Monday, January 25, 2016

Ini Ketangguhan Mesin 200 cc Milik TVS Apache RTR 200 4V

Ini Ketangguhan Mesin 200 cc Milik TVS Apache RTR 200 4VJakarta - Mesin penggerak yang digendong oleh TVS Apache RTR 200 4V menjadi senjata utama untuk menggoda konsumen. Ketangguhan di jalanan umum dan di sirkuit pun dijanjikan produsen asal India yang diproduksi di Indonesia ini.

 TVS Apache RTR 200 4V menggendong mesin SOHC, 4 Valve, oil cooled dengan kapasitas 197.75 cc. Mesin ini juga mengusung sistem EFI System (injeksi), DFI Logic dari Bosch.

Sistem injeksi yang ditawarkan ini dinilai mampu memberikan ketangguhan namun tetap irit bahan bakar.

Tidak sampai disitu mesin Apache RTR 200 4V juga menawarkan Oil Combustion Chamber (O3C) teknologi. Teknologi ini dikatakan mampu meberikan performa yang konsist em dalam keadaan apapun.

Karena teknologi O3C ini bisa dijanjikan bakal membuat temperatur mesin lebih stabil. Dan performa lebih terjaga.

"Silahkan test drive terlebih dahulu. Kami berusaha untuk melahirkan produk dengan performa stabil," ujar Marketing Director PT TVS Motor Company Indonesia, Rizal Tandju.

Dan berkat teknologi yang ditawarkan oleh TVS Apache terbaru ini. TVS menjanjikan mesin ini mampu berlari 0-60 km/jam hanya dalam 3,9 detik.


(lth/ddn)

Layanan Purna Jual Ford Diberikan Hingga Akhir Tahun, Selanjutnya?

Layanan Purna Jual Ford Diberikan Hingga Akhir Tahun, Selanjutnya?Jakarta - Meski Ford Motor Global memutuskan untuk berhenti operasi di Indonesia namun layanan purna jual kepada pemilik mobil Ford tetap diberikan. Begitu pun dengan garansi yang tetap berlaku hingga beberapa waktu ke depan sampai akhir tahun ini.

"Kami berkomitmen untuk menyediakan kesinambungan dukungan pelayanan servis dan garansi setelah kepergian kami dan akan menghubungi Anda (konsumen) lagi sebelum proses pergantian untuk memberitahukan mengenai pengaturan yang baru," tutur Managing Director Ford Motor Indonesia (FMI), Bagus Susanto di situs resmi Ford Indonesia, Senin (25/1/2016).

Direktur Komunikasi FMI, Lea Kartika Indra, saat dihubungi mengatakan, pihaknya akan menghubungi konsumen sebelum Ford benar-benar pergi secara total dari Indonesia pada akhir tahun ini.

"Kami akan memberitahu konsumen mengenai pengaturan yang baru ( soal layanan purna jual , termasuk jaminan ketersediaan suku cadang)," ujarnya saat dihubungi.

Sebagai sarana komunikasi dengan para pemilik mobil Ford di Indonesia, FMI menggunakan situs resminya yang ada saat ini. "Sebagai tanggung jawab kami, kami akan terus mengkomunikasikan berbagai perkembangan yang terjadi selama masa peralihan hingga akhir tahun, melalui situs kami," kata Lea.

Menurut Lea, salah satu alasan yang disodorkan Ford untuk menghentikan operasi ini adalah karena Ford melihat sulit bersaing di pasar Indonesia. Tidak adanya fasilitas produksi plus kendaraan utama untuk bersaing di segmen utama pasar Indonesia menjadikan Ford tidak bisa bersaing secara bisnis. Pilihan tersebut merupakan pilihan terakhir dari beberapa opsi yang ada.


( arf/ddn)

Sepanjang Tahun lalu, 51,3 Juta Mobil Ditarik di Amerika

Sepanjang Tahun lalu, 51,3 Juta Mobil Ditarik di AmerikaWashington - Lembaga Keselamatan Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat mencatat, sepanjang 2015 lalu, jumlah mobil yang ditarik di negara itu mencapai 51,3 juta unit. Jumlah itu merupakan hasil 868 penarikan dengan isu atau penyebab yang berbeda.

Pernyataan NHTSA yang dilansir Reuters, menyebut awalnya lembaga itu telah mendapatkan kritikan pedas dari kongres karena dianggap lemot menangani isu-isu keselamatan. Kritik itu bermula dari tertundanya penarikan 2,6 juta mobil buatan General Motors yang mengalami cacat pada kunci kontak dan menyebabkan 124 orang tewas.

Sejak itu, NHTSA melakukan serangkaian reformasi dan membuat pernaikan dalam penangangan mobil yang ditengarai bermas alah. Lembaga ini meminta pabrikan yang produknya ditengarai bermasalah untuk segera melakukan penarikan, dan jika terlambat atau lali akan didenda.

Sebelumnya, pada 2014, menurut NHTSA sekitar 63,9 jta mobil ditarik di Amerika Serikat. Jumlah itu merupakan hasil dari 803 kampanye penarikan dengan penyebab yang berbeda.

Dari jumlah tersebut, 12 juta unit diantaranya dikarenakan cacat pada airbag Takata. Masalah karena airbag tersebut berlanjut pada 2015 lalu,

"Penarikan besar-besaran terjadi masih terkait dengan fitur keamanan. NHTSA telah melakukan upaya besar sepanjang tahun lalu untuk meningkatkan proses identifikasi cacat kendaraan, dan upaya yang akan dilakukan," tutur Administrator NHTSA, Mark Rosekind.

Para pabrikan mobil telah sepakat dengan penarikan dan secara sukarela melakukannya, NHTSA juga mengumumkan peluncuran kampanye Safe Cars Save Lives. Kampanye iklan digital itu memberikan informasi kepada para pemilik mobil tentang no mor identitas kendaraan (VIN) mereka untuk dicocokan dengan daftar mobil yang harus ditarik karena adanya dugaan masalah tertentu.


(arf/arf)

Lagi Bagus, Kenapa Ford Pilih Mundur?

Lagi Bagus, Kenapa Ford Pilih Mundur?Jakarta - Dari sisi penjualan, Ford boleh dibilang tidak terlalu jelek. Kenapa Ford Motor Company tiba-tiba memutuskan untuk stop operasinya di Indonesia?

Ford pun baru merilis 3 mobil baru seperti Ranger, Everest dan Focus yang dijadikan amunisi untuk menarik minat masyarakat Indonesia. Penjualan mobil Amerika itu malah masih lebih bagus dari beberapa merek mobil yang masih ada di Indonesia.

detikOto memperoleh salinan surat yang dikirimkan oleh Presiden Asia Pasifik Ford Dave Schoch kepada para karyawan Ford di Asia Pasifik.
Keputusan untuk menghentikan semua operasi termasuk impor kendaraan Ford ke Indonesia karena Ford melihat Indonesia tidak lagi menguntungkan.

"Kami be rkomitmen untuk secara agresif melakukan restrukturisasi bagian dari bisnis yang terlihat tidak lagi menguntungkan, terutama di area dimana kondisi pasar mencegah kami untuk berkompetisi secara efektif," ujar Dave Schoch.

"Tanpa manufaktur lokal dan kendaraan di segmen yang penting, tidak ada pabrikan yang bisa berkompetisi di pasaran," tambahnya.

Ford di Indonesia memang belum memiliki pabrik sendiri, mobil rata-rata diimpor dari Thailand, Ford pun tidak memiliki line up mobil MPV yang merupakan pasar terbesar di tanah air.

"Kami mengambil langkah signifikan untuk merestrukturisasi bisnis kami dalam bebeberapa tahun, tapi pangsa pasar kami dari total pasar hanya 0,6 persen dan dalam proyeksi kami memperlihatkan tidak ada kemungkinan mendapatkan keuntungan," ujarnya.
 
(ddn/ddn)

Ford Tutup Operasi, Bagaimana Nasib Diler?

Ford Tutup Operasi, Bagaimana Nasib Diler?Jakarta - Hingga saat ini  Ford Motor Company telah memiliki 44 diler yang melayani penjualan, servis serta penjualan suku cadang  di 20 kota. Setelah Ford menyatakan berhenti operasi di Indonesia, bagaimana dengan nasib diler tersebut?

Direktur Komunikasi Ford Motor Indonesia (FMI) Lea Kartika Indra, yang dihubungi  Senin (25/1/2016) mengatakan, kini pihaknya tengah merumuskan langkah-langkah  yang akan ditempuh paska penghentian operasi tersebut. Langkah tersebut juga menyangkut kelansungan nasib diler.

"Langkah-langkah lanjutan setelah penutupan itu, akan kami komunikasikan ke semua pihak  termasuk soal layanan kepada pelanggan, dan diler. Semu anya terbuka," kata dia.

Lea juga mengatakan  untuk karyawan FMI  yang berjumlah 35 orang karyawan juga akan mengalami pemutusan hubungan kerja seiring dengan penutupan operasi tersebut. Namun, prosesnya tidak dilakukan secara serta merta karena  masih ada beberapa pekerjaan hingga akhir tahun ini.

"Kami juga berharap  untuk diler yang tentunya juga memiliki karyawan. Proses tentang  kelanjutan  paska penghentian operasi itulah yang kita rumuskan saat ini," paparnya.
(arf/ddn)

Bengkel Modifikasi di Balik Jeruji Besi

Bengkel Modifikasi di Balik Jeruji Besi Jakarta - Berada di balik jeruji besi, bukan berarti menghentikan kreativitas para napi. Di Rutan Cipinang, sejumlah napi berkreasi dengan memodifikasi motor tipe sport.

Keterangan Foto :
Yusuf Arifin alias Rembo berpose dengan motor yang telah dimodifikasinya di bengkel Rumah Tahanan Klas I Cipinang, Jakarta Timur.

Sepak Terjang Ford Motor Indonesia

Sepak Terjang Ford Motor IndonesiaJakarta - Tak ada hujan tak ada angin, setelah berkiprah selama 13 tahun, produsen mobil Amerika, Ford memutuskan untuk menghentikan semua operasi di Indonesia.

Keputusan Ford Motor Company yang juga menghentikan operasi di Jepang, pastinya disayangkan oleh banyak kalangan, terutama mereka pengguna mobil Ford di Indonesia.

Seperti apa kiprah Ford, berikut detikOto sarikan.

1. 2002

Seperti dikutip Reuters, Ford memasuki pasar otomotif tanah air

2. 2007

Ford Motor Indonesia (FMI) mencatat penjualan 25.000 unit untuk periode 2002-2007. Angka itu ditengarai telah melampui target. Hingga saat ini Ford telah memiliki 26 dealer dari B anda Aceh hingga Jayapura. Tahun 2007 pula Ford mencetak rekor sebanyak 6.309 unit.

3. 2008

Ford meluncurkan beberapa model seperti Escape. Tahun 2008, Ford menargetkan menjual 8.000 unit kendaraan.

Ford juga aktif menggelar pelatihan 'Driving Skills For Life' yang ditujukan bagi para driver yang kurang memahami teknik mengendarai kendaraan roda empat yang baik dan benar.

Program DSFL ini didukung oleh Departemen Perhubungan dan Kepolisian Republik Indonesia, dengan sertifikasi pelatihan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Program DSFL resmi diluncurkan dengan sukses pada 25 Oktober 2008.

4. 2009

Ford membuka diler mereka yang ke-30 di Indonesia, tepatnya di kawasan Jatibening, Bekasi. Diler terletak di dekat jalan tol.

Selain itu Ford Motor Indonesia (FMI), mengawali tahun 2009 dengan memperkenalkan program Extended Warranty. Program ini merupakan program teranyar FMI dalam memberikan layanan service bagi pengguna Ford.

Ford juga meluncurkan mobil seperti Focus, Ranger serta Everest. Mobil hatchback populer, Fiesta, mulai dikenalkan Ford kepada publik Indonesia.

5. 2010

Ford melakukan sedikit perubahan pada Everest. Meluncurkan mobil Ford Fiesta pertama kali di Indonesia pada 23 Juli 2010. Model sedannya menyusul.

Bulan Juni Ford merilis Escape dengan harga yang diturunkan dari model sebelumnya. Ford juga melakukan permak model Focus.

Tahun ini juga Ford membuka outlet ke-33 di daerah Bekasi. Ford juga membuka cabang di Malang.

6. 2011

Ford sempat tersangkut kasus oknum pegawai pajak Gayus Tambunan. PT Ford Motor Indonesia masuk dalam daftar 151 perusahaan yang pajaknya pernah ditangani oleh Gayus Tambunan. Namun Ford mengak ui tidak ada masalah dalam pembayaran pajak.

Ford juga batal merilis sedan Fiesta tahun 2011. Ford merilis tampilan Ranger terbaru.

Hatchback Ford Fiesta terjual sebanyak 5.300 unit.

Bagus Susanto menggantikan Will Angove sebagai Managing Director PT Ford Motor Indonesia.

7. 2012

Ford mulai memperkenalkan EcoSport, mobil SUV dari Fiesta. Selain itu Ford juga merilis sedan Fiesta dan Ranger. Ford juga memperlihatkan tampilan teranyar Focus.

Ford menghentikan penjualan SUV Escape karena ditutupnya pabrik Escape di Filipina.

8. 2013

Ford kembali memperkenalkan mobil EcoSport. Sebuah SUV perkotaan yang sanggup melibas banjir setinggi setengah meter.

Ford juga memperkenalkan mobil dengan teknologi mesin 3 silinder yang  irit BBM, EcoBoost.

Ford merilis Fiesta terbaru dengan grille yang mirip mobil Aston Martin seperti terlihat sekarang.

9. 20 14

Setelah mesin 1.500 cc, Ford merilis Fiesta dengan mesin EcoBoost 1 liter. Ford juga meluncurkan mobil EcoSport.

Fitur SYNC yang mempermudah pengendara dalam mengakses berbagai fitur hiburan di dalam mobil mulai diperkenalkan.

Ford meresmikan 3 diler baru di wilayah Kelapa Gading, kedua di Bogor dan Yogyakarta.

Perangkat Ford Indonesia di Ford Global terangkat. Dengan membukukan penjualan sebanyak 12.000 unit sepanjang 2014 lalu, peringkat Indonesia naik dari urutan 11 di 2013 menjadi 9 pada 2014 lalu berkat penjualan EcoSport.


10. 2015

Ford Motor Indonesia meluncurkan New Ranger, New Focus, dan All new Everest. Ketiganya diluncurkan perdana di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2015. Ford meresmikan 9 diler secara serentak.

11. 2016

25 Januari 2016 Ford mengumumkan penghentian operasi di Indonesia pada paruh kedua tahun 2016. Ford juga menghentikan proses impor mobil Ford.

"Kami ingin memastikan bahwa Anda dapat terus mengunjungi dealer Ford untuk semua dukungan layanan penjualan, servis, dan garansi hingga beberapa waktu ke depan tahun ini. Kami berkomitmen untuk menyediakan kesinambungan dukungan pelayanan servis dan garansi setelah kepergian kami dan akan menghubungi Anda lagi sebelum proses pergantian untuk memberitahukan mengenai pengaturan yang baru," ujar Managing Director PT Ford Motor Indonesia Bagus Susanto.

Ford Resmikan 9 Diler Sekaligus


(ddn/ddn)