Monday, May 5, 2014

Baju Baru Honda BeAT

Baju Baru Honda BeAT Jakarta - PT Astra Honda Motor (AHM) merilis Honda BeAT FI dengan tampilan terbaru yang lebih atraktif dan stylish untuk memberikan pilihan yang beragam bagi konsumen sehingga dapat memperkuat kepemimpinan Honda di segmen skutik entry level.


Keterangan Foto :
Karyawan AHM melakukan proses perakitan sepeda motor Honda BeAT FI di pabrik perakitan AHM, Cibitung. Pool/Honda/detikFoto.

Force India Bidik Peringkat Tiga Klasemen Konstruktor

Force India Bidik Peringkat Tiga Klasemen KonstruktorJakarta - Penampilan oke yang ditunjukkan Force India di awal musim F1 2014 ini membuat Nico Hulkenberg optimistis. Menurutnya, finis di peringkat tiga klasemen konstruktor bisa jadi target realistis unruk timnya.

Hulkenberg menjadi salah satu pebalap yang tampil oke di awal musim ini. Dia selalu mendapat poin di empat seri balapan yang sudah digelar dengan finis di posisi lima dan enam masing-masing sebanyak dua kali.

Hulkenberg --yang kini menduduki peringkat empat di klasemen pebalap-- bersama Sergio Perez terus menyumbang angka untuk Force India. Tim yang berbasis di Silverstone itu pun kini menempati posisi tiga klasemen konstruktor dengan 54 poin, di bawah Mercedes dan Red Bull.

Melihat penampilan oke yang ditunjukkan timnya di awal musim, Hulkenberg pun puas. Pebalap asal Jerman itu pun menyerukan tekad timnya untuk terus menjaga posisi di klasemen hingga musim usai.

"Ini mungkin berjalan lebih baik daripada yang kami harapkan setelah tes musim dingin dan bagus bisa terus mendapat poin. Kami ada di posisi tiga dan kami ingin tetap ada di sana," sahut Hulkenberg seperti dikutip Sky Sports.

"Kerja keras selama musim dingin terbayar, tapi kami tahu bahwa Formula One adalah balapan yang selalu berkembang dan hal-hal bisa berubah dari satu pekan ke pekan lainnya. Jadi kami harus terus bekerja keras untuk menjaga posisi kami," katanya.


Amerika Sudah Tarik 13 Juta Mobil

Amerika Sudah Tarik 13 Juta MobilWashington - Dalam empat bulan pertama tahun ini di Amerika Serikat sudah ada 13 juta kendaraan yang ditarik (recall). Bila laju recall terus seperti ini, rekor 30 juta kendaraan yang kena recall dalam setahun sangat mungkin terlewati.

Bila di Indonesia kata recall masih dianggap tabu oleh sebagian produsen kendaraan di Indonesia. Namun di Amerika Serikat, recall adalah bentuk tanggung jawab perusahaan para barang yang dijualnya. Bila telat melakukan recall, perusahaan malah akan dikenai denda tinggi oleh pemerintah Amerika.

Mengutip data-data dari LA Times, dan USA Today, sepanjang tahun 2014 yang baru berjalan 4 bulan ini sudah ada 13 juta kendaraan yang ditarik di negeri Paman Sam. Recall terbaru dilakukan oleh Mercedes-Benz ketika melakukan penarikan terhadap 284.000 unit C300, C300 4Matic, C350 dan C63 AMG yang dibangun antara tahun 2007 dan 2011.

Penarikan itu dilakukan karena Mercy khawatir pada sambungan listrik yang lemah bisa mengakibatkan kegagalan atau peredupan lampu belakang dan lampu rem yang pada akhirnya meningkatkan risiko tabrakan belakang. Mobil yang terkena recall ini dijual di Amerika Serikat dan Kanada.

Sebelumnya, General Motors telah merecall sekitar 6 juta kendaraan termasuk recall bulan lalu yang melibatkan 2,2 juta Chevrolet Cobalts dan kendaraan lain karena saklar pengapian rusak dan diduga menyebabkan 13 kematian. Atas masalah ini, GM sekarang harus menghadapi penyelidikan federal dan terancam denda besar.

Mazda di awal bulan ini juga merecall 109.000 Tribute karena masalah di kemudi. BMW tiga pekan lalu mengumumkan penarikan kembali 156.000 sedan sport dan SUV di AS karena masalah dengan mesin enam silinder di kendaraannya.

Recall besar lainnya tahun ini termasuk 650.000 Jeep Grand Cherokee dan Dodge Durangos, 1 juta mobil dari Nissan, 900.000 Honda Odyssey dan sekitar 700.000 mobil hybrid Toyota Prius.

Awal bulan ini Ford juga menarik lebih dari 400.000 mobil untuk diperbaiki bagian-bagian frame.

Bila laju recall tahun ini terus secepat sekarang, maka di akhir tahun nanti bisa jadi rekor recall terbanyak yang terjadi pada 2004 ketika 30,8 juta kendaraan kena recall akan terlewati.


Toyota Ekspor 33.327 Unit Mobil di Triwulan Pertama 2014

Toyota Ekspor 33.327 Unit Mobil di Triwulan Pertama 2014Jakarta - PT Toyota Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengumumkan pencapaian volume ekspor terbaik pada kuartal pertama di 2014 yang mengalami peningkatan hingga 6 persen. Tidak tanggung-tanggung sebanyak 33.327 unit kendaraan telah dikirim ke 70 negara di kawasan Asia-Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika dan kepulauan Karibia.

Padahal di 2013 Toyota hanya mampu mengekspor kendaraan mencapai 31.501 unit.

"Toyota Indonesia sudah mengekspor lebih dari 33.000 unit kendaraan berbagai tipe pada kuartal pertama tahun 2014. Berdasakan data Gaikindo total volume ekspor kendaraan Indonesia kuartal pertama tahun 2013 seebesar 44.645 unit," kata Wakil Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono, di Ancol, Selasa (6/5/2014).

"Ini artinya sekitar lebih dari 70 persen dari total volume ekspor kendaraan roda empat Indonesia disumbangkan oleh Toyota Indonesia," tambahnya.

Pencapaian hingga 33.327 unit kendaraan Toyota yang di ekspor secara utuh (CBU), tersebar masih dipegang oleh Toyota Fortuner mencapai 11,996 unit, disusul Kijang Inova mencapai 3,843 unit membuat pengiriman Toyota.

Tidak berhenti sampai disitu, Sedan Vios yang baru diperkenalkan pada Maret 2014, telah di ekspor mencapai 2.861 unit. Selanjutnya untuk Toyota Avanza, Yaris, Rush, dan Town Ace membukukan angka mencapai 14.627 unit.
Toyota Ikut Ekspor Komponen

Produsen Toyota di Indonesia rupanya tidak hanya lihai dalam memasarkan setiap model yang ada. Terbukti, selain dipercaya untuk mengekspor kendaraan secara utuh (CBU), Toyota juga ikut mengekspor kendaraan setengah jadi alias Complete Knock Down (CKD), komponen kendaraan, mesin bensin utuh tipe TR untuk seri kendaraan IMV, dan komponen mesin berupa silinder head ke mancanegara.

Dimana sepanjang kuartal pertama tahun 2014, Toyota telah mengekspor 9.580 unit CKD ke-6 negara. Lebih dari 15 juta komponen telah diekspor Toyota ke 16 negara.

Selain itu Toyota juga berhasil mengekspor hingga mesin utuh ke 12 negara sepanjang Januari-Maret 2014 mencapai 16.326 unit mesin. Terakhir Toyota juga berhasil mengekspor komponen silinder head ke Thailand sebesar 39.757 unit di kuartal pertama 2014.

Ini Mobil Konsep Honda yang Siap Diproduksi

 Ini Mobil Konsep Honda yang Siap DiproduksiTokyo - Kabar gembira kembali diumumkan oleh produsen mobil asal Jepang, Honda. Tak lama lagi, Honda akan memproduksi mobil konsepnya yang diberinama Honda S660.

Seperti dilansir, leftlanenews, worldcarfans, dan motortrend, Selasa (6/5/2014) kabar ini membuat pecinta Honda tersenyum. Bagaimana tidak mobil konsep ini baru saja diperkenalkan pada ajang Tokyo Motor Show 2013 lalu.

Rencananya, model roadster ini akan diproduksi di Yachigo Industry Company, dimana dipabrik Honda ini sangat dipercaya untuk memproduksi varian Kei Cars atau mobil kecil. Rencannaya S660 akan diproduksi pada akhir tahun 2014 dan siap dijual pada awal tahun 2015 di Jepang.

Seperti kita ketahui bersama, S660 merupakan mobil Evolusi dari EV-Ster dengan menggunakan tenaga listik, yang telah diperkenalkan pada 2011 lalu. Dengan menggendong mesin 660 cc 3 silinder turbocharged, yang mampu berlari hingga 64 tenaga kuda yang langsung dikawinkan dengan sistem transmisi CVT.

Lalu bagaimana dengan tampilan yang disajikan? Secara visual, S660 memiliki bentuk overall mirip dengan Beat sebuah convertible mungil yang telah diperkenalkan pada 1990. Namun perbedaan pada bagian belakang yang ikut menyelipkan styling milik Acura NSX Supercars yang saat ini sedang dikembangkan di pusat penelitian dan pengembangan Honda di Ohio.

Rencananya S660 meski di Jepang akan diperkenalkan dengan menggunakan mesin 3 silinder, tidak menutup kemungkinan akan ikut diperkenalkan di luar Jepang dengan mengusung mesin 4 silinder.


GM Sediakan Rumah dari Kontainer Bekas

GM Sediakan Rumah dari Kontainer BekasDetroit - Usaha yang dilakukan oleh produsen mobil General Motors (GM) patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, GM berencana untuk membuat desa kecil di dekat pabrik Hamtramck Assembly di Detroit yang rumahnya dibangun menggunakan kontainer bekas perusahaannya.

Dilansir laman Inautonews, Selasa (6/5/2014) dalam melancarkan rencananya ini, produsen mobil terbesar di Amerika ini menggandeng perusahaan nirlaba, Michigan Urban Farming Initiative (MUFI). Hal ini juga dilakukan agar dapat memberikan alternatif perumahan yang murah.

Nantinya, 85 persen bahan baku rumah itu menggunakan barang bekas yang diberikan oleh GM terutama bahan kontainer yang sudah tidak layak pakai tapi masih bisa dimanfaatkan untuk membuat rumah.

"Proyek inovatif ini memungkinkan fasilitas kami untuk memberikan kembali nilai lebih kepada masyarakat. Rencana ini juga secara tidak langsung membantu kebangkitan Detroit," ujar Detroit-Hamtramck Plant Manager, Doneen McDowell dalam kutipannya di gmauthority.com.

Selain itu, GM juga akan memberikan dana sebesar 1,7 juta US$ pada pendanaan melalui program tahunan kepada 209 organisasi di 45 kota yang berbeda dimana semua karyawan GM tinggal.

"Rumah ini dimulai dengan sebuah visi jangka panjang. Kami berharap proyek ini berfungsi sebagai sumber inspirasi bagi perumahan sejenis lainnya di seluruh kota," kata MUFI co-founder and vice president, Darin McLeskey.


Daftar Merek yang Mempersiapkan Mobil Autopilot

Daftar Merek yang Mempersiapkan Mobil Autopilot Jakarta - Dunia bakal seperti film fiksi ilmiah. Di masa depan mobil yang mampu berjalan sendiri tanpa dikemudikan manusia akan menyebar di jalanan. Merek-merek apa saja yang kini tengah mengembangkannya?

Era mobil autopilot memang di prediksi sudah di depan mata. Kurang dari dua dekade, mobil ini sudah akan ada di jalanan. Negara bagian California dan Nevada di Amerika Serikat malah sudah lebih dahulu mengizinkan mobil-mobil yang bisa berjalan sendiri untuk berkeliaran di jalanan mereka.

Untuk penjualan, mobil dengan teknologi autopilot di tahun 2025 diprediksi akan menginjak angka 230.000 unit atau kurang dari 1 persen dari 115 juta mobil yang terjual secara global di tahun itu.

Analis IHS Automotive Egil Juliussen mengatakan kalau pada 2035 angka itu diproyeksi akan membengkak berkali-kali lipat. Sebab pada tahun 2035, mobil berteknologi autopilot diprediksi akan terjual sebanyak 11,8 juta unit. "Atau 9 persen dari 129 juta mobil yang terjual secara global yang diharapkan pada tahun itu," kata Juliussen di Reuters.

Teknologi terkait autopilot ini sendiri dipandang banyak pengamat merupakan solusi praktis untuk menekan angka kecelakaan di jalan. Sebab, tidak bisa dipungkiri kalau sebagian besar kecelakaan disebabkan karena kesalahan manusia alias human error.

Nah setelah melirik bagian pertama yang membicarakan persiapan Volvo, Ford, Mercedes-Benz dan Audi, mari kita lirik produsen mobil mana lagi yang mengembangkan teknologi ini.