Wednesday, June 11, 2014

410 Unit Mobil KIA Jadi Armada Piala Dunia

410 Unit Mobil KIA Jadi Armada Piala DuniaSao Paulo - Sebentar lagi hajatan sepak bola sejagat akan dimulai. Banyak produsen yang menjadi sponsor di Piala Dunia Brasil 2014, termasuk pabrikan mobil KIA. Berbarengan dengan saudaranya, Hyundai, produsen mobil asal Korea ini baru saja menyerahkan mobil untuk menjadi armada selama Piala Dunia berlangsung.

Dalam keterangan resminya, KIA menyediakan 410 unit mobil yang akan digunakan sebagai kendaraan official Piala Dunia Brasil 2014. Mobil KIA itu nantinya akan digunakan sebagai kendaraan para pejabat, delegasi hingga pengunjung VIP.

"Piala Dunia tahun ini menandai prestasi KIA yang secara berturut-turut menjadi sponsor kompetisi sepak bola yang paling populer di dunia," tutur Vice President of the Overseas Marketing Group, KIA Motors Corporation, Soon-Nam Lee.

Sebagai partner resmi FIFA, KIA memasok kendaraan resmi dari berbagai model kepada panitia FIFA World Cup Brazil 2014. Model yang digunakan seperti KIA Sportage, Carnival, Cerato dan beberapa model lainnya yang tak kalah menariknya.

"Kami benar-benar senang bisa melanjutkan keterlobatan di turnamen ini. Kami percaya pemasaran di ajang sepakbola merupakan bagian integral dari visi kami untuk meningkatkan kesadaran merek KIA ke tingkat global dan menjadi produsen otomotif yang tangguh di pasar global," pungkasnya.


Pemilik Jaguar XF Ini Sebut Keledai Lebih Keren dari Mobilnya

Pemilik Jaguar XF Ini Sebut Keledai Lebih Keren dari MobilnyaNew Delhi - Kalau sudah dongkol, orang bisa mengungkapkannya dengan segala macam dan bahkan mungkin lucu. Seorang pemilik mobil mewah buatan Inggris, Jaguar XF, kecewa dengan mobil itu dan menyebutnya tidak lebih bagus dari seekor keledai!

Mengutip Rushlane, Rabu (11/6/2014), konsumen bernama Rahul Thakar memprotes pelayanan diler Cargo Motors Jaguar Land Rover di Ahmedabad. Pemilik itu menilai diler Jaguar tidak bisa memperbaiki masalah mekanis Jaguar XF warna yang dibeli beberapa bulan lalu.

Luapan emosi pun disampaikan Thakar dengan cara menarik mobil dengan 8 keledai menuju diler. Dia menyebutkan 8 keledai itu lebih baik daripada mobil mewah asal Inggris tersebut.

Kurang puas, dia menambah poster pada grill depan bertuliskan 'mobil palsu', 'perusahaan gadungan', 'service palsu' dan jerami di atas mobil. Thakar sangat emosi dengan pelayanan diler Jaguar di sana.

"Apakah seekor keledai lebih baik dari mobil seharga 5 juta rupee (Rp 995 juta). Ini lebih baik memiliki 6 motor becak daripada memiliki Jaguar. Lebih baik memiliki keledai daripada Jaguar," cetus Thakar.

Kasus ini cukup membuat pihak Jaguar Land Rover merasa malu. Tak lama setelah insiden itu, pihak Jaguar menghubungi pemilik yang marah dan berjanji untuk memperbaiki masalah pada mobil secepat mungkin.

Jaguar XF milik Thakar ini sudah diproduksi di India. Jaguar Land Rover memiliki pabrik yang terletak di kota Pune. Model yang diproduksi terdiri dari 2 pilihan mesin yaitu V6 3.0 liter diesel dan 2.2 liter diesel.





Curi Start di Lampu Merah

Curi Start di Lampu Merah Jakarta - Pengendara sepeda motor menerobos lampu merah karena jalanan sudah mulai lenggang, namun masih ada beberapa mobil yang masih melintas.


Keterangan Foto :
Foto: Zulfahmi Sanusi/Street Shot.

Asyiknya Ngebut Sampai 160 Km/Jam Pakai Yamaha R25

Asyiknya Ngebut Sampai 160 Km/Jam Pakai Yamaha R25 Jakarta - Ngebut sampai 160 km/jam? Tenang bro, ini bukan di jalanan umum kok, tapi di Sirkuit Sentul. Ya, Yamaha mengizinkan detikOto untuk menjajal kehandalan motor sport 250 cc terbarunya itu.

Seperti kita ketahui, Yamaha baru saja merilis motor sport R25 yang merupakan motor buatan Indonesia plus yang pertama di dunia. Jadi masyarakat Indonesia yang pertama kali bisa mencicipi motor ini, keren kan? Ya sudah tidak panjang lebar, yuk kita simak test ridenya

Tata Siapkan Mobil Kecil

Tata Siapkan Mobil KecilJakarta - Tata Motors diam-diam tengah mempersiapkan sebuah mobil kecil. Kabarnya, mobil yang memiliki kode nama Tata Kite itu akan diluncurkan pada 2015 mendatang.

Kelahiran mobil ini memang dimungkinkan. Suzuki Celerio pun kemungkinan akan menjadi lawan bagi mobil yang diperkirakan akan diproduksi di Gujarat, India tersebut.

Foto: Tata Vista, Si Kecil yang Lincah

Melihat segmen yang akan dimasukinya, besar kemungkinan pula kalau anak muda dan 'first time car buyers' yang akan menjadi sasarannya. Segmen ini --B Segment-- tiap tahunnya mengambil 30 persen dari total penjualan mobil yang ada di India.

Diperkirakan, mobil ini menggunakan platform Indica yang kemudian dimodifikasi.

Foto: Bolt, Senjata Tata Lawan Brio

Bila kabar tersebut benar, penetresi Tata Motors di mobil-mobil kecil nampaknya bakal makin massif saja. Sebab di akhir tahun ini Tata dikabarkan akan meluncurkan hatchback teranyar mereka, Bolt.


Harga Mobil Ini Rp 13 Miliar

Harga Mobil Ini Rp 13 Miliar Jakarta -

Berbeda dengan mobil kebanyakan yang makin hari harganya makin turun, Lamborghini Countach ini harganya malah terus naik. Lihat saja mobil lansiran 1975 ini. Meski sudah berumur, harganya masih mampu menembus Rp 13.9 miliar.



Keterangan Foto :
Lamborghini Countach dilelang di balai lelang Bonhams pada awal bulan ini. Istimewa/Bonhams.

Kualitas Jadi Perhatian Hyundai

Kualitas Jadi Perhatian HyundaiJakarta - Masyarakat Indonesia sudah pandai memilih kendaraan. Kualitas menjadi salah satu perhatian utama selain harga dan desain. Karena itu, Hyundai mengedepankan kualitas di setiap produknya.

Di model terbaru mereka, Grand i10, Hyundai menurut President Direktur PT Hyundai Mobil Indonesia Mukiat Sutikno hal itu kembali mereka buktikan.

Mobil yang diimpor langsung dari India itu dijanjikan memiliki kualitas yang lebih baik dibanding lawan-lawan di kelas city car.

Terlebih, kepercayaan diri Hyundai juga timbul karena desain mobbil ini tampil stylish berkat mantan designer pabrikan otomotif Jerman, Thomas Buerkle yang meracik mobil ini di Hyundai Russelsheim design studio di Jerman dengan menyusung concept design Hyundai yaitu “Fluidic Sculpture”.

"Kualitas adalah perhatian utama kami," janji Mukiat.

Dia lalu menjelaskan perihal karakter orang Indonesia yang kini cukup teliti terkait kualitas. "Sebab 70 persen pembeli mobil Indonesia kan membeli secara kredit. Jadi selain memikirkan masalah harga dan cicilan, kualitas juga mereka perhatikan. Kalau cicilannya hanya beda sedikit tapi kualitasnya beda jauh, mereka masih mau membayar lebih," ujarnya.

"Karena alasan itulah, setiap produk yang kami impor tidak kami downgrade. Semuanya kualitas global," pungkas Mukiat.