Tuesday, February 12, 2013

Car-Net, Fitur Infotainment Terbaru VW

Car-Net, Fitur Infotainment Terbaru VW Wolfsburg - Untuk memuaskan pengendara dan penumpang, pabrikan mobil berlomba-lomba menghadirkan fitur hiburan. Bila Ford memiliki fitur Sync dan software MyFord, raja otomotif Eropa, VW pun tidak mau kalah.

VW pun langsung menghadirkan fitur Car-Net. Demikian dilansir autonews, Rabu (13/2/2013).

Hal ini pun langsung disampaikan Volkswagen Chief Marketing Officer, Tim Mahoney. Car-Net menjadi fitur yang sama seperti dimiliki Ford Sync dan software MyFord dengan cukup mengoperasikan melalui layar sentuh.

Bahkan Mahoney mengatakan, sangatlah mungkin bila fitur ini akan dimiliki seluruh line up varian VW. Meski hingga sampai saat ini belum diputuskan.

Akan tetapi fitur yang ditawarkan kali ini bisa menjadi sebuah boomerang. Karena bila melihat daya terjang Ford bersama Ford Sync dan software MyFord, yang telah diperkenalkan di 2010.

Ford selalu melakukan revisi, karena tidak sedikit dari konsumen Ford yang menyatakan kesulitan dalam menggunakan fitur tersebut.

Meski demikian sepertinya fitur terbaru dari VW kali ini perlu dinantikan. Mengingat kenyamanan didalam kabin di saat berkendara, juga menjadi perhitungan akan konsumen roda empat di dunia.

4 Trik Mudah Merawat Kaca Film pada Mobil

4 Trik Mudah Merawat Kaca Film pada Mobil Jakarta - Seperti halnya bagian mobil lainnya, kaca film harus mendapatkan perawatan juga lho Otolovers. Perawatannya tergolong gampang-gampang susah, tapi tidak perlu khawatir detikOto mencoba memberikan solusinya bagi Anda semua.

Menurut Agus Setiadi H selaku pemilik dari Griya Auto Film spesialis kaca film untuk mobil dan gedung yang berada di Mall Mega Kemayoran (MGK) lantai 5 Blok F1/8, Jakarta Pusat, ada 4 hal penting dan mudah dilakukan dalam merawat kaca film pada mobil. Apa saja?

Mengintip Interior Mobil Seharga Rp 11 Miliar

Mengintip Interior Mobil Seharga Rp 11 Miliar London - Produsen mobil sport McLaren akan meluncurkan mobil P1 dalam beberapa pekan ke depan. Sebelum diluncurkan, penerus McLaren F1 yang kabarnya akan dijual seharga Rp 11 miliar ini bisa kita intip dulu interiornya.

McLaren memberikan tiga gambar eksklusif interior mobil super terdahsyat itu. Pintu McLaren P1 terbuka untuk memperlihatkan apa yang berada di interiornya.

Dengan harga Rp 11 miliar, McLaren memberikan nuansa kokpit pesawat jet di dalam mobil.

Lengkap dengan atap dari gelas dan windscreen yang jelas, tidak menghalangi pandangan. Ini membuat mobil gampang dikendarai di jalanan umum maupun trek balap.

Dari foto di atas terlihat kalau interior menggunakan bahan serat karbon. McLaren memang terkenal sebagai salah satu pionir dalam penggunaan serat ringan ini.

Serat karbon tidak hanya digunakan di sasis MonoCage-nya serta panel bodi tetapi juga di kabin.

Selain ringan, serat karbon juga menawarkan kekuatan. Jadi McLaren menggunakannya di dashboard, lantai, headlining, pintu, serta central control unit.

Jok balapnya menggunakan busa dalam jumlah yang minimum yang dibungkus dengan serat karbon.

Sementara, kemudi setirnya sudah menggunakan teknologi dari mobil formula McLaren.




Aston Martin Vanquish, Mobil Paling Cantik

Aston Martin Vanquish, Mobil Paling Cantik Paris - Otolovers, semua orang pasti punya mobil super favorit. Entah itu dari sisi penampilannya atau performanya, pemilihannya bisa subyektif.

Tapi jika menyebut nama Aston Martin sangat sulit dipungkiri kalau produsen mobil ini merupakan produsen mobil-mobil cantik di unia.

Jadi tidak salahnya ketika salah satu mobilnya yakni Aston Martin Vanquish terpilih sebagai mobil super paling cantik tahun ini.

Penghargaan itu diterima Aston Martin dalam Festival Automobile International di Paris, Prancis, beberapa waktu lalu.

Direktur Desain Aston Martin Marek Reichman tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Penghargaan itu akan menjadi kado yang manis buat ultah Aston Martin yang ke-100, tahun ini.

Dikutip dari GT Spirit, Vanquish diperkuat dengan mesin V12 berkapasitas 5.935 cc. Mesin ini menghasilkan tenaga sampai 573 daya kuda pada 6.750 rpm dan torsi maksimum 620 Nm pada 5.500 rpm.

Dari 0-100 km per jam mobil bisa berlari dalam 4,1 detik saja dan kecepatan maksimumnya mencapai 295km/jam yang memang masih kurang cepat dari DBS.

Motor Matik Kini Disukai Pria

Motor Matik Kini Disukai Pria Jakarta - Dulu, motor matik diproduksi untuk menyasar konsumen wanita. Namun pada kenyataannya, kini, pria juga tertarik menggunakan motor jenis skutik.

Seperti yang dirasakan Yamaha Indonesia pada skutik Mio. Sejak awal diluncurkan, skutik Mio terkenal dengan citranya sebagai motor kaum hawa. Dan lambat laun skutik Mio mulai digemari pria. Hal ini pun membuat penjualan skutik Mio meningkat.

"Dulu Mio citranya wanita. Tapi dalam perkembangannya Mio kini disukai laki-laki," tegas Executive Vice President Director Yamaha Indonesia Dyonisius Beti di Jakarta.

Karena itu, menurut Dyonisius Yamaha bakal terus serius menggarap segmen tersebut karena peluang terbuka lebar. Meluncurkan skutik baru salah satunya. Mio GT merupakan reinkarnasi Mio Sporty yang diklaim sudah melegenda.

Di sisi lain, prediksi pasar skutik bakal naik di Indonesia terbukti. Saat ini skutik lebih banyak digunakan ketimbang motor bebek atau motor sport.

Data AISI menyebutkan dominasi penjualan motor jenis skutik mencapai 4.236.948 unit atau pangsa pasar 53 persen dari total penjualan nasional tahun lalu.

Sedangkan bebek turun drastis dengan market share hanya 29,95 persen atau sekitar 2.139.118 unit.

Meningkatnya pasar skutik di Indonesia seperti yang ditegaskan Dyonisius karena dominasi pria cukup besar di segmen ini.

"Jadi saat ini pria cukup banyak menggunakan skutik. Skutik ini juga digemari pria," tutupnya tanpa menjelaskan komposisi pengguna skutik pria dan wanita.

Rekor, City Car Taklukkan Afrika

Rekor, City Car Taklukkan Afrika Jakarta - Bila biasanya orang menjelajah dengan menggunakan mobil SUV atau van, dua orang Inggris ini nampaknya ingin mendobrak tradisi itu. Sebuah city car dipakai untuk turing panjang dari Cape Town, Afrika Selatan ke London, Inggris dalam waktu hanya 10 hari saja. Rekor pun tercipta.

Adalah Philip Young dan Paul Brace yang memecahkan rekor tersebut. Uniknya, rekor ini mereka cetak setelah berkendara dari Afrika Selatan ke Inggris dengan hanya menggunakan mobil kecil Fiat Panda yang bermesin 875 cc saja.

Total jarak 16.000 km jalan mampu mereka capai hanya dalam waktu 10 hari, 13 jam dan 30 menit. Dengan begitu, rekor 14 hari, 19 jam dan 26 menit yang telah bertahan sejak 1983 pun pecah sudah.

Uniknya, rekor yang mereka kalahkan itu sebelumnya menggunakan mobil segala medan Range Rover sebagai tunggangan. Bukan sebuah mobil kecil seperti Fiat Panda.

Untuk mencetak rekor tersebut, kedua petualang ini berjalan sejauh 1.600 km tiap harinya dengan kecepatan rata-rata 69 km/jam. Mereka pun jarang sekali memberhentikan mobilnya bila tidak dalam kebutuhan mendesak seperti kehabisan bensin atau berada di perbatasan.

Pemanas makanan sudah mereka tempatkan di mobil ini agar mereka dapat membuat makanan di dalam mobil. Selagi seorang mengemudi, seorang lain diantara mereka akan tidur di kursi belakang yang kecil. Ptualangan ini akan mereka jadikan sebagai media mengumpulkan uang untuk membantu pertanian di Afrika.

Pada saat perjalanan, sebenarnya banyak hambatan yang mereka temui. Dari mulai kondisi negara Afrika yang banyak tidak stabil, salju di Italia atau penyeberangan feri yang tertunda. Namun rekor akhirnya tetap mampu mereka cetak.

BMW X4 Bersiap Lahir

BMW X4 Bersiap Lahir Jakarta - Setelah lama menunggu kabar akhirnya pabrikan mobil premium asal Jerman BMW, resmi mengatakan akan melahirkan varian X4 Crossover mereka di 2014.

Bahkan secara terang-terangan, BMW Development Chief, Herbert Diess mengatakan siap melahirkan 22 model anyar terbaru dimulai sejak 2014. Seperti dilansir worldcarfans, Selasa (12/2/2013).

Untuk tahun 2014, BMW berencana untuk bisa melahirkan setidaknya 10 model baru diakhir 2014. Wow, bisa membuat gerah para pesaingnya nih.

Bahkan Diess juga membocorkan, bahwa BMW akan lebih memperbanyak varian penggerak roda depan. Terkecuali untuk seri 3, seri 5 dan seri 7 masih dipercaya untuk mengadopsi sistem penggerak roda belakang.

Tidak berhenti sampai disitu, boss BMW yang satu ini juga menepis rumor yang mengatakan bahwa seri i mereka merupakan produk gagal.

Ini sangat beralasal pasalnya Diess berkeyakinan dengan melahirkan kendaraan pencampuran teknologi antara kendaraan konvensional (mesin bensin) dan alternatif power merupakan langkah yang tepat yang pernah dilakukan BMW.