Sunday, May 31, 2015

Lorenzo Cetak Hat-trick, Rossi Belum Absen dari Podium

Lorenzo Cetak Hat-trick, Rossi Belum Absen dari PodiumJakarta - Performa tangguh ditunjukkan Yamaha di MotoGP Italia. Jorge Lorenzo tampil sebagai juara dan mencetak hat-trick, Valentino Rossi juga mempertontonkan aksi yang tak kalah menawan.

Lorenzo keluar sebagai juara dengan catatan waktu 41 menit 39,173 detik. Ia start sangat solid, dengan mengalahkan Andrea Iannone sebagai pemegang pole position saat lomba dimulai -- dan mampu mempertahankan posisinya terus di depan sampai balapan selesai.

Kemenangan ini sekaligus menunjukkan bahwa Lorenzo mulai on fire, karena selalu menang dalam tiga seri berturut-turut. Sebelumnya, di tiga seri pertama ia selalu finis di luar podium.

Tak kalah gemilang adalah Rossi. Tercecer di posisi kesembilan saat start, namun perlahan tapi pasti ia menyodok ke depan, mengalahkan sejumlah rivalnya, dan finis di urutan ketiga. Dengan demikian The Doctor selalu naik podium dalam 6 seri tergelar sejauh ini.

Di antara Lorenzo dan Rossi adalah Iannone, yang tampil konsisten dalam menjaga kecepatannya. Inilah podium kedua pebalap Ducati itu setelah di seri pertama mencapai posisi tiga besar di Qatar.

Nasib sial dialami sang juara bertahan, Marc Marquez. Rider Honda itu terjungkal dari tunggangannya di 6 lap terakhir, dan untuk kedua kalinya harus retired di musim ini.


(ddn/ddn)

Ada Aturan Warna di STNK, Tidak Bisa Gonta-ganti Bodi Mobil Copen, Daihatsu?

Ada Aturan Warna di STNK, Tidak Bisa Gonta-ganti Bodi Mobil Copen, Daihatsu?Ubud - Daihatsu Motor melengkapi mobil sport coupe mungil Copen dengan sederet fitur canggih, diantaranya atap yang bisa dibuka tutup dan bagian bodi yang bisa dibongkar pasang dengan bagian sama namun berwarna berbeda.

Hanya, di Indonesia fitur penggantian bodi dengan warna berbeda bisa menimbulkan masalah lain, karena aturan di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dengan jelas mencantumkan jenis warna kendaraan.

"Iya, ini harus diakui bisa tidak sesuai dengan STNK. Karena mobil ini dirancang dengan mengacu pada pasar Jepang, sebagai kei car sport. Sementara di sana, STNK tidak menyebut warna," papar Technical Service Head PT Astra Daihatsu, Ahmad Syaufi, saat ditemui di Ubud, Bali.

Menurutnya, proses bongkar pasang bagian bodi mobil, itu bisa dilakukan karena Daihatsu menggunakan rangka mobil D-Frame. Konsep rangka ini, kata Saufi, memungkinkan mobil menggunakan bagian bodi, kecauli pintu, yang berbahan ringan seperti plastik resin.

Sehingga bukan lagi pelat besi, baja, atau bahkan alumunium. Karena bobot material resin yang ringan itulah, maka bagian-bagian tersebut dengan mudah dibongkar pasang. Bahkan waktu yang dibutuhkan bisa kurang dari 30 menit.

"Umumnya, di Jepang, pemilik mobil itu mengganti bagian bodi dengan bagian yang sama namun berwarna berbeda. Pilihan warna bisa disesuikan dengan kebutuhan atau kondisi tertentu. Sesuai warna pakaian saat menghadiri pesta, atau lainnya," ucap Marketing Director PT ADM, Amelia Tjandra.

Karena fleksibilitas fitur unik itulah, Copen di Jepang banyak diganderungi oleh kalangan usia muda atau mereka yang berjiwa muda. "Mobil termasuk salah satu kei car terlaris di Jepang," ucap Amelia.
Halaman 1 2 »

(arf/ddn)

Mau Ferrari 488 GTB? Ini Bocoran Harganya di Indonesia

Mau Ferrari 488 GTB? Ini Bocoran Harganya di IndonesiaKuala Lumpur - Ferrari Indonesia sudah mengumumkan bakal memperkenalkan 488 GTB terbaru, pada Juli 2015 mendatang. Berapa banderolnya saat mobil dijual di Indonesia?

Meski Ferrari tidak memiliki harga banderol pasti, mengingat setiap pemesanan Ferrari sesuai dengan selera konsumen. Usut punya usut, kabarnya Ferrari 488 bakal dibanderol US$ 900.000 atau sekitar Rp 12 miliar.

"Untuk Ferrari 488 GTB terbaru kurang lebih bakal dibanderol US$ 900.000," bocor salah satu karyawan Ferrari Indonesia yang ditemui di sela-sela touring komunitas Ferrari ke Singapura dan Malaysia.

"Tapi sebenarnya kalau harga Ferrari itu tidak bisa dipastikan. Kan sesuai dengan keinginan konsumen. Tapi untuk standarnya sepertinya bakal dibanderol US$ 900.000," tambahnya.

Tentu kehadiran mobil super ini di Indonesia patut untuk ditunggu, soalnya kalau melihat dari jantung pacu, Ferrari 488 GTB ini menggendong mesin V8 turbo berkapasitas 3.902 cc yang mampu menghasilkan tenaga 660 hp dan torsi maksimum 760 Nm pada 8.000 rpm.

Dengan mesin tersebut, Ferrari 488 GTB ini mampu berakselerasi 0-200 km/jam dalam waktu 8,3 detik. Wow, cukup fantastis bukan?

Secara tampilan, Ferrari 488 GTB ini didesain khusus dengan memiliki beberapa elemen yang inovatif. Supercar terbaru Ferrari ini memiliki spoiler depan ganda, serta seluruh bodinya didesain secara aerodinamis dan lampu yang sudah menggunakan LED.

Pada interiornya, dilengkapi dengan satellite control cluster, ventilasi udara miring dan panel instrumen yang modern yang akan memudahkan pengemudi.

Suasana kabinnya juga dibuat sangat sporty dan tetap mengutamakan kenyamanan berkendara. Ferrari juga telah menyematkan banyak fitur klasik, seperti batang kemudi, beberapa konsol pada dashboar dan lain sebagainya.


(lth/ddn)

Meski Pasar Menurun, Pangsa Pasar Daihatsu Masih Naik

Meski Pasar Menurun, Pangsa Pasar Daihatsu Masih NaikUbud - PT Astra Daihatsu Motor meyakini model Daihatsu masih mendapatkan tempat di hati konsumen meski di tengah pasar otomotif nasional yang tengah muram. Optimisme itu didasari fakta, meski penjualan mobil secara nasional turun termasuk merek Daihatsu, namun porsi pangsa pasar merek ini justru mengalami peningkatan.

"Sepanjang Januari hingga April lalu penjualan kami memang turun, tapi market share kami masih naik. Untuk wholesales naik dari 15,4 persen menjadi 16,5 persen, dan ritel dari 15,4 persen menjadi 16,2 persen," papar Marketing Director PT ADM, Amelia Tjandra saat ditemui di Ubud, Bali.

Amelia merasa bersyukur lagi karena selama ini pihaknya hanya memiliki tujuh model saja. Jumlah itu relatif kecil dibanding merek lain yang jumlahnya jauh lebih banyak. Dia meyakini tren postif penguasaan pasar atau kontribusi Daihatsu terhadap pasar mobil nasional akan terus bertumbuh.

"Mudah-mudahan seperti itu, karena Mei ini kita perkirakan juga masih bagus," ucapnya tanpa menyebut angka karena masih dalam proses pelporan dari seluruh diler.

Penjualan terbesar Daihatsu secara wholesales, kata Amelia, dibukukan oleh Gran Max yang mencapai 28.525 unit atau sekitar 47,5 persen dari total penjualan wholesales.

Penumbang penjualan terbesar lainnya adalah Daihatsu Xenia yang sekitar 20,5 persen, dan citycar Daihatsu Ayla. Penyerapan Daihatsu Gran Max baik pikap maupun MPV yang cukup banyak oleh segmen korporat atau market fleet.

"Terbanyak adalah pabrik rokok sebagai armada distribusi produk mereka," ujar Amelia.
Halaman 1 2 »

(arf/ddn)

SAIC-GM-Wuling Tertarik Ikut Program Mobil Murah di Indonesia

SAIC-GM-Wuling Tertarik Ikut Program Mobil Murah di IndonesiaJakarta - General Motors (GM) berpartner dengan pabrikan otomotif asal Tiongkok untuk membangun pabrik mobil baru di Indonesia. Rupanya, SAIC-GM-Wulling (SGMW) yang merupakan perusahaan patungan antara GM Tiongkok, SAIC dan Wuling Motors tertarik ikut program Low Cost Green Car (LCGC/mobil murah ramah lingkungan).

Direktur Industri Alat Transportasi Darat Kementerian Perindustrian Soerjono mengatakan, SGMW sepertinya tertarik untuk mengikuti program LCGC atau mobil murah ramah lingkungan yang ada di Indonesia. Tapi, sejauh ini SGMW belum mengajukan proposalnya kepada pemerintah.

"Mereka belum apply untuk ikut program LCGC. Mereka harus menunggu pabriknya selesai dulu di tahun 2017 mendatang," kata Soerjono beberapa hari lalu.

Ketika ditanya wartawan bukankah pengajuan proposal untuk memenuhi persyaratan program LCGC itu dilakukan sebelum pabrik rampung? Soerjono mengatakan tidak seperti itu, SGMW tetap harus mendirikan pabriknya dulu di Indonesia.

"Mereka harus menunggu pabriknya jadi dulu, sekarang kan belum jelas seperti apa. Kita lihat saja nanti seperti apa," lugas Soerjono.

Sebelumnya sudah dikabarkan pabrik SGMW di Indonesia itu akan memiliki kapasitas produksi sebanyak 150.000 unit per tahunnya dan SGMW itu tidak main-main karena telah berinvestasi membangun pabrik tersebut dengan dana sebesar Rp 8,5 triliun.


(ady/ddn)

Selain Skutik, Honda Juga Merajai Penjualan Motor Sport di Yogya

Selain Skutik, Honda Juga Merajai Penjualan Motor Sport di YogyaYogyakarta - Dari segi penjualan, skuter matik (skutik) Honda menjadi 'penguasa' di Yogyakarta. Motor sport dari pabrikan berlogo sayap mengepak itu pun masih nomor satu di sana.

Hal itu berdasarkan data yang dirilis oleh Astra Motor Yogyakarta sebagai diler utama di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), eks Karesidenan Kedu dan eks Karesidenan Banyumas. Menurut Marketing Region Head Astra Motor Yogyakarta, Budi Hartanto, motor matik Honda di wilayah itu menguasai 80,1 persen pangsa pasar.

Seacara total, Astra Motor Yogyakarta telah melepas 18.500 unit motor Honda ke tangan konsumen di bulan Aprill 2015. Angka itu meningkat dibandingkan dengan Maret yang tercatat sebesar 17.500 unit.

"April 18.500 unit, Maret 17.500, market share 75,1 persen. Dari Januari tren (market share) kita meningkat. Januari itu masih di angka 74 persen. Tiga bulan pertama penjualan stabil dari 17.500 sampai 18 ribuan," kata Budi di Yogyakarta.

Dari angka itu, setidaknya 78 persen didominasi oleh skutik. Honda BeAT Series masih nomor satu dengan menyumbang 35-40 persen dari total penjualan.

"BeAT rata-rata 7 ribu sampai 8 ribu di 3 wilayah kami. Kedua Vario 125 baru vario 110. Bulan ini diprediksi, pertama BeAT, kedua Vario 125, Vario 150, Vario 110, Scoopy kemudian Spacy," sebut Budi.

Selain skutik, motor sport Honda di Yogyakarta pun masih nomor satu. Motor sport dari Honda, menurut Budi, sudah menguasai 42 persen pangsa pasar.

"Di Yogya motor sport kita menang. Cuma menangnya belum telak. Market share motor sport Honda 42 persen, kompetitor 31 persen. Tapi kita belum puas, karena kita enggak menang telak. Targetnya motor sport kita bisa menguasai pasar ke angka 50 persen," akunya.


(rgr/ddn)

Naik Kereta Tua di Ambarawa, Capek Pun Hilang

Naik Kereta Tua di Ambarawa, Capek Pun HilangAmbarawa - Sebelum bertolak ke Solo, Jawa Tengah, para Smart Rider mampir ke Ambarawa terlebih dahulu setelah riding selama sekitar satu setengah jam dari Yogyakarta. Di Ambarawa, rombongan Honda Smart Adventure diajak naik kereta tua. Capek setelah riding jauh pun hilang.

Kereta ini terbilang tua. Sebab, kereta ini sudah mulai beroperasi dari tahun 1907.

Di dalam kereta, Smart Rider disuguhkan pemandangan berupa pematang sawah yang dikelilingi gunung. Tak mau membuang momen langka, mereka langsung selfie.

Candaan pun dilontarkan rombongan turing Honda Smart Adventure. Ada yang berlagak seperti pedagang asongan di kereta ekonomi.

"Nasi panas, yang haus yang haus," canda beberapa rider seperti sedang di kereta ekonomi luar kota.

Ivan Saihu, Smart Rider dari komunitas Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Chapter Jogja mengaku terkesan dengan perjalanan naik kereta Ambarawa ini. Rasa lelah setelah riding dari Yogya pun hilang.

"Keren. Hilang capeknya. Pemandangannya oke, terus keretanya juga. Enggak kayak kereta lainnya. Ini kereta tua, keluaran 1907," kata Ivan.

Salah satu petugas Stasiun Ambarawa, Wisnu Wibowo mengatakan, perjalanan wisata kereta Ambarawa ini menempuh jarak 12 km dari Stasiun Ambarawa ke Stasiun Tuntang PP dengan waktu satu jam. Menurutnya, kereta ini beropersi di waktu-waktu tertentu.

"Startnya untuk kereta reguler setiap hari Minggu dan hari libur nasional. Ada 3 perjalanan, jam 10 pagi, jam 12 dan jam 14. Kapasitas kereta 120 orang.


(rgr/ddn)