Monday, April 22, 2013

Motor 3 Roda Ini Sanggup Tarik Truk Kontainer 20 Ton

Motor 3 Roda Ini Sanggup Tarik Truk Kontainer 20 Ton Jakarta - Tepat pukul 10:45 WIB satu rekor baru telah dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI). Motor 3 roda milik Kaisar Motorindo Industri dengan tipe Triseda XP Long 150 cc berhasil menarik truk kontainer seberat 20 ton sejauh 100 meter di Parkir Barat JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Manager Produksi PT Kaisar Motorindo Industri Santoso menuturkan kalau motor yang digunakan untuk menarik truk kontainer ini murni dipilih secara acak di pabrik dan tanpa adanya modifikasi.

"Akhirnya kami bisa membukukan rekor MURI dengan menarik truk kontainer seberat kurang lebih 20 ton sejauh 100 meter," ungkap Santoso kepada wartawan di JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2013).

Sebelumnya perwakilan dari MURI memeriksa kondisi motor dan truk kontainer. Semuanya diperiksa dengan teliti dan seksama sampai akhirnya perwakilan dari Muri memutuskan kalau motor dan truk kontainernya sudah layak dan tanpa ada modifikasi.

Sampai akhirnya motor 3 roda ini berhasil membukukan rekor Muri. Dari jarak 0 meter hingga 100 meter hanya membutuhkan waktu kurang lebih 1 menit.

"Hari ini satu rekor baru berhasil dicatat oleh MURI. Motor 3 roda milik Kaisar Motorindo Industri berhasil menarik truk seberat 20 ton dengan jarak tempuh 100 meter," ungkap Awang salah satu perwakilan dari MURI.

Motor Triseda XP Long 150 cc ini memiliki panjang 2 meter dan mampu memuat beban dengan berat 800 kg. Dalam pembukuan rekor MURI ini Triseda diisi oleh 3 kantong semen.

(ady/ddn)

6 Mobil Listrik Nissan LEAF Jadi Taksi di New York

6 Mobil Listrik Nissan LEAF Jadi Taksi di New York New York - Niat Walikota New York Michael Bloomberg untuk melihat mobil listrik berkeliaran di kotanya terwujud. Nissan memenangkan kontrak besar dari New York untuk menyuplai mobil listrik.

Setelah mobil minivan NV200 versi listrik, Nissan mengumumkan kalau 6 mobil listrik LEAF juga akan menjadi bagian dari armada taksi di Big Apple. 6 Mobil itu disumbangkan oleh Nissan.

"Sebagai bagian dari komitmen kami untuk bisa menghadirkan kendaraan umum bebas emisi. Selain itu Nissan juga tengah mencari cara untuk memperluas penggunaan mobil listrik, termasuk aplikasi komersial seperti taksi," kata Vice president, Nissan Commercial Vehicles, Joe Castelli.

"Menyusul pemilihan Nissan NV200 sebagai armada taksi New York di masa depan, ini merupakan pembuktian kami memberikan contoh dengan taksi LEAF. Untuk membantu mengoptimalkan penggunaan teknologi kendaraan listrik untuk aplikasi di masa depan," tambahnya.

Dan penggunaan taksi yang bekerja selama 24 jam, akan membuktikan ketangguhan baterai dari mobil listrik LEAF.

New York sebelumnya akan melakukan elektrifikasi armada taksinya sampai sepertiga di akhir 2020.

(ddn/ddn)

Kaisar: Kami Motor Indonesia Bukan Motor China!

Kaisar: Kami Motor Indonesia Bukan Motor China! Jakarta - Konsumen di Indonesia banyak yang menyangka kalau motor Kaisar itu merupakan merek motor China. Tapi pernyataan itu disangkal pihak PT Kaisar Motorindo Industri. Mereka mengklaim kalau motornya itu bukan motor China tapi asli motor buatan Indonesia.

Pernyataan itu dilontarkan langsung oleh General Manager Marketing PT Kaisar Motorindo Industri Joko Rismanto kepada wartawan di sela-sela acara pembukuan rekor MURI motor Kaisar di JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2013).

"Sebenarnya terserah konsumen mau mengatakan Kaisar motor apa. Tapi saya tekankan kalau Kaisar itu motor asli Indonesia," tegas Joko.

Joko menjelaskan, kandungan lokal untuk semua motor Kaisar ini sudah mencapai 80 persen dan 20 persennya lagi menggunakan komponen dari China.

"Produksinya saja di Indonesia tepatnya di Citereup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bahkan kami bukan sekedar diler utama tapi kita itu Prinsipal," lugasnya.

Tidak hanya itu, Joko juga menambahkan kalau pemilihan nama Kaisar itu sendiri juga bukan berasal dari China atau negara lain. Pemilihan nama ini asli oleh orang Indonesia.

"Nama Kaisar ini bukan diambil dari China. Jadi kami lebih disuka kalau Kaisar itu motor Indonesia bukan motor China," tandasnya.


(ady/ddn)

Suzuki Inazuma Versi 'Setengah Telanjang'

Suzuki Inazuma Versi Shanghai - Motor sport 250 cc milik Suzuki, GW250 atau yang dikenal di Indonesia dengan nama Inazuma kini dipermak. Suzuki memberikan versi setengah fairing (half naked) pada Inazuma.

Motor 'setengah telanjang' tersebut diberi nama Suzuki GW250S dan diperkenalkan pertama kali pada ajang Shanghai Auto Show yang tengah digelar di Shanghai seperti dilaporkan reporter detikOto, Syubhan Akib.

Namun, motor ini menurut rencana bukan hanya akan mengisi pasar China semata, tapi juga akan dipasarkan di Jepang, Eropa dan berbagai pasar lainnya. Jadi kemungkinan besar Indonesia juga akan kebagian motor ini.

Dilihat dari desainnya, half-fairing yang diaplikasi di motor ini tampak membuat Inazuma jadi makin sporty. Dengan adanya setengah fairing ini Suzuki mengklaim kalau tingkat keamanan motor pun meningkat.

Angin pun mampu dibelah dengan lebih baik bila dibanding versi naked bike. Posisi handlebar yang tinggi juga membuat motor ini jadi nyaman digunakan meski harus dibawa berjalan jauh.

Untuk dapur pacunya, mesin 2 silinder SOHC berkapasitas 250 cc dengan 4 langkah sepertinya tetap dipertahankan.

Mesin yang sudah mengusung fuel-injection tersebut mampu melepas tenaga hingga 24 PS pada 8.500 rpm, dan torsi 22 Nm pada 6.500 rpm dan perbandingan kompresi 11,5:1.

(syu/ddn)

Permintaan Melemah, Mitsubishi Pangkas Produksi Mobil

Permintaan Melemah, Mitsubishi Pangkas Produksi Mobil Koygo - Pabrikan mobil asal Jepang, Mitsubishi tengah menghadapi masalah cukup besar di Jepang. Karena mengalami penurunan permintaan pasar domestik dan ekspor hampir 40 persen, Mitsubishi berencana akan mengurangi kapasitas produksi di salah satu pabriknya di Jepang.

Dilansir inautonews, Selasa (23/4/2013), Mitsubishi akan mengurangi kapasitas produksi di pabrik Mizushima atau di barat Jepang. Model yang paling banyak dikurangi adalah sedan.

Rencananya produsen mobil bergolo berlian itu bakal menutup 2 jalur produksi dari 4 yang beroperasi dan hanya produksi 350.000 unit per tahun. Seiring rencana tersebut Mitsubishi akan kehilangan 60.000 unit mobil per tahun.

Selain pabrik di pabrik Mizushima, Mitsubishi masih memiliki 2 pabrik produksi di Jepang. Pabrik pertama di Sakahogi, Prefektur Gifu dan satu lagi di Okazaki, Prefektur Aichi. Jadi, total produksi Mitsubishi per tahun di Jepang akan dipangkas sebesar 26 persen menjadi 700.000 unit per tahun.

Kendati demikian Mitsubishi berharap pada mobil-mobil kecil. Pabrik tersebut akan mengurangi produksi mobil kendaraan komersial dan mini car, dan beralih memproduksi mobil kompak terbaru.

Pabrik tersebut nantinya akan fokus produksi mobil kecil, dimana diperkirakan pasarnya akan meningkat. Pasalnya lebih baik mengembangkan produk baru ketimbang mempertahankan produk tidak kompetitif di pasaran.

(ikh/ddn)

Lexus IS Ingin Kalahkan Jiwa Sporty BMW Seri 3

Lexus IS Ingin Kalahkan Jiwa Sporty BMW Seri 3 Tokyo - Pabrikan mobil mewah Lexus dalam waktu dekat akan merilis model IS yang terbaru. Lexus ingin mobil ini memiliki karakter fun to drive yang sama seperti kompetitornya seperti BMW Seri 3 atau Mercy C-Class.

Hal ini diakui Chief Engineer Lexus Junichi Koyama. Jadi mereka meningkatkan kemampuan IS dalam berkendara agar melebihi kompetitornya itu. "Tujuan utama yang kami fokuskan pada IS terbaru adalah membuat mobil yang asyik dikendarai," ujarnya.

"Jika Anda membandingkan IS model lama dengan rivalnya, BMW Seri 3 dan Mercy C-Class. IS selalu kalah satu atau dua langkah dalam hal 'fun to drive'. Dan sekarang kami ingin benar-benar mengalahkan pesaing kami," tambahnya.

Dari sekian banyak kompetitor di pasaran, Koyama menuturkan Seri 3 selalu berada di atas.

"Ketika kami menguji mobil yang berbeda, tidak ada satu orang pun yang tidak merasakan 'menyenangkan' saat mengendarai BMW. Oleh sebab itu kami memberikan sesuatu yang berbeda, kami mengulangi tes pada saat menikung dan saat bergerak. Dan kami mencatat perbedaan seperti, 'kendaraan dapat bergerak dengan cara ini atau cara itu. Dan itulah mengapa IS itu akan lebih menyenangkan," ujarnya.

Jadi apa lagi kelebihan Lexus IS? "Saya percaya kami mampu membuat sesuatu yang baru, dalam merespon, bergerak cepat dan akan lebih akurat sesuai dengan kehendak pengemudi," ucapnya.

Sebagai contoh, saat pengemudi memutuskan untuk mengambil tikungan tajam, dengan menciptakan gerakan ideal tidak akan terlalu besar, terlalu kecil, dan pasti tidak terlalu lambat. Pengemudi akan merasakan kesenangan dengan mendapatkan sesuai dengan yang diharapkannua," tambahnya.




Seemed ideal driving should aim [Lexus IS new]
(lth/ddn)

Mengintip Mobil Atap Terbuka Tercepat di Dunia

Mengintip Mobil Atap Terbuka Tercepat di Dunia Shanghai - Gelar mobil produksi terkencang milik Bugatti beberapa waktu lalu sempat diganggu. Namun itu hanya untuk versi coupe semata. Sebab untuk mobil produksi versi roadster atau atap terbuka, Bugatti tetap yang terkencang. Dan inilah roadster terkencang di dunia.

Mobil beratap terbuka yang terkencang di dunia itu adalah Bugatti Veyron 16.4 Grand Sport Vitesse. Mobil ini mampu berlari hingga 431 km/jam ketika di tes di Ehra-Lessien, sebuah proving ground milik Volkswagen Group.

Rekor itu dipecahkan Veyron 16.4 Grand Sport Vitesse saat dikendarai oleh pebalap China, Anthony Liu. Dan karena itulah tidak salah bila mobil ini dipamerkan saat Shanghai Auto Show digelar.

Desain mobil ini tampil sederhana seperti Bugatti pada umumnya namun tetap menyiratkan aura yang kuat dengan laburan warna hitam dan jingga. Terlebih mobil ini memang didesain untuk berlari kencang namun mampu meminimalkan turbulensi dan suara angin yang berisik.

Mesin 8.0 liter berkonfigurasi W16 yang digendongnya mampu memperlihatkan 1.200 tenaga kuda dengan torsi 1.500 Nm. Lebih kuat dari Super Sport yang menjadi mobil tercepat di dunia. Veyron Super Sport sendiri memiliki tenaga sekitar 1.001 hp.

Jumlah produksi mobil ini pun cukup istimewa karena Bugatti hanya memproduksi Veyron 16.4 Grand Sport Vitesse World Record Car (WRC) Edition ini sebanyak 8 unit.

Dan untuk membawanya pulang, dana besar harus diberikan karena mobil ini harganya mencapai 2 juta pounds atau hampir Rp 30 miliar.

Tapi meski mampu berlari hingga 408 km/jam, untuk alasan keamanan, Bugatti hanya akan menyetting mobil ini untuk dapat berlari hingga 415 km/jam saja.

(syu/ddn)