Saturday, January 16, 2016

Hyundai Patenkan Rancangan Mobil yang Bisa Berubah Bentuk?

Hyundai Patenkan Rancangan Mobil yang Bisa Berubah Bentuk?Jakarta - Hyundai Motor Company bikin disebut-sebut telah mematenkan sketsa rancang bangun mobil yang bodinya bisa dibongkar pasang dan dilipat. Dengan cara itu, maka bentuk dan tampilan mobil bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan atau keinginan.

Seperti dilaporkan Auto Guide, Minggu (17/1/2016), paten untuk konsep mobil yang bisa diubah-ubah tampilannya itu sejatinya telah diajukan pada akhir 2014 lalu. Namun, persetujuan baru diterima pada pertengahan pekan lalu.

Menurut pengajuan paten, kendaraan  itu bisa ‘dilipat’ sehingga  panjang mobil bisa dipanjangkan atau diperpendek. Selain itu bagian bodi bisa diubah menjadi mobil beratap terbuka. Begitu pun dengan kaca depan bisa dimaju mundurkan.

Bahkan, sasisnya terdiri dari dua bagian dan - bagian belakang - dimajukan atau istilahnya dilipat. Caranya, diselipkan bagian bawah batang sasis bagian depan.

Untuk mengimbangi itu, bagian belakang mobil dibuat berengsel sehingga bisa dimajumundurkan, dan wujud mobil pun berubah. Dimensi mobil lebih pendek, dan sebaliknya.

Hanya, hingga kini belum ada keterangan resmi dari Hyundai ihwal kapan konsep tersebut diwujudkan.


(arf/arf)

Mercedes-Benz Bakal Bikin Varian Mercy GLC Berbahan Bakar Hidrogen

Mercedes-Benz Bakal Bikin Varian Mercy GLC Berbahan Bakar HidrogenStuttgart - Bos Mercedes-Benz Thomas Weber memastikan kabar tentang niat perusahaannya untuk memproduksi mobil berbahan bakar hidrogen. Model pertama yang bakal menggunakan bahan bakar itu adalah Mercedes-Benz GLC.

Seperti dilaporkan Carscoops, Minggu (17/1/2016), pernyataan Weber itu disampaikan pengujung tahun lalu. Dia menyebut, Mercy GLC itu akan dilengkapi teknollogi bahan bakar hidrogen paling mutakhir yang telah diciptakan pabrikan.

“Saat ini, kami sudah dalam tahap pertengahan dalam proses pengembangan (mobil hidrogen),” ungkap Kepala Penelitian dan Pengembangan Mercedes-Benz itu.

Salah satu keunggulan Mercy GLC hidrogen itu adalah, proses pe ngisian bahan bakarnya yang singkat, yakni cukup tiga menit.Bahkan pembelinya bakal mendapatkan pengembalian tunai baik melalui pembelian langsung atau program sewa mobil.

Namun, meski sudah secara gamblang disebutkan model yang bakal menggunakan bahan bakar hidrogen, namun Weber tak menyebut kapan mobil itu diproduksi. Terlebih, jadwal penjualannya.

Saat ini sejumlah pabrikan telah menggelontorkan mobil berbahan bakar hidrogen. Toyota misalnya dengan Toyota Mirai, Honda dengan FCV Clarity, dan BMW kabarnya bakal menggelontorkan pada 2020.

Selain mobil hidrogen, Weber juga berbica tentang mobil listrik. Hanya, dia tak bersedia menyebutkan basis dari mobil tersebut.


(lth/arf)

Cermati, Ini Tanda-tanda Transmisi Skutik Anda Bermasalah

Cermati, Ini Tanda-tanda Transmisi Skutik Anda BermasalahJakarta - Salah satu kemudahan dan kenyamanan yang ditawarkan varian skuter otomatis alias skutik ada pada transmisinya. Namun, dibalik segala kemudahan dan kenyamanan itu, terdapat sejumlah potensi masalah. Apa saja?

“Berkendara skutik orang tinggal memutar grip gas motor sudah jalan, tak perlu pindah gigi apalagi mencengkeram tuas kopling. Ini dikarenakan skutik menggunakan transmsi CVT (continuously variable transmission),” tutur Service Advisor Yamaha Flagship Shop Jakarta, Abdul Azis Muslim, kepada detikOto, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Prinsip kerja transmisi itu menggunakan belt dan gaya sentrifugal untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda motor. Sejuml ah komponen ada di sistem transmisi tersebut, dan jika tak dirawat dengan baik akan cepat bermasalah.

Namun, masalah juga akan terjadi seiring dengan masa pakai yang lama sehingga komponen tersebut aus. “Jika ada salah satu komponen yang menunjukan gejala bermasalah sebaiknya segera ditangani atau diperbaiki. Jika tidak, akan merembet ke komponen lainnya. Karena itu kenali gejalanya dan di bagian mana,” kata Azis.

Jika di skutik muncul getaran saat putaran mesin rendah atau setelah mesin motor dinyalakan namun tidak digas, itu berarti ada gejala masalah di roller atau primary sliding sheave. Terlebih jika diikuti suara krok,krok, krok dsaat motor dijalankan, serta akselerasi alias laju motor berat.

Gejala kedua yang juga sering ditemukan adalah jika laju motor ndutan-ndutan saat tuas gas mulai ditarik atau di putaran mesin rendah dan bersuara jedug,jeduk . Tanda-tanda itu mengindikasikan ada masalah pada bagian mangkuk kopling.

S ementara, jika laju motor tiba-tiba melambat dengan sendirinya dan kecepatan tak segera bertambah kala tuas gas ditarik, itu berarti ada masalah pada kanvas sentrifugal. Soalnya, kanvas sentrifugal ini berfungsi untuk menekan mankuk kopling untuk menyalurkan tenaga mesin ke roda.

Masalah lain yang juga kerap ditemui, terjadi di sliding yakni peranti yang menghubungkan belt. Gejalanya, laju motor seperti tertahan saat putaran mesin di tingkat sedang. Namun, ketika tuas gas kembali dibetot, laju normal kembali.


(arf/arf)

Titling Kit, Bikin Siapa Saja Jadi Gampang Kendarai Motor Gede

Titling Kit, Bikin Siapa Saja Jadi Gampang Kendarai Motor GedeJakarta - Sebuah perusahaan modifikasi di Seattle, Amerika Serikat, Titling Motors Works, mengubah motor gede â€Â" Harley Davidson, Honda Gold Wing dan lain-lain â€Â" menjadi motor beroda tiga yakni dua di depan dan satu di belakang. Dengan perangkat itu, roda depan bisa miring sesuai gerakan tubuh pengendara sehingga kestabilan pun terjaga.

Seperti dilansir Los Angeles Times, Jumat (15/1/2016), ide penciptaan perangkat tiga roda dan bisa miring sesuai gerakan tubuh itu didasari keinginan banyak orang yang ingin mengendari motor gede. Namun, tidak sedikit diantaranya yang takut karena bobot motor yang berat.

Bob Mighell pendiri pabrikan itu mengatakan, pihaknya menawarkan manfaat tambahan stabilitasm terutama bagi pengendara perempuan, diharapkan bisa menarik minat orang untuk naik motor gede. Masukan dari para wanita jugalah yang mendorong pabrikan itu berinovasi menemukan teknologi ini.

"Kami mendapatkan masukan dari para wanita yang berminat menunggangi motor besar tetapi dengan stabilitas layaknya kendaraan tiga roda. Kami juga mendengar masukan dari banyak orang yang suka naik motor seperti layaknya naik sepeda motor mereka sendiri,” paparnya.

Sementara laman Visordown, menyebut kit arau perangkat dari Titling Motors Works itu bisa mengubah Harley-Davidson dan Honda Gold Wings menjadi motor bergenre leaning three-wheelers. Meski begitu, perangkat tersebut juga bisa diaplikasikan untuk model lainnya.

Hingga kini, kit tersebut telah diaplikasikan untuk motor Harley Davidson model touring dan softail, termasuk Road King, Road Glide, Street Glide, Electra Glide. Selain itu di model Heritage Softail dan Fat Boy, juga Honda Gold Wing GL1800.

Pabrikan itu menyebut, kit ini dibanderol US$ 7.000 atau sekitar Rp 97,6 juta, termasuk front-end dengan dua tilting wheel.


(arf/arf)

Peranti Stability Control Bermasalah, Beberapa BMW i8 Ditarik

Peranti Stability Control Bermasalah, Beberapa BMW i8 DitarikJakarta - Bayerische Motoren Werke (BMW) mengumumkan rencana penarikan 16 sedan sport hybrid BMW i8. Soalnya, sistem perangkat stability control mobil-mobil itu bermasalah.

Seperti dikutip Carscoops, Minggu (17/1/2016), BMW mengatakan Lembaga Keselamatan Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat telah menemukan sistem hidrolik perangkat stability control bermasalah. Kerusakan itu berpotensi menyebabkan mobil sulit dikendalikan.

Meski begitu, hingga kini tidak ada laporan yang menyebut telah terjadi kecelakaan atau korban luka atau meninggal akibat masalah tersebut. BMW juga menegaskan dilernya akan melakukan perbaikan unit hidrolik sistem DSC mobil, atau bahkan menggantinya. 

Mobil yang bermasalah adalah model yang dibuat pada 29 Mei 2015 dan 5 Juni 2015. Penarikan ini merupakan yang kedua kalinya bagi BMW i8.

Pasalnya, pada akhir 2014 lalu, sebanyak 223 unit BMW i8 juga ditraik karena adanya potensi kebocoran saluran bahan bakar.


(arf/arf)

Pebalap KTM Juarai Reli Dakar 2016 Kategori Motor

Pebalap KTM Juarai Reli Dakar 2016 Kategori MotorRosario - Pebalap tim KTM yang berasal dari Australia, Toby Price, berhasil memenangi Reli Dakar 2016 kategori sepeda motor. Kemenangan Price itu sekaligus mengantarkan KTM mencatatkan kemenangan ke Dakar untuk yang ke-15 kalinya di Reli Dakar kategori sepeda motor.

Price, 28 tahun, meski berada di urutan keempat di stage terakhir atau ke-13, Sabtu (16/1/2016), namun perolehan poinnya teratas. Dia menyelesaikan stage yang berjarak 180 kikometer dari Villa Carlos Paz ke garis finis di Rosario, dalam waktu 39 menit, 41 detik.

Sementara itu, Stefan Svitko, yang merupakan rekan satu tim Price di KTM menempati posisi kedua di laga reli terganas itu. Sedangkan Pablo Quintanilla, yang merupakan pebalap Husqvarna, berada di posisi ketiga.

Meski berada di posisi ketiga pada stage ke-13 atau terakhir, dia berhasil merebut podium pertama. Quintanilla berhasil menyisihkan pebalap Honda, Kevin Benavides dengan selisih waktu 1 menit dan 41 detik, serta pebalap Yamaha, Helder Rodrigues dengan selisih waktu 2 menit dan 37 detik.

Sementara Price membalap dengan hati-hati dan tidak mau mengambil risiko untuk menang. Soalnya, dia telah memenangi klasemen, meski bakapan masih menyisakan tiga etape.


Berikut 10 Besar Pemenang Reli Dakar 2016 :
1. Toby Price, Tim KTM
2. Stefan Svitko, Tim KTM
3. Pablo Quintanilla, Husqvarna
4. Kevin Benavides, Honda
5. Helder Rodrigues, Yamaha
6. Adrien van Beveren, Yamaha
7. Antoine Meo, KTM
8. Gerard Farres, KTM
9. Ricky Brabec, Honda
10. Armand Monleon,KTM

Sumber : Motor Sport, 2016



(arf/arf)

Sepanjang 2015, Ducati Lego 54.800 Motor ke Seluruh Dunia

Sepanjang 2015, Ducati Lego 54.800 Motor ke Seluruh DuniaBologna - Pabrikan sepeda motor asal Italia, Ducati, sepanjang tahun 2015 lalu, berhasil menjual 54.800 unit. Jumlah ini naik 22 persen atau 9.683 unit dibanding penjualan tahun sebelumnya.

Pernyataan Ducati yang dilansir Visordown, Minggu (17/1/2016), menyebut penjualan di luar Italia, terbanyak dibukukan di Amerika Serikat, yakni naik 14 persen. Sementara di negerinya sendiri, penjualan yang dibukukan mencapai 53 persen dari total penjualan.

Peningkatan penjualan juga dibukukan Ducati di Inggris. Di Negeri itu, motor yang digelo Ducati sepanjang 2015 naik 37 persen.

Sedangkan di Jerman dan Prancis, masing-masing naik 24 dan 22 persen. Namun yang tak kalah penting adalah, naiknya penjualan di wilayah Asia.

Penjualan di wilayah tersebut naik 14 persen. China menjadi pasar yang membukukan kenaikan penjualan terbesar dibanding negara-negara lain di Asia, yakni 46 persen.


(arf/arf)