Sudirman Maman Rusdi mengatakan, jika Garansindo ingin menggaet dan mengembangkan Esemka menjadi brand yang besar di Indonesia silahkan saja, Gaikindo akan mendukungnya dan tidak akan melarangnya.

"Silahkan saja, kita dukung siapa yang mau mengembangkan Esemka," kata Sudirman kepada detikOto.

Menurut Sudirman, para Agen Pemegang Merek (APM) yang lainnya dan juga Gaikindo pun tetap membantu sekolah-sekolah seperti SMK. Salah satu contonya seperti membantu SMK memberikan pelatihan, menyiapkan kurikulum hingga memberikan transmisi dan mesin untuk praktek.

"Kalau ada APM yang mau kerjasama dengan Esemka ya bebas saja, silahkan saja, tidak ada masalah, yang penting nantinya pasar yang menetukan. Kalau kita ya dukung-dukung saja," lugasnya.

Kabar terbarunya adalah pihak Garansindo sudah berkomunikasi dengan pihak PT Solo Manufaktur Kreasi yang menaungi Esemka melalui sambungan telepon.

"Nanti setelah saya kembali dari Eropa kami akan berkunjung ke Solo untuk membahas lebih detail mengenai Esemka," janji CEO PT Garansindo Inter Global Muhammad Al Abdullah kepada detikOto beberapa waktu lalu.


(ady/ady)

Ini yang Baru di Hyundai Santa Fe Dspec

Ini yang Baru di Hyundai Santa Fe DspecJakarta - Hyundai resmi memperkenalkan Santa Fe facelift. SUV terbaru Hyundai itu kini menyandang badge "Dspec" yang memiliki enam arti pembaruan.

Adapun arti dari "Dspec" yaitu Dynamic Driving, Dynamic Style, Delight, Dominant, Desirable, dan Dare to be Different.

Menurut Presdir PT Hyundai Mobil Indonesia, Mukiat Sutikno, pihaknya melakukan penambahan dan pembaruan pada produknya. Hal itu mengacu pada masukan dari konsumen Hyundai secara global.

"Sesuai masukan dari konsumen Hyundai Global, kami melakukan product enhancement," kata Mukiat di di acara Hyundai Indonesia Media Gathering di Pondok Indah Golf, Jakarta.

Untuk itu, SUV Santa Fe "Dspec" mendapatkan beberapa pembaruan. SUV ini memiliki Rectangle Xenon Projection Head Ligth with LED positioning Lamp yang menggunakan HID 4300 kelvin.

Selain itu, Santa Fe mendapatkan pelek terbaru. Model ini menggunakan pelek New Design Thin and Bigger berukuran 18 inci untuk tipe mesin bensin dan 19 inci untuk tipe CRDi VGT.

Hadir pula pembaruan berupa Multi Focus Reflector Fog Lamp with DRL, Wide Panorama Sunroof logic change serta Suspension Tuning. Bagian grille depannya menggunakan desain New Style Black Chrome with silver Bezel.


(rgr/ady)

Tahun 2020, Penjualan Mobil di Indonesia Capai 2 Juta Unit

Tahun 2020, Penjualan Mobil di Indonesia Capai 2 Juta UnitJakarta - Sebelumnya Gabungan Industri Bermotor Indonesia (Gaikindo) memprediksi penjualan mobil di Indonesia akan tembus diangka 2 juta unit pada tahun 2018 mendatang. Tapi melihat situasi dan kondisi seperti belakangan ini, Gaikindo cukup pesimis.

Ketua Umum Gaikindo Sudirman Maman Rusdi menuturkan, melihat kondisi ekonomi Indonesia seperti ini target penjualan 2 juta unit dipastikan mundur ke tahun 2020 mendatang.

"Kami perkirakan awal 2020 penjualan mobil di Indonesia bisa mencapai 2 juta unit," ungkap Sudirman dalam acara Chief Editors Luncheon GIIAS di Jakarta, Selasa (10/3/2015).

Untuk tahun 2015 ini, Sudirman memprediksi penjualan mobil masih akan sama seperti tahun 2014 lalu yakni tembus di anga 1,2 juta unit. Karena melihat kondisi perekonomian Indonesia di 2 bulan terakhir kurang begitu bagus dan dipastikan kedepannya juga tidak akan jauh berbeda seperti tahun 2014 lalu.

"Maka dari itu kita bilang tahun ini masih sama seperti tahun 2014 lalu," tuntas Sudirman.


(ady/lth)

Antisipasi Stok Mobil Berlimpah, Toyota Ikut Dinamika Pasar

Antisipasi Stok Mobil Berlimpah, Toyota Ikut Dinamika PasarJakarta - Berdasarkan data Gaikindo, meski pasar lesu, sejumlah Agen Pemegang Merek (APM) tetap saja mengirimkan mobil ke diler-diler. Hal itu terlihat dari data penjualan whole sale Januari lalu yang mencapai 94.617 unit atau jauh di atas angka penjualan ritel yang hanya mencapai 81.139 unit.

Akibatnya stok mobil di diler pada Januari lalu naik 54 persen menjadi 36.576 unit dibandingkan Desember 2014 lalu sebesar 23.630 unit.

Menanggapi hal itu, Vice President PT Toyota-Astra Motor (TAM) Suparno Djasmin mengatakan, pihaknya lebih memilih mengikuti dinamika pasar dengan mempertahankan keseimbangan supply dan demand agar tingkat efisiensi tetap tercapai sehingga alokasi biaya untuk pelayanan konsumen tetap bisa dipertahankan pada posisi optimal," katanya.

Pria yang akrab disapa Abong ini menambahkan, saat ini TAM menjaga agar stok tidak melebihi angka 50 persen dari penjualan bulanan. Diakuinya, langkah ini membuat data penjualan whole sale TAM pada Januari lalu tidak mengalami pertumbuhan atau stabil.

Hal senada juga pernah diungkapkan oleh Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra kepada detikOto beberapa waktu lalu. Menurutnya, sampai saat ini pasar terlihat masih lesu.

"Kami selalu mengatur volume produksi per tipe. Jika pasr turun atau permintaan menurun, jadi produksinya dikurangi atau disesuaikan dengan kondisi pasar. Kami tetap berjualan secara sehat sehingga tidak terjadi penumpukan mobil di diler-diler," ungkap Amel.


(ady/ady)

April, Hyundai Mulai Jual Grand Avega dan Starex Mover Ambulance Terbaru

April, Hyundai Mulai Jual Grand Avega dan Starex Mover Ambulance TerbaruJakarta - Secara resmi, PT Hyundai Mobil Indonesia memperkenalkan New Grand Avega 2015 dan New Starex Mover Ambulance High Roof. Namun, kedua model itu belum tersedia karena baru diperkenalkan.

Presdir PT Hyundai Mobil Indonesia, Mukiat Sutikno mengatakan, kedua varian itu sudah tersedia di bulan April 2015 mendatang.

"Yang dua produk itu full available bulan April," kata Mukiat di acara Hyundai Indonesia Media Gathering di Pondok Indah Golf, Jakarta.

New Grand Avega Product Enhancement 2015 memiliki perubahan antara lain desain kisi-kisi radiator, desain lampu depan, New Automatic CVT - 6 Speed Shiftonic Mode, Leather Steering Wheel, Multi Information Display dengan tampilan baru, Rear Door Trim with Cup Holder, desain pelek 5,5x15 inci terbaru dengan ban 185/60 R15 serta desain Front Sport Bumper Lip terbaru.

Sementara New Starex Mover Ambulance High Roof memiliki atap yang lebih tinggi. Mobil ambulan dari Hyundai ini mendapatkan roof yang memiliki tinggi 30 cm, sehingga memberi ruang kepada tim medis untu melakukan tindakan darurat di dalam mobil dengan leluasa.

Selain itu, tinggi interiornya pun telah ditingkatkan. Ambulans yang sebelumnya memiliki tinggi 1.350 mm, kini menjadi 1.570 mm.

Namun, di acara Hyundai Indonesia Media Gathering di di Pondok Indah Golf, Jakarta, Selasa (10/3/2015), Hyundai resmi meluncurkan SUV Santa Fe 'Dspec'. Model pembaruan SUV ini sudah bisa dipesan oleh konsumen.


(rgr/ady)

Gaikindo Bertolak ke Geneva untuk Daftarkan GIIAS

Gaikindo Bertolak ke Geneva untuk Daftarkan GIIASJakarta - Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) Gaikindo akan menyelengarakan pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang Selatan. GIIAS 2015 ini akan berlangsung pada 20-30 Agustus mendatang.

Ketua Penyelenggara GIIAS 2015, Johnny Darmawan mengatakan ini adalah pameran resmi dan satu-satunya yang diselenggarakan oleh Gaikindo dan diakui oleh Organisation Internationale d'Automobiles (OICA) yang berpusat di Paris, Prancis.

"Kemarin itu saya datang ke Jenewa memenuhi undangan dari OICA dan saya sekaligus melapor dan mendaftarkan pameran ini. Tapi baru tahun depan yang akan terakreditasi," tutur Johnny dalam acara Chief Editors Luncheon GIIAS di Jakarta, Selasa (10/3/2015).

Dalam surat Gaikindo ke OICA menjelaskan bahwa pameran yang dilakukan oleh Gaikindo untuk tahun ini adalah GIIAS buka lagi yang lainnya dan pihak OICA setelah dijelaskan cukup antusias.

"Mereka mendukung sekali dan mereka bilang gedungnya besar sekali dan intinya mereka kagum kepada Gaikindo karena secara konsisten telah menyelenggarakan paneran hingga ke 23 kali," beber Johnny.

Menurut Johnny, pameran otomotif resmi setiap negara itu berdasarkan organisasi yang menaunginya. Artinya, hanya pameran otomotif yang diakui OICA yang benar-benar resmi.

"Di Indonesia hanya 1 yakni GIIAS karena yang berdasarkan organisasi hanya kami. Beda dengan di Amerika mereka per regional ada organisasi sehingga paneran otomotif mereka banyak," katanya.


(ady/lth)

Aliansi Renault dan Nissan Berhasil di Rusia

Aliansi Renault dan Nissan Berhasil di RusiaJakarta - Aliansi Nissan dan Renault dinilai berhasil di Rusia. Bayangkan saja aliansi mereka berhasil meraup penjualan terbaik di Rusia.

Seperti disampaikan CEO Renault dan Nissan Carlos Ghosn, di Geneva Motor Show 2015. "Aliansi membuat kami menjadi pabrikan terbesar di Rusia, kami berhasil meraih 1/3 di Rusia," kata CEO Renault dan Nissan Carlos Ghosn, di Geneva Motor Show 2015.

Namun secara tidak langsung dirinya mengakui, ketegangan yang terjadi antara Rusia dan Ukraina hingga saat ini membuat penjualan mereka berkurang drastis.

"Ketika pasar menurun, jelas memiliki dampak (untuk Renault-Nissan). Sehingga dalam jangka pendek, kami akan menyesuaikan langkah kami, dengan menawarkan harga yang tepat, mensediakan stok kendaraan dengan benar (tidak terlalu banyak), dan melakukan hal-hal untuk melindungi kelangsungan usaha dalam jangka pendek," tambahnya.

Tidak sampai disitu, dirinya juga memprediksi dampak perang yang dialami Rusia akan berdampak pada penurunan pasar di Rusia.

"Kami memprediksi penjualan di Rusia akan jatuh sekitar 20-30 persen tahun ini. Di Januari penjualan di Rusia turun 25 persen. Namun semuanya akan berakhir, meski pasar di Rusia turun drastis dengan cepat, kami memprediksi pasar akan bangkit secara cepat juga," katanya.

"Dan saat seperti itu, aliansi akan mengambil kesempatan ini untuk lebih melokalisasi produk kami dan menunggu pasar untuk pulih. Karena dengan memperbanyak produk lokal di Rusia akan menjadi yang paling kompetitif," tambahnya.

Namun Carlos pun tidak bisa memastikan kapan pasar Rusia akan tumbuh kembali.

"Sulit untuk mengatakan kapan pemulihan akan terjadi. Saya tidak tahu, tidak ada yang tahu. Ketika itu terjadi, Aliansi harus siap untuk mencapai tujuannya meraup 40 persen pangsa pasar di Rusia," ucapnya.


(lth/ddn)

GIIAS Bisa Buat Harum Nama Indonesia di Mata Dunia

GIIAS Bisa Buat Harum Nama Indonesia di Mata DuniaJakarta - Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) merupakan pameran otomotif yang diakui oleh lembaga atau industri otomotif dunia. Tahun ini GIIAS diselenggarakan di tempat yang lebih besar.

Ketua Penyelenggara GIIAS 2015, Johnny Darmawan menjelaskan, sewaktu digelar di JIExpo, Kemayoran paneran otomotif yang diselenggarakan Gaikindo ini berhasil melewati pameran negera tetangga yakni Thailand. Dan kini, Johnny pun memiliki cita-cita agar GIIAS ini menjadi pameran yang skalanya lebih besar lagi.

"Kita harapkan sekarang melihat ke Shanghai Motor Show yang lebih besar, kalau sama Tokyo Motor Show gedung kita sekarang lebih besar. Jadi kita bikin pameran ini sekaligus memamerkan teknologi," beber Johnny dalam acara Chief Editors Luncheon GIIAS di Jakarta, Selasa (10/3/2015).

Menurut Johnny, cita-cita Gaikindo adalah agar mata dunia itu mengetahui bahwa industri otomotif Indonesia itu kuat. Jangan seperti dulu, dunia hanya memandang Indonesia sebagai negara yang hanya jualan mobil saja.

"Tapi belakangan ini sudah dilihat Indonesia sebagai industri otomotif karena ada kesempatan bekerja, ekspor dan lain sebagainya," bebernya.

Dengan adanya GIIAS ini yang tidak hanya memamerkan mobil tapi juga teknologi, diharapkan akan terus tumbuh besar sehingga bisa mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.


(ady/lth)

Pengganti BMW Z4 Lahir Sebelum 2020

Pengganti BMW Z4 Lahir Sebelum 2020Jakarta - BMW memiliki rencana untuk menggantikan model BMW Z4 di akhir dekade ini. Namun kabar terbaru manyatakan, BMW Z4 akan memiliki penggantinya sebelum tahun 2020.

Chief Engineer BMW, Klaus Frohlich seperti dilansir Automotive News dan GTSpirit, Selasa (10/3/2015) mengatakan, ia ingin melihat penerus Z4 sebelum dekade ini berakhir. Meski begitu, ia masih bungkam soal waktu peluncuran pengganti Z4 itu.

Diperkirakan, Z5 akan dirilis sekitar tahun 2017. Hal itu jauh sebelum target BMW yang ingin mengeluarkan penerus Z4 sebelum 2020.

Menurut rumor, pengganti Z4 akan menyandang nama Z5. Mobil itu kemungkinan akan memiliki bodi serat karbon yang sama dengan i3 dan i8.

Z5 kemungkinan akan tampil dengan atap kain yang bisa dibuka-tutup. Varian hard top atau coupe bisa dirilis di kemudian hari jika penjualannya cukup menjanjikan bagi BMW.

Sementara itu, Froehlich menyatakan, pasar model roadster kini tidak semanis sebelumnya. Menurutnya, penjualan model roadster kian menyusut.

"Jika Anda melihat volume, kami menyadari bahwa segmen ini menyusut," kata Froehlich.

Contohnya, Tiongkok merupakan pasar yang paling cepat berkembang bagi BMW. Pasar untuk model roadsters di Negeri Tirai Bambu itu dikatakan kian menyusut.

"(Pembeli mobil di Tiongkok) tidak tertarik dengan roadster," katanya.


(rgr/lth)

'Hanya Garansindo yang Belum Konfirmasi Ikut GIIAS'

Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) tahun ini kembali menyelenggarakan pameran otomotif bertaraf internasional dengan sejumlah inovasi baru.

Tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara ini mengusung nama baru, yakni Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015.

Perhelatan GIIAS ini akan berlangsung dari 20 hingga 30 Agustus 2015 dan akan diikuti sebanyak 30 merek kendaraan dari Agen Pemegang Merek (APM) seperti Audi, BMW, Chevrolet, Daihatsu, Datsun, Honda, Hyundai, Jaguar, KIA, Land Rover, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi, Nissan, Renault, Smart, Subaru, Suzuki, Tata Motors, Toyota, VW dan 7 merek kendaraan komersial seperti FAW, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Tata Motors, Toyota Dyna, dan UD Trucks.

"Ford dan KIA sudah konfirmasi ikut, yang belum konfirmasi adalah Garansindo," tutur Presiden Direktur Seven Events Andy Wismarsyah dalam acara Chief Editors’ Luncheon GIIAS 2015 di Jakarta, Selasa (10/32015).

Andy menambahkan, Garansindo belum memberikan konfirmasi sedangkan Ford dan KIA sudah memberikan konfirmasi dan tinggal melakukan tanda tangan dengan pihak penyelenggara.

"Kita masih nunggu jawabannya dan tidak ada waktu yang kita tentukan harus sampai kapan, tapi tidak mungkin juga keputusan baru dikasih kabar mingguan sebelum pameran berlangsung karena kita juga harus menyiapkan segala sesuatunya," tuntasnya.


(ady/lth)

GIIAS Diadakan di BSD, APM Sangat Antusias

GIIAS Diadakan di BSD, APM Sangat AntusiasJakarta - Pameran otomotif yang digelar oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) tahun ini akan digelar di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan atau tepatnya di Indonesia Convention Exhibition (ICE) yang berdiri di atas total lahan seluas 220.000 meter persegi.

Meski tidak lagi di JIExpo, Kemayoran, pameran otomotif yang kini bernama Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) ini tetap dipilih oleh para Agen Pemegang Merek (APM).

Presiden Direktur Seven Events Andy Wismarsyah menuturkan, para APM ketika dipersentasikan dan diajak berkunjung ke IEC langsung tertarik karena melihat tempatnya yang besar.

"APM sangat antusias banget, karena kapasitas gedungnya itu lebih besar. Semua APM bilang bangus dan tidak ada yang bilanf gedung itu jelek," kata Andy dalam acara Chief Editors Luncheon GIIAS di Jakarta, Selasa (10/3/2015).

Menurut Andy, tantangannya itu sendiri adalah membiasakan masyarakat untuk berkunjung ke IEC yang lokasinya berbeda dengan JIExpo. Tapi meski berbeda, GIIAS akan tetap dibuat lebih menarik dibandingkan pameran sebelumnya.

"Kita akan jauh lebih menarik dibandingkan pameran sebelumnya. Intinya Gaikindo selalu mengutamakan anggotanya dalam segala urusan," katanya.



(ady/lth)

Renault: Mobil Otomatis Baru Hadir 10 Tahun Lagi

Renault: Mobil Otomatis Baru Hadir 10 Tahun LagiJakarta - Mobil otomatis bisa menjadi jawaban baru pecinta otomotif dunia mungkin termasuk Indonesia. Meski demikian Renault memprediksi, mobil otomatis baru akan terealisasi 10 tahun mendatang.

Seperti yang disampaikan CEO Renault Carlos Ghosn, saat di Geneva Motor Show 2015, di Genewa Swiss.

"Mobil otomatis tidak mungkin terealisasi dalam waktu dekat, mungkin untuk bisa melihat mobil otomatis ini baru akan terlihat dalam 10 tahun kedepan atau mungkin lebih," ujar Carlos.

Alasan Carlos bukan tanpa alasan, karena menurut dirinya teknologi saat ini dan kondisi saat ini belum memungkinkan.

"Keadaan teknologi saat ini tidak memungkinkan Anda untuk memiliki mobil otomatis. Melihat mobil berkendara sendiri tanpa supir," ujarnya.

"Salah satu alasannya adalah ia akan membutuhkan perundang-undangan yang tingkat tinggi, untuk menutupi isu-isu keselamatan, keamanan, tanggung jawab, dan lain-lainnya," tambahnya.


(lth/ddn)

Lampu Belakang Bermasalah, Hyundai Tarik Sedan Genesis

Lampu Belakang Bermasalah, Hyundai Tarik Sedan GenesisJakarta - Hyundai mengumumkan penarikan terhadap sedan mewah Genesis. Pabrikan asal Korea Selatan itu terpaksa menarik 24.400 unit model Hyundai Genesis, karena masalah tampilan posisi gigi yang salah di instrument cluster.

Seperti dilansir Edmunds, Selasa (9/3/2015), posisi gigi yang salah itu bisa menyebabkan mobil bergerak ke arah yang tidak diinginkan. Hal itu dikatakan oleh Lemabaga Keselamatan Jalan Raya Nasional Amerika Serikat atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA).

Setelah dilacak, ternyata masalahnya ada pada lampu kombinasi. Lampu kombinasi itu dilaporkan mengalami kelembaban yang menyebabkan lampu indikator tidak menyala dengan normal.

Sebuah saklar pada mobil yang terkena dampak mengalirkan tegangan ke lampu back-up saat gigi mundur dipilih. Penyebabnya adalah air dari hujan maupun dari hasil cuci mobil. Air itu bisa masuk ke lampu kombinasi belakang karena segel yang tidak menutup dengan sempurna pada lampu kombinasi itu.

"Dalam kasus yang terbatas, kumpulan air dapat mempengaruhi sinyal switch," kata Hyundai kepada NHTSA.

Masalah itu menyebabkan tampilan posisi gigi yang salah pada panel instrumen. Bisa juga menyebabkan keterlambatan gigi yang dipilih saat pengemudi memindahkan tuas dari Park, Reverse atau Drive.

"Jika gigi yang salah ditampilkan, kendaraan dapat bergerak ke arah yang tidak diinginkan, meningkatkan risiko kecelakaan," kata NHTSA.

Beruntung, tidak ada laporan kecelakaan terkait masalah ini. Hyundai Genesis yang terkena dampak adalah sedan yang diproduksi pada 21 Februari 2014 sampai 24 Januari 2015.


(rgr/lth)

Ini Bocoran Rencana Renault dan Nissan Lahirkan Mobil Otomatis

Ini Bocoran Rencana Renault dan Nissan Lahirkan Mobil OtomatisJeneva - Keyakinan Renault dan Nissan bakal sukses dengan mobil otomatisnya bukan isapan jempol semata, karena strategi jitu bakal diterapkan. Hmm, kira-kira strategi apa yang bakal diterapkan ya?

CEO Renault dan Nissan Carlos Ghosn pun membocorkan strategi apa yang bakal diterapkan, untuk mencapai Goal terbaik untuk bisa memasarkan mobil listrik Renault dan Nissan.

"Kami memiliki tonggak yang jelas untuk memperkenalkan teknologi mobil otomatis dalam 3 tahap," tegas Carlos Ghosn saat di Geneva Motor Show 2015.

Carlos pun menuturkan strategi apa saja yang bakal diterapkan Renaul dan Nissan.

"Tahap pertama di 2016 kami akan memiliki mobil (listrik) dari Renault dan Nissan yang telah memiliki teknologi Trraic Jam Assist. Teknologi akan membuat mobil bisa berkendara sendiri, 'stop and go' di kemacetan. Dan teknologi ini sudah siap (telah rampung)," ujar Carlos.

Lanjut tahap kedua, Carlos memastikan akan mengawalinya di 2018 mendatang.

"Di 2018, kami akan menawarkan teknologi 'Highway Autonomous Drive'. Teknologi ini bisa membuat kendataan bisa berkendara sendiri tidak hanya dalam satu lajur, tetapi kendaraan akan bisa mengubah lajur dengan sendiri disaat yang tepat," katanya.

"Akhirnya (tahap ketiga), kami akan memiliki teknologi 'City Driving Autonomous Drive', teknologi ini akan membuat kendaraan bisa berkendara secara otomatis di dalam kota. Kami sudah mengujinya dan berharap akan selesai di 2020. Setelah itu, teknologi akan terus berkembang lebih canggih, meski dalam kurun waktu jangka panjang," tutup Carlos.


(lth/ddn)