Sunday, July 12, 2015

Sampai Juni, 500 Ribu Xenia Tersebar di Indonesia

Sampai Juni, 500 Ribu Xenia Tersebar di IndonesiaJakarta - Daihatsu Xenia di Indonesia seakan menjadi mobil sejuta umat. Populasinya di Indonesia sudah mencapai angka 500 ribuan sampai Juni 2015.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 2004 silam, Xenia langsung diserbu konsumennya. Dari catatan wholesales yang diberikan pihak PT Astra Daihatsu Motor (ADM), sebanyak 22.006 unit Xenia telah dijual Daihatsu pada tahun itu.

Tren permintaan Daihatsu Xenia semakin meningkat saban tahunnya. Puncaknya ada di tahun 2012. Di tahun tersebut, Daihatsu melepas 73.418 unit.

Namun, lepas dari tahun 2012, penjualan Xenia justru melorot. Maklum, kondisi pasar di tiga tahun belakangan ini memang sedang tidak kondusif.

Di tahun 2013, Daihatsu menjual 64.611 unit dan tahun 2014 46.517 unit. Sementara tahun 2015 ini, dari Januari sampai Juni Daihatsu sudah mengirim 19.129 unit.

Namun, penjualan di tahun 2015 diperkirakan akan terus bertambah per bulan sampai Desember nanti. Totalnya, sejak 2004 sampai Juni 2015, 515.865 unit Daihatsu Xenia sudah tersebar ke seluruh Indonesia.

Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso mengatakan, secara retail selama periode Januari sampai Juni 2015 ini, Daihatsu sudah menjual Xenia dengan rata-rata 3.188 unit per bulan.
Halaman 1 2 »

(rgr/ddn)

Lamborghini Concept S 2006 Siap Dilelang

Lamborghini Concept S 2006 Siap DilelangNew York -  Pada 2005 silam, Lamborghini telah memamerkan sebuah mobil konsep yakni Lamborghini Concept S. Kini, mobil konsep tersebut dijadwalkan untuk dilelang di New York pada November mendatang.

Seperti dilaporkan Leftlanenews, Minggu (12/7/2015), konsep yang didasarkan dari Lamborghini Gallardo ini telah dipamerkan ke publik di Geneva Motor Show 2005 sebagai studi desain. Mobil ini menampilkan sepasang saute vent windshield dan kabin yang terpisah dengan lembaran logam yang disebut Lamborghini sebagai tulang.

Concept S ini menghasilkan respon positif dari masyarakat umum. Karenannya, Lamborghini memutuskan untuk memproduksi contoh kedua yang bisa berfungsi dan lebih dekat dengan produksi massal.

Pabrikan yang berbasis di Sant'Agata Bolognese itu awalnya merencanakan untuk memproduksi 100 unit mobil ini. Namun, proses produksinya ternyata memakan waktu begitu lama dan memakan biaya yang tidak sedikit. Alhasil, produksi berhenti setelah hanya satu unit yang telah diproduksi.

Lamborghini Concept S ini meminjam mesin V10 5.0 liter milik Gallardo yang mampu menyemburkan tenaga hingga 520 daya kuda ke empat rodanya. Odometernya hanya tercatat 110 mil (177 km).

Diprediksi, Lamborghini Concept S akan terjual dengan penawaran antara US$ 2,4 juta hingga US$ 3 juta atau setara dengan Rp 31 miliar hingga Rp 39 miliaran.


(rgr/ddn)

Yamaha Kebut Produksi NMAX ABS dan Non ABS

Yamaha Kebut Produksi NMAX ABS dan Non ABSJakarta -  Skuter bongsor terbaru dari Yamaha, NMAX langsung mendapatkan tempat khusus di hati masyarakat Indonesia. Apalagi setelah meluncurkan NMAX versi non ABS, hanya dalam waktu beberapa jam langsung ludes sebanyak 1.000 unit.

Asisten GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Mohammad Masykur menjelaskan, untuk mengejar permintaan NMAX non ABS yang mencapai 1.000 unit pihaknya harus mengebut proses produksinya. Karena setelah lebaran harus sudah dikirimkan ke tangan konsumen.

"Kita adakan lembur untuk memproduksi NMAX non ABS. Produksinya terdiri dari 2 shift dan akan dilakukan hingga Senin (13/7/2015) mendatang," ungkap Masykur di Pulogadung, Jakarta Timur.

Menurut Masykur, pengiriman NMAX akan dimulai setelah lebaran, karena mulai Senin mendatang pemerintah sudah melarang untuk mengirim motor ke luar Pulau Jawa. Untuk Pulau Jawa sudah dilarang sejak Jumat (10/7/2015).

"Pengiriman akan kita lakukan di H plus 3 (tiga hari setelah Idul Fitri). Makanya kita kebut produksinya," katanya.

Tak hanya itu, dikebutnya produksi NMAX tidak hanya berlaku untuk model non ABS tapi juga versi ABS yang akan diekspor ke Eropa. Sedikitnya ada 4.880 unit NMAX ABS 125 yang harus diekspor setelah lebaran ke negara-negara di Eropa.

"Produksi yang untuk ekspor juga dilakukan. Kita kejar untuk bisa cepat mengirimkan ke konsumen," lugasnya.


(ady/rgr)

Sampai Juni, Ada 500 Ribu Mobil Xenia yang Ada di Indonesia

Sampai Juni, Ada 500 Ribu Mobil Xenia yang Ada di IndonesiaJakarta - Daihatsu Xenia di Indonesia seakan menjadi mobil sejuta umat. Populasinya di Indonesia sudah mencapai angka 500 ribuan sampai Juni 2015.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 2004 silam, Xenia langsung diserbu konsumennya. Dari catatan wholesales yang diberikan pihak PT Astra Daihatsu Motor (ADM), sebanyak 22.006 unit Xenia telah dijual Daihatsu pada tahun itu.

Tren permintaan Daihatsu Xenia semakin meningkat saban tahunnya. Puncaknya ada di tahun 2012. Di tahun tersebut, Daihatsu melepas 73.418 unit.

Namun, lepas dari tahun 2012, penjualan Xenia justru melorot. Maklum, kondisi pasar di tiga tahun belakangan ini memang sedang tidak kondusif.

Di tahun 2013, Daihatsu menjual 64.611 unit dan tahun 2014 46.517 unit. Sementara tahun 2015 ini, dari Januari sampai Juni Daihatsu sudah mengirim 19.129 unit.

Namun, penjualan di tahun 2015 diperkirakan akan terus bertambah per bulan sampai Desember nanti. Totalnya, sejak 2004 sampai Juni 2015, 515.865 unit Daihatsu Xenia sudah tersebar ke seluruh Indonesia.

Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso mengatakan, secara retail selama periode Januari sampai Juni 2015 ini, Daihatsu sudah menjual Xenia dengan rata-rata 3.188 unit per bulan.
Halaman 1 2 »

(rgr/ddn)

Hingga Juni 2015, Audi Jual 902.400 Unit di Seluruh Dunia

Hingga Juni 2015, Audi Jual 902.400 Unit di Seluruh DuniaIngolstadt -  Hingga Juni 2015, Audi AG memastikan telah mengirim 902.400 unit keseluruh mobil ke konsumen mereka di dunia. Hal itu sekaligus membuat penjualan Audi AG di dunia meningkat 3,8 persen.

Seperti terulis dalam laman resmi Audi, bahkan angka yang diraih tersebut menorehkan sejarah baru untuk pabrikan Jerman, dengan mampu menjual 900 ribu unit lebih hanya dalam kurun waktu 6 bulan.

Audi AG juga mengatakan, penjualan Audi kali ini terbanyak di benua Amerika yang meningkat hingga 12,4 persen. Dan sebanyak 157.450 unit telah dikirimkan ke tangan konsumen di sana.

"Tahun 2015 menjadi tahun yang menantang bagi kami, dan kami memenuhi tantangan dan telah di jalur yang tepat," kata Member of the Board of Management for Sales and Marketing di AUDI AG, Luca de Meo.

"Banyak pasar yang saat ini tengah mengalami kesulitan, seperti di Asia dan Eropa Timur. Selain itu, kami sedang mempersiapkan generasi terbaru dalam berbagai model untuk menambah volume dan pasar. Dan ini bisa membuat penjualan naik sekitar 40 persen dari penjualan global kami," tambahnya.

Angka penjualan fantastis Audi kali ini rupanya tidak hanya terpaku pada satu model saja, meski tiap wilayah menentukan model apa saja yang paling terlaris.

Di seluruh dunia penjualan terbaik Audi diraih Audi A3, dimana penjualan A3 meningkat hingga 35 persen menjadi 195.350 mobil. Kemudian disusul Audi Q3 yang naik 7,5 persen atau sekitar 100.950 unit, dan Q5 mencapai 126.500 unit atau meningkat 3,9 persen.
Halaman 1 2 »

(lth/rgr)

Cara Mengatasi Tangki Bensin yang Bocor

Cara Mengatasi Tangki Bensin yang Bocor Jakarta -  Masalah tangki bensin kendaraan yang bocor, biasanya disebabkan oleh kendaraan Anda yang sudah tua atau Anda yang kurang melakukan perawatan kendaraan Anda sehingga besi pada tangki menjadi kropos dan mengeluarkan rembesan cairan bahan bakar. Hal tersebut bisa diatasi dengan menggunakan resin, berikut caranya.

Saturday, July 11, 2015

Yamaha: Percuma DP Turun 5 Persen Tapi Kondisi Ekonomi Tetap Jelek

Yamaha: Percuma DP Turun 5 Persen Tapi Kondisi Ekonomi Tetap JelekJakarta -  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menurunkan uang muka untuk kendaraan bermotor. Untuk mobil menjadi 20 persen dan sepeda motor 15 persen. Penurunan sebesar 5 persen itu diyakini oleh Yamaha tidak akan mempengaruhi penjualan.

Asisten GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Mohammad Masykur menuturkan, pengaruhnya sangat kecil. Sebab, percuma juga jika uang muka diturunkan 5 persen tapi kondisi ekonomi di Indonesia masih seperti ini.

"Karena karakter pengguna motor di Indonesia itu untuk saat ini lebih mementingkan isi perut (sembako). Seperti bensin sudah tidak disubsidi, listrik dan lain sebagainya," ucap Masykur di Pulogadung, Jakarta Timur.

Menurut Masykur, sejak efek Bahan Bakar Minyak (BBM) naik di akhir tahun 2014 lalu, para diler sepeda motor sudah banyak melakukan cara untuk menggaet konsumen.

Seperti memberikan voucher pembelian sepeda motor, uang muka ringan dan lain sebagainya. Tapi itu tidak berpengaruh.

"Apalagi ini yang hanya diturunkan 5 persen. Sekarang itu konsumen lebih mementingkan kebutuhan pokok. Sekarang seharusnya kebutuhan pokok dulu yang dibenahi lalu fokus untuk meningkatkan penjualan kendaraan," katanya.


(ady/rgr)