Wednesday, July 31, 2013

'Jangankan Anak Jendral, Anak Tuhan Pun Bisa Ditilang'

Jakarta - Nama Febri Suhartoni mencuat setelah dirinya diketahui sebagai pengemudi Honda Jazz yang menerobos portal jalur busway di Jakarta. Sikap Febri yang mengaku sebagai anak Jenderal Timur Pradopo seharusnya tak perlu ditakuti petugas TransJakarta.

"Mau anaknya presiden, anaknya Tuhan pun ditilang juga nggak apa-apa," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Chrysnanda Dwi Laksana di Hotel Menara Peninsula, Jalan Letjen S Parman, Slipi, Jakarta, Rabu (31/7/2013).

Chrysnanda menyatakan hal tersebut usai diskusi 'Mewujudkan Transportasi Mudik Lebaran Yang Manusiawi'. Hadir dalam acara ini, Anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Tulus Abadi dan Kepala Seksi Angkutan Orang dan Trayek Dishub DKI Baihaqi.

Menurut Chrysnanda, prinsip penegakan hukum harus tanpa pandang bulu. Semua orang harus ditindak jika melakukan salah, bahkan anak seorang pemimpin negara sekalipun.

"Hukum itu untuk pilih kasih atau untuk semua?" tanya Chrysnanda.

"Untuk semua," jawab wartawan.

"Ya sudah," pungkas Chrysnanda.

Pengendara Jazz bernopol B 1011 UKF yang menerobos jalur TransJ di Galur, Jakpus ternyata bernama Febri Suhartoni (18) dan bukan anak Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo. Febri anak pengusaha karet asal Balikpapan, Kaltim. Bapaknya yang bernama Devi Suhartoni datang ke Polda Metro Jaya dan meminta maaf.

(dnu/syu)

'Hari Henry Ford' Dirayakan di Seluruh Dunia

Jakarta - Salah satu tokoh besar di industri otomotif global, Henry Ford hari ini terhitung sudah 150 tahun. Untuk merayakan pendiri merek mobil Ford itu, seluruh dunia merayakannya.

Hari ini menandai perayaan ulang tahun Henry Ford ke-150, yang ide-ide inovatifnya telah merevolusi transportasi dan membawa mobilitas kepada masyarakat luas. Pengaruh abadi Henry Ford diakui melalui acara dan deklarasi di seluruh Amerika Serikat dan seluruh dunia.

Perayaan di kantor pusat Ford Motor Company di Dearborn disertai dengan proklamasi khusus oleh negara bagian Michigan yang menyatakan "Hari Henry Ford". Di Washington, D.C., ratusan anggota masyarakat di pusat kota dan di Capitol Hill menandai hari ini dengan menikmati cupcake hari peringatan yang dikirimkan dengan truk makanan - bagian dari gerakan mobilitas yang pasti akan didukung Henry Ford.

Ada 21 dealer di 21 pasar Asia Pasifik yang telah meluncurkan bulan Ford Heritage dengan mengubah showroom menjadi pameran sejarah Ford. Sementara Ford Jerman menandai perayaan ini dengan serangkaian lima aksi bersama yang merayakan banyaknya terobosan otomotif Ford selama 110 tahun terakhir.

Di sisi lain ada lebih dari 4.000 orang menghadiri acara komunitas yang diadakan oleh Ford di Rumania dan di Inggris, perayaan ditutup dengan peresmian patung Henry Ford yang telah direstorasi di Tech Centre Ford UK.

Dan dalam bulan-bulan mendatang, perayaan akan dilanjutkan dengan acara tambahan di seluruh Amerika Serikat, Eropa dan Amerika Selatan.

Perayaan yang terhitung cukup masif itu dilakukan karena Henry Ford dianggap berperan besar dalam mengenalkan mobil kepada masyarakat luas serta mengubah ekonomi pertanian di Amerika Serikat dan di seluruh dunia menjadi pasar industri dan perkotaan yang sejahtera.

Banyak sejarawan yang mengakui Henry Ford sebagai pencipta kelas menengah di Amerika. Upah minimumnya yang tinggi - yang revolusioner pada saat itu - menetapkan awal bagi distribusi yang adil atas kekayaan perusahaan yang kemudian mempengaruhi praktik manajemen. Untuk mendapatkan perjalanan Henry Ford, klik di sini.

Henry Ford awalnya berjuang untuk mendapatkan pijakan keuangan yang solid bagi Ford Motor Company, dengan berhasil melakukan terobosan melalui Model T. Kendaraan ikonis ini tampil perdana pada bulan Oktober 1908, berhasil membuka era baru di Amerika. Lebih dari 15 juta Model T diproduksi dan dijual bersamaan dengan Ford Motor Company menciptakan mobilitas negara Amerika Serikat.

Untuk membuat Model T, pada tahun 1913 Henry Ford memperkenalkan jalur perakitan bergerak pertama untuk mobil. Dalam 18 bulan, jumlah waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi sebuah Model T berkurang dari 12 ½ jam kerja menjadi 1 ½ jam kerja, yang mengantarkan industri otomotif ke era modern.

Sedangkan untuk mengurangi tingkat perputaran tenaga kerja yang tinggi, Henry Ford meningkatkan lebih dari dua kali lipat gaji mereka pada tahun 1914, dari US$ 2.34 untuk sembilan jam kerja per hari menjadi US$ 5 untuk delapan jam per hari.

Sementara untuk meningkatkan kualitas, Henry Ford berusaha untuk memiliki, mengoperasikan dan mengoordinasikan semua sumber daya yang dibutuhkan untuk memproduksi mobil lengkap. Prinsip ini, dikenal sebagai integrasi vertikal, dipraktikkan pada tahun 1927 dengan Model A.

"Apa yang telah ditetapkan kakek buyut saya, khususnya warisan inovasinya, terus mengilhami komitmen kami untuk menciptakan bisnis yang kuat, produk yang hebat dan dunia yang lebih baik," kata Ford Executive Chairman Bill Ford.

"Kami menempatkan tingkat teknologi yang tak terduga ke dalam jangkauan jutaan orang, mempercepat pengembangan produk baru yang diinginkan dan dihargai pelanggan, serta mendorong pertumbuhan dengan menciptakan lapangan kerja dan membawa kebebasan mobilitas bagi dunia," tambahnya.

Henry Ford sendiri meninggal pada tanggal 7 April 1947, pada usia 83. Lebih dari 50 tahun setelah kematiannya, pada tahun 1999, majalah Forbes menamainya "Businessman of the Century," dan pada tahun 2012 film dokumenter History Channel menyorotinya sebagai salah satu dari "The Men Who Built America."

"Visi kakek buyut saya adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan membuat mobil yang terjangkau untuk keluarga pada umumnya," kata Bill Ford. "Visinya untuk memproduksi mobil dengan harga yang sesuai, andal dan efisien masih tetap bergema dan mendefinisikan visi kami hari ini," tambahnya.

(syu/ddn)

Power Bank Besar untuk Mobil Listrik

Power Bank Besar untuk Mobil Listrik Paris - Ketakutan para pecinta otomotif terkait mobil bertenaga listrik adalah kapasitas baterai yang digendong. Akan tidak menyenangkan bila mobil kehabisan energi ketika sedang digunakan. Tapi seperti halnya gadget yang memiliki 'power bank', mobil listrik pun ternyata punya.

Ya, power bank besar itu adalah buatan EP Tender. Disaat jaringan pengisian listrik umum untuk kendaraan listrik belum tersedia, EP Tender dengan cerdik menciptakan charger portabel untuk mengurangi kecemasan.

Prinsip kerja alat ini pada dasarnya sama seperti mengisi listrik piasa. Tinggal sambungkan ke port listrik di mobil, maka kendaraan listrik bisa diisi ulang tenaganya.

Bentuk alat ini lumayan besar sehingga dibuatkan paket seperti trailer kecil dibelakang dimana mesin 600 cc diletakkan sebagai generator. Namun, bila mobil berjalan dan roda berputar, maka alat ini juga bisa mengisi baterai listriknya untuk cadangan.

Saat ini alat ini sedang dikembangkan di Prancis dimana sistem dapat menghasilkan sampai 22 kW. Perusahaan ini juga bekerja mengembangkan sistem 35 kW dengan menggunakan mesin 900 cc. Selain itu alat untuk motor listrik dan kendaraan hybrid dikabarkan juga tengah dikembangkan pula.

(syu/ddn)

10 Mobil Terbaik di Film

10 Mobil Terbaik di Film Jakarta - Selama ini banyak mobil yang menghiasi film layar lebar atau televisi. Penampilan mobil-mobil tersebut menunjang aksi para penunggangnya. Tak ayal menambah keseruan film.

Tapi dari banyaknya mobil yang menghiasi layar lebar ternyata tak banyak memberikan kesan wah. Penampilan mereka biasa-biasa saja bahkan tak membatu menaikkan pamor film tersebut.

Nah, hanya ada beberapa mobil yang dianggap terbaik ketika masuk layar lebar dan televisi. Mobil apa saja itu, berikut rangkumannya.

Range Rover Bakal Makin Melar

Range Rover Bakal Makin Melar London - Range Rover selama ini dianggap salah satu merek paling ikonik di Inggris untuk menempuh segala medan. Namun, Land Rover ternyata berniat untuk melebarkan sayap Range Rover dengan menghadirkan versi 'limusin.'

Versi long-wheelbase dari Range Rover ini tertangkap kamera tengah dites dan diperkirakan akan diluncurkan di akhir tahun ini. Versi itu diperkirakan akan mendapatkan inisial LSE.

Panjang mobil ini diperkirakan akan lebih dari 5 meter dan meski bentuk dasarnya adalah SUV, Land Rover hendak menduelkan mobil ini dengan lumusin seperti Mercedes-Benz S-Class dan Rolls-Royce.

Karena long-wheelbase, tubuh mobil ini melar untuk memberikan ruang kabin belakang lebih lapang. Lapisan jati diperkirakan akan banyak diaplikasi di kabin ini.

Untuk harganya, mobil ini diperkirakan 'hanya' akan berharga 125.000 pounds atau sekitar Rp 1,9 miliar.

(syu/ddn)

Jangan Takut, Mobil Sekarang Sudah Jarang Overheat

Jangan Takut, Mobil Sekarang Sudah Jarang Overheat Jakarta - Overheat atau suhu mesin mobil yang terlalu tinggi menjadi musuh bagi pengguna mobil yang akan melakukan perjalanan jauh atau mudik.

Nah, buat Anda pemilik mobil baru atau dari tahun 2005 keatas jangan khawatir karena katanya mobil di tahun-tahun ini sudah jarang terserang overheat.

Pernyataan itu dilontarkan langsung oleh Kepala Divisi After Sales Auto2000, Ricky Martawijaya saat ditemui detikOto di sela-sela acara peresmian AHC 2013 di Sunter, Jakarta Utara, Rabu (31/7/2013).

"Kalau masalah overheat itu mobil sekarang yang mulai dari 2005 ke sini sudah jarang mengalaminya kecuali mobil-mobil jalan dulu. Sekarang itu jarang ada yang bocor radiator, tapi selama servis berkalanya benar dan pengisian airnya benar dan tidak ada masalah ya," katanya.

Beda dengan mobil lansiran tahun 90-an yang memang rawan mengalami masalah overheat saat melakukan perjalanan jauh. Tapi selama Anda melakukan perawatannya rajin dan selalu mengecek kendaraan pasti kejadian itu tidak akan mudah ditemukan.

"Mobil di bawah tahun 90-an beda, itu sering terjadi overheating. Tapi bukan berarti mobil sekarang tidak ada potensi overheat kita harus tetap mengecek dan namanya kita merawat mobil yang sudah tua perlu perhatian yang ekstra," katanya lagi.

Nah buat Anda yang memang menggunakan mobil yang sering mengalami overheat ada baiknya sebelum melakukan perjalanan jauh atau mudik dilakukan pengecekan radiator dan air radiatornya jangan sampai kurang dari batas atau kosong.

"Lihat juga kondisi akinya, remnya, kondisi transmisinya, sampai electricalnya karena kalau tidak dicek itu khawatir pas jalan nanti mengalami masalah overheat," pungkasnya.



(ady/ddn)

Tips Mudik ala Pak Polisi

Tips Mudik ala Pak Polisi Jakarta - Mudik menggunakan kendaraan pribadi memang jauh lebih nyaman dibanding menggunakan kendaraan umum. Namun, pengemudi kendaraan yang melakukan perjalanan jauh, harus memperhatikan faktor keselamatan.

"Faktor-faktor keselamatan tetap harus dijaga selama berkendara, apalagi menempuh perjalanan mudik jarak jauh. Dari sisi human error dan kendaraan harus diperhatikan betul," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Jakarta, Rabu (31/7/2013).

Mudik perjalanan jauh akan sangat melelahkan dan menguras keprimaan tubuh. Untuk itu, Rikwanto mengimbau agar pemudik, khususnya yang menyetir menyiapkan kondisi fisik yang prima sebelum berangkat.

"Jangan paksakan jika tubuh kurang fit. Bila perlu, yang nyetir bergantian agar bisa beristirahat," kata Rikwanto.

Ia juga mengimbau, sebaiknya pemudik memeriksakan kesehatan lebih dahulu ke dokter. Hindari menggunakan obat keras, alkohol atau minuman penambah energi.

"Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya beristirahat dulu di rest area, rumah makan atau di kantor polisi. Kantor polisi bisa dijadikan untuk beristirahat," ujar dia.

Pemudik juga bisa memanfaatkan fasilitas kesehatan seperti pijat gratis dan pemeriksaan kesehatan di Pos Pengamanan yang terdapat di jalur mudik.

Bagi pengemudi, pastikan kelengkapan surat-surat kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) dibawa. Pengemudi harus mengenali rute dan kondisi jalan di jalur mudik yang akan ditempuh.

"Perhatikan faktor cuaca. Berhati-hati mengemudi bila dalam kondisi cuaca yang buruk," ujarnya.

Ia juga mengimbau pengendara untuk berdisiplin dan mematuhi peraturan dan rambu-rambu lalu lintas, serta arahan petugas kepolisian di lapangan. Berkendaralah dengan sopan dan tertib serta tidak ugal-ugalan.

"Dan yang terpenting, siapkan nomor-nomor darurat, khususnya yang berada di sepanjang jalur perjalanan, manakala di jalan menemukan kendala atau hambatan," tutupnya.

(mei/ddn)