Thursday, December 10, 2015

Tak Hanya Jualan Motor, Nozomi Latih UMKM

Tak Hanya Jualan Motor, Nozomi Latih UMKMSubang - Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) jadi salah satu penyokong perekonomian Indonesia. Untuk mendukung sektor itu, Nozomi sebagai produsen motor niaga serbaguna berencana untuk mengadakan pelatihan bagi pelaku UMKM.

Presiden Direktur PT Nozomi Otomotif Indonesia, Leo Zahar menargetkan pada 2016 mendatang, pabrik Nozomi yang berlokasi di Subang, Jawa Barat akan mendirikan Training Center atau Pusat Pelatihan.

Pusat Pelatihan yang berada di area pabrik itu tidak hanya diperuntukkan bagi karyawan Nozomi, namun juga bagi pelaku UMKM sebagai edukasi. Nozomi akan bekerja sama dengan lembaga pendidikan untuk mengadakan pelatihan tersebut.

"Rencana tahun depan kita bangun training center untuk karyawan, diler dengan materi sales, administrasi, dan layanan purna jual. Untuk UKM juga ada dan kerja sama dengan lembaga pendidikan," ujar Leo Zahar, Kamis (10/12/2015).

Program pelatihan UMKM adalah pertama kalinya yang dilakukan oleh produsen motor roda tiga itu. Nantinya peserta yang mengikuti pelatihan akan mendapatkan sertifikat.

"Untuk peserta yang mengikuti pelatihan UKM akan mendapat sertifikat," kata Leo saat detikOto menyambangi pabrik motor itu di Subang, Jawa Barat.
(nkn/rgr)

Pertama Kalinya, Penjualan Porsche Tembus 200.000 Unit Lebih

Pertama Kalinya, Penjualan Porsche Tembus 200.000 Unit LebihStuttgart - Tahun ini, Porsche menorehkan prestasi penjualan yang cukup gemilang. Hingga November lalu, Porsche membukukan penjualan sebanyak 209.894 unit atau penjualannya tembus 200.000 unit untuk pertama kalinya dalam sejarah pabrikan ini.

Pernyataan Porsche yang dilansir Worldcarfans, Kamis (10/12/2015), penjualan kumulatif dari Januari hingga November tahun ini meningkat 24 persen dibanding periode sama tahun lalu. Tahun lalu, selama 11 bulan pertama, pabrikan ini membukukan penjualan sebanyak 189.849 unit.

Pada November saja, penjualan Porsche tercatat sebanyak 18.110 unit, dengan model paling laris Porsche Cayenne. Model ini membukukan penjualan sebanyak 6.579 unit pada bulan itu.

Secara kumulatif, penjualan Cayenne dari Januari sampai November telah mencapai 68.029 unit. Jumlah ini naik 14 persen dibanding periode yang sama 2014.

Penjualan  terbanyak  terjadi di China. Di Negeri Tirai Bambu itu, Porsche terjual sebanyak 54.302 unit. Jumlah itu naik 34 persen dibanding periode yang sama  tahun lalu.

Negara lain yang  juga banyak menyerap produk Porsche adalah Amerika Serikat. Tercatat, penjualan di Negeri Paman Sam itu mencapai 47.891  unit sepanjang 11 bulan pertama. Jumlah itu naik 9 persen dibanding Januari-November 2014.

Sedangkan penyerapan di  seluruh  negara-negara di Eropa tercatat sebanyak 70.509 unit. Jumlah itu naik 30 persen  dibanding tahun lalu. Namun, harap diingat, di wilayah ini terdiri dari beberapa negara, sehingga tak bisa dibandingkan dengan China atau Amerika Serikat yang masing-masing hanya satu negara.

Hanya, apakah pencapaian tersebut bisa menjadi tonggak bagi Porsche untuk mewujudkan targetnya pada 2018 untuk menjual di atas 200.000 unit? Masih menjadi tanda tanya, karena merek ini juga dikait-kaitkan dengan skandal pengujian emisi gas buang mesin V6 TDI 3.0 liter milik VW di Amerika Serikat.

Maklum, VW merupakan perusahaan yang juga berada di bawah payung Grup Volkswagen.
(arf/rgr)

Promo Menggiurkan Siap Digelar Mobil88 di Akhir Tahun

Promo Menggiurkan Siap Digelar Mobil88 di Akhir TahunJakarta - Mencoba memanjakan konsumen dan menjawab segala kebutuhan konsumen, Mobil88 siap menggelar ajang 'Year End Sale 2015'. Ajang ini akan diadakan di 3 kota besar di Indonesia.

Otomatis ratusan mobil bekas berkualitas dengan beragam merk dan tipe siap tersaji.

"Selama event Year End End Sale 2015, kami berharap konsumen yang berencana untuk membeli mobil dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan kunjungan langsung ke mobil88, di Mobil88 Cilandak Jakarta, Mobil88 Jemursari Surabaya, dan Mobil88 Soekarno Hatta Bandung," ujar Chief Operating Officer Mobil88, Fischer Lumbantoruan, di Jakarta, Kamis (10/12/2015).

Dikatakan, ajang Mobil88 akan memberikan benefit ekstra di YES 2015. Mulai dari Free cicilan sampai 3 bulan pertama, subsidi Downpayment sampai Rp 5 juta, hingga cashback total senilai Rp 27 juta.

Dan khusus menyambut hari ibu, Mobil88 juga memberikan beragam hadiah menarik serta diskon khusus.

Nah buat Otolovers, yang ngebet ingin memiliki mobil, ajang ini akan digelar serentak di 3 cabang Mobil88 tersebut, dua hari berturut-turut pada 12-13 Desember 2015 mulai pukul 09.00-17.00 WIB. Ajang ini pun akan dimeriahkan oleh hiburan dan beragam aktivitas untuk pelanggan setia Mobil88.

Mulai dari musik, sharing tips seputar otomotif, kids activity, serta beragam games menarik lainnya.
(lth/rgr)

Penyelenggara : Jadwal Tak Bareng GIIAS, Semua Merek Diharapkan Ikut IIMS

Penyelenggara : Jadwal Tak Bareng GIIAS, Semua Merek Diharapkan Ikut IIMSJakarta - Tak seperti tahun ini, penyelenggaraan dua pameran otomotif di Indonesia, Indonesia International Motor Show (IIMS) dan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada 2016 tidak berbarengan. Oleh karena itu penyelenggara IIMS berharap semua merek bisa ikut di ajang yang digelarnya.

Menurut Direktur Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara IIMS 2016, Hendra Noor Saleh, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan perwakilan beberapa Agen Pemegang Merek (APM). Mereka, kata Hendra, beranggapan pameran ini akan membantu penjualan mereka.

"Karena ini semacam boosting bagi mereka," kata pria yang akrab disapa Kohen itu di Kemang, Jakarta, Kamis (10/12/2015).

Sebab, kata Kohen, bulan Maret-April adalah masa genting untuk industri otomotif Indonesia. Beberapa APM pun sudah memesan booth di IIMS 2016.

"Di bulan Maret-April adalah masa genting di industri otomotif Indonesia. Ketika Januari-Februari masih adem ayem, Maret-April mereka perlu boosting. Mereka tidak hanya bicara tapi juga langsung booking," sebut Kohen.

Dia mengatakan, pemilihan bulan April untuk digelarnya IIMS 2016 lebih baik ketimbang berbarengan dengan GIIAS. Perbedaan waktu tersebut bakal menguntungkan semua pihak.

"Pas ketemu sama pihak JIExpo, dia bilang yang kosong bulan Agustus sama April. Nah yang bulan Agustusnya itu sama persis sama pameran yang lain (GIIAS 2016). Tanpa pikir panjang, kita langsung pilih April. Karena pameran kemarin pun sebenarnya kita enggak mau barengan. Enggak ada bagusnya kalau bareng," katanya.

Dia mengharapkan, hampir semua brand yang dipegang APM mengikuti IIMS 2016. Padahal, pada IIMS 2015 lalu, sebagian kecil brand yang ada di Indonesia diwakili oleh diler.

"Kemarin sebagian kecil 20-25 persen itu dari diler. Insya Allah di 2016 mestinya mendekati 100 persen," harapnya.

Untuk diketahui, IIMS 2016 ini akan digelar pada 7-17 April 2016. Sementara GIIAS 2016, menurut Andy Wismarsyah, Presiden Direktur Seven Events selaku event organizer GIIAS akan dihelat pada 11 hingga 21 Agustus 2016.





(rgr/arf)

Tiga Varian Suzuki Alto Jadi Mobil Kecil Terbaik di Jepang

Tiga Varian Suzuki Alto Jadi Mobil Kecil Terbaik di JepangTokyo - Tiga varian mobil kecil Suzuki, yakni Suzuki Alto, Alto Turbo RS, dan Alto Lapin dinobatkan sebagai mobil terbaik 2015-2016 di kategori The Small Mobility Award yang digelar Komite Eksekutif Mobil Terbaik Jepang. Penghargaan ini merupakan yang kedua kalinya diterima Suzuki setelah 2013 lalu.

Seperti dilaporkan situs resmi perusahaan Global Suzuki, Kamis (10/12/2015), pada 2013 lalu, mobil kecil Suzuki lainnya yakni Suzuki Spacia dan Spacia Kustom memenangi penghargaan Car of The Year 2013.

“Suzuki Alto Series, merupakan model yang memiliki daya tarik tinggi di segmen mobil kecil, dengan performa yang luar biasa,” bunyi pernyataan Komite Eksekutif.

Selain itu, mobil ini juga dinilai telah mengadopsi banyak teknologi yang menarik perhatian termasuk platform baru. Bobot yang ringan, sitem transmisi dengan mekanisme kerja yang halus.

“Ini sekali lagi ini memberikan manfaat yang luas bagi sebuah kendaraan komuter sehari-hari,” imbuh pernyataan Komite.

Suzuki Alto series terbaru mencatatkan penjualan secara kumulatif sebanyak 102.000 unit. Bahkan sejak diluncurkan pada 1979 â€Â" termasuk Alto Lapin â€Â" telah terjual 5.580.000 unit di Jepang.


(arf/arf)

IIMS 2016 Dijanjikan Bukan Sekadar Jualan Kendaraan

IIMS 2016 Dijanjikan Bukan Sekadar Jualan KendaraanJakarta - Pameran otomotif tahunan yang diselenggarakan Dyandra Promosindo, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 bakal digelar pada 7-17 April 2016. Dijanjikan, acara ini bukan sekadar ajang jualan kendaraan, tapi banyak elemen penting di industri otomotif yang terlibat.

Direktur Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh mengatakan, pihaknya tetap mempertahankan tema dan konsep yang sama dengan IIMS 2015 yang digelar Agustus 2015 lalu. Namun, dia mengatakan, pihaknya akan melakukan pembenahan dan penajaman konsep.

"Karena selama pengalaman Dyandra menggelar pameran otomotif, kami melihat bahwa jualan mobil penting. Tapi mengangkat elemen otomotif juga penting untuk meningkatkan kreativitas," kata pria yang akrab disapa Kohen itu di acara konferensi pers di Kemang, Jakarta, Kamis (10/12/2015).

Karena, lanjut Kohen, pihaknya telah mengevaluasi jalannya pameran IIMS 2015 lalu, dan ternyata sambutannya bagus. IIMS 2016 yang dipersiapkan tepat satu hari setelah penutupan IIMS 2015 ini bakal memberi warna baru dalam sebuah pameran otomotif.

"Kalau kemarin (IIMS 2015) ada unsur offroad, drifting, supermoto dan seterusnya. Semua kita evaluasi, ada yang dipertahankan, ada yang harus di-improve. Dan kami tentu harus menampilkan hal-hal baru," sebut Kohen.

Kohen berharap, IIMS 2016 akan berkontribusi pada penjualan kendaraan bermotor di Indonesia tahun depan. Sebab diprediksi, pasar otomotif tahun 2016 cenderung sama dengan 2015.

"Saya melihat penyebabnya adalah pasar. Pameran tidak bareng. Kita berharap, bisa memberikan kontribusi positif untuk perbaikan pasar otomotif," ujar Kohen.
(rgr/ddn)

Wednesday, December 9, 2015

Penjualan Motor Tahun Ini Diperkirakan Turun 19 Persen

Penjualan Motor Tahun Ini Diperkirakan Turun 19 PersenJakarta - Penjualan sepeda motor di pasar domestik Indonesia sejak Januari hingga November lalu mencapai 5.959.755 unit atau melorot 18 persen dibanding periode sama 2014 yang sebanyak 7.310.815 unit. Melihat rata-rata penjualan per bulan dan waktu yang tinggal sebulan, penjualan hingga akhir tahun diperkirakan hanya 6,45 juta atau turun 18-19 persen.

"Kita harus realistis, fenomena akhir tahun, penjualan motor rata-rata menurun. Karena orang menganggap bulan-bulan November dan Desember itu bulan tanggung untuk pencatatan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor), jadi mereka menunggu awal tahun baru. Jadi kalau sekarang turun, itu sudah biasa," papar Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Sigit Kumala saat dihubungi di Jakarta, Kamis (10/12/2015).

Menurut  Sigit, fenomena tahunan itu, kali ini semakin berat karena daya beli masyarakat juga belum pulih. Kondisi ini terutama di alami oleh calon konsumen yang berada di wilayah dengan kegiatan ekonomi produktif sektor perkebunan.

"Seperti di Sumatera, sebagian Kalimantan, dan Sulawesi, dimana harga komoditas perkebunan masih belum membaik lagi. Intinya, faktor daya beli masih cukup dominan," ujarnya.

Pernyataan serupa diungkapkan Asisten General Manager Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Mohammad Masykur. "Memang, di daerahâ€ÂÂ"daerah yang kemarin terpapar bencana asap kegiatan sudah pulih, tetapi faktor daya beli masih menjadi kendala," tuturnya.

Seperti halnya Sigit, Mayskur juga menilai keengganan masyarakat untuk mendapatkan  pencatatan STNK kendaraan di akhir tahun cukup berpengaruh terhadap penjualan. Meski, ada pembeli yang sejatinya melakukan transaksi di pengujung tahun.

Namun, mereka minta agar pembelian dicatatkan pada wal tahun baru dengan alasan pencatatan STNK tersebut. Akibatnya, karena transaksi tak dicatatkan di saat pembelian, maka kegiatan jual beli juga tak bisa dilaporkan pada saat itu.


(arf/ddn)