Saturday, July 6, 2013

Chrysler 300C Teranyar Resmi Dijual di Indonesia

Chrysler 300C Teranyar Resmi Dijual di Indonesia Jakarta - Setelah diperkenalkan di ajang bergengsi Indonesia International Motor Show 2012 tahun lalu, akhirnya mobil ikonik Chrysler 300C resmi mengaspal di Indonesia dan siap memasuki segmen luxury car di tanah air.

Dengan dibanderol Rp 1,1 milliar off the road Jakarta, All New Chrysler 300C bakal menjanjikan kenyamanan dengan beragam fitur berteknologi canggih di dalamnya. Mobil yang didatangka dari Amerika ini yakin bisa mendapat respon positif di Indonesia seperti di negara lain.

"Reveal adalah sebuah proses memperkenalkan Chrysler 300C kepada publik. Hal ini untuk mempromosikan kenyamanan dan kemewahan dari Chrysler 300C yang tidak dimiliki oleh mobil sekelasnya," kata Chief Marketing Officer, Chrysler Indonesia, Rieva Muchsin, di SCBD Jakarta, Sabtu (6/7/2013).

Rieva melanjutkan berbagai kenyamanan bakal dirasakan ditubuh Chrysler 300C, sebut saja kaca depan berbahan acoustic glass untuk meningkatkan aerodinamika, sunroof dualpane, cup holder dengan pemanas dan pendingin.

Selanjutnya sistem audio-video layar sentuh Voice Command, GPS Navigasi layar lebar terbaik dikelasnya, serta fitur safety Adaptive Cruise Control, Blind Spot Monitoring dan Forward Collision Warning. Juga ikut diselipkan didalamnya.

"Chrysler selalu memberikan produk Top Notch di pasar Indonesia. Hal ini bisa kita lihat dari jaman dahulu, sedan Chrysler menjadi Presidential Car," katanya.

Pada saat pelucuran, Chrysler memberikan hadiah langsung yaitu tiket gratis Jakarta-Australia PP untuk setiap pembelian unit Chrysler 300C (selama promo syarat dan ketentuan berlaku).

Berikut spesifikasi All New Chrysler 300C

Mesin

- Mesin : V6 3.6L DOHC VVTi,
- Tenaga dan torsi: 292 hp @ 6,350 rpm / 260 lb.-ft @ 4,800 rpm
- Transmisi: 8-speed otomatis (300C), Short Shifter

Dimensi

- Panjang x Lebar x Tinggi: 5.044 mm x 1.902 mm x 1.492 mm
- Jarak pijak (depan) | (belakang): 1.611 mm | 1.620 mm
- Ground Clearance: 127.9 mm

Suspensi

- Depan: Independent SLA (Short Long Arm), pegas spiral, monotube gas shock absorbers
dan stabilizer bar
- Belakang: Five-link independent, pegas spiral, gas-charged monotube shock absorbers,
stabilizer bar plus isolated suspension cradle
- Steering : Rack and pinion, hydraulic power assist
- Velg dan ban : 20 x 8 inchi, 245/45R20

(lth/ikh)

Motor yang Dikendarai Uje saat Kecelakaan Ditawar Rp 300-800 Juta

Motor yang Dikendarai Uje saat Kecelakaan Ditawar Rp 300-800 Juta Jakarta - Motor gede Kawasaki ER 6n yang dikendarai Ustad Jeffry Al-Buchory saat kecelakaan, memang memiliki kerusakan di sejumlah bagian. Tetapi, hal tersebut tak mengurangi nilai jual motor berkapasitas 650 cc tersebut. Bahkan ada yang menawarnya dengan harga sangat tinggi.

"Kata Agus Idwar (rekan Uje), itu motor ada yang nawar Rp 300 juta. Itu motor juga ada yang nawar Rp 800 juta," ucap ibunda Uje, Tatu Mulyana Adibah saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (6/7/2013) malam.

Wanita yang kerap disapa Umi Tatu itu memang sempat berpikiran untuk melelang barang-barang peninggalan mendiang Uje. Tetapi, ia sempat berbeda pendapat dengan menantunya, Pipik yang tak mau melelang barang-barang sang suami. Motor Uje sendiri harga aslinya 'hanya' sekitar Rp 102 juta.

"Umi pikirnya gini, lelang itu bukan melelang karena kita nggak punya duit, bukan lelang karena kita miskin, maaf nih. Itu lelang itu karena dengan lelang itu bisa umpama harga Rp 100 juta seperti motor, dengan dilelang gitu kan orang berebut, bisa jadi Rp 300 juta," paparnya.

"Nah, mungkin Pipik pikirannya lelang itu negatif. Makanya, Umi luruskan di wawancara juga," tambahnya.

(ich/ddn)

Akhir Riwayat BMW M3 Coupe

Akhir Riwayat BMW M3 Coupe Munich - Pabrikan Jerman BMW akhirnya resmi mengakhiri kiprah mobil legendaris mereka BMW M3 Coupe. Sebagai penggantinya BMW kabarnya sudah menyiapkan M4.

Seperti rilis resmi yang diterima detikOto, Sabtu(6/7/2013), M3 Coupe telah meraih kesuksesan dan telah berhasil merebut hati pecintanya sejak kehadirannya di 1986, dan telah memasuki generasi terbaik di 2007. Saat itu M3 Coupe di 2007 telah diproduksi hingga 40 ribu unit.

Sedangkan untuk BMW M3 Sedan telah mencapai 10 ribu unit dan terakhir M3 Convertible telah diproduksi sebanyak 16 ribu unit.

Keunggulan BMW M3 dalam ketiga varian ini (Coupe, Sedan, Convertible) bukan isapan jempol semata. Semua didapat berkat kedahsyatan dari mesin dan teknologi sasis yang menjadikan mobil ini salah satu yang terbaik di dunia saat ini.

Dengan menggendong mesin V8 berkapasitas 4.0-liter memang menjadi daya tarik utama BMW M3, terlebih keunggulan teknologi jelas terpancar dengan silinder yang diposisikan pada sudut 90 derajat satu sama lain.

Hasilnya pun sudah jelas didapatkan BMW M3, dimana mesin anyar ini mampu menyemburkan tenaga hingga 309 kW atau setara dengan 420 tenaga kuda, dan mampu menghasilkan hingga 400 Nm atau setara dengan 295 lb-ft.

Tidak berhenti dsampai disitu, transfer teknologi mobil balap balap ke dalam tubuh M3 yang terbungkus dalam mesin dan komponen sasis jelas akan dirasakan siapa saja yang menungganginya. Terlebih sasis ringan juga dikembangkan dan diberikan secara khusus untuk M3.

Perubahan teknologi juga terus dialami oleh BMW M3 yang terbungkus dalam generasi ketiga dan keempat dari seri M. Dimana seri ini juga telah mengadopsi kecerdasan dalam melahirkan konstruksi ringan. Seperti dengan menempatkan kap aluminium dan plastik panel samping depan dalam menurunkan berat tubuh Coupe adalah atap karbon.

Selama 6 tahun produksi BMW M3 di Amerika Serikat, Inggris dan Jerman telah menumbuhkan penjualan BMW.

Bahkan di 2010 Coupe juga menjadi sebuah karya seni untuk artis Jeff Koons asal AS mengubah ketahanan BMW M3 GT2 racer menjadi anggota ke-17 dari seri Art Car BMW.

Ciptaan Koons pun akhirnya diresmikan pada awal Juni 2010 di Pompidou Centre di Paris, sebelum berbaris di balapan Le Mans 24 jam dua minggu kemudian.

Generasi keempat BMW M3 diproduksi di pabrik BMW di Regensburg samping BMW Seri 3 Sedan, Coupe dan Convertible. Mesin V8 yang disediakan oleh pabrik mesin BMW di Munich, di mana proses produksi tertentu di jalur perakitan mesin khusus memastikan unit kinerja tinggi akan ditandai dengan kualitas yang sangat baik dan kehandalan.

Namun kali ini kepergian BMW M3 harus diterima dengan lapang dada. Dimana Otolovers bisa dipastikan akan mejadi kesaksian Era baru di tubuh M4 yang sebentar lagi bakal ikut meramaikan persaingan mobil mewah di dunia.

(lth/ddn)

Hyundai Targetkan 40 Santa Fe Bensin Terjual Tiap Bulan

Hyundai Targetkan 40 Santa Fe Bensin Terjual Tiap Bulan Jakarta - Produsen mobil Hyundai bersiap untuk memperkenalkan varian bensin dari Santa Fe kepada konsumen. Hyundai yakin, mobil ini akan diminati.

Karena itulah tidak salah bila merek Korea Selatan ini menargetkan paling tidak bisa menjual minimal 40 Santa Fe versi bensin di Indonesia.

"Targetnya 40 unit per bulan. Kita pikir itu cukup realistis. Diesel kemungkinan masih dominan, tapi versi bensin juga akan diminati. Kalau ditotal bensin dan diesel sebulan bisa sekitar 120 unit," kata Direktur PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) Jongkie D Sugiarto.

Diperkuat mesin Theta II 2.4 MPI dengan kapasitas 2.359 cc, mobil yang mengaplikasi FWD (front wheel drive) ini memiliki rasio kompresi hingga 10,5.

Tenaga 176 PS bisa dihasilkan dan bisa dinikmati di kitiran rpm 6.000 dengan torsi 23.1 kg.m di rpm 3.750.

Sementara untuk harga, versi bensin dari Hyundai ini bisa ditebus dengan banderol Rp 421 juta, jauh lebih murah dari versi dieselnya.

(syu/lth)

3 Juta Unit Toyota Prius Telah Terjual di Dunia

3 Juta Unit Toyota Prius Telah Terjual di Dunia Jakarta - Pabrikan Jepang Toyota bisa dikatakan menjadi salah satu produsen otomotif yang paling berhasil memperbanyak mobil ramah lingkungan. Tidak tanggung-tanggung sebanyak 3 juta unit Toyota Prius telah resmi di jual Toyota.

Seperti dilansir leftlane, angka tertinggi penjualan Toyota Prius diumumkan Toyota pada Kamis 4 juni 2013 kemarin.

Angka mengejutkan akan penjualan Prius kali ini diumumkan tidak lama setelah Toyota menyatakan dirinya telah menjual 10 juta Toyota Camry mid-size di Amerika Serikat.

Seperti yang diketahui bersama, Toyota Prius generasi pertama diperkenalkan pertama kali di 1997. Meskipun permintaan untuk hibrida saat itu tidak sekuat saat ini, Prius telah membuktikannya digenerasi kedua yang diperkenalkan di 2003.

Di 2008, Prius pernah membukukan rekor penjualan global dengan mampu menjual lebih dari 1 juta unit kendaraan. Dan mengamankan posisi hibrid terpopuler di dunia.

Dan sekarang generasi ketiga Prius telah memiliki 4 pilihan model seperti standar Prius liftback, Prius C, Prius V dan Prius ultra-efisien Plug-In. Dan bisa dipastikan Toyota akan melanjutkan popularitas Prius dengan model baru yang akan keluar di 2015.

(lth/ddn)

Hyundai Ikut Siapkan Santa Fe 4x4

Hyundai Ikut Siapkan Santa Fe 4x4 Jakarta - Hyundai bersiap memperkenalkan versi bensin dari Sport Utility Vehicle (SUV) andalan mereka, Santa Fe. Namun, seolah tidak ingin memberi jeda nafas sejenak, Hyundai bersiap menghentak pasar Indonesia dengan Santa Fe berpenggerak 4x4.

Direktur PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) Jongkie D Sugiarto memaparkan, kalau Santa Fe merupakan salah satu andalan Hyundai untuk mendongkrak nama mereka di Indonesia.

"Potensi Santa Fe sangat besar. Mobil ini punya banyak kelebihan," katanya.

Sementara Vice Presiden Direktur PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI), Mukiat Sutikno juga memaparkan kalau mobil berpenggerak 4x4 yang mampu menjelajah ke segala medan ini, akan dipamerkan ke publik pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) beberapa bulan lagi. Namun bagi yang ingin memesannya, Hyundai sudah membuka keran inden.

Kabarnya saat ini sudah 10 unit Santa Fe 4x4 yang terjual meski belum secara resmi diluncurkan. Adapun target penjualan keseluruhan varian Santa Fe tiap bulannya diharapkan Djongkie bisa mencapai 120an unit.

Di Jantung Santa Fe 4x4 sendiri tersimpan sebonggol mesin diesel R2.2 CRDi yang memiliki kapasitas 2.199 cc. Mesin yang sudah mengaplikasi Turbo Charging (E-VGT) dan common rail system tersebut diklaim mampu melahirkan tenaga hingga 197 PS di 3.800 rpm dengan torsi 445 Nm di 1.800-2.500 rpm. Tenaga dan torsi ini terhitung sangat besar untuk ukuran mobil bermesin 2.2 liter.

Sementara untuk harganya, diperkirakan Santa Fe 4x4 akan dilepas di angka Rp 635 jutaan.


(syu/lth)

Pertamax Kemasan Jawaban Untuk Daerah Pelosok

Pertamax Kemasan Jawaban Untuk Daerah Pelosok Jakarta - Pengguna bahan bakar Non Subsidi seperti Pertamax kerap merasa kesulitan saat melintasi daerah rural atau pelosok di Indonesia. Akan tetapi saat ini Pertamina coba memberikan jawaban untuk anda, dengan memperluas persediaan Pertamax kemasan untuk wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Seperti berita acara yang diterima detikoto, masyarakat pengguna kendaraan roda dua atau mobil yang mengkonsumsi Pertamax dan hendak melakukan perjalanan ke daerah-daerah rural (pelosok). Kini tidak perlu khawatir lagi kehabisan bahan bakar, karena Pertamina segera perluas peredaran Pertamax Series dalam kemasan.

"Pertamax Series dalam kemasan sudah mulai beredar di Jawa. Dalam sebulan mendatang diperkirakan Sumatera dan Kalimantan juga sudah tersedia," kata Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir.

Sehingga Pertamina menjamin pengguna Pertamax tidak perlu khawatir lagi untuk bisa berpergian jauh. Soalnya Pertamina terus menyediakan terobosan layanan baru kepada konsumen dengan terus diperluasnya jaringan distribusi Pertamax Series dalam kemasan.

Ali pun menjamin Pertamax Series dalam kemasan, tetap terjamin mutu dan takarannya karena dalam kondisi disegel.

Pertamax Series kemasan saat ini tersedia dalam ukuran 5 liter, 10 liter, 20 liter dan drum. Kemasan tersebut dijual di SPBU baik isinya saja maupun termasuk kemasannya untuk bekal dalam perjalanan.

"Namun, untuk keselamatan kami tetap merekomendasikan agar Pertamax Series diisikan di SPBU," tambahnya.

Nah untuk Otolovers yang mau menghadapi Lebaran Pertamina juga akan menyediakan Pertamax Series dalam kemasan di jalur-jalur mudik yang macet. Inovasi ini ditempuh Pertamina demi melayani kebutuhan konsumen akan Pertamax Series.

(lth/ddn)