Sunday, May 8, 2016

SDA Berlimpah, Kenapa Indonesia Betah Impor Bahan Komponen?

SDA Berlimpah, Kenapa Indonesia Betah Impor Bahan Komponen?Jakarta - Indonesia diberkahi dengan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah. SDA tersebut dapat dimanfaatkan untuk pembangunan di berbagai sektor, salah satunya sebagai raw material (bahan baku) untuk komponen otomotif. Namun, hingga saat ini Indonesia masih betah untuk mengimpor sejumlah raw material dari negara lain. Apa sebabnya?

Meski SDA berlimpah, Ketua Komite Tetap Industri Logam, Manufaktur, Alat Transportasi, dan Elektronik Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), I Made Dana Tangkas menjelaskan, untuk mengolah bahan baku agar siap digunakan sebagai bahan komponen otomotif butuh teknologi tinggi.

Lebih lanjut lagi, ia memaparkan industri hulu yan g mengolah bahan baku tersebut juga membutuhkan dana yang besar serta memiliki risiko tinggi dalam pengolahannya.

"Industri hulu itu merupakan industri yang membutuhkan padat modal dan high tecnology dan juga low retain serta high risk. Melihat industri hulu seperti itu, mengolah bahan-bahan dari alam raw material perlu modal tinggi, teknologi tinggi dan ini biasanya dikembangkan oleh pemerintah," jelas I Made Dana Tangkas kepada detikOto.

Sementara itu, sebagai langkah untuk memajukan sektor industri hulu yang mampu mengolah raw material dengan kualitas baik, I Made menuturkan perlu adanya kebijakan dari pemerintah untuk segera membangun industri hulu.

"Di beberapa negara itu digarap oleh pemerintah untuk sektor industri hulu. Perlu adanya kebijakan pemerintah yang memang membangun industri hulu. Sehingga dengan demikian ketika kita membangun industri hulu itu, hilirisasi bisa digerakkan dari industri hulu," papar I Made.
(nkn/rgr)

Honda Verza Disulap Jadi Motor Sport Fairing

Honda Verza Disulap Jadi Motor Sport FairingTangerang Selatan - Kontes modifikasi kendaraan bermotor selalu menampilkan hasil terbaik karya anak bangsa. Beragam karya unik dengan konsep menarik pun dipajang.

Salah satunya adalah perubahaan Honda Verza menjadi motor sport fairing di ajang Honda Modif Contest 2016 yang digelar di Tangerang Selatan, akhir pekan lalu. Sang empunya, Agus atau akrab disapa Bon memboyong Honda Verza sport fairing ini untuk diikutsertakan ke dalam kontes modifikasi.

Motor ini dibalt dengan warna hitam pekat dan dikombinasikan warna oranye. Kombinasi warna yang kontras tersebut cukup menarik perhatian.

Verza versi motor sport fairing ini menggunakan pelek dengan lebar 3 inci di depan. Pelek di bagian depan disematkan piringan assio double disc. Pelek depan dibalut dengan ban berukuran 120.

Sementara pelek belakangnya, Bon menggunakan pelek dengan lebar 5 inci milik Kawasaki Ninja. Pelek belakang dibalut dengan ban 200/60.

Untuk memodifikasi motor ini, Bon harus mengeluarkan dana hingga Rp 26 juta. Dia menyelesaikan modifikasi motor ini selama tiga bulan.
(rgr/rgr)

Saturday, May 7, 2016

Jambore Nasional CBR di Kota Padang

Jambore Nasional CBR di Kota Padang Jakarta - Sekitar 300 biker meramaikan ajang silahturahmi para pecinta dan pemilik Honda CBR di Hotel Pangeran, Kota Padang.

Keterangan Foto :
Rangkaian kegiatan jambore sendiri diawali dengan silaturahmi dalam acara pembukaan yang digelar di Hotel Pangeran, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (7/5) malam.

BMW G 310 R Mulai Tampil 'Buka-bukaan'

BMW G 310 R Mulai Tampil New Delhi - Motor kolaborasi BMW Motorrad dengan TVS, G 310 R mulai tampil buka-bukaan. Motor tersebut tertangkap kamera tengah melakukan uji coba di jalan bebas hambatan di India.

Seperti dilansir Indianautosblog, Minggu (8/5/2016), BMW G 310 R tampil terbuka tanpa kamuflase di jalan Krishnagiri, Bangalore, India.

Memang, untuk pasar India sendiri motor berwarna biru tersebut bakal meluncur pada September 2016 mendatang. BMW G 310 R bakal diproduksi di pabrik TVS yang berlokasi di TVS di Hosur, India.

BMW Motorrad G 310 R dirancang untuk pengendara yang ingin merasakan sensasi kenyamanan berkendara di perkotaan, namun tetap dapat melakukan manuver terbaik di jala nan. Motor berbalut gaya sporty ini juga dapat digunakan bagi biker bertubuh bongsor maupun kecil.

Motor tersebut dilengkapi dengan rem cakram ganda serta Anti-lock Braking System (ABS) dan panel instrumen dalam bentuk digital.

Soal performa mesin, BMW G 310 R mengusun mesin single silinder berkapasias 313 cc dengan percepatan 6 transmisi. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 33.6 bhp pada putaran 9.000 rpm serta torsi maksimum 28 Nm pada 7.500 rpm.

Di Indonesia, CEO PT Maxindo Moto Nusantara, Joe Frans beberapa waktu lalu mengatakan bakal membawa motor anyar BMW Motorrad tersebut pada kuartal 3 tahun ini.

"Iya, rencananya akan hadir pada akhir tahun. Pada kuartal 3 2016," kata Joe Frans.