Sunday, April 19, 2015

40.000 Unit Kia Picanto Beredar di Jalanan Indonesia

40.000 Unit Kia Picanto Beredar di Jalanan IndonesiaBogor - City car Kia Picanto tahun ini hampir menginjak usianya yang ke-11 tahun. Pengguna mobil mungil dari Korea ini pun makin menjamur.

Direktur Marketing PT Kia Mobil Indonesia (KMI) Hartanto Sukmono mengatakan, Kia Picanto pertama kali dibawa ke Indonesia yaitu tepat pada 5 Mei 2004. Ia mengatakan, keiritan dari city car ini pun semakin banyak yang merasakannya.

"Picanto itu pertama diluncurkan di Indonesia tanggal 5 mei 2004. Persis kira-kira 11 tahun lalu. Sekarang orang makin percaya dengan keiritan Picanto," Hartanto di Sentul City, Bogor, Jawa Barat, Minggu (19/4/2015).

Hartanto melanjutkan, sekitar 40.000 unit Picanto sudah beredar di jalanan Indonesia sejak diluncurkan pertama kali. Artinya, kata Hartanto, masyarakat sudah tahu dengan keiritan mobil ini.

"Sampai sekarang ada 40 ribu unit Picanto yang beredar di indonesia. Jadi orang sudah pada tahu kalau Picanto irit. Tapi banyak faktor yang mempengaruhi konsumsi BBM. Misalnya cara berkendaranya," ujar Hartanto.




(ddn/ddn)

Konsumsi BBM Kia Picanto Sentuh 19,67 Km/Liter

Konsumsi BBM Kia Picanto Sentuh 19,67 Km/LiterSentul - Setelah diajak jalan dari Sunter menuju Sentul City, Bogor, adu irit mobil Kia Picanto yang bertajuk 'Picanto Gue Irit Lho!!!' akhirnya tuntas. Kini, pemenang lomba irit yang diikuti oleh anggota komunitas Picanto Club Indonesia (PiCA) sudah diumumkan.

Lomba irit yang bertajuk 'Picanto Gue Irit Lho!!!' ini telah menempuh jarak sekitar 62,2 km. Para peserta start dari KIA Sunter Garde, Jakarta menuju Jungle Land, Sentul City.

Untuk kategori transmisi manual, juara satu dipegang oleh Tommi Hernandi dengan rata-rata konsumsi bahan bakar 19,67 km/l. Sementara juara dua dipegang oleh Benny dengan konsumsi 17,79 km/l dan juara tiga Kuswanto dengan konsumsi 16,39 km/l.

Sedangkan di kelas transmisi otomatis, juara 1 dimenangkan oleh Marthalina dengan catatan 17,88 km/l. Juara duanya dipegang Eka Chandra dengan raihan 16,8 persen dan juara tiga Yongki dengan catatan 15,71 km/l.

Hasil itu didapat dari hitungan dengan menggunakan metode full to full. Artinya, KIA Picanto yang dikendarai diisi BBM penuh sebelum berangkat dan diisi lagi kekurangannya setelah sampai di lokasi finish.

Direktur Marketing PT KIA Mobil Indonesia (KMI) Hartanto Sukmono mengatakan, perbedaan konsumsi terboros dan teririt di lomba ini terpaut jauh.

Untuk kelas transmisi manual, konsumsi terboros di lomba ini mencapai 11,28 km/liter sementara di kelas otomatis mencapai 10,04 km/l.

"Perbedaan paling boros dan paling irit sekitar 44 persen. Bayangkan untuk teman-teman dengan bensin yang boros tadi cara mengemudinya diubah sehingga menghasilkan konsumsi BBM yang lebih irit. Pengeluaran berkurang sebanyak 44 persen. Hampir separuhnya lho itu. Itu tergantung bagaimana cara kita mengemudi," beber Hartanto di Sentul City, Kab. Bogor, Jawa Barat, Minggu (19/4/2015).

Para pemenang 'Picanto Gue Irit Lho!!!' dari perwakilan komunitas PiCA berkesempatan mendapatkan uang tunai jutaan rupiah.

Juara pertama berhak mendapatkan hadiah Rp 5 juta, juara dua Rp 3 juta dan juara ketiga Rp 1 juta untuk masing-masing kategori (transmisi otomatis dan manual).

(rgr/ddn)

Jawara Kontes Modif Garap Proyek Spesial Honda

Jawara Kontes Modif Garap Proyek Spesial HondaBanjarmasin - Selain bisa mendapatkan total hadiah ratusan juta dan berangkat ke Mooneye Mooneyes Yokohama Hot Rod di Jepang, para modifikator jawara Honda Modif Contest (HMC) juga dipercaya untuk mengerjakan proyek khusus memodifikasi motor spesial Honda.

"Next setelah ke Jepang dan belajar dari para modifikator dunia. Modifikator terbaik Honda, akan kita kasih proyek khusus modif motor spesial kita," kata Senior Manager Brand Activation Department PT AHM, Joudhy Goutama, di Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Proyek khusus ini pun berlaku untuk juara Honda Matik National Champion terbaik HMC 2014 Saiful.

"Seperti pemenang tahun lalu, Saiful, mereka akan mendapat bimbingan khusus dari para juri seperti Lulut Wahyudi dan Itenas, dan mereka akan di-mentor langsung, dan akan dikarantina beberapa Minggu untuk melakukan pelatihan," ujarnya.

Kira-kira motor apa yang bakal dimodifikasi yang menjadi proyek khusus ini ya? "Pokoknya motor khusus, tapi kami belum bisa beritahukan motornya apa. Tunggu saja bisa menjadi produk baru dan bisa menjadi produk lama. Pokoknya akan menggemparkan, dan akan kami perlihatkan di Yogyakarta saat final Honda Modif Contest 2015," tambahnya.

Tahun ini, HMC 2015 yang mengusung tema “We Create, We Ride” mulai dibuka di kota Banjarmasin pada 18-19 April 2015.

Gelaran ini juga digelar di berbagai kota besar Indonesia lainnya, seperti Palembang (25-26 April), Pekanbaru (9-10 Mei), Bandung (23-24 Mei 2015), Solo (30-31 Mei), Denpasar (13-14 Juni), Surabaya (1-2 Agustus), Makassar (5-6 September), dan ditutup dengan gelaran akbar kontes modifikasi pada final battle HMC 2015 di Yogyakarta pada Oktober tahun ini.
Halaman 1 2 »

(lth/ddn)

Airbag Tidak Mengembang, BMW Recall MINI Cooper

Airbag Tidak Mengembang, BMW Recall MINI CooperWashington - Kasus kantung udara menghampiri BMW. BMW Amerika menarik 91.800 mobil MINI Cooper model lama tepatnya keluaran tahun 2005-2008. Penarikan harus dilakukan BMW Group untuk mengganti sensor airbag yang cacat.

Bukannya mencegah cedera penumpang pada saat kecelakaan, sensor tersebut justru malah mencegah kantung udara berkembang sesuai fungsinya.

Dalam dokumen yang disampaikan pada Badan Keselamatan Lalu Lintas Amerika, mobil yang ditarik adalah MINI Cooper dan Mini Cooper S yang akan mulai diperiksa pada 1 Mei 2015.

Menurut Reuters, BMW sudah melaporkan adanya 1 kasus cedera yang terkait dengan recall. Agar mobil tetap aman, BMW akan mengganti salah satu komponen dalam yang berperan penting dalam kantung udara yakni occupant detection mat.


(ddn/ddn)

Pemenang Kontes Modifikasi Honda Bakal Melancong ke Jepang

Pemenang Kontes Modifikasi Honda Bakal Melancong ke JepangBanjarmasin - Tidak hanya nama besar dan diakui sebagai modifikator yang berprestasi, para pemenang kontes modifikasi Honda Modif Contest (HMC) 2015, bakal mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 650 juta dan kesempatan melancong ke Jepang menyaksikan ajang modifikasi Mooneyes Yokohama Hot Rod Show.

Kedatangan ke Jepang juga bukan hanya menyaksikan perhelatan akbar tersebut, melainkan mereka juga bisa belajar langsung dengan modifikator kelas dunia.

"Ketiga modifikator terbaik bisa mengasah keterampilan mereka, dengan menimba pengalaman dari para modifikator papan atas negara-negara Asia. Pada ajang modifikasi Mooneyes Yokohama Hot Rod Custom Show," ujar Senior Manager Brand Activation Department PT AHM, Joudhy Goutama, di Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Lalu kenapa mengirim modifikator Honda ke ajang tersebut AHM? Padahal jelas-jelas modifikator Indonesia belum mencapai tahap tersebut.

"Kenapa kita kirim ke Mooneyes? Biar modifikator belajar lebih pintar, dan mudah-mudahan saja beberapa tahun lagi kita buat kontes internasional. Karena penjualan motor di ASEAN penjualan motor kita paling banyak, kita kalah hanya dari China," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Koordinator event HMC 2015, Aan. "Kenapa Mooneye? Sebetulnya Mooneye tidak mengenal kasta cc (kapasitas mesin), perlakuan engine dari super cup 50 cc hingga 2000 cc itu sama disana," kata Aan.

"Di sana banyak sekali karya Honda yang diperkenalkan, cuma untuk mengikuti Mooneye tidak semerta-merta bisa mengikutinya. Tidak hanya bisa menyaksikan Mooneye pemenang juga kita ajak visit ke workshop Honda Collection hall, melihat sejarah development atau pengembangan desain. Dan unsur modifikasi ada di dalamnya," tambah Aan.


(lth/ddn)

Saturday, April 18, 2015

11 Mobil Daihatsu Terios Jelajahi Pulau Bali

11 Mobil Daihatsu Terios Jelajahi Pulau Bali Jakarta -

Tak lama setelah diluncurkan beberapa waktu lalu, Daihatsu mengajak detikOto dan beberapa media lainnya untuk menjajal si SUV Stylish Terios di Pulau Bali.



Keterangan Foto :
11 Mobil Daihatsu Terios dilepas oleh Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra di Denpasar, Kamis 16 April lalu. Istimewa/PT Astra Daihatsu Motor.

Perusahaan Tambang PHK Pekerja, Penjualan Motor di Kalimantan Terjun Bebas

Perusahaan Tambang PHK Pekerja, Penjualan Motor di Kalimantan Terjun BebasBanjarmasin - Banyaknya rintangan di awal tahun tidak hanya berdampak pada penjualan mobil, penjualan motor pun ikut mengalaminya. Seperti pada penjualan motor di daerah Kalimantan Tengah dan selatan yang kian terseok dan masih terus berjuang.

Seperti yang dituturkan Genaral Marketing PT Trio Motor Antonius Silitonga, Main Dealer Honda di wilayah Kalimantan Tengah dan Selatan.

"Memang seperti penjualan nasional di awal tahun ini, kita mengakui tahun ini tahun yang berat. Dibandingkan dengan tahun lalu penjualan kami turun 40 persen," kata Antonius.

Meski demikian hal ini tidak hanya berdampak untuk pabrikan Honda saja. Namun imbasnya juga dirasakan seluruh pabrikan yang berada di Kalimantan Tengah dan Selatan.

"Rata-rata tahun lalu wilayah Kalimantan Tengah dan Selatan, bisa menjual 11 ribu motor dari seluruh merek. Di awal tahun ini hanya ada 7.000 unit," ujarnya.

"Namun untuk market share kita mengalami peningkatan. Tahun lalu market share kita hanya mencapai 57 persen. Tapi di Februari 2015 market share kami (Honda) meningkat menjadi 65 persen, dengan matik Scoopy yang menjadi andalannya," tambahnya.

Tapi kira-kira apa penyebab utama penurunan penjualan di Kalimantan tengah dan Selatan ya?
Halaman 1 2 »

(lth/ddn)