Saturday, July 9, 2016

Perusahaan Asal China Ini Kembangkan Mobil Bertenaga Surya

Perusahaan Asal China Ini Kembangkan Mobil Bertenaga SuryaBeijing - Perusahaan energi yang kini juga memproduksi mobil asal China, Hanergy mengumumkan rencana peluncuran mobil listrik. Mobil listrik yang dikembangkan oleh Hanergy ini dibekali panel surya untuk menyuplai tenaga listrik.

Seperti dilansir Leftlanenews, Minggu (10/7/2016), mobil listrik ini dilengkapi dengan panel surya tipis. Panel surya itu mampu menyimpan tenaga listrik delapan hingga 10 kilowatt setelah berdiri di bawah sinar matahari selama lima atau enam jam.

Angka itu sudah cukup untuk membuat mobil menempuh jarak hingga 80 km.

Meski jangkauan 80 km itu tidak jauh, baterai mobil listrik ini masih bisa dicas seperti baterai mobil listrik lainnya. Dikatakan, baterai mobil listrik ini bisa menjangkau jarak total 350 km.

Hanergy telah mendemonstrasikan teknologinya dalam bentuk empat buah konsep di Beijing. Keempat konsep tersebut bernama Solar R, Solar O, Solar L, dan Solar A. Salah satu mobil itu dibuktikan berfungsi ketika CEO Hanergy, Li Hejun mengendarainya di atas panggung peluncuran.
(rgr/ddn)

Dodge Challenger Generasi Terbaru Lahir pada 2019?

Dodge Challenger Generasi Terbaru Lahir pada 2019?Auburn Hills - Dodge dikabarkan akan melakukan perubahan besar pada model Challenger generasi terbaru. Challenger generasi terbaru dikabarkan lahir sekitar tahun 2019.

Dilansir Motor1, Minggu (10/7/2016), Challenger edisi terbaru itu akan menggunakan platform yang sama dengan Alfa Romeo Giulia. Artinya, model ini menggunakan penggerak roda belakang.

Perubahan ini kabarnya akan menambah kedinamisan pada mobil, handling yang lebih baik, dan menjadikan mobil ini sebagai kendaraan yang lebih gesit.

Belum ada konfirmasi resmi untuk penggunaan mesin. Namun diperkirakan mobil ini akan menggunakan mesin V6 atau V8.

Sebagai pembanding, Challenger Hellcat generasi sa at ini menggunakan mesin HEMI V8 6.2 liter. Mesin itu mampu menyemburkan tenaga hingga 707 daya kuda.

Untuk generasi terbaru ini, diharapkan mesin yang akan digunakan nanti adalah Hellcat V8 yang di-upgrade sehingga setidaknya bisa menyemburkan tenaga hingga 750 daya kuda.
(rgr/rgr)

Ada Tax Amnesty, Honda Harap Penjualan Motor Bisa Naik

Ada Tax Amnesty, Honda Harap Penjualan Motor Bisa NaikSurabaya - PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) main dealer Honda Motor Jatim Nusra optimis penjualan sepeda motor mampu penuhi target 900 ribu meski secara nasional penjualan motor mengalami penurunan hinga 8 persen.

Beberapa alasan optimisme bisa penuhi target penjualan diantaranya dari hasil pertanian dan disahkannya tax amnesty. Optimisme ini disampaikan Presdir PT MPM Honda Motor, Suwito di Surabaya beberapa waktu lalu.

"Mudah mudahan dengan tax amnesti, uang bisa mengalir, orang yang naik motor bisa beli motor high end serta Jatim sudah mulai panen (tebu dan tembakau) tapi ada yang mengancam yakni hujan ancam panen tembakau," kata Suwito.

Dari data penjualan Ho nda Motor di Jawa Timur, kelas matic berkontribusi 79,6 persen di susul kelas sport yang terus mengalami kenaikan. "Hingga bulan Mei, sport berkontribusi 14,9 persen dan terakhir kelas cup 6,7 persen," ungkap dia.

Sedangkan pendapatan sparepart ditarget mengalami kenaikan 20 persen dari tahun lalu sekitar Rp 600 juta. "Untuk spare part pertumbuhannya cukup bagus, kita target sekitar Rp 700 juta lebih," imbuh Suwito.

Untuk produk anyar Honda, motor bebek yang berkonsep grand touring, Supra GTR 150 saat ini baru terjual sekitar 300 unit sejak diluncurkan. "Ini merupakan masalah distribusi saja sehingga penjualannya baru sekitar 300 an unit," pungkas dia.

Antisipasi Mudik

Sementara itu selama mudik ini, Honda menyiapkan 248 mekanik selama 24 jam selama arus mudik. Ratusan mekanik ini akan standby di program Bale Santai Honda (BSH) mulai 1-7 Juli.
(ze/ddn)

Warna Apa yang Paling Keren untuk Mobil Super?

Warna Apa yang Paling Keren untuk Mobil Super? London - Saat membeli mobil, orang menentukan pilihan warnanya. Jika tidak ada warna yang cocok kadang ada orang yang batal beli mobil.

Tak terkecuali untuk mobil super. Mobil yang memiliki performa dahsyat, dan membuat orang senang untuk selfie bareng. Dalam rubrik feature article kali ini, kita akan melihat warna-warna favorit mobil super yang tengah ditawarkan oleh pabrikan saat ini.

Siapa tahu suatu saat, Otolovers akan bisa membeli mobil super, ya?

Berikut warna favoritnya seperti dilansir dari Carbuzz, Sabtu (9/7/2016).

Friday, July 8, 2016

Terjebak Macet di Dalam Mobil, Sebaiknya Buka atau Tutup Jendela?

Terjebak Macet di Dalam Mobil, Sebaiknya Buka atau Tutup Jendela?Jakarta - Situasi dilematis dihadapi para pemudik yang terjebak macet selama berjam-jam. Menutup jendela rapat-rapat bisa membuat mereka kehabisan oksigen, sedangkan membuka jendela akan membiarkan emisi gas buang kendaraan masuk ke kabin.

Emisi gas buang kendaraan bermotor mengandung karbon monoksida (CO) yang sangat beracun. Gas ini mengikat molekul hemoglobin (Hb) dengan sangat kuat sehingga darah tidak mampu mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh. Karena kebanyakan mesin kendaraan tetap menyala saat kondisi jalan macet, maka lebih disarankan menutup jendela mobil.

"Pada saat kemacetan, bila menggunakan kendaraan mobil, disarankan untuk tetap berada di d alam kendaraan mobil asalkan tidak ada kebocoran gas ke dalam ruang kabin kendaraan," demikian dikutip dari rsuppersahabatan.co.id, Jumat (8/7/2016).

"Tutup jendela dan pintu kendaraan mobil untuk mengurangi masuknya asap polusi dan partikel ke dalam kendaraan. Nyalakan AC dengan mode recirculate, jangan mode outdoor circulate yang mengambil udara dari luar," lanjut artikel yang dirilis khusus untuk menanggapi kemacetan arus mudik lebaran tersebut.



Namun berlama-lama berada dalam mobil yang tertutup rapat juga punya risiko. Sistem pernapasan manusia akan mengubah oksigen (O2) yang ada dan mengubahnya menjadi karbon dioksida (CO2). Jika oksigen terus menipis, lama kelamaan penumpang di dalam mobil tidak bisa bernapas. Dalam kondisi tertentu, pilihan untuk membuka jendela agar terjadi pertukaran udara, juga perlu dipertimbangkan.

"Bila terjadi kemacetan total dan udara di luar tidak panas, matikan mesin mobil untuk mengurangi polusi udara di sekitar kemacetan," saran artikel tersebut.

Dalam situasi terjebak macet, kegiatan lain yang bisa menambah polusi udara sebaiknya dihindari. Termasuk di antaranya adalah merokok.
(up/ddn)

6 Tips Meninggalkan Mobil Kala Mudik

6 Tips Meninggalkan Mobil Kala Mudik Jakarta - Saat pergi berlibur atau mudik, sebagian orang memilih menggunakan kendaraan pribadi dan sebagian lagi memilih menggunakan kendaraan umum seperti pesawat, bus atau kereta.

Jika Anda termasuk golongan yang kedua dan memilih meninggalkan kendaraan di mobil, ada baiknya anda memperhatikan beberapa tips ini.

Kalau mobil ditinggalkan dalam jangka waktu yang cukup lama, dan tanpa penjagaan, Anda tentu perlu memastikan mobil tetap aman dan tidak mengalami kerusakan. Berikut detikOto sarikan tipsnya dari berbagai sumber.

Harga Jual Mobil-mobil Ini Anjlok Drastis

Harga Jual Mobil-mobil Ini Anjlok DrastisWashington - Harga jual kembali mobil-mobil berukuran kecil dan kompak seperti Toyota Yaris, Honda Jazz, Ford Fiesta disebut mengalami penurunan tajam sampai 26,1 persen. Padahal mobil seperti ini memiliki konsumsi BBM yang bagus.

Harga jual kembali mobil-mobil kecil itu diprediksi akan terus menurun sampai 3 tahun ke depan.

"Mobil kecil sekarang permintaannya lagi turun dan mobil berukuran besar justru diminati," ujar Wakil Presiden Black Book Anil Goyal seperti dilansir USA Today, Jumat (8/7/2016). Black Book adalah sebuah perusahaan analisis di Amerika.

Dalam survei lainnya yang dirilis Consumer Reports memperlihatkan pengendara masih menginginkan mobil dengan konsumsi BBM yang bagus. Dari hasil survei terhadap 1.052 orang dewasa, sekitar 84 persen konsumsi BBM adalah faktor penting, dan 73 persen responden merasa pemerintah harus tetap meneruskan ketentuan konsumsi BBM.

Sekitar 60 persen responsen mengaku akan mengeluarkan uang lebih banyak untuk mobil yang irit BBM.

"Konsumen menginginkan kendaraan yang tidak menghabiskan uang mereka dengan cepat, baik itu untuk perbaikan atau bahan bakar," ujar Shannon Baker-Branstetter dari Consumers Union.

Namun Goyal mengatakan calon pembeli mobil masih mementingkan nilai jual keseluruhan sebuah mobil ketimbang konsumsi BBM.

"Produsen sudah meningkatkan konsumsi BBM untuk mobil crossover dan SUV, tapi bukan itu pendorong utama penjualan," ujar Goyal.


(ddn/ddn)