Friday, June 14, 2013

Dubes Malaysia: RI dan Malaysia Bersama Lahirkan Mobil

Dubes Malaysia: RI dan Malaysia Bersama Lahirkan Mobil Jakarta - Indonesia dan Malaysia merupakan dua negara di Asia Tenggara dengan pasar otomotif yang besar. Dubes Malaysia Dato Syed Munshe Afdzaruddin merasa Indonesia dan Malaysia harus bersatu untuk menaklukkan pasar otomotif dunia.

"Kalau kita melihat Proton saat ini memang ini produk dari Malaysia, tapi kalau kita melihat ke depannya bisa saja Proton bakal menggunakan berbagai produk dari Indonesia (perbanyak lokal komponen asal Indonesia)," katanya di Jakarta.

"Dan kedepannya lagi saat teknologi lebih maju (teknologi Indonesia) ini bisa saja masuk Proton. Ini bisa membina perekonomian kedua negara melalui dunia otomotif," tambahnya.

Setelah negara ASEAN banyak belajar dari negara maju di Eropa, kenapa tidak membanggakan merek lokal (ASEAN).

"Kenapa kita membanggakan kereta (mobil) asing saja, kenapa tidak membanggakan merek dari lokal saja dengan kualitas terbaik. Tetapi kualitas terbaik kita sebanding dengan pabrikan asing itu harus disokong oleh masyarakat," katanya.

Bahkan dirinya memastikan bisa saja di masa mendatang Indonesia dan Malaysia bertukar teknologi dalam dunia otomotif.

"Pertukaran teknologi, kita bisa saja bertukar teknologi. Kenapa tidak? Tentu saja bisa, Insyaallah kedepannya jika ada mobil asean, denagn pemimpin dan pebisnis yang berpikir kedepan, dan menjadikan pasar Indonesia menjadi pasar terbesar dipasar ASEAN. Bisa saja nantinya kita mentransfer produk, misalnya dalam membuat pesawat, sayapnya dari spanyol, mesinnya dari Prancis, akhirnya tenaga kerja yang digunakan berbeda, teknologi terus berkembang (di Indonesia dan Malaysia)," ujarnya.

Mengenai sedan Proton yang baru saja diluncurkan di Jakarta, yakni Preve, Dato Syed Munshe nmenyatakan dirinya telah memiliki Proton Preve.

"Iya saya ada Proton Preve, kalau kalian (detikOto) mau mencoba silakan, kalau tidak dikasih gunakan punya saya saja," ujarnya dengan nada bercanda.

(ddn/ddn)

Melajukan Mobil dengan RPM Rendah pada Gigi Tinggi

Melajukan Mobil dengan RPM Rendah pada Gigi Tinggi Jakarta - Hallo detikOto, saat ini saya penguna mobil Ertiga GX, selama setahun menggunakan memang tarikan mobil ini jauh lebih baik dan lebih irit apalagi dengan menggunakan persneling tinggi pada maksimal 2.000 RPM.

Yang ini saya tanyakan :

1. Apakah ada efek samping dengan kebiasaan mengemudi pada rpm rendah maksimal 2.000 pada gigi 5 pada kecepatan maksimal 60km/jam konstan dengan kondisi jalan datar dan bebas macet?

2. Setiap berapa km sebaiknya throttle body dibersihkan dengan injektor cleaner?

Terima kasih.
cyberworld3011@gmail.com
Padang

Jawaban:

Hallo juga, salam detikOto.

Menggunakan gigi tinggi semisal gigi 5 dalam putaran mesin rendah sebenarnya baik selama putaran mesin berada di rentang 2.500-2.800 rpm, dengan begitu maka konsumsi BBM akan bisa dihemat.

Usahakan jangan terlalu rendah karena ketika putaran mesin terlalu rendah dan mendadak kita butuh akselerasi bisa terjadi knocking pada mesin, kalau hal ini sering terjadi maka komponen mesin akan cepat rusak.

Satu hal yang hrs diingat cari tahu torsi maksimum dari kendaraan yang kita pakai, dengan begitu ketika kita melakukan perpindahan gigi pada peak torsi maka penghematan BBM juga bisa dilakukan dan yang paling penting berkendaralah dengan kecepatan konstan 70-90 km/jam.

Menjawab pertanyaan kedua, throttle body sebaiknya dibersihkan berbarengan ketika tune up, kalau kebersihannya terjaga maka performa mesin juga akan terjaga, sedangkan untuk injector cukup dibersihkan setiap 40.000 km atau 1 tahun satu kali.

Demikian, semoga membantu. Salam

Ajat Sudrajat-Twin Garage.

(ddn/ddn)

Melajukan Mobil dengan RPM Rendah pada Gigi Tinggi

Melajukan Mobil dengan RPM Rendah pada Gigi Tinggi Jakarta - Hallo detikOto, saat ini saya penguna mobil Ertiga GX, selama setahun menggunakan memang tarikan mobil ini jauh lebih baik dan lebih irit apalagi dengan menggunakan persneling tinggi pada maksimal 2.000 RPM.

Yang ini saya tanyakan :

1. Apakah ada efek samping dengan kebiasaan mengemudi pada rpm rendah maksimal 2.000 pada gigi 5 pada kecepatan maksimal 60km/jam konstan dengan kondisi jalan datar dan bebas macet?

2. Setiap berapa km sebaiknya throttle body dibersihkan dengan injektor cleaner?

Terima kasih.
cyberworld3011@gmail.com
Padang

Jawaban:

Hallo juga, salam detikOto.

Menggunakan gigi tinggi semisal gigi 5 dalam putaran mesin rendah sebenarnya baik selama putaran mesin berada di rentang 2.500-2.800 rpm, dengan begitu maka konsumsi BBM akan bisa dihemat.

Usahakan jangan terlalu rendah karena ketika putaran mesin terlalu rendah dan mendadak kita butuh akselerasi bisa terjadi knocking pada mesin, kalau hal ini sering terjadi maka komponen mesin akan cepat rusak.

Satu hal yang hrs diingat cari tahu torsi maksimum dari kendaraan yang kita pakai, dengan begitu ketika kita melakukan perpindahan gigi pada peak torsi maka penghematan BBM juga bisa dilakukan dan yang paling penting berkendaralah dengan kecepatan konstan 70-90 km/jam.

Menjawab pertanyaan kedua, throttle body sebaiknya dibersihkan berbarengan ketika tune up, kalau kebersihannya terjaga maka performa mesin juga akan terjaga, sedangkan untuk injector cukup dibersihkan setiap 40.000 km atau 1 tahun satu kali.

Demikian, semoga membantu. Salam

Ajat Sudrajat-Twin Garage.

(ddn/ddn)

Dubes Malaysia: RI dan Malaysia Bersama Lahirkan Mobil

Dubes Malaysia: RI dan Malaysia Bersama Lahirkan Mobil Jakarta - Indonesia dan Malaysia merupakan dua negara di Asia Tenggara dengan pasar otomotif yang besar. Dubes Malaysia Dato Syed Munshe Afdzaruddin merasa Indonesia dan Malaysia harus bersatu untuk menaklukkan pasar otomotif dunia.

"Kalau kita melihat Proton saat ini memang ini produk dari Malaysia, tapi kalau kita melihat ke depannya bisa saja Proton bakal menggunakan berbagai produk dari Indonesia (perbanyak lokal komponen asal Indonesia)," katanya di Jakarta.

"Dan kedepannya lagi saat teknologi lebih maju (teknologi Indonesia) ini bisa saja masuk Proton. Ini bisa membina perekonomian kedua negara melalui dunia otomotif," tambahnya.

Setelah negara ASEAN banyak belajar dari negara maju di Eropa, kenapa tidak membanggakan merek lokal (ASEAN).

"Kenapa kita membanggakan kereta (mobil) asing saja, kenapa tidak membanggakan merek dari lokal saja dengan kualitas terbaik. Tetapi kualitas terbaik kita sebanding dengan pabrikan asing itu harus disokong oleh masyarakat," katanya.

Bahkan dirinya memastikan bisa saja di masa mendatang Indonesia dan Malaysia bertukar teknologi dalam dunia otomotif.

"Pertukaran teknologi, kita bisa saja bertukar teknologi. Kenapa tidak? Tentu saja bisa, Insyaallah kedepannya jika ada mobil asean, denagn pemimpin dan pebisnis yang berpikir kedepan, dan menjadikan pasar Indonesia menjadi pasar terbesar dipasar ASEAN. Bisa saja nantinya kita mentransfer produk, misalnya dalam membuat pesawat, sayapnya dari spanyol, mesinnya dari Prancis, akhirnya tenaga kerja yang digunakan berbeda, teknologi terus berkembang (di Indonesia dan Malaysia)," ujarnya.

Mengenai sedan Proton yang baru saja diluncurkan di Jakarta, yakni Preve, Dato Syed Munshe nmenyatakan dirinya telah memiliki Proton Preve.

"Iya saya ada Proton Preve, kalau kalian (detikOto) mau mencoba silakan, kalau tidak dikasih gunakan punya saya saja," ujarnya dengan nada bercanda.

(ddn/ddn)

Thursday, June 13, 2013

Ini Dia Calon Bos Ferrari yang Baru

Ini Dia Calon Bos Ferrari yang Baru Maranello - Chief Executive Officer (CEO) pabrikan mobil super asal Italia, Ferrari Luca di Montezemolo dikabarkan akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai bos di Ferrari.

Santer terdengar kalau siapa pengganti Montezemolo sudah tersebar. Kandidat yang paling kuat dan ramai diperbincangkan yakni pria berusia 65 tahun yang merupakan mantan bos pemasaran Fiat dan konsultan salah satu program Ferrari.

Ya, beliau adalah Lapo Elkann. Nama ia begitu ramai diperbincangkan sebagai kandidat paling kuat untuk menjadi bos Ferrari yang baru. Demikian dilansir Financial Times, Jumat (14/6/2013).

Kesempatan itu semakin kuat karena Elkann merupakan saudara kandung dari Chairman Fiat saat ini John Elkann. Lapo Elkann merupakan pria kelahiran New York pada tahun 1977 silam.

Jika benar Lapo Elkann akan menggantikan Montezemolo maka tugas yang harus diembannya cukup berat karena Ferrari dibawah asuhan Montezemolo kembali meraup keuntungan terutama pada 2012 yang berhasil menjual 7.318 unit supercar.

Hasil itu cukup menghasilkan keuntungan yang terbaik sepanjang sejarah. Dan untuk tahun ini terhitung Januari hingga Mei Ferrari sudah menjual 1.800 unit mobil atau menngkat 4 persen dibanding tahun lalu di periode yang sama.

(ady/ddn)

Di Singapura, Pengantin Pakai Mobil Super Pagani Zonda

Di Singapura, Pengantin Pakai Mobil Super Pagani Zonda Singapura - Mobil pengantin Mercy atau BMW mungkin jadi tiada apa-apanya dibanding mobil satu ini. Lihat saja mobil super Italia, Pagani Zonda dihias jadi mobil pengantin!

Mobil super Pagani Zonda tersebut tertangkap kamera di salah satu hotel mewah St Regis, Singapura. Mobil asal Italia tersebut terparkir di lobi hotel.

Layaknya mobil pengantin pada umumnya, di atas kap mesin supercar itu terdapat hiasan bunga warna merah dengan pita putih. Demikian dilansir carbuzz, Jumat (14/6/2013).

Sedangkan warna mobil itu hitam dan putih. Lumayan kontras untuk memeriahkan hari bahagia pengantin.

Tidak dijelaskan siapa yang mengemudikan mobil super itu ketika menuju ke hotel. Apakah dikemudikan oleh mempelai pria atau juga mempelai wanita saat ke perayaannya.

Untuk menambahkan kesan mobil pengantin, pada buritan Pagani Zonda ditempel papan yang bertuliskan 'Just Married'.

Pagani Zonda diperkuat mesin 5.987 cc dengan transmisi 6-speed sequential gearbox. Mesin tersebut mampu melontarkan tenaga 760 horsepower dan bisa bergerak dari 0-100 km/jam dalam hitungan waktu 3,4 detik.

(ikh/ddn)

Uji Ketangguhan Mobil Keluarga Terbaru KIA

Uji Ketangguhan Mobil Keluarga Terbaru KIA Jakarta - Carens termasuk mobil yang membuat pecinta KIA penasaran. Kira-kira bagaimana performa mobil yang disiapkan untuk Indonesia. Apakah setara dengan mobil Eropanya?

Nah untuk mengetahui bagaimana performa All New Carens di kerasnya jalanan aspal Indonesia, PT KIA Mobil Indonesia mengajak detikOto dan media lainnya untuk mengendarai Carens.

Rute test drive kali ini dimulai dari kantor KIA di Sunter ke Jungleland, Bukit Sentul, Bogor.