Wednesday, January 30, 2013

Vespa Luncurkan 3 Motor Anyar di 2013

Vespa Luncurkan 3 Motor Anyar di 2013 Jakarta - Tahun 2013 sudah datang, produsen motor Vespa pun siap kembali menginvasi pasar motor Indonesia. Sedikitnya bakal ada 3 motor baru yang siap diluncurkan oleh pabrikan motor asal Italia tersebut di tahun ini.

Communication specialist Radityo Prabowo PT Piaggio Indonesia menjelaskan kalau sedikitnya ada 3 motor yang pasti akan mereka luncurkan tahun ini, diluar itu, ada lagi 1-2 produk baru yang sedang dipertimbangkan untuk masuk pula.

"Tahun ini ada tiga yang baru. Cuma waktunya belum bisa kita kasih tahu," ujar Radityo.

Tiga produk yang dimaksud oleh Radityo adalah Vespa LX 150 injeksi dan Vespa S 150 injeksi serta varian anyar Vespa 946.

"Untuk LX dan S sebenarnya kan sudah ada, nah nanti yang kita luncurkan yang pakai mesin baru, tiga katup," lugasnya.

Mesin itu sendiri adalah mesin generasi baru yang memiliki tiga katup. Piaggio memutuskan menggunakan sistem tiga-katup (dua intake, satu exhaust) karena dianggap bisa meningkatkan campuran bahan bakar. Busi sekarang diletakan di posisi baru untuk meningkatkan pendinginan di kepala silinder.

Dengan struktur baru tersebut, Piaggio mengklaim mesin 150 cc baru diklaim memiliki tenaga hingga 12,7 hp pada 7.750 rpm dan 9,4 lb-ft di 6.250 rpm, lebih baik dari versi sebelumnya yang hanya bertenaga 11,9 hp pada 8.000 rpm dan 8,7 lb-ft di 6.250 rpm.

Namun, meski tenaganya terhitung bertambah, pabrikan motor Italia itu mengklaim kalau konsumsi bahan bakar mesin ini malah lebih irit. Piaggio mengatakan kalau mesin itu mampu melakukan efisiensi hingga 55 km/liter.

Di sisi lain, Vespa 946 adalah versi produksi dari motor konsep bertampang jadul bernama Vespa Quarantasei. Vespa 946 dilihat dari desainnya seperti masih mengambil inspirasi dari Vespa Quarantasei. Jadi bila Vespa Quarantasei adalah sebuah motor konsep, Vespa 946 adalah versi produksi dari Vespa Quarantasei itu.

Meski berstatus sebagai motor baru, aura retro amat kental pada motor ini. Bukan apa-apa, sebab dari namanya saja, 946, motor ini memang ditenggarai mengambil inspirasi dari desain tahun 1946 dimana tahun itu Vespa mulai melakukan produksi skuter.

Motor ini di desain di Vespa Pontedera Style Center. Garis desainnya tetap mengikuti bahasa desain yang selama ini selalu dipertahankan Vespa.

Inspirasi motor ini, kemungkinan besar sama dengan Quarantasei yang mengambil inspirasi dari motor prototype MP6 buatan tahun 1945 dengan garis desain yang terus melengkung dan membulat layaknya motor Vespa pada umumnya. Lekukan khas Vespa tersebut dapat dilihat mulai dari bagian depan sayap, samping hingga ke belakang.

Tapi, bahan yang digunakan kini adalah aluminium, bukan besi. Ini dimaksud untuk menjaga bobot kendaraan agar tetap ringan yang pada akhirnya akan berpengaruh pada tingkat efisiensi kendaraan.

"Untuk harga juga belum bisa kita kasih tahu," elak Radityo.

Mazda Indonesia Yakin Jual 16.000 Mobil di 2013

Mazda Indonesia Yakin Jual 16.000 Mobil di 2013 Jakarta - Menyambut tahun 2013, Mazda menargetkan penjualan hingga mencapai 16.000 unit. Mazda pun siap mengandalkan 3 varian utama mereka untuk menjadi tulang punggung mereka.

"Di 2013 kami menargetkan penjualan hingga 16.000 unit. Dan untuk showroom ke-37 di Depok kali ini ditarget kan bisa menjual hingga 550 unit, dan saya berharap bisa lebih dari itu," ungkap Presiden Direktur PT MMI, Keizo Okue, usai peresmian diler Mazda Depok, Rabu (30/1/2013).

"Selain itu ada 3 pilar yang menjadi andalan Mazda di tahun ini. Mazda2 tentu masih menjadi andalan, selain itu ada CX-5 dan Biante yang kami yakini memberikan kontribusi besar," tambahnya.

Akan tetapi Okue tidak memungkiri, bahwa Mazda2 masih akan memiliki komposisi yang paling besar untuk penjualan Mazda di 2013.

"Tapi tetap Mazda2 akan memiliki kompesisi terbesar bisa mencapai 30 persen dari total penjualan kami. Selain itu utuk konsumen yang menginginkan CX-5 jangan khawatir. Itu sudah aman, meski sebelum ada permasalahan dipengiriman, kini tidak ada lagi. Karena kami minta dari Jepang cukup banyak," tutup Okue.

Toyota Indonesia Masih Andalkan Baja Impor

Toyota Indonesia Masih Andalkan Baja Impor Jakarta - Kualitas baja dalam negeri masih tergolong rendah. PT Toyota Motors Manufacturing Indonesia (TMMIN) pun terpaksa menggunakan baja impor untuk memproduksi mobil-mobil Toyota.

Saat ini rata-rata mobil rakitan lokal mengandung 40-45 persen elemen baja untuk memproduksi beberapa model, yakni SUV Fortuner, Innova dan Rush.

Hal demikian dikatakan oleh General Manager External Affairs TMMIN, Irwan Priyantoko di sela-sela media gathering di Gran Melia, Jakarta, Rabu (30/1/2012).

"Rasanya pengalaman Toyota belum bisa menggunakan baja dalam negeri karena, baja dalam negeri belum siap. Harus ada komitmen kita untuk tingkatkan kualitas baja lokal," kata Irwan.

Menurutnya, sampai saat ini kualiatas baja lokal masih tergolong rendah. Toyota pun tidak bisa mengandalkan baja lokal, meski didorong banyak faktor.

Dan untuk mengantisipas permintaan mobil dalam negeri dan luar negeri, TMMIN memanfaatkan baja impor dari Jepang dan Korea. Dan mau tidak mau TMMIN impor baja.

"Pertanyaan sampai mana kualitas baja dalam negeri. Dalam negeri belum siap, sementara ketergantungan impor masih kuat," pungkasnya.

Di sisi lain, TMMIN saat ini tidak bisa menahan naiknya harga baja impor dari Jepang dan Korea. Seluruh pasokan digunakan untuk mobil-mobil Toyota sudah mengalami kenaikan.

Namun dengan kenaikan harga baja impor, biaya produksi mobil tidak serta merta dilimpahkan ke konsumen. Bahkan Toyota berani bertanggungjawab mahalnya harga mobil dengan menanggung biaya yang dilimpahkan ke produsen.

"Selama ini baja kita impor. Biasanya jika ada biaya kenaikan cost dan setelah dihitung-hitung konsumen tidak sanggup mau tidak mau biaya kita tanggungkan ke produsen," ucapnya.

Dan kejadian ini, sebenarnya tidak bisa hindari. Produsen mobil Toyota harus terus produksi mobil sementara tekanan biaya melambung.

"Tidak ada alternatif, mau tidak mau kita harus impor," tutup Irwan.

Toyota Sudah Siap Produksi Etios di Indonesia

Toyota Sudah Siap Produksi Etios di Indonesia Jakarta - Toyota siap meluncurkan Etios di Indonesia pada Maret 2013 mendatang. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengaku sudah berbenah menyambut anak barunya tersebut.

"Kita sudah siap untuk apa pun termasuk Etios," tegas General Manager External Affairs TMMIN, Irwan Priyantoko di sela-sela media gathering di Hotel Gran Melia, Jakarta, Rabu (30/1/2012).

Menurut Irwan, TMMIN sudah sangat siap melokalisasi kendaraan tersebut.

Dengan begitu pesaing Honda Brio dan Nissan March ini akan menyusul Toyota Fortune dan Innova yang sudah lebih dulu dilokasisasi dan diperkaya kandungan lokal dalam negeri.

"Model apa saja kita siap, dan tapi bukan high medium seperti NAV-1. Kita harus siap, karena itu induk industri otomotif kita," pungkasnya.

Dia menambahkan, potensi Toyota Etios dengan kandungan lokal tinggi sangat besar. Soalnya volume penjualan pada mobil tersebut akan sangat tinggi. Karenanya segala peralatan untuk menunjang kehadiran Toyota Etios sudah dimatangkan terlebih dahulu.

"Kalau kita mau bicara pengembangan dalam negeri volume harus besar dan lokal konten harus tinggi," imbuhnya.

Nantinya, lokalisasi Etios secara bertahap. Untuk sementara TAM mendatangkan Toyota Etios dari India dalam bentuk CBU. Setelah itu Etios terlebih dahulu CKD dan hingga ke tahap produksi dengan syarat kandungan lokal.

Sayang ketika ditanya berapa besar kandungan lokal pada Toyota Etios, Irwan enggan bercerita. Pasalnya ini masih tahap penggodokan.

Toyota Ingin Ekspor Fortuner dan Innova Lebih Banyak

Toyota Ingin Ekspor Fortuner dan Innova Lebih Banyak Jakarta - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) selaku pabrik perakitan mobil Toyota di Indonesia, ingin mengekspor mobil Toyota Fortuner dan Innova lebih banyak ke berbagai negara tahun 2013.

Tahun lalu, Toyota sudah mengekspor sebanyak 61.890 unit atau naik 61 persen dari jumlah ekspor 2011. Ekspor mobil Toyota pada 2011 38.342 unit.

"Kita ingin ekspor mobil lebih banyak lagi tahun ini. Tapi belumn ada angka pasti," kata General Manager External Affairs TMMIN, Irwan Priyantoko di sela-sela media gathering di Hotel Gran Melia, Jakarta, Rabu (30/1/2012).

Menurutnya Toyota mampu memproduksi dan mengekspor mobil lebih banyak tahun ini. Hanya saja, besaran angka yang ditargetkan tergantung Toyota Jepang.

"Yang penting bagaimana caranya ekspor naik terus ini. Kita masih harus konsolidasi kapasitas. Kita memang tidak bisa sembarangan, karena harus sesuai dengan kemapuan produksi untuk ekspor. Hingga saat ini belum ada angkanya, masih tunggu dari TMC," pungkas Irwan.

Irwan menambahkan, peningkatan ekspor paling besar terjadi ke negara Arab Saudi dan Thailand di tahun lalu. Besarnya kapasitas ekspor karena memang permintaan Toyota di negera-negara tersebut lumayan besar.

"Ekspor 2011 growth paling tinggi ke Thailand, dan Saudi Arabia. Saudi Arabia tahun 2011 sebanyak 17.691 unti dan di 2012 sebanyak 27.936 unit atau naik 57 persen," ucap Irwan.

Tahun ini lanjut Irwan, TMMIN berharap tidak ada pengaruh ekonomi global, dan tidak seperti negara-negara lainnya. Selama ini pengaruh ekonomi global tidak sampai berimbas di Tanah Air.

"So far pengaruh ekonomi global tidak ada. Kalau dilihat 2011-2012, so far masih jauh dan baik-baik saja," yakin Irwan.

Ekspor mobil Toyota oleh TMMIN dilakukan ke Timur Tengah, Thailand, Timor Leste, Brunei Darussalam, dan Papua Nugini.

Cara Mendeteksi Oli yang Kemasukan Air Setelah Motor Menerjang Banjir

Cara Mendeteksi Oli yang Kemasukan Air Setelah Motor Menerjang Banjir Jakarta - Sewaktu banjir menggenangi sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya pasti ada motor Otolovers semua yang terendam banjir kan? Meski tidak terendam parah Anda semua harus tetap mendeteksi kondisi oli pada sepeda motor Anda.

Sebab, bisa saja oli pada motor Anda kemasukan air. Kalau sudah kemasukan air kinerja oli sudah tidak normal lagi. Nah bagaimana cara mendeteksi oli yang kemasukan air?
Dady Hendratno Tedjo, Manager Service Region Departement Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) mencoba memberikan tips bagi Otolovers semua mengenai bagaimana cara mendeteksi oli yang kemasukan air.
"Kalau oli kemasukan air yang paling mudah mendeteksinya yakni oli akan menjadi putih seperti susu. Cek sendiri saja kalau oli berubah warna menjadi putih berarti itu sudah kemasukan air," tutur Dady saat berbincang dengan detikOto di sela-sela acara servis gratis motor Honda di Mangga Dua Square, Jakarta, Rabu (30/1/2013).
Menurut Dady, jika oli sudah kemasukan air maka pelumasan oli itu sendiri sudah tidak akan sempurna dan parahnya jika didiamkan akan merusak mesin.

"Baiknya jika sudah diterkena air maka oli harus langsung diganti. Kalau tidak akan merusak mesin karena gesekan mesin akan cepat aus," tutupnya.

Banjir, Penjualan Motor Honda di Jakarta dan Tangerang Turun 10%

Banjir, Penjualan Motor Honda di Jakarta dan Tangerang Turun 10% Jakarta -
Otomotif merupakan salah satu sektor yang cukup parah terkena imbas banjir kemarin. Selain banyak motor yang terendam banjir, penjualan sepeda motor di wilayah Jakarta dan Tangerang juga terpengaruh.
Menurut Ario, Marketing Departement Head, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku diler utama Honda Jakarta dan Tangerangm dampak banjir beberapa waktu lalu membuat penjualan sepeda motor di Jakarta dan Tangerang turun 5 sampai 10 persen.

"Wah dampak banjir cukup parah. Penjualan diproyeksikan turun 5 sampai 10 persen di Januari 2013 ini," kata Ario saat berbincang dengan detikOto di sela-sela acara servis gratis motor Honda di Mangga Dua Square, Jakarta, Rabu (30/1/2013).


Saat ditanya apa yang membuat penjualan sepeda motor anjlok di Januari ini? Ario memaparkan karena banjir yang menggenangi sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya membuat akses dari pabrik terututp, dan pengiriman unit menjadi terhambat.
"Waktu banjir datang di hari pertama kita sama sekali tidak membuka faktur. Meski di wilayah lain yang terkena banjir ada yang melakukan transaksi tapi kami (WMS) tidak menerima faktur penjualan," keluhnya.

Akibatnya, penjualan sepeda motor Honda di Jakarta dan Tangerang berkurang 5.000 unit dari target yang telah ditentukan setiap bulannya yakni 35.000 unit.


"Target kita setiap bulannya sebesar 35.000 unit, sekarang baru tercapai 30.000 unit. Mudah-mudahan tinggal sisa 2 hari lagi terkejar target di 35.000 unit ini," timpalnya.
Ario berharap banjir yang sudah surut ini tidak akan berdampak lagi bagi penjualan motor Honda di Jakarta dan Tangerang. Harapannya di Februari mendatang penjualan akan kembali normal dan tembus diangka 35.000 unit lagi.

"Kami mengharapkan Februari besok penjualan normal lagi. Sebab pasokan dari AHM juga sudah mulai normal," tandasnya.