Wednesday, March 11, 2015

Pria Ini Punya Ambisi untuk Besarkan Mercedes-Benz di Indonesia

Pria Ini Punya Ambisi untuk Besarkan Mercedes-Benz di IndonesiaJakarta - Mercedes-Benz Indonesia (MBI) memperkenalkan jajaran eksekutif barunya kepada beberapa awak media. Adalah Roelof Lamberts yang kembali lagi ke Indonesia untuk menjabat sebagai Director Sales & Marketing Passanger Cars MBI.

Roelof sudah kembali berkontribusi untuk MBI sejak pekan lalu. Mulai pekan ini, ia mengaku akan bekerja keras agar bisa berkontribusi lebih kepada MBI.

Roelof menyatakan, sebelumnya ia bekerja di Eropa selama kurang lebih 10 tahun. Bahkan, ia pernah juga bekerja di Indonesia 10 tahun yang lalu.

"Sebelumnya, 10 tahun terakhir saya di Eropa. Terakhir di sana saya sempat menjabat sebagai Managing Director for Retail Outlet," kata Roelof di acara Lunch bersama President & CEO Mercedes-Benz Indonesia di Hermitage Hotel, Menteng, Jakarta, Rabu (11/3/2015).

Karena sempat lama di Indonesia 10 tahun lalu, Roelof pun sangat terkesan kembali lagi ke Indonesia. "Saya sangat terkesan balik lagi ke Indonesia," katanya.

Untuk itu, Roelof berharap agar ia bisa berkontribusi untuk industri otomotif Indonesia. Bahkan, ia bertekad untuk bisa memajukan penjualan Mercedes-Benz Indonesia.

"Saya sangat terkesan di sini. Semoga bisa berkontribusi di Indonesia dan bisa memajukan penjualan Mercedes-Benz Indonesia," harapnya.


(rgr/ady)

Renault Siap Lahirkan Mobil Mungil di India

Renault Siap Lahirkan Mobil Mungil di IndiaJenewa - Produsen otomotif asal Prancis, Renault, memastikan akan meluncurkan mobil mungil di India. Mobil tersebut juga rencananya akan diproduksi dan khusus untuk pasar India.

Kabar baik itu diungkapkan oleh CEO Renault-Nissan Carlos Ghosn, di Geneva Motor Show yang juga dihadiri oleh detikOto.

"Kami akan memperkenalkan mobil baru di India, dengan menggunakan platform CMF-A pada musim panas ini," kata Carlos Ghosn.

Bahkan Carlos mengatakan, mobil baru Renault di India ini merupakan produk penting untuk Renault.

"Mobil ini akan diproduksi di India, Perancis dan Jepang sebagai engineers-nya. Ini kendaraan yang sangat penting (untuk Renault), karena mengusung efisiensi bahan bakar, dan mengusung mesin terbaik. Dan akhirnya kami bisa memperkenalkannya di negara berkembang," ujarnya.

Namun jangan sedih Otolovers, Ghosn memastikan. Setelah satu tahun dijual di India, mobil ini juga akan ikut diproduksi di negara lainnya.

"Setelah setahun di India, kami akan memutuskan dimana saja kita akan memperpanjang produksinya. Ini adalah mobil global yang ditujukan untuk pasar negara berkembang. Anda dapat berharap untuk melihat mobil ini di Amerika Selatan, Afrika, dan sebagian Asia. Tapi prioritas sekarang adalah di India," tutupnya.


(lth/ady)

Gaikindo Sayangkan Pabrik GM Indonesia Ditutup

Gaikindo Sayangkan Pabrik GM Indonesia DitutupJakarta - Isu yang tengah santer baru-baru ini adalah rencana tutupnya pabrik General Motors (GM) di Pondok Ungu, Bekasi. Pabrik itu terpaksa harus menghentikan produksi Chevrolet Spin pada 30 Juni 2015 mendatang.

Hal itu pun disayangkan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang memayungi beberapa pabrikan otomotif roda empat di Indonesia.

"Kami Gaikindo kalau ditanya pabrik GM tutup tentu kita menyayangkan kalau ada perusahaan menutup pabriknya," kata Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie Sugiarto saat ditemui di acara Hyundai Indonesia Media Gathering di Pondok Indah Golf, Jakarta, Selasa (10/3/2015) malam.

Padahal, kata Jongkie, semua pihak termasuk Gaikindo mengharapkan agar pabrik otomotif di Indonesia bisa berkembang lebih besar lagi. Hal itu akan menambah kontribusi untuk Indonesia.

"Karena kita inginnya kan pabrik makin gede bukan tutup. Kalau saya baca di media katanya mereka rugi. Tapi untuk selanjutnya saya enggak bisa komentar karena itu dapur orang," ujarnya.


(rgr/ady)

Panduan Bagi Orangtua untuk Mengajari Anaknya Mengemudi

Panduan Bagi Orangtua untuk Mengajari Anaknya MengemudiJakarta - Mendapatkan SIM (Surat Izin Mengemudi) adalah salah satu ritual yang menandakan bahwa seseorang telah beranjak dewasa dan sudah siap untuk mengemudikan mobil sendiri. Bagaimana para orangtua menangani hal tersebut pada anak-anaknya?

Secara umum, biarkan para profesional yang mengajari anak Anda cara mengemudi dengan baik, sebab biasanya para remaja akan langsung ketakutan bila sekali saja melakukan kesalahan di hadapan orangtuanya.

Sementara itu, tugas para orangtua adalah mengatur kapan, seberapa sering, dan untuk tujuan apa mereka dapat menggunakan mobil. Anda harus menentukan hal tersebut tergantung dari kebutuhan anak Anda dalam menggunakan mobil. Jika Anda memiliki sopir pribadi, berarti anak Anda sangat jarang untuk mengemudikan mobil sendiri.

Namun, Anda juga bisa mulai mengajarkan tanggung jawab mengemudi kepada anak Anda. Sesekali, berikanlah kesempatan bagi anak Anda untuk membawa kendaraan, tentu dengan didampingi Anda.

Misalnya, ajaklah anak Anda untuk pergi ke pusat perbelanjaan, dan jika jalanan yang Anda lewati cukup sepi, biarkan anak Anda yang mengemudikannya. Ketika sampai di pusat perbelanjaan, Anda bisa membimbingnya untuk memarkirkan kendaraan tanpa harus terburu-buru. Dengan demikian, Anda sudah mulai menanamkan rasa tanggung jawab bagi anak Anda terhadap mobil yang dikendarainya.

Selain itu, Anda juga harus mengajarkan mengenai keselamatan dalam berkendara serta bahaya-bahaya yang mungkin dihadapi ketika mengemudi. Buatlah peraturan berikut ini dengan anak Anda agar mereka secara perlahan mulai mengerti arti keselamatan dalam mengemudi:

- Jangan perbolehkan anak Anda berkendara ditemani remaja lainnya hingga anak Anda benar-benar mahir dalam berkendara. Kehadiran remaja lain di dalam mobil akan menambahkan risiko mengalami kecelakaan. Semakin banyak remaja di dalam mobil, risikonya juga semakin besar. Selain itu, jangan biarkan juga anak Anda mengemudikan mobil sendiri. Harus selalu ada orang dewasa yang mendampingi hingga anak Anda benar-benar mahir mengemudi.
Halaman 1 2 »

(ady/ady)

Siapa Mau? Ferrari Langka Ini Dijual Rp 22,4 Miliar

Siapa Mau? Ferrari Langka Ini Dijual Rp 22,4 MiliarDubai - Di Dubai, pemilik supercar seperti Ferrari, Lamborghini, McLaren dan lain sebagainya cukup banyak. Bukan hanya model yang baru, mobil super kelahiran jaman dulu (jadul) juga banyak ditemukan di Dubai.

Dilansir laman Inautonews, Rabu (11/3/2015) yang terbaru adalah ada seseorang warga Dubai yang akan menjual Ferrari Enzo. Ferrari langka ini ditawarkan dengan harga 1,7 juta US$ atau setara dengan Rp 22,4 miliar.

Pengakuan sang penjual, Ferrari langka miliknya ini baru diajak berjalan sejauh 12.900 km. Ferrari Enzo itu sendiri merupakan supercar yang diproduksi dengan jumlah yang terbatas yakni 400 unit di antara tahun 2002 dan 2004.

Supercar yang kini banyak diburu orang ini memiliki mesin tengah dan rear-wheel drive. Ferrari Enzo ini memiliki dimensi panjang 4.702 mm, lebar 2.035 mm dan tinggi 1.147 mm, serta berat 1.255 kg.

Mesin V12 6.0-liter yang digendong Enzo itu mampu menghasilkan tenaga hingga 651 HP (485 kW) pada 7.800 rpm dan torsi 657 Nm (485 lb-ft) di 5.500 rpm.



(ady/ady)

2 Bulan Jualan Motor Tembus 1.084.340 Unit, Turun Dibanding Tahun Lalu

2 Bulan Jualan Motor Tembus 1.084.340 Unit, Turun Dibanding Tahun LaluJakarta - Penjualan sepeda motor di Indonesia sepanjang Februari lalu naik 11,04 persen dibanding bulan sebelumnya. Namun, jika dibanding dengan Februari 2014, penjualan di bulan kedua itu melorot 16,25 persen.

Data yang dilansir Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukan, sepanjang Februari lalu penjualan motor sebanyak 570.524 unit. Sementara pada Januari sebanyak 513.816 unit. Sedangkan penjualan sepanjang Februari 2014, telah mencapai 681.267 unit.

Data Asosiasi itu juga menunjukan, varian skuter matik (skutik) masih menjadi model terlaris sepanjang Februari. Motor ini terjual sebanyak 417.544 unit atau 73,19 persen dari total penjualan.

Menariknya, sepanjang bulan itu, penjualan varian sport telah menyalip varian bebek. Model sport terjual 78.135 unit. Adapun motor bebek hanya membukukan penjualan 74.845 unit.

Dengan tambahan penjualan sepanjang Februari itu, maka penjualan sepeda motor dalam dua bulan pertama di 2015 ini telah mencapai 1.084.340 unit. Penjualan sebanyak itu ternyata masih lebih kecil 14,05 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Catatan AISI menunjukan, total penjualan Januari dan Februari 2014 lalu sebanyak 1.261.555 unit.


(arf/ady)

Tuesday, March 10, 2015

Aduh, Salah Baca GPS Puluhan Turis Tersasar 600 Km

Aduh, Salah Baca GPS Puluhan Turis Tersasar 600 KmLa Plagne - Sebuah bus pariwisata berisi 50 orang turis asal Belgia yang ingin berkunjung ke La Plagne, Perancis, kesasar sejauh 600 kilometer dari tempat yang seharusnya dituju. Sebabnya, sopir bus mengacu pada perangkat navigasi GPS, padahal GPS itu mengalami kesalahan.

Seperti dilansir BBC, Rabu (11/3/2015), Bus itu seharusnya menuju resort ski La Plagne di Alpens. Tapi, sopir itu mengarahkan busnya ke desa La Plagne di Prancis bagian selatan. Desa itu berada di perbatasan Spanyol, sehingga jaraknya lebih jauh 600 km dari jarak yang seharusnya dituju.

Para turis yang hendak bermain ski di Alpens iti akhirnya tiba di tempat tujuan sehari kemudian. Sebagai penglipur lara, mereka kemudian dijamu dengan makanan Spanyol.

"Ada tiga nama tempat La Plagne di Prancis, tapi ternyata, yang saya pilih adalah LaPlagne yang salah," tutur sang sopir bus itu seperti dikutip AFP.

Semestinya, bus itu menuju resort ski La Plagne di Alpen. Tapi, karena ada tiga nama yang sama yakni La Plagne, sang sopir bingung. Terlebih tak satu pun diantara turis yang diantarkannya juga tak mengetahui arah mana dan La Plagne mana yang seharusnya dipilih.

Berbekal rasa percaya diri dan tebak-tebakan, akhirnya dia memilih La Plagne yang berada di Prancis sebelah Selatan. Ternyata, arah itu salah.

"Kami sampai bisa melihat Meditarranean dan Carcassonne," seorang penumpang bus itu saat bercuit di akun Twitter miliknya. Dua dari tiga tempat La Plagne yang ada di GPS itu memang terkenal dengan pemandangan benteng zaman abad pertengahan.

Bus ini akhirnya berputar ke arah yang benar di Toulouse. Penumpang bus pun akhirnya tiba di tujuan yang sebenarnya 24 jam kemudian dan sang sopir meminta maaf.


(arf/lth)