Tuesday, July 2, 2013

Jelang Lebaran, Mazda Andalkan SUV dan MPV

Jelang Lebaran, Mazda Andalkan SUV dan MPV Medan - Menjelang Hari Raya Idul Fitri yang jatuh di awal Agustus mendatang, Mazda optimistis kalau penjualan mobil mereka akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Peningkatan penjualan itu akan disumbangkan oleh 2 model mobil diantaranya model Sport Utility Vehicle (SUV) dan Multi Purpose Vehicle (MPV).

Menurut Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia (MMI) Astrid Ariani Wijaya penjualan menjelang lebaran akan mengalami kenaikan terutama di segmen SUV dan MPV.

"Segmen SUV lagi naik, B-MPV juga sedang naik-naiknya. Model itulah yang paling dominan menjelang lebaran," kata Astrid kepada wartawan di sela-sela Sumatera E-Halt Challenge, di Medan, Selasa (2/7/2013) malam.

Dijelaskannya, untuk SUV Mazda mengandalkan CX-5. Hal itu juga sangat bertepatan dengan waktu peluncurannya yang belum lama berlangsung.

"Bisa jadi karena momentum yang tepat bagi mereka yang mencari mobil untuk lebaran jadi CX-5 akan dicari orang juga," katanya lagi.

Untuk di segmen MPV sendiri Mazda mengandalkan Biante. Menjelang lebaran ini Biante dipastikan penjualannya akan mengalami peningkatan dari 180 unit menjadi 200 unit dalam sebulannya.

"Timingnya itu diperkirakan awal Juli inihingga awal Agustus mendatang. Disitu penjualan mobil akan mengalami kenaikan," pungkas Astrid.

(ady/ddn)

GM dan Honda Kerja Sama Mobil Hidrogen

GM dan Honda Kerja Sama Mobil Hidrogen Detroit - Dua produsen mobil beda benua, General Motors (GM) dan Honda Motor Co. menyatakan akan bekerja sama. Kedua produsen ini akan bersama-sama mengembangkan teknologi sel bahan bakar untuk menciptakan mobil berbahan bakar hidrogen yang murah.

Targetnya, mobil hasil kolaborasi keduanya akan bisa dilihat di showroom pada 2020 mendatang.

Dengan pengembangan bersama ini maka keduanya akan bisa memotong biaya R&D dan membuat komponen bersama. Disamping itu, waktu pengembangan juga bisa dipersingkat bila dibanding kalau mereka mengembangkannya sendiri-sendiri. Mereka juga akan mengembangkan infrastruktur penyimpanan hidrogen.

Kerja sama antara GM dan Honda ini pun bisa dibaca sebagai tantangan untuk Toyota dan BMW yang pada Januari lalu mengumumkan membentuk aliansi untuk mengembangkan teknologi hidrogen ini.

Selain itu, Daimler, Ford dan Nissan pada bulan yang sama juga bekerja sama untuk membuat teknologi ini agar bisa dijual pada 2017 mendatang.

Saat ini, stasiun pengisian bahan bakar hidrogen masih berkisar diantara US$ 1-2 juta, namun, proyeksi yang menyebutkan hidrogen sebagai bahan bakar masa depan mendorong tiap pabrikan untuk mengembangkannya. Bila diproduksi da banyak digunakan, tentu secara ekonomi harga akan turun.

GM dan Honda merupakan dua produsen yang sudah mengembangkan teknologi bahan bakar hidrogen. Menurut Clean Energy Patent Growth Index, GM dan Honda berada di urutan No 1 dan 2, dalam hal pendaftaran paten mengenai sel bahan bakar antara 2002 sampai 2012. Total ada 1.200 daftar paten di antara keduanya.

"Kolaborasi ini dibangun atas dasar kekuatan Honda dan GM sebagai pemimpin di teknologi sel bahan bakar," ujar CEO GM Dan Akerson.

Sementara CEO Honda Honda Motor Co Takanobu Ito menuturkan di antara teknologi tanpa emisi, kendaraan sel bahan bakar memiliki keuntungan dalam hal range (jarak jelajah) dan pengisian hidrogen yang sama singkatnya dengan mengisi BBM di mobil konvensional.

"Honda dan GM ingin mempercepat mobil-mobil ini masuk ke pasaran. Dan saya sangat antusias kalau kolaborasi ini akan memperkuat teknologi kami dan membuat kendaraan semakin terjangkau," ujarnya.

Hasil kerja sama awal kemungkinan pula akan ada di Honda FCX Clarity terbaru yang rencananya akan diluncurkan di 2015 mendatang.

Honda FCX yang menggunakan bahan bakar hidrogen sudah diproduksi Honda sebanyak 85 unit sejak 2002 untuk disewakan. Dengan begitu, Honda bisa mengumpulkan data terkait penggunaan mobil ini di dunia nyata.

Sementara GM pada 2007 meluncurkan 119 Chevy Equinox berbahan bakar hidrogen untuk diuji konsumen di Los Angeles, New York dan Washington dan telah 'disiksa' sampai hampir 3 juta mil. Hasil 'penyiksaan' ini digunakan untuk evaluasi para insinyur GM.



(ddn/ddn)

Mitsubishi Evo Bintang 2 Fast 2 Farious Dijual

Mitsubishi Evo Bintang 2 Fast 2 Farious Dijual Jakarta - Salah satu mobil yang menjadi bintang film fenomenal, Mitsubishi Evo VII sedang dilelang. Mobil ini adalah mobil yang dikendarai Paul Walker dan menjadi bintang di film 2 Fast 2 Farious.

Saat ini Mitsubishi Evo VII dari 2 Fast 2 Furious tersebut sedang dilelang di situs jual beli eBay. Kini harganya sudah mencapai US$ 40 ribu

Walker yang memerankan tokoh Brian O'Conner menggunakan mobil ini untuk beraksi. Berbalut warna hijau limau, mobil ini tampak ikonik bagi siapa saja yang sudah pernah menonton film 2 Fast 2 Farious.

Dan menariknya, mobil ini baru dikendarai sejauh 1.358 km saja, jadi bisa dibilang kalau mobil ini dibeli dan dimodifikasi untuk keperluan film ini saja.

Bagi siapa saja yang ingin mendapatkannya, mobil ini akan dilelang sampai tanggal 6 Juli mendatang.


(syu/ddn)

Ultah, Sebastian Vettel Dapat Mobil SUV

Ultah, Sebastian Vettel Dapat Mobil SUV Rolle, Swiss - Juara Dunia Formula One Sebastian Vettel tanggal 3 Juli ini merayakan ulang tahunnya yang ke-26. Di malam ultahnya itu pebalap Jerman ini pun mendapatkan kado istimewa, Infiniti FX Vettel Edition.

Vettel yang saat ini menjabat Director of Performance di Infiniti mendapat kado Sport Utility Vehicle (SUV) dari perusahaan tempatnya bernaung itu dengan nomor 001 dari 150 mobil Infiniti FX Vettel Edition yang diproduksi. Mobil ini pun diantarkan ke rumah Vettel di Swiss.

Infiniti FX Vettel Edition yang dijual di seluruh Eropa Barat, Timur Tengah dan Rusia ini sendiri merupakan 'most powerful model' di keluarga Infiniti.

Mobil ini memulai debut di Goodwood Festival of Speed pada 2012 silam saat dikendarai Vettel pertama kali di ajang ini.

Vettel bergabung dengan Infiniti pada April 2013 sebagai Director of Performance untuk membantu Infiniti mengembangkan performa mobil-mobil Infiniti dari pengalamannya sebagai pebalap F1. Infiniti Q50 terbaru adalah salah satu mobil yang pengembangannya dibantu oleh Vettel.

"(Mobil) ini memiliki performa yang luar biasa, penanganan yang tanggap dan sempurna dengan kehidupan sehari-hari saya," kata Vettel.

"FX Vettel Edition menyenangkan untuk dikendarai dan saya suka karena benar-benar unik, saya yakin banyak pemilik Infiniti lain akan merasakan hal yang sama," tambah Vettel.

(syu/ddn)

Modifikasi untuk Merayakan kekuasaan Ratu Elizabeth II

Modifikasi untuk Merayakan kekuasaan Ratu Elizabeth II Jakarta - Ratu Elizabeth II telah memegang kekuasaan Inggris Raya sejak 60 tahun lalu. Untuk merayakan itu, rumah modifikasi Inggris, Kahn pun membuat edisi khusus Ratu Elizabeth II.

Mobil yang khusus dibuat Kahn untuk merayakan 60 tahun kekuasaan Ratu Elizabeth II itu adalah Maybach 57 yang memiliki kemewahan tingkat tinggi.

Mobil ini dibuat dengan warna unik ketika Kahn mencampur warna silver terang dan gelap untuk menampilkan aura elegan yang tidak biasa. Warna itu berpadu apik dengan pelek RS-HF berukuran 22 inchi.

"Ulang tahun ke 60 penobatan Ratu Elizabeth II merupakan tonggak penting yang hanya telah dicapai oleh salah satu raja lain dalam sejarah," kata Direktur Kahn Ally Kahani seperti detikOto kutip dari Auto Evolution.

Sayangnya, tidak dijelaskan lebih lanjut apa saja perubahan yang dilakukan Kahn dengan mobil ini, termasuk desain interior terbarunya.

Namun, mobil yang akan mendapatkan pelat nomor '4 HRH' ini akan menggendong mesin V12 berkapasitas 5.5 liter. Mesin berkonfigurasi V12 yang diambil dari Mercedes-Benz ini mampu menyemburkan tenaga hingga 518 hp.

Maybach 57 standar mampu berakselerasi dari diam sampai 97 km/jam dalam waktu 5,1 detik saja, cukup cepat untuk sebuah mobil berbobot 2,7 ton.

(syu/ddn)

Kimi Patahkan Rekor Poin Beruntun Schumacher

Kimi Patahkan Rekor Poin Beruntun Schumacher Jakarta - Kimi Raikkonen belum mampu kembali masuk tiga besar setelah cuma bisa finis di posisi lima GP Inggris. Namun begitu, hasil di Silverstone cukup membuat pebalap Lotus itu mematahkan rekor milik Michael Schumacher.

Performa Kimi mengalami penurunan dalam tiga balapan terakhir di mana dia berturut-turut cuma bisa finis di posisi 10, sembilan dan Lima. Hasil tersebut berbeda jauh dibanding lima balapan awal di mana dia sekali jadi juara dan tiga kali finis sebagai runner up.

Meski kembali gagal naik podium di Silverstone, Kimi berhasil mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang Schumacher. Kimi kini menjadi pebalap yang punya rentetan selalu dapat poin terpanjang dengan total meliputi 25 race tanpa terputus.

Catatan 25 balapan terus mendapat poin tersebut mulai dibuat Kimi saat dia finis kedua di GP Bahrain 2012. Setelah itu dia berturut-turut selalu finis di posisi 10 besar dan mengumpulkan poin demi poin. Dalam rangkaian tersebut, hasil terburuk yang didapat Kimi adalah posisi 10 saat tampil di GP Brasil 2010.

Sementara Schumacher, sebelumnya mencatatkan rekor 24 balapan beruntun selalu dapat poin. Catatan tersebut dibuat Schumi dari Hongaria 2001 sampai Malaysia 2003, di mana dia melintir di dalam Ferrari-nya di Sepang.

Meski Kimi berhasil mematahkan rekor Schumi, namun rentetan kemenangan yang didapat Schumacher dianggap lebih baik. Dasarnya adalah, saat Schumi masih aktif membalap poin hanya bisa didapat oleh delapan driver di posisi terdepan sementara kini poin tersedia untuk 10 besar. Demikian dikutip dari F1Fanatic.

(din/syu)

Mobil Dituntut Kian Aman, Astra Otoparts Tambah Produksi Airbag

Mobil Dituntut Kian Aman, Astra Otoparts Tambah Produksi Airbag Jakarta - Pasar otomotif nasional kian meningkat, dan mobil-mobil pun dituntut untuk semakin aman. Menyikapi hal itu PT Astra Otoparts Tbk akan meningkatkan produksi komponen kendaraan seperti airbag dan setir.

Dalam siaran pers yang diterima detikOto, kedua komponen itu diproduksi bareng Toyoda Gosei Co.Ltd melalui sebuah perusahaan joint venture yang sudah berdiri selama 10 tahun yakni Toyoda Gosei Safety System Indonesia (TGSSI).

Nantinya, di tahun 2016, akan menambah kapasitas produksi setir mobil sebanyak 1,5 kali dari kapasitas sekarang menjadi 800.000 unit per tahun.

Sedangkan airbag akan ditingkatkan 5 kali lipat menjadi 1,5 juta unit per tahun. Investasi yang disiapkan untuk peningkatan kapasitas ini sebanyak Rp 80 miliar.

Peningkatan kapasitas produksi ini juga merupakan bagian dari upaya TGSSI dalam merespons peningkatan permintaan airbag sehubungan dengan adanya ASEAN NCAP yaitu program peringkat untuk fitur keamanan kendaraan.

"Investasi melalui pembangunan pabrik baru di lokasi yang berdekatan dengan lokasi pabrik saat ini, yang ditargetkan dapat menyerap 130 karyawan baru," demikian bunyi siaran pers.

(ddn/ddn)