Monday, June 1, 2015

Angka Kecelakaan Tinggi, Velozity Terus Kampanyekan Keselamatan Mengemudi

Angka Kecelakaan Tinggi, Velozity Terus Kampanyekan Keselamatan MengemudiJakarta - Komunitas otomotif pengguna kendaraan Avanza Veloz telah mengakhiri serangkaian road show kampanye keselamatan berkendara di sejumlah kota di Indonesia. Namun, kegiatan ini akan terus mereka lakukan pada tahun depan mengingat tingkat kecelakaan lalu lintas di Indonesia yang masih sangat memprihatinkan.

Ketua Umum Velozity, Didy Soe mengatakan, Indonesia termasuk negara dengan jumlah kasus kecelakaan lalu lintas tertinggi di dunia. Setiap jam setidaknya terdapat 12 kasus kecelakaan lalu lintas yang merenggut tiga korban jiwa.

Sehingga jika ditotal secara global, sedikitnya 69 nyawa melayang sia-sia di jalan raya. “Dan menurut data Global Status Report on Road Safety yang dikeluarkan oleh WHO, Indonesia menempati urutan pertama peningkatan kecelakaan lalu lintas,” ujarnya dalam siaran pers Velozity yang diterima detikOto, Selasa (2/2015).

Fakta itulah yang kemudian mendorong komunitas ini menggelar roadshow kampanye safety driving di sejumlah kota. Tercatat, kampanye dilakukan di Bandung pada 28 Februari 2015 bertempat di Pasteur Hyper Point.

Kemudian di Semarang pada 28 Maret 2015 bertempat Valle Pizza E Resto Jl. Diponegoro. Sedangkan di Surabaya, kampanye di gelar di Warung Kauman Jl. Pagesangan Baru, 25 April lalu.

“Menutup serangakaian acara itu, kampanye digelar di Jakarta pada 31 Mei lalu bertempat di gedung TMC Polda Metrojaya, jalan Gatot Subroto - Jakarta. Kali ini Velozity menggandeng rekan-rekan dari TMC Polda Metro Jaya untuk memaparkan sosialisasi tertib berlalu lintas,” ucap Didy.

Selain sosialisasi tersebut, para peserta juga mendapatkan coaching clinic teori dan praktek. Materi teori diberikan dari narasumber kepolisian sedangkan praktek diberikan oleh The Real Driving Center (RDC) di pelataran parkir.

Namun, berakhirnya serangkaian roadshow itu bukanlah akhir dari kampanye keselamatan berkendara dari Velozity. Soalnya, komunitas ini berjanji akan melakukannya lagi pada tahun-tahun mendatang.

“Dan menyambut kemerdekaan Indonesia yang ke-70 pada 2015 ini, kami ingin ikut berpartisipasi dalam membangun bangsa dengan melakukan kampanye ini. Kami merasa ketertiban dan keselamatan berkendara masih harus terus ditingkatkan,” imbuh Didy.



(arf/arf)

Pabrikan Inggris Ini Lego Hak Cipta Mobil Sport Buatannya

Pabrikan Inggris Ini Lego Hak Cipta Mobil Sport BuatannyaLondon - Sebuah pabrikan mobil sport asal Inggris, MM Industries, menjual hak cipta salah satu mobil sport andalannya Avocet. Namun, pabrikan tak menginformasikan alasan mengapa dia melego hak cipta mobil sport dua tempat duduk bermesin 2.000 cc itu.

Seperti dilansir Motoring, Selasa (2/5/2015), pendiri yang juga sekaligus Managing Director MM Industries, Martin Miles mengatakan Avocet adalah model sport yang siap diproduksi dan siap dijual. Mobil ini juga bukanlah produk abal-abal karena sudah melalui serangkaian uji dan penelitian dalam pengembangannya.

“Kami telah melakukan segala sesuatu yang telah kami rencanakan sebelumnya. Hasilnya adalah Avocet , sebuah mobil yang sangat kompetitif karena menggabungkan antara unsur gaya, bobot yang ultra-ringan, dengan sasis yang luar biasa. Sehingga kinerja mobil dua tempat duduk ini mengagumkan,” paparnya.

Avocet mengiusung mesin buat Ford Motor Company berkapasitas 2.000 cc. Tenaga yang disemburkan mesin diklaim mencapai 150 bhp dan tipe lainnya mencapai 225 bhp.
Dengan semburan tenaga sebesar itu, mobil ini mampu berakselerasi dari 0 â€Â" 100 km/jam hanya dalam waktu 5 detik. Terlebih bobotnya cuma 700 kilogram.

Hanya, hingga kini pabrikan itu belum bersedia membocorkan berapa harga yang dia inginkan. Namun yang pasti, hak cipta yang diberikan adalah hak kekayaan intelektual termasuk desain dan datapacks.


(arf/arf)

Diluncurkan Pekan Depan, Ini Keunggulan BMW Seri 7 Terbaru

Diluncurkan Pekan Depan, Ini Keunggulan BMW Seri 7 TerbaruMunich - Melayani tantangan Mercedes-Benz S-Class dan All New Audi A8, BMW AG pada 10 Juni nanti akan secara resmi memperkenalkan generasi terbaru BMW Seri 7. Pabrikan asal Bavaria, Jerman, itu mengklaim generasi anyar Seri 7 itu sebagai perwujudan dari sedan mewah masa depan, maklum sejumlah teknologi yang digunakannya meminjam milik saudaranya BMW i8.

Seperti dilaporkan Car Advice, Selasa (2/5/2015), BMW sejatinya telah mengiformasikan secara bertahap ihwal teknologi yang diusung Seri 7 anyar tersebut sejak April lalu. Beberapa teknologi terbaru itu adalah, mesin baru enam silinder yang dilengkapi twin-turbo yang diklaim lebih irit bahan bakar.

Mesin ini dilengkapi transmisi Steptronic delapan tingkat percepatan yang perpindahan posisi giginya dipandu oleh data navigasi. Walhasil, perpindahan berlangsung dengan halus dan cepat tanpa gesekan komponen di dalamnya. Teknologi ini seperti yang digunakan oleh saudaranya, Rolls-Royce.

BMW juga mengkaliam performa handling sedan ini juga jauh lebih baik berkat penggunaan sistem stabilisasi electromechanically-driven Dynamic Drive roll. Sementara inti karbon yang digunakan dalam struktur bodinya, menjadikan mobil ini lebih ringan ketimbang generasi lawas atau bahkan mobil sejenis dan sekelasnya.

Namun, yang tak kalah menarik adalah penggunaan teknologi parkir otomatis tanpa dikemudikan meski harus parkir di ruang yang sempit sekali pun. Caranya, dengan menggunakan remote control yang dinamai BMW Display Key.

Pengguna mobil cukup menekan tombol keluar atau masuk di kunci. Selain itu juga terdapat teknologi gesture control. Fitur ini berfungsi untuk mengatur sistem hiburan mobil dengan melalui gerak tubuh pengemudinya.

Sistem tersebut bekerja berdasar sensor tiga dimensi untuk mendeteksi gerakan tangan dan tubuh pengemudi. Walhasil untuk mengontrol volume radiio atau saat menerima atau menolak panggilan telepon bisa dilakukan dengan mudah.


(arf/arf)

Go! Smart Rider Menuju Probolinggo

Go! Smart Rider Menuju ProbolinggoMalang - Rombongan Smart Rider kembali melanjutkan perjalanan di hari keenam. Pada etape keenam kali ini, Smart Rider akan mengarungi perjalanan dari Malang ke Surabaya, mampir ke Madura dan finish di Probolinggo.

Smart Rider yang akan melahap etape keenam ini berasal dari komunitas di bawah naungan main diler MPM Honda. Komunitas dari Blitar dan Malang menggantikan rider dari Paguyuban Honda Solo (PMS).

Etape ketiga ini diikuti oleh beberapa komunitas motor skuter matik Honda. Komunitas yang mengikuti etape keenam ini adalah perwakilan dari Vario Owner Club Chapter Blitar, Vario Owner Club (VOC) Malang, Next Vario Malang, Honda BeAT Club sama Scoopy Malang (Scooma).

Vantri Fistia atau yang akrab disapa Vane, Smart Rider yang mewakili VOC Blitar mengatakan, persiapan yang dilakukannya untuk menaklukkan etape keenam ini adalah kesiapan fisiknya. Sebab, kesehatan sangat berpengaruh untuk riding.

"Disiapin fisik aja. Pokoknya jaga kesehatan. Tadi udah pemanasan, olahraga kecil. Minum banyak. Udah minum vitamin juga," kata Vane.

Vane yang sehari-hari menggunakan Vario 110 dan kini diberi kesempatan untuk menjajal Vario 125 eSP mengatakan, dirinya perlu adaptas dengan motor yang akan ditungganginya. Hal itu dilakukan agar dia bisa lebih maksimal merasakan keandalan motor yang ditungganginya.

"Perlu adaptasi, apalagi saya baru belum lama cobain Vario 125. Biasanya pakai Vario 110. Ya pokoknya perlu adaptasi dengan motornya," ujarnya.


(rgr/arf)

Crossover Suzuki S-Cross di India Ditawarkan dalam 6 Pilihan Warna

Crossover Suzuki S-Cross di India Ditawarkan dalam 6 Pilihan WarnaNew Delhi - Selain meluncurkan generasi anyar dari Sport Utiliity Vehicle (SUV) Suzuki Vitara awal 2016 mendatang, Suzuki Maruti India juga akan menggelontorkan crossover baru, S-Cross pada Juli mendatang. Kabarnya, S-Cross bakal ditawarkan dalam enam pilihan warna.

Seperti diwartakan Motorbeam, Selasa (2/6/2015), keenam warna itu adalah Cosmic Black Pearl Metallic, Arctic White Pearl, Pearl Metallic Bison Brown, Abu-abu Metalik Galactic, Blue Pearl Metallic dan Silky Silver Metallic. Namun varian kelir yang terakhir itu masih bersifat tentatif.

“Ada dua ;ilihan mesin yang bakal ditawarkan yakni diesel dan bensin,” tulis laman ini.

Mesin diesel yang ditawarkan memiliki dua varian yakni mesin Multijet 1.300 cc yang menghasilkan tenaga hingga 90 bhp dan mesin Multijet 1.600 cc bertenaga 120 bhp dan torsi 320 Nm. Keduanya merupakan mesin hasil kerjasama dengan Fiat.

Adapun mesin bensin akan ditawarkan pada saat peluncuran. Mesin ini berkapasitas 1.400 cc K-Series yang juga bisa ditemukan pada Suzuki Ciaz atau Suzuki Baleno.
Hanya untuk nama S-Cross, di India cukup merepotkan Suzuki. Lembaga hak paten di negara itu sempat lama mempelajari permohonan Suzuki untuk mendaftarkan nama S-Cross itu sebagai merek dagang mobil buatanhya.

Maklum, nama tersebut memiliki kemiripan dengan sejumlah nama yang telah didaftarkan perusahaan lain seperti CrossTrack, Crossbow, crosswind, Cross Contact, Cross EXX dan Crosslink. Bahkan, Chopra Engineers pada 1999 pernah mendaftarkan nama Cross-EXX .

Namun, untungnya, nama itu difatarkan untuk jangka waktu hingga 2009. Tapi, Suzuki akhirnya menggunakan nama S-Cross itu. Hanya, S-Cross tanpa embel-embel Suzuki dan untuk mengindiikasikan bahwa mobil itu buatan Suzuki hanya menggunakan logo S pada grill dan pintu belakang, serta dop di keempat rodanya.

Kabarnya, mobil ini akan diluncurkan di India pada Juli mendatang. Sedangkan proses produksinya dilakukan berbarengan dengan penerimaan penghargaan IIFA pada 7 Juni nanti di Kuala Lumpur, Malaysia.


(arf/arf)

Mitsuoka, Roadster Klasik Berbasis Mazda MX-5

Mitsuoka, Roadster Klasik Berbasis Mazda MX-5 London - Sebuah perusahaan perakitan dan modifikasi mobil asal Jepang, Mitsuoka, meluncurkan roadster anyar bergaya retro klasik, Mitsuoka Roadster di Inggris. Mobil sport yang menggunakan basis Mazda MX-5 itu adalah roadster yang bagian demi bagiannya diracik secara langsung secara manual alias hand made.

Seperti dilaporkan Autocar, Selasa (2/6/2015), mesin yang diusung mobil dengan dua tempat duduk itu tak berbeda dengan Mazda MX-5, yakni mesin bensin 2.000 cc 16 katup yang bertenaga 158 bhp.

Penayluran tenaga ke roda menggunakan transmisi manual enam tingkat percepatan. Namun Mitsuoka juga menawarkan pilihan transmisi otomatis enam tingkat percepatan seperti halnya di Mazda MX-5.

Dengan tenaga sebesar itu, roadster ini mampu berakselerasi dari 0 â€Â" 100 km/jam dalam waktu 8,1 detik dan melesat hingga 203 km/jam. Sedangkan tingkat emisi CO2 yang dihasilkan dari proses pembakaran mesin hanya 181 gram /km.

Mitsuoka menargetkan penjualan 20 â€Â" 25 unit hingga akhir tahun ini. Selain di jual di Inggris juga akan dijajakan di negara-negara lain.

Untuk wilayah Inggris, mobil dibanderol 53.800 poundsterling atau sekitar Rp 1,09 miliar. Harga itu belum termasuk tambahan perangkat sistem navigasi.

Adapun Mitsuoka adalah pabrikan yang didirikan di Jepang pada 1968. Perusahaan ini telah menghasilkan beberapa mobil buatan tangan termasuk replika Orochi.


(arf/arf)

Smart Rider Rampungkan Etape Terpanjang Solo-Pacitan-Malang

Smart Rider Rampungkan Etape Terpanjang Solo-Pacitan-MalangMalang - Rombongan turing Honda Smart Adventure akhirnya tiba di Malang. Sebelumnya, Smart Rider diajak berkendara dari Solo menuju Pantai Banyu Tibo di Pacitan dan finish di Malang, Jawa Timur.

Perjalanan di etape kelima ini merupakan perjalanan terpanjang selama berlangsungnya turing Honda Smart Adventure. Smart Rider harus berjibaku dengan tantangan dengan banyaknya jalan berliku, menanjak dan berlubang selama perjalanan sepanjang sekitar 412 km.

Salah satu Lady Smart Rider, Nur Novita dari komunitas BeAT Rider Owner Solo (BROS) mengatakan, perjalanan kali ini cukup menyenangkan. Tapi, dia mengaku tidak merasa lelah karena terbayar dengan kebersamaan para rider.

"Cukup menyenangkan, kalau bisa sering-sering kayak gini. Kan enak turingnya dibiayain sama Honda," kata Vita.

"Ya sebenarnya capek. Tapi karena happy dan enjoy jadi enggak terasa. Lagian kapan lagi kayak gini. Dapat kesempatan bisa touring. Dibiayain, makan gratis, wisata gratis," tambahnya diiringi tawa.

Smart Rider lainnya, Muhammad Refan dari komunitas Vario Matic Club Solo (VMAC'S) mengatakan, etape kelima ini tidak melelahkan. Apalagi, kata Refan, dengan menunggangi Scoopy, rasa nyaman tetap terjaga sehingga tidak terlalu lelah.

"Scoopy enak ya. Nyaman. Kalau dibuat ngebut juga tarikannya ringan. Top speed cuma sampai 80. Itu karena ngikutin depan. Masih bisa digas banyak lagi. Suspensi nyaman," akunya.
Halaman 1 2 »

(rgr/arf)