Thursday, January 14, 2016

Mitsubishi Indonesia Pacu Diri Jadi Pasar Pajero Sport Terbesar Dunia

Mitsubishi Indonesia Pacu Diri Jadi Pasar Pajero Sport Terbesar DuniaJakarta - Penjualan Sport Utility Vehicle (SUV) Mitsubishi Pajero Sport terbesar di dunia saat ini ternyata ada di Filipina. Kini, Mitsubishi Indonesia berniat untuk menyalipnya.

"Sekarang nomor 1 di Filipina, harapannya dengan model baru, Indonesia bisa jadi nomor satu. Selisihnya (penjualan) dengan Filipina juga tidak terlalu besar, hanya sekitar 100 â€ÂÂ" 160 unit saja. Dengan potensi (ekonomi) dan populasi yang ada, kita bisa (menggesernya),"  tutur Group Head Mitsubishi Motors Corporation Sales Group PT Krama Yudha Tiga Berlian, Imam Choeru Cahya, saat berkunjung ke kantor detik.com, Jumat (15/1/2016).

Menurut Imam, pasar SUV di Indones ia juga semakin berkembang. Meski tahun lalu pasar mengalami kelesuan, namun tahun ini diharapkan membaik, begitu pun dengan penjualan Pajero Sport.

"Terlebih dengan kehadiran All New Pajero Sport. Karena dari desain tampilannya semakin menarik dengan ground clearance yang tinggi, interiornya lebih memancarkan kemewahan, dan mesin juga mengalami penyempurnaan," kata Imam sambil menjelaskan soal Pajero Sport yang bagian depannya menggunakan konsep Dynamic Shield.

Sementara, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukan penjualan generasi lawas hingga November mencapai 8.747 unit. Sedangkan Imam mengklaim, varian berpenggerak 4x4 SUV ini mendominasi penjualan di kelasnya yakni 54 persen. Peluncuran All New Pajero Sport direncanakan bulan ini. Namun, PT KTB hingga saat ini masih merahasiakan tanggal peluncuran tersebut.

Yang pasti, bos besar Mitsubishi Jepang, Tetsuro Aikawa, menurut Head of MMC Public Relations Section KTB J erry Amran akan datang ke Indonesia untuk meluncurkan Pajero Sport. "Jadi sekarang lagi nyari tanggal yang cocok," ujarnya.
(arf/ddn)

Sport Coupe Infiniti Q60

Sport Coupe Infiniti Q60Detroit - Setelah sempat tertangkap kamera saat tengah diuji, produsen mobil mewah Infiniti akhirnya memperkenalkan Q60 Coupe. Berbagai keunggulan kelas atas diperlihatkan mobil yang satu ini.

Mobil ini memang sebelumnya sudah sempat dibocorkan pada Geneva Motor Show 2015. Dengan desain mewah bersama dengan grille double-arch bersama dengan pilar C, dan lampu LED headlights yang membuat mobil kian menawan.

"Sebagai versi generasi ketiga dari sport coupe Infiniti, Q60 dibangun dari warisan merek Infiniti dan sejarah kepemimpinan teknologi," ujar CEO Nissan Motor Co Carlos Ghosn dalam pernyataannya.

Kini tampilan Infiniti Q60 dikatakan lebih ramping 0,28 inci, yang disediakan untuk menyelipkan mesin V6 berkapasitas 3.0 liter, yang diadopsi dari keluarga mesin VR.

Menawarkan 2 mesin, satu mesin yang mampu menyemburkan 300 hp di 6.400 rpm dan torsi mencapai 295 lb-ft. Mesin ini bisa mencapai 23 mpg dan menghasilkan emisi gas buang mencapai 154 g/km.

Sedangkan untuk mesin keduanya, Infiniti akan menawarkan mesin dengan tenaga 400 hp dan torsi mencapai 350 lb-ft. Mengkonsumsi bahan bakar mencapai 24 mpg dan menghasilkan emisi gas buang mencapai 206 g/km.

Tidak puas, Infiniti Q60 juga akan menawarkan model sport coupe, dengan memiliki perbedaan pada pelek 20 inci atau 19 inci sebagai varian standar.

Dan yang membedakan dengan model standar, Q60 Sport ini akan memiliki beberapa pilihan mode penggerak. Yakni Standard, Snow, Eco, Sport, dan Sport+.

Nah buat yang menginginkannya, Infiniti Q60 ini akan mulai dijual akhir tahun ini.



(ddn/ddn)

Ekspor Toyota Naik 10 Persen Selama 2015

Ekspor Toyota Naik 10 Persen Selama 2015Jakarta - Kinerja ekspor Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) sepanjang 2015 mengalami peningkatan. Kontribusi terbesar ekspor Toyota diberikan oleh sedan Vios.

Sepanjang 2015, tercatat ekspor TMMIN mencapai 176.700 unit. Angka tersebut naik 10 persen dibanding tahun sebelumnya.

Melihat pencapaian tersebut, Wakil Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono berharap, ke depannya kinerja Toyota dapat terus berkembang. Khususnya saat menghadapi pasar bebas ASEAN.

"Ke depannya kami akan terus berupaya untuk dapat memberikan sumbangsih yang lebih baik lagi bagi perkembangan industri otomotif seiring dengan peningkatan ekspektasi publik terhadap kinerja Toyota, terutama dalam menghadapi pasar bebas ASEAN," ujar Warih, Jumat (15/1/2015).

"Produk-produk kita diproduksi negara lain. Enggak hanya Toyota. Bagi owner, memproduksi vehicle bisa di mana saja. Kalau kita punya daya saing tinggi, produktivitas tinggi, dan kualitas bagus, tentu saja produk ekspor kita buat di Indonesia," lanjutnya.

Kontribusi terbesar ekspor Toyota dicapai oleh model Vios dengan 51.500 unit, kemudian Fortuner 42.000 unit, Kijang Innova 14.200 unit, serta model lainnya seperti Yaris, Avanza, Rush, Town Ace/Lite, dan Agya dengan 69 ribu unit.
(nkn/rgr)

Daihatsu Luncurkan Sirion Sport

Daihatsu Luncurkan Sirion Sport Jakarta - Membuka 2016, Astra Daihatsu Motor (ADM) meluncurkan Sirion Sport. Mobil Daihatsu ini diklaim tampil lebih sporty dan cocok untuk anak muda di Indonesia.

Keterangan Foto :
Sirion Sport merupakan edisi spesial dari Daihatsu Sirion. Mobil ini tampil dengan konsep yang lebih sporty dan tersedia pada warna putih.

Wednesday, January 13, 2016

Toyota: Pasar Mobil 2015 Terendah dalam 4 Tahun Terakhir

 Toyota: Pasar Mobil 2015 Terendah dalam 4 Tahun TerakhirJakarta - Tahun 2015 merupakan tahun yang berat bagi industri otomotif. Toyota mencatat penjualan mobil sepanjang 2015 merupakan yang terendah dalam 4 tahun terakhir atau sejak 2012.

Berdasarkan data Gaikindo, pada 2012 untuk pertama kalinya pasar otomotif nasional berhasil menembus angka 1 juta yaitu mencapai 1,116 juta unit kemudian naik menjadi 1,229 juta unit pada 2013 dan 1,208 juta unit pada 2014.

"Dinamika perekonomian global seperti penurunan berbagai harga komoditas termasuk minyak bumi serta fluktuasi di pasar finansial berdampak kurang menguntungkan terhadap Indonesia, sehingga pertumbuhan perekonomian nasional terganggu. Kondisi ini mempengaruhi hampir semua sekt or industri, tak terkecuali otomotif," ujar Vice President Director PT Toyota-Astra Motor Henry Tanoto, di Jakarta.

Namun demikian, kepercayaan sebagian besar masyarakat yang masih cukup kuat, berhasil menahan penurunan pasar otomotif tidak terlalu dalam.

"Ini terlihat dari data penjualan otomotif nasional yang sempat menyentuh angka terendah pada Juli ke level 55 ribu dan secara meyakinkan kembali naik sampai 73 ribu pada Desember lalu," ujarnya.


(ddn/ddn)

Honda: Pasar Motor Trail Belum Besar, tapi Kami Perhatikan Terus

Honda: Pasar Motor Trail Belum Besar, tapi Kami Perhatikan TerusJakarta - Saat ini PT Astra Honda Motor (AHM) masih menganggap bahwa pasar motor trail masih kecil di Indonesia. Karenanya, AHM belum berniat memboyong motor trail ke Indonesia.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, A. Indraputra mengakui memang penggemar motor trail di Indonesia ada. Namun, kalau bicara jumlah, peminat motor trail tak terlalu banyak.

"Kita sih memperhatian terus. Kalau bilang pasar sih pasti ada. Cuma seberapa besar?," kata Indra menjawab pertanyaan detikOto saat ditemui di Kemang, Jakarta, Rabu (13/1/2016).

Dia melihat, penggemar motor trail di Indonesia lebih cenderung ke arah modifikasi. Menurutnya, dengan memodifika si motor menjadi motor trail harganya lebih murah.

"Lebih banyak pasar custom daripada datengin utuh yang harganya lebih tinggi. Sampai sekarang masih seperti itu. Tapi mungkin yang hobi banget mungkin prefer yang built up," katanya.

"Pasarnya ada. Tapi kembali lagi, seberapa besar. Misalnya pasarnya 100 orang, mungkin 75 persennya yang menengah ke bawah yang sanggup hanya bikin custom," lanjutnya.

Selain itu, sebelum menjual motor baru, Honda harus mempersiapkan segala hal. Termasuk layanan purna jual.

"Kan kalau kita masukin gitu-gitu kan enggak cuma masukin gitu aja. Kita harus mikirin after sales-nya, bantak faktor yang kita pertimbangkan," ujar Indra.
(rgr/ddn)

Tahun 2015, Setiap Harinya Ada Sekitar 17.000 Motor Baru di Jalanan

Tahun 2015, Setiap Harinya Ada Sekitar 17.000 Motor Baru di JalananJakarta - Penjualan sepeda motor di pasar domestik Indonesia sepanjang 2015 lalu sebanyak 6.480.155 unit, atau turun sekitar 17 persen dibanding tahun sebelumnya yang  sebanyak 7,8 juta unit. Itu berarti seharinya sekitar 17.000 unit motor baru dilempar ke pasaran Indonesia.

Varian skuter bertransmisi otomatis (skutik) menjadi varian paling laris.

"Sepanjang 2015 lalu, penjualan baru menggeliat di semester kedua. Karena pada awal-awal semester pertama hingga bulan kedua di kuartal kedua semester itu, banyak orang yang ragu-ragu karena ketidakpastian kondisi yang ada," tutur Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Sigit Kumala s aat dihubungi di Jakarta, Kamis (14/1/2015).

Pada saat itu, lanjutnya, masyarakat masih ragu-ragu untuk membeli sepeda motor karena dibayangi harga bahan pangan kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan. Sebagian lainnya merasa was-was terkena kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK), terutama yang bekerja di sektor manufaktur dan jasa.

"Karena saat itu, sejumlah perusahaan mengaku ada kesulitan dengan berbagai penyebab sehingga menyatakan akan melakukan PHK," ucap Sigit.

Sementara, stimulan untuk menggenjot perekonomian masih belum terasa karena masih melakukan konsolidasi dan penataan nomenklatur. Walhasil, penyerapan anggaran dan pelaksanaan kegiatan ekonomi produktif yang dipicu oleh belanja pemerintah belum terjadi.

Selain faktor-faktor itu, anjloknya harga komoditas perkebunan di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi seperti karet, sawit, kakao, dan lainnya turut menekan penjualan di daerah-daerah tersebut. Padahal, wilayah itu merupakan penyumba ng penjualan  terbesar di luar Pulau Jawa.

Data AISI menunjukkan, sepanjang 2015 penjualan varian skutik mencapai 4.877.725 unit, varian bebek 858.240 unit, dan sport 744.190 unit.

"Varian bebek masih banyak penggemarnya, baik di Jawa maupun luar Jawa. Peminat varian itu tidak hanya di pedesaan atau wilayah dengan kondisi infrastruktur jalan yang sulit saja, tetapi juga di kota," kata Sigit.
(arf/ddn)