Friday, August 7, 2015

Mitsubishi Tak Mau Buru-buru Pasarkan Pajero Sport Versi Terbaru

Mitsubishi Tak Mau Buru-buru Pasarkan Pajero Sport Versi TerbaruJakarta - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors tidak akan terburu-buru meluncurkan All New Pajero Sort alis Pajero Sport versi paling anyar di Indonesia pada tahun ini. Alasannya, selain karena faktor siklus produk yang belum saatnya, juga karena permintaan terhadap model itu masih tinggi.

“Launching Pajero Sport terbaru di Indonesia, waktunya belum ditetapkan. Karena Pajero Sport yang model sekarang ini, demand-nya masih tinggi dan kami masih bisa maintain penjualannya di tahun ini,” papar Head Group of Mitsubishi Motors Sales PT KTB, Imam Choiru Cahya, saat dihubungi, Jumat (7/8/2015).

Namun, Imam mengaku masih belum mengetahui rencana peluncuran untuk tahun berikutnya. Dia hanya menegaskan, pihaknya tak ingin terburu-buru meluncurkan suatu produk, sebelum kesiapan pendukung penjualan, baik stok suku cadang, kesiapan layanan purna jual, apalagi distribusi mobil ke seluruh benar-benar bisa dijamin kepastiannya.

Sebelumnya Mitsubishi telah meluncurkan generasi paling gres dari SUV andalannya itu di Thailand, 1 Agustus kemarin. Tipe terendah atau Pajero Sport GLS 2WD dibanderol 1.138.000 baht atau sekitar 439,5 juta.

Sedangkan tipe GT 2WD dibanderol 1.250.000 baht atau setara Rp 482,6 juta. Adapun tipe tertinggi, Pajero Sport GT Premium 4WD dihargai 1.450.000 baht atau sekitar Rp 560 juta.




(arf/ddn)

Catat, Kendaraan Pribadi Dilarang Pakai Rotator

Catat, Kendaraan Pribadi Dilarang Pakai RotatorJakarta - Rotator nyatanya masih banyak yang digunakan pada kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat. Padahal, lampu rotator itu ada tujuannya masing-masing dan bukan untuk digunakan di kendaraan pribadi.

Instruktur Operasional Denwal PJR Korlantas Polri, Aiptu Wahyu Martono menjelaskan, ada tiga jenis rotator yang berlaku di Indonesia. Rotator itu adalah yang berwarna merah, biru dan kuning.

"Rotator warna biru hanya untuk petugas kepolisian, kuning untuk angkutan besar seperti truk, dan rotator merah untuk pemadam kebakaran dan ambiulans. Di luar itu Anda tidak berhak menggunakan lampu rotator," sebut Wahyu di Jakarta, Jumat (7/8/2015).

Memang, Wahyu mengakui bahwa masih banyak lampu rotator berwarna biru yang diperjualbelikan secara bebas di pasaran. Karenanya, masih banyak juga pengguna kendaraan pribadi roda dua maupun roda empat yang menggunakan lampu rotator.

"Sebenernya karena masih banyak diperjualbelikan di Indonesia," ujarnya.

Selain itu, kata Wahyu, pengguna kendaraan pribadi dari keluarga Polri dan TNI pun masih banyak yang mencotohkan tidak baik. Kendaraan pribadi dari keluarga Polri maupun TNI tidak sedikit yang menggunakan lampu rotator untuk kendaraan pribadinya.

"Kadang dari pihak Polri dan TNI mobil pribadi menggunakan lampu rotator. Padahal itu bukan mobil dinas dan tidak sedang mengawal siapa pun," kata Wahyu.
Halaman 1 2 »

(rgr/ddn)

Dikejutkan Bea Masuk, Produsen Harap Penjualan Mobil Naik Lagi Bulan Depan

 Dikejutkan Bea Masuk, Produsen Harap Penjualan Mobil Naik Lagi Bulan DepanJakarta - Kalangan produsen mobil mengaku dikejutkan dengan kenaikan bea masuk. Mereka pun mengharapkan penjualan mobil bisa pulih lagi mesti ada kenaikan bea masuk. Apalagi bea masuk hanya berpengaruh pada importir mobil-mobil CBU (Completely Built Up).

"Kemarin cukup mengejutkan pas ada kebijakan Kementerian Keuangan mengenai Bea Masuk. Karena kami tidak tahu sama sekali, tapi memang tidak terlalu berpengaruh banyak, karena kan itu CBU. Dan ini sangat kecil sekali," kata Ketua Umum Gaikindo Sudirman MR di Jakarta.

Sudirman berharap penjualan mobil di akhir tahun, mulai bulan September bisa mengalami kenaikan.

"Harapan ini (di September membaik) dari mana? Dari daya beli masyarakat, kalau pemerintah benar-benar menjalankan proyek-proyeknya," tambahnya.

Dia menambahkan penjualan mobil Juli berkisar sekitar 50.000 sampai 60.000 unit. Angka ini tergolong kecil karena di bulan tersebut banyak hari libur.


(lth/ddn)

Gaikindo Harapkan GIIAS Katrol Penjualan Mobil Sampai 10 Persen

Gaikindo Harapkan GIIAS Katrol Penjualan Mobil Sampai 10 PersenJakarta - Dalam 2 minggu lagi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) akan menggelar pameran besar di Indonesia. 13 Agen Pemegang Merek (APM) berjanji merilis setidaknya 20 model mobil baru. Gaikindo berharap pameran ini bisa mengerek angka penjualan mobil.

"Mudah-mudahan di GIIAS bisa menggairahkan penjualan. Konsumen kan bisa melihat kendaraan yang ditampilkan dari masing-masing APM," kata Ketua Umum Gaikindo Sudirman MR di Jakarta.

Nah kalau semester satu penjualan rata-rata bisa mencapai 87.000 per bulan. Dengan adanya GIIAS bisa membuat penjualan mobil naik sampai angka berapa?

"Agak susah melihat situasi seperti ini. Pengalaman GIIAS, tujuannya itu bukan untuk jualan. Tapi memang tidak dipungkiri selama ini di pameran banyak masyarakat kita yang ingin membeli karena banyak promo atau spesial edition, ini kan yang menarik," ujarnya.

"GIIAS paling hanya menambah penjualan cuma 5-10 persen, itu berdasarkan pengalaman. Target transaksi masih tanda tanya, karena tahun ini dengan daya beli seperti ini. Kalau tahun lalu kami masih optimis, tahun ini kami tidak melihat celah2 tersebut," tambahnya.

APM yang sudah menyatakan akan memperkenalkan model baru di ajang GIIAS antara lain dari line up premium, Audi akan memperkenalkan, The New Audi Q7, The New Audi TT serta Audi Q3 PI.

Mercedes-Benz akan meluncurkan 3 model barunya Mercedes-AMG GT, Mercedes-Maybach S-Class, serta The New GLC. Masih dari segmen premium, BMW akan meluncurkan dua model baru yang diklaim akan menjadi pelopor kendaraan di segmen sedan sport modern.
Halaman 1 2 »

(ddn/ddn)

Viar Cross X Mulai Ekspedisi Keliling Indonesia

Viar Cross X Mulai Ekspedisi Keliling IndonesiaMedan - Setelah sukses dengan Viar Jelajah Indonesia beberapa waktu lalu, produsen motor lokal Viar kembali menggelar program yang serupa. Kick off dimulai tanggal 7 Agustus 2015, hari ini, dengan menggunakan motor-motor trail Viar Cross X.

Kali ini Viar Jelajah Indonesia jilid kedua bertajuk Viar 7 Explorer. Perjalanan dimaksudkan untuk menyambut ulang tahun ke-16 Viar di Indonesia. Lewat 7 Explorer Viar pun ingin brand mereka lebih dikenal lagi oleh masyarakat Indonesia.

Namun ada yang berbeda dari sebelumnya, karena para rider ekspedisi kali ini merupakan para perwakilan dari komunitas-komunitas trail yang ada se-Indonesia.



Program yang akan berjalan ini memiliki tema Seven Explorer dan akan dibuat dalam beberapa seri perjalanan yang dimana per serinya memiliki konsep 7 hari, 7 Crosser, 7 tujuan dan 7 komunitas.

Ekspedisi dimulai di tanggal 7 Agustus 2015 yang dan dibuat sekitar 10 sampai 15 seri dengan masing-masing seri akan berlangsung kurang lebih selama 7 hari dan akan dimulai dari Nangroe Aceh Darusalam lalu dilanjutkan ke wilayah Sumatera hingga ke seluruh daerah di Indonesia.



"Tujuan dari kegiatan 7 Explorer ini adalah untuk memberikan kesempatan para rider-rider yang berasal dari komunitas trail untuk merasakan bagaimana serunya mengeksplorasi keindahan alam serta budaya Indonesia menggunakan trail unggulan dari Viar yakni CROSS X Series juga sekaligus menjalin tali silaturahmi dengan seluruh komunitas trail di daerah yang mereka lalui," tulis Viar dalam pernyataan resmi, Jumat (7/8/2015).





(ddn/ddn)

Bea Masuk Naik Jadi 50%, Ini Strategi BMW

Bea Masuk Naik Jadi 50%, Ini Strategi BMWJakarta - Pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan baru soal kenaikan tarif bea masuk kendaraan bermotor menjadi 50 persen. Agen pemegang merek (APM) yang mengimpor kendaraan CBU dari Eropa dan Amerika pun terpengaruh kebijakan baru ini.

Salah satunya BMW Group Indonesia yang akan terkena dampak ini. Head of Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'Tania mengakui, kebijakan ini pasti akan mempengaruhi penjualan BMW di Indonesia.

"Pasti ada dampaknya. Tapi kita berharap yang terbaik. Kita tetap mematuhi peraturan pemerintah yang berlaku," ujar Jodie di Jakarta.

Salah satu strategi untuk mengurangi dampak kebijakan ini adalah dengan menambah perakitan di Indonesia. Sebelumnya, BMW X5 bermesin diesel juga telah dirakit di Indonesia.

"CKD kita selalu menambah produk baru. Seperti X5 diesel kemarin kita rakit di sini. CKD pasti akan kita tambah," ujarnya.

Tak hanya itu, BMW juga tetap mempertahankan value added yang bisa dirasakan oleh konsumennya. Dengan begitu, BGI berharap agar konsumen bisa menerima kelebihan dan kekurangan meski harganya naik.

"Kita memberikan value added. Jadi dengan penambahan harga pun konsumen bisa tetap menerima," kata Jodie.


(rgr/ddn)

Toyota Boyong Mobil Hidrogen Mirai ke Indonesia

Toyota Boyong Mobil Hidrogen Mirai ke IndonesiaJakarta - Setelah tahun lalu hanya berupa konsep FCV, Toyota Indonesia akan memboyong mobil hidrogen versi produksi, Mirai di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS).

Vice President Director PT Toyota Astra Motor, Suparno Djasmin, menyebutkan bahwa Toyota tampil dalam konsep “Beyond Mobility”, di mana Toyota ingin menyampaikan pesan bahwa industri otomotif ke depan bukan hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan mobilitas atau transportasi, melainkan juga bertanggung jawab untuk menjadikan kehidupan yang lebih baik.

“Toyota tidak ingin hanya sekedar memproduksi mobil atau kendaraan, tapi membangun mobilitas global dengan kendaraan yang aman, nyaman dan ramah lingkungan,” kata Suparno Djasmin, dalam acara media gathering Toyota terkait GIIAS 2015, di Landmark, Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (7/8/2015).

GIIAS tahun ini akan berlangsung 20-30 Agustus 2015 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Kendaraan penumpang Toyota bakal menempati Hall 10B seluas 2.614,5 meter persegi, dan kendaraan komersial berada di Hall 3C seluas 840 meter persegi, dan Lexus akan berada di Hall 5C dengan luas 1.302 meter persegi.

Ketiga booth Toyota akan menampilkan berbagai kemajuan produk dan teknologi dalam upaya meningkatkan mobilitas masyarakat, melalui kendaraan yang lebih nyaman, aman, dan semakin ramah lingkungan.

Kali ini TAM akan menampilkan total 47 unit display yang terdiri dari 39 produk andalan dan special exhibit, sedangkan Lexus akan menampilkan 8 unit produk dan concept car. Dari 47 unit display tersebut, 8 unit di antaranya adalah special exhibit Toyota dan Lexus.

Namun yang menjadi perhatian kali ini adalah Toyota bakal membawa Mirai, yang ditujukan untuk menghadapi tantangan ke depan, terutama dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan.
Halaman 1 2 »

(lth/ddn)