Monday, January 14, 2013

Ganti Mercy, Audi Jadi 'Pelayan' di Olimpiade

Ganti Mercy, Audi Jadi Berlin - Merek mobil Audi kini resmi sebagai kendaraan Komite Olimpiade Internasional (IOC). Audi menandatangani kontrak kerjasama selama 4 tahun dengan pihak Olimpiade.

Kerjasama antara IOC dan Audi dimulai pada 1 Januari lalu dan akan berlangsung hingga akhir 2016.

Dilansir Rush Lane, Audi menggantikan merek mobil Mercedes-Benz yang sudah 22 tahun menjadi kendaraan dinas IOC. Jadinya keberhasilan Audi menggantikan Mercedes-Benz tentu saja sebuah kebanggan tersendiri.

Audi akan menyuplai setidaknya lebih dari 40 unit kendaraan di Lausanne yang terdiri dari berbagai model Audi mulai Audi A1 sampai Audi A8L dan juga 2 unit mobil hybrid Q5 dan A8.

Audi merupakan bagian dari grup Volkswagen yang sudah berpartisipasi di Olimpiade Beijing 2008 dan akan ikut bagian di Olimpiade Musim Panas 2014 di Sochi.

Penjualan Mobil 2012 Cetak Rekor Tertinggi

Penjualan Mobil 2012 Cetak Rekor Tertinggi Jakarta - Angka penjualan penjualan mobil nasional tahun lalu melebihi ekspektasi para pelaku industri otomotif. Penjualan mobil di 2012 tercatat mencapai 1.116.230 unit. Penjualan di tahun 2012 merupakan rekor tertinggi.

Demikian data Gaikindo yang diterima detikOto, Senin (14/1/2013). Penjualan mobil tahun 2012 memecahkan rekor satu tahun sebelumnya yang hanya 894.164 unit.

Penjualan roda empat di tahun 2012 memang di luar dugaan para pelaku industri otomotif Tanah Air. Para pemain memprediksi bahwa penjualan mobil tidak melebihi 1 juta karena berbagai faktor kendala seperti kenaikan uang muka kredit, krisis Eropa dan wacana pembatasan BBM.

Namun 3 faktor tadi tidak berhasil menghambat angka penjualan mobil.

Merek-merek mobil yang dipegang Astra seperti Daihatsu, Isuzu, UD Trucks, Toyota dan Peugeot mencetak angka penjualan sebanyak 605.191.

Sementara non Astra seperti Mitsubishi, Suzuki, Nissan, Honda dan merek lain mencatat angka 511.039 unit.

Berikut data lengkap angka penjualan mobil 2012:

1. Toyota 406.026 unit.
2. Daihatsu 162.742 unit.
3. Mitsubishi 148.918 unit.
4. Suzuki 126.577 unit.
5. Honda 69.320
6. Nissan 67.143 unit
7. Isuzu 33.165
8. UD Trucks 2.695
9. Peugeot 333 unit
10. Lainnya: 99.081

Data penjualan mobil dari tahun ke tahun:

  • 2001: 300.569
  • 2002: 317.749
  • 2003: 354.331
  • 2004: 483.170
  • 2005: 533.922
  • 2006: 318.904
  • 2007: 434.473
  • 2008: 607.805
  • 2009: 486.061
  • 2010: 764.709
  • 2011: 894.164

Valentino Rossi Tes Ban Battlax

Valentino Rossi Tes Ban Battlax Jakarta - Kepiawaian pembalap MotoGP, Valentino Rossi masih terasa kuat meski tidak sukses di Ducati. Rossi pun masih dipercaya oleh produsen ban Bridgestone untuk mencoba ban terbaru mereka, Battlax T30.

Rossi dipercaya untuk mengetes ketangguhan ban yang akan menjadi pengganti Battlax BT-023 ini. Proving grounds Bridgestone di Nasushiobara-Shi, Jepang pun digunakan Rossi untuk membuktikan kehandalan motor ini.

Pada kesempatan itu, juara dunia 9 kali ini menguji Battlax T30 dengan menggunakan motor Yamaha FZ1. Kenapa Yamaha FZ1 dan bukan sebuah motor balap?

Sebab, Battlax T30 ini bukanlah ban yang dibuat khusus untuk balapan, tapi ban yang dibuat untuk motor sport yang digunakan untuk keperluan sehari-hari.

Karena itu, Bridgestone mengatakan kalau Battlax T30 memiliki beberapa kelebihan yang daya cengkramnya yang mumpuni baik ketika dibawa pelan maupun kencang.

Bahkan ketika menghadapi permukaan jalan yang halus maupun kasar serta di aspal kering dan basah pun bisa leluasa dilibasnya meski ban masih dalam keadaan dingin.


Hadir di Kuartal II-2012, Harga Ertiga Matik Rp 184 Juta?

Hadir di Kuartal II-2012, Harga Ertiga Matik Rp 184 Juta? Jakarta - Setelah double blower, Suzuki menjanjikan Ertiga bertransmisi otomatis. Mobil ini akan diluncurkan ke pasar di kuartal kedua.

Hal ini pun langsung disampaikan oleh 4W Marketing & DND Director PT. Suzuki Indomobil Sales, Davy J.Tuilan, saat dihubungi detikOto, senin (14/1/2013).

"Ertiga matik akan hadir di kuartal dua," ucap Davy dengan santai.

Namun Davy masih enggan berbagi berapa harga jual yang dipersiapkan untuk melepas Ertiga matik di RI.

"Tapi belum ada harga jual. Yah sabarlah dulu, nanti juga akan keluar harganya," kata Davy meyakinkan detikOto.

Kabarnya, Ertiga matik akan dijual seharga Rp 184 juta, Davy sempat terdiam. "Mungkin itu spekulasinya saja, itu orang hanya menambah-menambahkan Rp 10-11 juta saja. Kalau matiknya saya buat hingga 8 percepatan kan harganya tidak mungkin segitu. Yang pasti harganya belum kami perkenalkan," kata Davy.

"Dan bila Ertiga matik sudah hadir, saya perkirakan penjualan akan bertambah hingga 15-20 persen. Biasanya sih seperti itu, meski masih tergantung dari produksi kami," tutupnya.

Teknologi Mobil Listrik Tucuxi Sudah Mendunia

Teknologi Mobil Listrik Tucuxi Sudah Mendunia Jakarta - Publik Indonesia sempat dikagetkan dengan kehadiran mobil listrik Tucuxi, apalagi ada kontroversi antara pencipta dan pembeli mobilnya.

Namun meski begitu, kehadiran Tucuxi mendapat banyak pujian. Salah satunya dari pengajar ITB Tri Yuswidjajanto. Tri menilai teknologi mobil listrik Tucuxi setara dengan mobil listrik milik Chevrolet Volt, Tesla dan mobil listrik dari Toyota.

"Mobil listrik milik Danet itu sudah sangat baik dan sama prinsipnya dengan mobil listrik lainnya di luar sana," kata Tri kepada detikOto, Senin (14/1/2013).

Hanya saja lanjutnya, mobil listrik Tucuxi dan mobil listrik lainnya di negara Eropa dan Amerika Serikat hanya memiliki packaging yang berbeda.

"Bodinya saja yang berbeda. Tapi teknologi mesinnya hampir sama," ucapnya.

"Teknologi Tucuxi di Indonesia bakal sukses. Jadi sebenarnya mobil listrik itu (Tucuxi) sama dengan yang lainnya, hanya Tucuxi itu beda model saja tapi prinsipnya sama ada motor listrik sebagai jantung pengerek," tambah Tri.

Beberapa fitur seperti single speed reduction gear pada kendaraan Tucuxi juga dipakai di mobil-mobil listrik dunia termasuk Tesla Roadster, Ariel Atom Wrightspeed X1, Ford Focus Electric, Mitsubishi I-MiEV, Nissan LEAF dan masih banyak lagi.

Hanya saja, Tucuxi lanjut Tri terbilang mahal jika dipasarkan di dalam negeri. Harganya yang selangit membuat orang Indonesia bakal beralih pada mobil listrik yang lebih terjangkau seperti mobil buatan Dasep.

"Secara prinsip sama saja. Cuma orang Indonesia kan melihat harga, seperti buatan Dasep yang harga 200 juta. Dan itu sangat masuk akal," tutupnya.

Honda Tersangkut Kasus Monopoli di Thailand

Honda Tersangkut Kasus Monopoli di Thailand Bangkok - Di Asia Tenggara, produsen motor Honda nampak perkasa dan menguasai penjualan di beberapa negara ASEAN. Namun di balik itu, tudingan monopoli sering menghampiri Honda.

Yang terbaru dari Thailand, Dewan Kompetisi Pedagangan atau Trade Competition Board (TCB) Thailand seperti dilansir Bangkok Post sepakat untuk menuntut AP Honda yang menjadi distributor motor Honda di Thailand karena diduga telah melakukan monopoli perdagangan motor.

Menteri Perdagangan Boonsong Teriyapirom di Bangkok Post, mengatakan investigasi tudingan monopoli itu sudah selesai, dan pihaknya sudah menyerahkan dokumen investigasi ke kantor kejaksaan sebelum tenggang waktu masa penyelidikan berakhir bulan April.

Kasus monopoli ini berawal di 2003. Kasus ini diusut setelah para distributor mengeluh karena Honda memaksa agen untuk mendistribusikan hanya sepeda motor Honda.

Pada 2003, dewan sebenarnya juga sudah memutuskan kalau AP Honda telah melanggar Undang-undang Persaingan Dagang karena masalah yang sama.

Pangsa pasar AP Honda pun dikatakan terlalu besar karena sudah menguasai 70 persen dari pasar motor di sana dan cenderung memaksa distributor agar tidak menjual merek lain.

TCB telah mengirimkan temuannya ke pengadilan, namun jaksa meminta informasi lebih lanjut. Jadi kini, kelanjutan apakah AP Honda akan dituntut karena monopoli atau tidak ada ditangan jaksa setempat. Jika jaksa menemukan AP Honda melanggar UU, perusahaan akan dikenakan hukuman.

Santichai Santawanpas, wakil direktur jenderal dari Departemen Perdagangan Luar Negeri, mengatakan, pihaknya akan mempercepat kasus tersebut kepada Kantor Kejaksaan Agung pekan depan.

"Sekarang terserah kepada jaksa apakah akan mengajukan kasus itu kepada jaksa-umum," katanya.

Santichai mengatakan bukti yang ada telah menunjukkan bahwa praktek penjualan perusahaan sepeda motor Jepang itu telah melanggar undang-undang.

Dan jika jaksa menolak untuk mengajukan tuntutan, kementerian menurutnya mungkin akan perlu merevisi dan mengubah Undang-Undang Persaingan Dagang untuk menjamin penegakan hukum secara nyata, khususnya yang berkaitan dengan kerangka waktu untuk penyelidikan dan undang-undang pembatasan.

DJ Seksi Hobi Balapan

DJ Seksi Hobi Balapan Jakarta - Bagi mereka yang gemar clubbing, pasti akrab dengan profesi DJ atau Disk Jockey. Gadis manis bernama Yoan Yolanda ini juga menjalani profesi yang kini semakin diminati wanita itu. Menariknya di luar pekerjaan malamnya itu, Yoan ternyata suka balapan.

"Gue suka kebut, dan suka-suka yang ekstrem-ekstrem, bahkan pake motor Harley juga berani ngebut. Hobi itu gue lakuin sejak 3 tahun yang lalu.," aku Yoan saat menjalani sesi foto dengan sebuah motor.

Tak jarang, gadis dengan tinggi badan 175 cm itu mengikuti setiap ajang balap digelar di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Saat ini Yoan tengah asyik balapan dengan mobil Yarisnya. "Kalau balapan sekarang pakai Toyota Yaris 2010," ucap dara kelahiran 4 Oktober 1990

Dan untuk menopang hobi barunya itu, Yoan rela mengucurkan uang Rp 200 juta untuk memodifikasi kendaraan hatchback tersebut.

"Mobil gue buat hingga tampil JDM. Beberapa komponen mesin diganti, interionya juga. Pokoknya habis hampir satu mobil Yaris," jujur angggota club mobil Auto Mobile Bandung ini.

Dengan mobil Toyota Yaris dambaannya, di sirkuit Yoan mengaku berani memacu hingga batas kecepatan mobil.