Tuesday, July 7, 2015

Kini Cadillac Jadi Korban Penjiplakan Produsen Mobil China

Kini Cadillac Jadi Korban Penjiplakan Produsen Mobil ChinaBeijing - Sudah banyak produsen otomotif yang menjadi korban penjiplakan oleh pabrikan mobil asal China. Kali ini Cadillac yang menjadi sasarannya. Adalah Shanxi Victory yang menjiplak salah satu Sport Utility Vehicle (SUV) Cadillac.

Mobil hasil rakitan Shanxi Victory itu adalah Victory V1 yang merupakan minivan dan Victory X1 yang berbentuk pikap. Keduanya mirip seperti mobil Cadillac. Terutama dari grill yang dibuat cukup besar dan lampu bagian depannya.

Ada juga model Victory S10 yang rencananya akan diluncurkan di pasar otomotif Cina menjelang akhir tahun ini dan dijual dengan harga sekitar 60.000 yuan.

Jantung pacunya akan menggendong mesin 2.0-liter, 4 silinder yang mampu menghasilkan tenaga 116 hp. Mobil tersebut memiliki dimensi panjang 4.190 mm, lebar 1.765 dan tinggi 1.695 mm serta jarak sumbu roda (wheelbase) 2.510 mm.

Namun Shanxi Victory mengklaim SUV-nya itu didesain berkat kolaborasi model Lifan X60 dan Chery Tinggo 3.

Nah, apakah nantinya produsen Shanxi Victory ini akan mendapatkan teguran dari Cadillac seperti kasus Porsche menegur keras pabrikan mobil asal China yang menjiplak Macan.


(ady/lth)

TRAC Siapkan 1.000 Mobil untuk Disewa Pemudik

TRAC Siapkan 1.000 Mobil untuk Disewa PemudikJakarta - Bingung mau mudik naik mobil apa? Coba saja sewa. Banyak pilihannya. Perusahaan rental mobil TRAC atau Astra Rent A Car menyiapkan 1.000 mobil untuk disewa pemudik tahun ini.

"Dengan mempertimbangkan permintaan unit sewa kendaraan pada tahun lalu, untuk tahun ini TRAC siapkan kurang lebih 1.000 unit kendaraan," ujar Direktur Marketing Serasi Autoraya, Jefri Rudyanto Sirait, di Jakarta.

Jefri juga menambahkan, berbagai kendaraan terbaik disediakan Trac agar setiap konsumen bisa melakukan mudik dengan aman dan nyaman.

Seluruh unit telah lolos quality check unit kendaraan, mengingat mayoritas kendaraan akan digunakan untuk perjalanan jarak jauh. Selain itu, khusus untuk mengantisipasi event Lebaran ini, TRAC menambah stock unit tipe-tipe tertentu setelah meng-optimalkan stock unit yang tersedia di seluruh cabangnya.

"Mayoritas kendaraan yang paling banyak disiapkan adalah 70% kendaraan tipe kendaraan keluarga. Seperti Avanza dan Innova, yang sesuai dengan aktivitas perjalanan mudik," tambah Jefri.

Selain itu Trac juga menyediakan 'Paket Mudik Lebih Asyik dengan Tambahan Satu Hari GRATIS'. Program ini akan dimulai pada pertengahan Juni-23 Juli 2015.

Selain itu TRAC juga menyiapkan program khusus Mudik Asyik dengan benefit tambahan 1 (satu) hari sewa mobil gratis. Dengan pilihan paket rental mulai dari 4 hari, 7 hari, serta 10 hari, dengan jenis mobil yang tersedia adalah Avanza, Innova, Altis, Camry, Fortuner, serta Alphard. Dengan catatan paket Mudik Asyik TRAC ini sudah termasuk pajak, kecuali jasa sewa pengemudi.

Paket promo Mudik Asyik bersama TRAC di tahun ini berlaku untuk perjalanan mudik dari dan ke Jakarta, Cilegon, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Malang, Surabaya, Medan, Pekanbaru, Padang, Lampung, Palembang, Makassar, Manado, serta Jambi.

Kebutuhan sewa mobil juga dapat dilayani melalui cabang TRAC di 16 kota tersebut. Untuk booking mobil, penyewa diberikan waktu minimal sepuluh hingga tujuh hari, sebelum penyewaan dengan syarat fotocopy KTP, Kartu Keluarga, SIM, serta pembayaran menggunakan kartu kredit dengan uang muka yang harus diberikan sebesar 10% dari harga paket.


(lth/ddn)

Honda CR-V Generasi Terbaru Bakal Berkapasitas Tujuh Penumpang

Honda CR-V Generasi Terbaru Bakal Berkapasitas Tujuh PenumpangLondon - Saat ini Sport Utility Vehicle (SUV) andalan Honda, yakni Honda CR-V generasi keempat berkapasitas empat penumpang atau lima kursi dengan pengemudi. Namun, Honda disebut berniat membuat generasi berikutnya dari SUV itu berkapasitas tujuh penumpang atau delapan kursi dengan pengemudi.

Isyarat itu diungkapkan oleh Kepala Honda Inggris, Leon Brannan di sela acara peluncuran Honda HR-V di Lisbon, Portugal. Selain berkapasitas tujuh penumpang, SUV itu juga berpenggerak empat roda.

Sehingga, mobil ini akan tampil lebih mewah dan bersaing dengan Land Rover Discovery Sport atau Volvo XC60. “Honda CR-V adalah pilar utama kami,” Brannan seperti dilaporkan Autocar, Rabu (8/7/2015).

“Kami akan bisa bersaing dengan Land Rover sebagai brand. Sekarang kami mempunyai line up mobil yang tengah bertumbuh, Anda akan melihat semakin banyak komunikasi tentang Honda,” paparnya.

Untuk pasar Inggris, kemungkinan besar, kabin Honda CR-V anyar bakal meminjam desain Honda HR-V mulai dari layar pada konsol tengah, serta dashboard-nya. Bahkan tak mustahil mesin HR-V yang berkapasitas 1.500 cc dan bertenaga 128 bhp dan 1.600 cc yang bertenaga 1.600 bhp juga akan menjadi varian baru di jajaran Honda CR-V.

Namun itu hanya berlaku di Inggris, sedangkan di pasar negara lain akan menggunakan mesin yang berukuran lebih besar.


(arf/lth)

5 Mobil Premium 'Murah Meriah'

5 Mobil Premium Jakarta - Mobil premium selalu identik dengan harga yang tinggi dan mahal karena fasilitas dan fitur yang menarik, ditambah dengan wajah dan perawakan yang cantik jadi bumbu pemanis mobil alias premium. Tapi bukan berarti di antara mobil mewah tersebut tidak ada yang murah.

Dengan menunggu sabar selama beberapa tahun saja, mobil-mobil yang bisa dibilang premium sudah mengalami depresiasi harga namun fasilitas akan tetap berkualitas. Sehingga itu akan membantu para konsumen yang dulunya menginginkan mobil mewah tersebut bisa segera memilikinya.

Di bawah ini ada 8 mobil kelas premium yang bisa dipilih dengan harga yang lebih terjangkau. Semua mobil ini berkisar di bawah Rp 700 juta. Termasuk murah jika dibandingkan dengan kualitas dan statusnya sebagai mobil kelas premium.

Ikuti GIIAS 2015, Ini Andalan Mazda Indonesia

Ikuti GIIAS 2015, Ini Andalan Mazda IndonesiaJakarta - PT Mazda Motor Indonesia (MMI) menegaskan keikutsertaannya di ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang digelar 20 â€Â" 30 Agustus mendatang. Agen pemegang merek Mazda ini hanya memamerkan model-model yang saat ini sudah malang melintang di pasar otomotif Tanah Air, dan tidak meluncurkan model baru.

"Kita fokus memamasarkan line up yang telah ada sekarang. Lebih memamerkan ke sixth generation,” tutur Senior Marketing Manager PT MMI, Astrid Ariani Wijaya, di Jakarta, semalam.

Beberapa model yang akan dipamaerkan antara lain versi terbaru Mazda2, Mazda CX-5, Mazda Biante, Mazda6, Mazda CX-9. Semua model-model itu telah diluncurkan pada tahun ini.
“Karena new product kami telah keluar kemarin, ada Mazda6 dan CX-5. Jadi saat ini konsentrasi kami ke situ, tahun ini sudah habis," kata Astrid.


(rgr/arf)

Bahas Volvo, Indomobil dan Garansindo Sudah Ketemuan

Bahas Volvo, Indomobil dan Garansindo Sudah KetemuanJakarta - Diam-diam Indomobil dan Garansindo sudah membahas mengenai ribut-ribut merek Volvo. Garansindo dan Indomobil bertemu beberapa waktu lalu, tepatnya bulan Mei lalu.

Itu berarti pertemuan terjadi beberapa saat setelah Garansindo dan beberapa perusahaan lain seperti PT Grand Auto Dinamika dan PT Geely Mobil Indonesia dikabarkan mengajukan minat untuk memayungi merek mobil premium itu.

Sayang sumber detikOto di kedua perusahaan mobil tersebut tidak mau menjelaskan detail isi pertemuan itu.

"Yang pasti ini sangat genting karena yang bertemu pun kabarnya sudah level pemegang saham kedua produsen," ujar sumber tersebut.

Apakah benar akan terjadi perpindahan merek Volvo dari Indomobil ke Garansindo atau Volvo tetap di Indomobil belum jelas.

Saat detikOto mencoba mengonfirmasi hal ini pada CEO Garansindo Muhammad Al Abdullah dirinya tidak mau berkomentar soal pertemuan tersebut.

"Ya mungkin pertemuan biasa saja, hubungan para share holder Garansindo dengan share holder Indomobil sangat baik sejak lama," ujarnya.


(ddn/lth)

Jika Infrastruktur Memadai, Suzuki Mau Jual Mobil Hybrid di Indonesia

Jika Infrastruktur Memadai, Suzuki Mau Jual Mobil Hybrid di IndonesiaJakarta - Ada beberapa produsen mobil yang sudah menjual mobil Hybrid di Indonesia. Suzuki pun ingin menjual mobil hybrid-nya di pasar otomotif nasional. Tapi karena infrastrukturnya yang belum memadai, Suzuki pun harus mengurungkan niatannya itu.

4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Makmur menuturkan, pada dasarnya jika ditanya Suzuki mau atau tidak menjual mobil hybrid ya jawabannya mau, tapi balik lagi kepada kesiapan infrastrukturnya.

"Kembali lagi harus berdasarkan pasar juga. Pertama apakah hybrid ini sudah dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia, yang kedua kelas segmennya seperti apa dan yang tak kalah pentingnya adalah sarana dan prasaranannya harus terlebih dulu memadai," beber Makmur detikOto di sela-sela acara buka bersama dengan media di Jakarta.

Menurut Makmur, Suzuki sudah punya teknologi hybrid sejak dulu baik itu yang berada di Jepang atau di India. Bukan tidak mau dibawa ke Indonesia, tapi sasaran pasar di Indonesia dan juga infrastruktur untuk mobil hybrid belum memadai

"Yang harus kita pikirkan adalah sarana dan prasarananya sudah siap belum, harus se Indonesia bukan hanya di kota-kota besar saja. Karena tujuan kita pada dasarnya menjual suatu produk untuk memberikan nilai lebih kepada konsumen, tapi kalau kenyataannya itu menjadi susah bagi konsumen ya mending jangan, sayang," pungkasnya.


(ady/lth)