Thursday, July 9, 2015

2 Kecelakaan Seleb yang Masih di Bawah Umur

2 Kecelakaan Seleb yang Masih di Bawah UmurJakarta - Di Indonesia masih banyak anak-anak sekolah yang sudah diperbolehkan mengemudikan mobil atau membawa sepeda motor. Padahal, usia mereka belum genap 17 tahun atau masih di bawah umur. Akibatnya cukup fatal, karena bisa merenggut nyawanya sendiri atau orang lain.

Di kalangan selebritis pun demikian. Sudah banyak yang diperbolehkan oleh orangtuanya untuk membawa mobil ke sekolah atau ke tempat dimana ia pergi bermain. Bukti yang fatal pun tidak hanya sekedar isapan jempol, karena sudah ada 2 orang seleb di bawah umur yang mengalami kecelakaan.

Pertama Anda masih ingat dengan kecelakaan yang dialami oleh Abdul Qodir Jaelani (AQJ) atau Dul (13). Anak bungsu dari musisi Ahmad Dhani itu mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi KM 8. Mobil Mitsubishi Lancer yang dikemudikannya itu menabrak pagar pemisah sehingga masuk jalur berlawanan.

Mobil Lancer itu kemudian menyeberang dan menghantam Daihatsu B1349 TEN yang datang dari arah utara ke selatan. Mobil pun terdorong sehingga mengenai Avanza B 1882 UZJ. Kecelakaan yang terjadi pada pukul 00.45 WIB itu menewaskan 6 orang.

Dul masih bisa terselamatkan dari ancaman maut yang akan merenggut nyawanya itu. Saat diwawancara awal tahun ini, Dul mengaku masih trauma ketika naik mobil. Sebagai bentuk tanggung jawab, keluarga besar Ahmad Dhani sudah memberikan santunan bagi korban selamat peristiwa tersebut. Sedangkan, bagi korban meninggal, Dhani tetap memberikan bantuan rutin yang tak lain adalah biaya sekolah anak-anak mereka hinggal lulus.

Kecelakaan kedua dialami juga oleh Iqbaal, personel CJR. Belum lama ini Iqbaal yang masih berusia 16 tahun mengalami kecelakaan sepeda motor.

Usai menunaikan salat Subuh di kawasan Bintara, Bekasi, Jawa Barat pada Senin (22/6/2015) Iqbaal jatuh dari sepeda motor dan ia harus dilarikan ke rumah sakit Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur. Akibat kecelakaan itu, Iqbaal mengalami luka disekujur tubuhnya.
Halaman 1 2 »

(ady/ddn)

Trik Agar Anak Tidak Merengek Dibelikan Motor Atau Mobil

Trik Agar Anak Tidak Merengek Dibelikan Motor Atau MobilJakarta - Kalau anak sudah ada keinginan, kita sebagai orangtua biasanya suka enggak tahan kalau anak-anak sudah merengek. Jadinya apa pun keinginan anak-anak selalu dikabulkan. Tetapi kalau soal memberikan motor atau mobil, tunggu dulu ya!

Salah seorang pembaca detikcom, Gazali Arif Gunawan memberikan beberapa trik agar anak tidak merengek menggunakan kendaraan sendiri.

Gazali mengaku sudah mengamati gejala anak-anak mengendarai kendaraan sejak 2000. “Dan terus terang saya juga khawatir hal ini menimpa anak saya dan kerabat lainnya. Alhamdulillah saat ini anak laki saya yang paling besar (15 tahun) tidak mengendarai kendaraan baik di sekitar rumah ataupun untuk kesekolah, padahal anak tetangga kami yang sebaya hampir semuanya menggunakan kendaraan (motor),” ujarnya.

Menurutnya memang agar anak tidak mengendarai kendaraan kembali ke sikap orangtua masing-masing. Apakah mengakomodir atau tidak, juga mengkondisikan situasi di rumah. Tetapi setidaknya ada yang dilakukan Gazali sehingga anaknya tidak menggunakan kendaraan terutama motor.

1. Tidak menyediakan motor di rumah

“Sejak anak kelas 1 smp kami sudah tidak memiliki motor dengan tujuan agar anak tidak mencoba-coba naik motor (trust me….it works),” ujarnya

2. Antar jemput anak ke sekolah
Halaman 1 2 »

(ddn/ddn)

Mercedes-Benz Indonesia Luncurkan 5 Tipe E-Class

Mercedes-Benz Indonesia Luncurkan 5 Tipe E-Class Jakarta - Mercedes-Benz Indonesia memperkenalkan 3 pilihan kendaraan dari keluarga The New E-Class yaitu E 400 Cabrio AMG, E 400 Coupe AMG dan E 200 Coupe AMG. Selain itu, dua model Estate dari E-Class juga dirilis yaitu E 400 Estate AMG dan E 250 Estate AVA.


Keterangan Foto :
E 400 Cabrio AMG dilengkapi dengan soft top dengan bahan berkualitas tinggi yang pada saat tertutup akan terkihat karakter siluet yang kokoh. Desain bagian depan E 400 Cabrio AMG yang sporty memberikan rasa kepercayaan diri kepada pengemudi saat berkendara. Lampu depan mencerminkan sisi dinamis dengan desain baru yang lebih menonjol ke seluruh bagian depan. Ist/Mercedes-Benz Indonesia.

Lebaran Rescue, Program Pelayanan 24 Jam dari Mercy

Lebaran Rescue, Program Pelayanan 24 Jam dari MercyJakarta - Mercedes-Benz Indonesia (MBI) kembali menyelenggarakan program tahunan bertajuk Lebaran Rescue 2015. Program ini diadakan untuk mendukung pelanggan Mercy yang akan mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Program servis 24 jam ini akan dimulai dari 14 Juli sampai 25 Juli 2015. Mercy akan menyebarkan titik Lebaran Rescue di beberapa kota di Jawa dan Sumatera.

"Sebagai salah satu bentuk komitmen Mercedes-Benz Indonesia, tahun ini kami kembali menyelenggarakan program Lebaran Rescue yang akan memberikan layanan unggulan bagi pelanggan setia di Indonesia. Kami berharap program ini dapat mendukung segala kebutuhan teknis kendaraan untuk kelanjaran perjalanan pengguna Mercedes-Benz," kata Deputy Director After Sales Technic an Service MBI, Ferdiyan Eka Surya.

Program ini akan menyediakan Posko Layanan di 9 titik yang difokuskan pada area tertentu dari Lampung hingga Jawa Timur. Di Lampung, posko layanan akan dibuka di Bandar Jaya atau Kota Bumi.

Selain itu, posko layanan juga bisa ditemui di Puncak, Bogor, Cipanas, Bandung, Brebes, Kebumen, Alas Roban, Tuban dan Ngawi.

Selain posko layanan, Lebaran Rescue 2015 juga akan didukung oleh jaringan diler resmi MBI di kota besar di seluruh Jawa. Mercy akan membuka Bengkel Siaga yang ada di Jakarta (2 diler), Surabaya (2 dier), Bandung (1 diler), Semarang (1 diler) dan Yogyakarta (1 diler). Di semua Posko Layanan dan Bengkel Siaga bakal disediakan berbagai suku cadang untuk mendukung proses perbaikan kendaraan.

Program ini dapat melayani masalah teknis dan non teknis pada kendaraan Mercy. Tidak hanya mobil pribadi, bus dan truk juga bisa memanfaatkan layanan ini.
Halaman 1 2 »

(rgr/ady)

Mercy E-Class Estate, Jawaban Mercy untuk Kebutuhan Orang Indonesia

Mercy E-Class Estate, Jawaban Mercy untuk Kebutuhan Orang IndonesiaJakarta - Mercedes-Benz Indonesia (MBI) resmi memperkenalkan dua model estate dari segmen E-Class yaitu E 400 Estate AMG dan E 250 Estate AVA. Keduanya bakal menjadi pilihan baru bagi orang-orang Indonesia yang ingin berpergian bersama keluarga.

Deputy Director Corporate Communication and External Affairs PT Mercedes-Benz Indonesia Elvera N. Makki mengatakan, tradisi orang Indonesia yang membutuhkan mobil praktis membuat pihaknya tak segan membawa dua model E-Class Estate terbaru sekaligus.

"Seperti kita ketahui tradisi orang Indonesia senang sekali berpergian ramai-ramai. Karena keluarga merupakan faktor penting. Jadi ini bisa menjadi petimbangan untuk memenuhi kebutuhan keluarga," kata Vera kepada detikOto di Jakarta, Rabu (8/7/2015) malam.

Sebenarnya, MBI sudah menjual E-Class Estate di Indonesia sebelumnya. Tren permintaan E-Class Estate yang makin tinggi di Eropa juga ingin dibuktikan di Indonesia.

"Estate itu sesungguhnya sudah ada di Indonesia dan di dunia. Estate itu sudah lama, 5 tahun belakangan sudah ada. Tren Estate di Eropa tinggi sekali. Sehingga tahun ini kami memasukkan kembali wagon sebagai mobil keluarga untuk membuktikan permintaannya juga sangat baik," kata Vera.

Sebelum memasukkan generasi keenam dari E-Class Estate ini, MBI sudah menjual berdasarkan permintaan konsumen. Sayangnya, Vera enggan menyebut berapa banyak Estate yang sudah dijualnya.

"Sebelum ini kita buka penjualan berdasarkan permintaan," katanya.


(rgr/ddn)

Wednesday, July 8, 2015

Di Purwakarta, Bupati Larang Anak ke Sekolah Bawa Kendaraan

Di Purwakarta, Bupati Larang Anak ke Sekolah Bawa KendaraanJakarta - Contoh mudah melihat ketidakpatuhan aturan lalu lintas di jalan bisa dilihat dari sekolah. Sudah menjadi rahasia umum kalau banyak siswa SMP dan SMA membawa kendaraan. Padahal sebagian besar mereka belum cukup umur untuk memiliki SIM. Sekolah pun seperti tutup mata atas kondisi ini.

Tapi tidak dengan di Purwakarta. Bupati Dedi Mulyadi bersikap tegas. Dia mengaku, sejak lama mendukung gerakan tertib aturan berlalu lintas di jalan, #nodrivingunder17.

“Tahun ajaran baru ini secara resmi, seluruh siswa dilarang membawa kendaraan bermotor ke sekolah,” jelas Bupati Dedi, Kamis (9/7/2015).

Menurut dia, langkah ini dilakukan karena kepatuhan Undang-undang, dan membentuk karakter siswa yang beradab. Dedi secara khusus mengeluarkan Pergub No 69 tahun 2015 tentang pendidikan karakter.

“Dan ada satu sekolah percontohan SMPN Kahuripan Padjajaran yang siswanya diwajibkan bersepeda,” jelas Dedi.


(ndr/ddn)

Ikut GIIAS, Tata Motors Indonesia Optimistis Bakal Raup 300 Pemesanan

Ikut GIIAS, Tata Motors Indonesia Optimistis Bakal Raup 300 PemesananJakarta - PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) memastikan akan mengikuti gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015 yang bakal digelar 20 â€Â" 30 Agustus mendatang. Di hajatan tersebut, agen pemegang merek kendataan Tata itu optimistis bisa mendapatkan minimal 300 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

“Kami optimis bisa mendapatkan SPK sebanyak itu karena sebelumnya telah melakukan penjajakan,” papar Deputi II General Manager Sales TMDI, Bahyu Suryo, saat ditemui di Jakarta, Rabu (8/7/2015) malam.

Tiga hingga dua bulan lalu, kata Bahyu, pihaknya telah melakukan penjajakan di masyarakat umum dan pebinis di wilayah Serpong baik yang masuk administrasi pemerintah Kota Tangerang maupun Kota Tangerang Selatan.

Penjajakan itu untuk mengetahui seberapa besar minat mereka terhadap kendaraan Tata Motors baik mobil penunpang maupun komersial.

“Target kami jika dari responden yang menyatakan berminat mencapai 1.000 orang, maka itu berarti penjualan layak digenjot dan disebarkan di wilayah itu. Ternyata hasil survei menunjukkan yang menyatakan tertarik mencapai 1.500 orang,” paparnya.

Sebagian besar dari mereka memilih kendaraan komersial. Minat seperti itu mereka nyatakan setelah mendengar penjelasan tentang kelebihan yang dimiliki oleh mobil besutan pabrikan asal India tersebut.

“Dengan gambaran seperti itu, dan banyak pengunjung GIIAS dari berbagai pelosok Indonesia, yang diantaranya para pebinis, mobil-mobil Tata akan dilirik. Ya setidaknya 300 SPK, kami optimis bisa diperoleh,” ucap Bahyu.

Menurutnya, sejak dipasarkan di Indonesia pada September 2013 hingga Juni lalu, mobil Tata yang terjual di Indonesia telah mencapai 1.785 unit. Mobil tersebut diserap oleh konsumen di pulau Jawa, Sumatera, Bali, serta Lombok. “Sekitar 65 -70 persen berupa mobil niaga, terbanyak pikap Tata Super Ace dan Ace EX,” kata dia.

Bayu menyebut, di ajang pameran itu pihaknya akan menyuguhkan mobil-mobil yang saat ini sudah dipasarkan. Kendaraan itu terdiri dari kendaraan komersial seperti Tata Super Ace, Tata Ace EX, Tata Xenon, medium heavy truck Tata Prima dan light truck Tata LPT 913.

Selain itu juga dipamerkan kendaraan penunpang seperti Tata Storme di segmen SUV. Begitu juga dengan Tata Aria di segmen MPV serta Tata Vista di segmen hatchback.

(arf/ddn)