Tuesday, January 26, 2016

Ford ASEAN Bantah Akan Miliki Distributor di Indonesia

Ford ASEAN Bantah Akan Miliki Distributor di IndonesiaJakarta - Setelah banyak beredar Ford akan menunjuk satu distributor untuk bisa mendatangkan unit Ford di Indonesia, tanpa melalui Ford Motor Indonesia (FMI). Hal ini langsung dibantah oleh Ford ASEAN.

Seperti surat elektronik yang diterima detikOto, Selasa (26/1/2016), Communications Director Ford ASEAN, Neal McCarthy memgatakan hal itu tidak benar.

"Tidak ada rencana untuk mengalihkan operasi Ford di Indonesia ke bentuk distributor," ujar McCarty.

Meski demikian McCarthy secara tidak langsung coba menenangkan konsumen Ford di Indonesia, untuk tidak khawatir akan peran Ford di Indonesia. Karena produsen asal Amerika Serikat ini masih akan menjamin kelangsungan aftersales Ford di Indonesia.

"Pelanggan dapat terus mengunjungi dealership resmi Ford untuk seluruh dukungan penjualan, servis, dan garansi hingga informasi selanjutnya," katanya.

"Sekarang setelah keputusan untuk keluar dari pasar ini (Indonesia), kami akan menyusun finalisasi rencana untuk menyediakan kesinambungan dukungan servis dan garansi, setelah kepergian kami dan akan menginformasikan kepada pelanggan kami, tentang pengaturan yang baru sebelum transisi terjadi," tambahnya.
(lth/ddn)

Komponen Lokal Yamaha Xabre Sekitar 80 Persen

Komponen Lokal Yamaha Xabre Sekitar 80 PersenNusa Dua - Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memproduksi Yamaha Xabre secara lokal di Indonesia. Motor ini lebih banyak menggunakan komponen lokal.

Hal itu disampaikan oleh GM Aftersales Service dan Motor Sport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), M Abidin. Dia menyebut, sekitar 80 persen komponen lokal digunakan di Xabre ini.

"Komponen lokal lebih banyak, tapi sebagian ekspor. Sekitar 80 persen di Indonesia (komponen lokal)," ujar Abidin usai peluncuran Xabre di The Mulia Resort & Villas, Nusa Dua, Bali, Selasa (26/1/2016).

Bahkan, Abidin mengatakan, sebagian besar komponen yang digunakan Xabre di Thailand (di Thailand menggunakan nama M-Slaz) berasal dar i Indonesia. Sebab, Yamaha R15 saja yang merupakan basis Xabre juga menggunakan komponen dari Indonesia.

"Komponen untuk Thailand sebagian besar komponennya dari Indonesia. Karena R15 juga sebagian dari Indonesia. Cuma dia total assembly di sana untuk ngejar cost. Jadi yang saya dengar dari Indonesia. Karena R15 mereka kan dari kita. Cuma proses assemblyng signifikan (menekan ongkos produksi)," ujar Abidin.

Dia juga mengatakan, Xabre ini merupakan motor yang dibuat untuk pasar Asean. Artinya, semua negara di Asia Tenggara menerapkan desain yang sama.

"Jadi Asean design itu sama-sama. Jadi Xabre ini memang benar-benar dibuat untuk Asean design. Jadi enggak bisa dibilang Thailand duluan berarti desainnya Thailand, enggak juga," tegas Abidin.
(rgr/lth)

Yamaha: Tak Ada Kanibalisme antara R15, V-Ixion dan Xabre

Yamaha: Tak Ada Kanibalisme antara R15, V-Ixion dan XabreNusa Dua - Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) resmi memiliki jajaran motor sport bermesin 150cc yakni Yamaha Xabre. YIMM menganggap, Xabre tidak akan mencaplok segmen motor 150cc lain seperti R15 dan V-Ixion.

Chief Operating Officer YIMM, Dyonisius Beti mengatakan, pihaknya berharap Xabre bakal mengisi segmen baru. Dia menegaskan, secara konsep desain Xabre berbeda dengan R15 karena Xabre menawarkan posisi berkendara yang tegak, bukan racing style.

"Kami melihat tidak ada kanibalisasi terhadap R15. R15 itu untuk super sport, ini ekstrem riding performance," kata Dyon di sela peluncuran Xabre di The Mulia Resort & Villas, Nusa Dua, Bali, Selasa (26/1/2016 ).

Sementara antara Xabre dengan V-Ixion, Dyon menegaskan Yamaha lebih menonjolkan fitur-fitur yang lebih lengkap di Xabre. Salah satunya adalah suspensi depan upside down dan ban yang lebih besar.

"Upside down saja harganya Rp 15 juta sendiri," ucap Dyon.

Untuk itu, Yamaha menilai, Xabre bisa ditujukan untuk konsumen Yamaha yang telah memiliki V-Ixion dan ingin naik kelas. "Jadi Konsumen yang ingin step up dari V-Ixion bisa ke Xabre ini," ucap Dyon.

Hal itu dibenarkan oleh M Aftersales Service dan Motor Sport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), M Abidin. Dia bahkan menyebut, perbedaan harga yang signifikan antara V-Ixion dan Xabre sangat membedakan segmen.

"V-Ixion segmennya di bawah dari segi harga. Sangat berpengaruh. Yang dibuat di sini kan mahal semua tuh, rear arm-nya mahal, kemudian Instrumen Cluster type Negative-nya gede, setting ECU beda, dari front fork-nya beda. Tentunya akan ter-cluster sendiri seperti R15 sa ma V-Ixion," ujar Abidin.

Dia menyebut, perbedaan harga antara Rp 3 juta sampai Rp 5 juta sangat signifikan. Jadi, segmen motor sport 150cc akan terbagi sendiri secara harga.

"Perbedaan kreditnya juga kalau tenornya keliahatan beda. Pasti udah beda kasta. Signifikan banget," ujar Abidin.
(rgr/lth)

Toyota Gelontorkan Rp 4,9 Triliun, Demi Fortuner dan Kijang Innova Terbaru

Toyota Gelontorkan Rp 4,9 Triliun, Demi Fortuner dan Kijang Innova TerbaruKarawang - Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menggelontorkan investasi senilai Rp 4,9 triliun untuk mengembangkan All New Toyota Fortuner dan All New Kijang Innova.

Investasi besar selain untuk memperluas dan meningkatkan kapasitas pabrik. Dana segar ini juga untuk mengasah keterampilan sumberdaya manusia.

"Pertama, Fortuner dan Innova itu merupakan proyek seri Innovative International Multipurpose Vehicle (IMV) Toyota. Ini merupakan model untuk pasar global yang juga model andalan Toyota," papar Wakil Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjanjono, di Karawang, Jawa Barat, Selasa (26/1/2016).

Kedua, Indonesia kini menjadi basis p roduksi dan ekspor dari model MPV itu ke kawasan Asia-Pasifik. Oleh karena itu, kata Warih, selain meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas pabrik juga meningkatkan keterampilan para engineer.

"Kami kirim sumber daya manusia Toyota Indonesia ke Jepang. Karena memang setiap pengembangan suatu produk, apalagi yang versi terbaru pasti ada progress. Kita di Fortuner dan Innova itu ada sekitar 97 varian berdasar kebutuhan dan. Keinginan konsumen," paparnya.

Terlebih untuk pasar ekspor, soal kualitas baik desain, fitur teknologi keamanan dan kenyamanan menjadi tuntutan konsumen. Hasil pengembangan yang terus menerus, kata Warih, membuahkan hasil yang manis.

Terbukti, sejak diproduksi pada 2006, permintaan pasar domestik dan mancanegara terus naik. Dalam lima tahun terakhir mobil itu menjadi tulang punggung ekspor Toyota Indonesia dengan volume 174 ribu unit, sepanjang 2001 hingga 2015 atau rata-rata 34.800 unit per tahun.

Saat ini Fortuner diekspor ke kawasan Asia, Afrika, Amerika Latin, Karibia, dan Timur Tengah.
(arf/lth)

Punya Fiesta Biru, Manda Cello Kaget Ford Cabut dari Indonesia

Punya Fiesta Biru, Manda Cello Kaget Ford Cabut dari IndonesiaJakarta - Banyak pengguna mobil Ford yang dibuat kaget dengan hengkangnya Ford dari Indonesia. Termasuk artis cantik Manda Cello.

"Iya aku baru tahu nih. Terus gimana ini? Ahh, syok nih aku kalau tahu kabar itu," ujar pengguna Ford Fiesta berwarna biru ini saat ditemui detikOto.
 
"Kalau mau dijual juga sayang, pasti harganya turun bangat kan. Tapi kalo dipertahanin, bakal mahal bgt perawatannya. Kasih solusinya dong, kalau bisa jangan ditarik (pergi dari Indonesia), aku kecewa nih. Rugi gak rugi nih," ujar dirinya.

Dirinya pun menuturkan, apa sih alasan dirinya memilih Ford Fiesta untuk bisa menemaninya saat berkendara.

"Awal aku ingin coba brand yang baru. Aku suka Ford dari dalamnya (interior-Red), yang starter-nya gak perlu pake kunci kan. Gaya sih sebenarnya, dan aku pake mobil ini juga karena buatan Amerika Serikat," katanya.



Meski demikian, bukan berarti dirinya tidak memiliki mobil impian yang sangat ingin dimiliki dirinya.

"Sebenarnya lebih suka mobil yang besar, aku suka sama Range Rover. Itu seksi dan keren banget," ujarnya.

Dara kelahiran Bandung, 16 Desember 1992 itu memang termasuk penggemar mobil. Sejak berumur 19 tahun membawa mobil sendiri. Bahkan, ia pernah ikut-ikutan balapan liar. Wah.

"Iseng aja di depan Gedung Sate itu umur 20 tahun, pas udah lancar bawa mobil. Ambil yang drag race, pernah sekali menang waktu itu lawannya cewek juga," ujarnya.



(lth/ddn)

Diler Ford: Konsumen Sudah Tanyakan Nasib Mereka

Diler Ford: Konsumen Sudah Tanyakan Nasib MerekaJakarta - Ford Motor Indonesia (FMI) resmi mengumumkan mengudurkan diri dari percaturan industri otomotif Indonesia. Diler pun mengakui hal ini membuat resah para konsumen Ford.

"Konsumen sudah mulai telepon dari kemarin malam, menanyakan bagaimana dengan mereka (konsumen Ford)," ujar karyawan diler Ford Nusantara kepada detikOto, Selasa (26/1/2016).

Dirinya pun langsung menjelaskan kepada seluruh konsumen Ford Nusantara, untuk tetap tenang dan jangan panik.

"Jadi FMI itu kan penanaman modal asing, dan di Indonesia ada penanaman modal lokal. Ada dua pemain besar (diler) di Indonesia, pertama Ford Nusantara dan Ford Auto Kreasi (Kreasi Auto Kencana-red)," katanya.

Ba hkan dirinya memprediksi, melihat dua diler Ford yang cukup besar ini, mobil Ford di Indonesia masih akan tetap ada di Indonesia.

"Tinggal menunggu keputusan saja, nanti ada beberapa kemungkinan bagaimana Ford hadir di Indonesia. Pertama pilih salah satu (dua pemain besar diler Ford di Indonesia), atau digabungkan menjadi satu, untuk bisa mendatangkan unit Ford di Indonesia. Tapi ini sih pendapat saya saja," katanya.


(lth/ddn)

Lebih Dekat dengan Yamaha Xabre

Lebih Dekat dengan Yamaha Xabre Nusa Dua - PT PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) resmi meluncurkan Yamaha Xabre untuk pasar Indonesia. Spesialnya, legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi membuka selubung Yamaha Xabre pertama kalinya.

Yamaha Xabre sendiri sebelumnya disebut-sebut menyandang nama MT-15. Namun, YIMM memutuskan untuk menggunakan nama Xabre pada motor naked 150cc ini. Sementara di Thailand, motor yang sama menggunakan nama Yamaha M-Slaz.

Lalu, apa saja kelebihan Yamaha Xabre?