Friday, June 20, 2014

Chevy: Semua Tipe Spin Tetap Kami Pasarkan

Chevy: Semua Tipe Spin Tetap Kami PasarkanJakarta - Chevrolet Indonesia mengklarifikasi pemberitaan detikOto sebelumnya mengenai penghentian penjualan Spin berkapasitas 1.2 L. Chevrolet menuturkan semua varian Spin akan tetap mereka produksi dan pasarkan.

Artikel itu dimuat detikOto pada Selasa (17/6/2014) dengan judul: Chevy Spin 1.2 Liter Kini Hanya untuk Fleet.

"Sehubungan dengan isi berita yang mengutip bahwa Chevrolet Indonesia akan menghentikan penjualan Chevrolet Spin 1.2L, dengan ini kami sampaikan bahwa, sampai saat ini Chevrolet Indonesia tetap berkomitmen untuk menyediakan dan memasarkan semua varian Chevrolet Spin (Spin 1.2 dan 1.5 bensin serta Spin 1.3 diesel) kepada masyarakat Indonesia," ujar PR Director PT General Motors Indonesia Maria Sidabutar kepada detikOto, Jumat (20/6/2014).

Chevrolet lanjut Maria, akan terus mengamati dan menyesuaikan varian kendaraan dengan permintaan pasar yang ada.


Agar Terlihat Pengguna Mobil, Jangan Lupa Nyalakan Lampu Motor

Agar Terlihat Pengguna Mobil, Jangan Lupa Nyalakan Lampu Motor Jakarta - Ini pentingnya menyalakan lampu motor saat berkendara. Pengendara mobil dari spionnya bakal lebih gampang melihat keberadaan pengendara motor.


Keterangan Foto :
Contoh berkendaran dengan aman: menyalakan lampu depan, memakai perlengkapan berkendara dan berkendara dengan hati-hati. (Foto: Jimmy Mintohardjo Doho/Street Shot).

Ibu yang Perkasa

Ibu yang Perkasa Jakarta - Seorang ibu yang luar biasa, berkendara dengan dua anaknya sekaligus membawa dua buah karung besar di depan dan belakang motornya.


Keterangan Foto :
Luar biasa sekali kemampuannya dalam menjaga keseimbangan dalam berkendara. (Foto Isnanto Sumariajie/Street Shot).

Menperin: Kendaraan Bermotor Produksi Indonesia Kualitasnya Oke!

Menperin: Kendaraan Bermotor Produksi Indonesia Kualitasnya Oke!Jakarta - Ekspor utuh Toyota untuk pertama kalinya dilakukan pada tahun 1987. Ekspor tersebut terus menunjukan pertumbuhan yang signifikan setiap tahunnya. Bahkan ke depannya juga diperkirakan ekspor produk otomotif nasional akan terus meningkat.

Pernyataan itu diungkapkan langsung oleh Menteri Perindustrian, M.S Hidayat di sela-sela acara Container of Toyota Parts and Component Export di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Sunter Plant 1, Jakarta, Jumat (20/6/2014).

"Kendaraan bermotor yang diproduksi di Indonesia memiliki kualitas yang baik sehingga bisa diterima dengan baik di negara lain," ujar Hidayat.

Hidayat melanjutkan, ekspor untuk CBU (Complete Build-up) tahun 2012 mencapai 125.000 unit, tahun 2013 sebanyak 170.000 unit, sedangkan ekspor produk CKD (Completed Knock-down) periode yang sama yakni tahun 2012 mencapai 100.000 unit dan tahun 2013 mencapai 105.000 unit.

"Dengan terus memperkenalkan beberapa produk unggulan dalam negeri, maka saya yakin ekspor produk otomotif nasional ke depan akan meningkat," katanya.

Selain itu, menurut Hidayat pada tahun 2014 ini akan mencapai 200.000 ekspor CBU, dan 110.000 unit CKD. Kinerja eksport tersebut akan dipertahakan dan ditingkatkan sehingga Indonesia akan menjadi basis produksi otomotif di dalam dan diluar.

"Saya mengimbau, agar terus menerus memberdayakan industri komponen lokal serta SDM agar produk yang dihasilkan mampu bersaing di pasar internasional," pungkasnya.


'Sudah Saatnya Ada Grand Livina Termewah'

Jakarta - Nissan Jumat ini memperkenalkan varian tertinggi New Nissan Grand Livina Highway Star Autecth. Nissan merasa sudah saatnya mobil serbaguna mereka memiliki versi Autech.

"Kenapa baru sekarang? Ini strategi kita untuk memperkenalkan Autech dan ini tidak terlambat," kata General Manager Marketing Strategy and Communication Division PT Nissan Motor Indonesia Budi Nur Mukmin, di Mall Taman Anggrek Jakarta, Jumat (20/6/2014).

Nissan terakhir kali merilis Grand Livina Highway Star Autech pada 2011 lalu.

"Karena kalau melihat ke belakang versi original Grand Livina dengan yang mengalami perubahan itu memiliki jarak 1,5 tahun, dan perubahan terakhir Grand Livina itu baru terjadi 2011 kemarin. Dan kalau ditarik kembali itu berjarak yang sama," tambahnya.

Seperti diketahui bersama hadirnya Nissan New Grand Livina Highway Star Autech memperkokoh posisi Nissan di segmen 7 penumpang medium MPV. Mobil diklaim Nissan akan menawarkan semua yang dibutuhkan sebagai kendaraan keluarga, dengan fungsionalitas dalam kenyamanan MPV rasa sedan dan tampilan Stylish.

Perubahan terlihat pada tampilan eksterior, yang dirancang secara spesifik dan mendetail untuk menghadirkan kesan dinamis dan elegan yang didambakan oleh setiap keluarga.

Eksterior bagian depan tampil maskulin namun halus dengan perubahan radiator grill yang unik dengan bar lurus yang terkesan modern, serta tambahan aksen metal di bumper depan dan bumper molding. Tampilan samping juga terlihat lebih macho dengan tambahan side dan aero kit terbaru.

Bagian interior juga mendapat sentuhan manis yang memang diperuntukan memanjakan pengendara dengan kemewahan dalam mobil. Autech juga menerapkan aksen wood grain di bagian C-Cluster dan sekeliling power window.

Jok berkulit lembut dengan jahitan yang kontras. Steering wheel juga dibungkus dengan kulit lembut, dan setir ini juga tlah dilengkapi dengan switch panel untuk memudahkan pengemudi mengganti saluran radio atau mengubah volume audio system tanpa membahayakan keselamatan selagi mengemudi.


Thursday, June 19, 2014

Toyota: Mengekspor Mobil Itu Tidak Mudah

Toyota: Mengekspor Mobil Itu Tidak MudahJakarta - Toyota Indonesia pertama kali melakukan ekspor kendaraan utuh pada tahun 1987. Saat itu Kijang Super atau Kijang generasi ke-3 menjadi model ekspor Toyota yang dikirimkan ke beberapa negara di kawasan Asia-Pasifik.

Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono mengakui, tantangan untuk meningkatkan ekspor itu tidak mudah. Selain menuntut standar kualitas yang tinggi, upaya peningkatan ekspor juga sangat tergantung pada kondisi perekonomian negara tujuan.

"Karena itu kami terus berupaya mempeluas pasar agar mempunyai alternatif pasar yang lebih beragam sehingga risiko perkembangan kondisi perekonomian suatu negara tujuan kurang menguntungkan tidak begitu berdampak pada pencapaian target ekspor kami," papar Warih di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Sunter Plant 1, Jakarta, Jumat (20/6/2014).

Selain itu, tantangan yang tidak kalah beratnya adalah penanganan di area logistik. Menggenjot volume ekspor lebih lanjut, tidak dapat terwujud tanpa dukungan infrastruktur dalam negeri yang memadai seperti jalan, pelabuhan dan sebagainya.

Ini tidak hanya terkait pada ketepatan waktu pengiriman, tapi juga terkait dengan kondisi alam dan iklim. Mengantar produk sampai ke negara tujuan dengan aman juga membutuhkan perhatian ekstra.

"Seperti ekspor mesin TR dari TMMIN ke Kazakhastan, itu perlu penanganan khusus karena iklim dan moda transportasinya yang jauh berbeda dengan negara tujuan ekspor lainnya selama ini," bebernya.

Untuk dapat mencapai Kazakastan lanjut Warih, mesin buatan TMMIN harus menggunakan kombinasi 2 moda transportasi yakni laut dan darat. Tantangan yang dihadapai adalah suhu yang tergolong ekstrim, karena bisa mencapai minus 40 derajat celcius dan juta moda transportasinya. Karena jauh dari laut maka untuk mencapai negara itu harus menggunakan kereta api.
Halaman 1 2 »

Nissan Yakin Jual 250 Grand Livina Termewah Per Bulan

Nissan Yakin Jual 250 Grand Livina Termewah Per BulanJakarta - PT Nissan Motor Indonesia (NMI) menargetkan penjualan varian tertinggi Nissan New Grand Livina Highway Star Autech hingga 3.000 unit per tahun atau mencapai 250 unit per bulan.

"Kami menargetkan Nissan Grand Livina premium ini akan mencapai 3.000 unit per tahun atau 250 unit setiap bulannya," ujar General Manager Marketing Strategy and Communication Division NMI Budi Nur Mukmin.

Menurutnya Nissan Grand livina versi tertinggi membuka segmen baru. Jika dibagi dengan porsi segmentasinya, Nissan Grand Livina berada di tengah-tengah antara Innova dan Avanza.

"Kita itu di tengah-tengah antara Toyota Avanza dan Innova," ujarnya.

Seperti diberitakan detikOto sebelumnya, Nissan New Grand Livina Highway Autech, yang merupakan kelas tertinggi dari Grand Livina.

Perubahan terlihat pada tampilan eksterior, yang dirancang secara spesifik dan mendetail untuk menghadirkan kesan dinamis dan elegan yang didambakan oleh setiap keluarga.

Eksterior bagian depan tampil maskulin namun halus dengan perubahan radiator grill yang unik dengan bar lurus yang terkesan modern, serta tambahan aksen metal di bumper depan dan bumper molding. Tampilan samping juga terlihat lebih macho dengan tambahan side dan aero kit terbaru.

Bagian interior juga mendapat sentuhan manis yang memang diperuntukan memanjakan pengendara dengan kemewahan dalam mobil. Autech juga menerapkan aksen wood graindi bagian C-Cluster dan sekeliling power window.

Jok berkulit lembut dengan kontras stitching menghadirkan kenyamanan bagi pengendara dengan penuh gaya.

Steering wheel juga dibungkus dengan kulit lembut, dan stir ini juga tlah dilengkapi dengan Switch panel untuk memudahkan pengemudi mengganti saluran radio atau merubah volume audio system tanpa membahayakan keselamatan saat mengemudi.