Thursday, May 23, 2013

BMW Seri 2 Tertangkap Kamera

BMW Seri 2 Tertangkap Kamera Jakarta - Produsen mobil BMW saat ini tengah mempersiapkan 'reformasi' line up. Seri baru akan lahir mulai dari Seri 2, Seri 4 dan Seri 6. Dan baru-baru ini, sebuah BMW Seri 2 kembali tertangkap kamera.

Dilihat dari foto yang menangkap mobil ini, Seri 2 tampak memiliki garis desain seperti coupe dan convertible Seri 1 yang memang akan digantikan tempatnya.

Hal itu sejalan dengan taktik BMw dimana Seri 2 akan mengambil basis dari Seri 1, Seri 6 akan berbasis dari Seri 5 dan Seri 4 yang memiliki basis yang sama dengan Seri 3.

Dari sisi desain, tidak ada perubahan dramatis di mobil ini, garis desain sporty khas BMW masih mewarnai tubuhnya. BMW Seri 2 yang tertangkap kamera ini kemungkinan adalah versi M dari Seri 2. Kodenya kemungkinan adalah M235i.

Mobil yang diperkirakan lahir di akhir tahun ini akan menemani versi standar Seri 2 yang kemungkinan akan memiliki kode 228i dan menggendong mesin empat silinder.

(syu/ddn)

Valet Parking Gratis? Bohong!

Valet Parking Gratis? Bohong! Jakarta - Disejumlah restoran, hotel atau tempat perbelanjaan di Jakarta ada yang menawarkan jasa Valet Parking secara gratis. Lho kok bisa ya?

Salah satu petugas Valet Parking di salah satu restoran di kawasan elit Menteng, Jakarta Pusat Abdul Rozak menuturkan memang Valet Parking yang ditawarkannya ini gratis alias tidak mematok harga servisnya. Namun meski demikian konsumen tetap dibebankan tarifnya.

"Kalau gratis seperti ini biasanya sudah dibebankan ketika konsumen membayar makan. Disitu biasanya sudah termasuk bayar jasa Valet," ungkap Abdul Rozak saat berbincang dengan detikOto.

Selain itu, jika tempat parkir di restoran sudah penuh maka seluruh pengunjung yang datang diwajibkan untuk menggunakan jasa Valet Parking. Ini dilakukan untuk mempermudah konsumen.

"Konsumen cukup meninggalkan kunci dan kita periksa semua barang-barangnya kemudian dikasih karcis Valet dan mobilnya kita carikan tempat parkir yang aman," katanya.

Untuk masalah biaya tambahan atau tip lanjut Abdul Rozak semuanya tergantung dari konsumen. Tapi biasanya konsumen memberikan uang tambahan sebagai jasa Valet dan uang parkir.

"Sedikitnya Rp 5 ribu dan paling banyak saya pernah ada yang ngasih Rp 50 ribu bahkan ada juga yang tidak ngasih sama sekali. Semuanya tergantung dari kebijakan konsumennya itu sendiri," tutupnya.

Sementara itu lain halnya dengan yang Valet Parking yang ada di tempat perbelanjaan di kawasan Menteng Jakarta Pusat. Valet ini juga ditawarkan gratis tapi diwajibkan untuk konsumen memberikan uang lebih atau tip kepada petugas parkir.

"Kalau disini memang gratis tapi pemilik mobil wajib memberikan uang pengganti atau bisa juga disebut uang parkir," timpal petugas Valet Parking, Suparno kepada detikOto.

(ady/syu)

Maserati Bantah Bakal Pakai Platform LaFerrari

Maserati Bantah Bakal Pakai Platform LaFerrari Milan - Beberapa waktu lalu berkembang rumor bahwa Maserati akan memanfaatkan platform dari Ferrari LaFerrari untuk membuat sebuah supercar. Namun, Maserati membantahnya.

CEO Maserati Harlad Wester menyangkal berbagai laporan yang menyebutkan kalau Maserati berniat meminjam platform LaFerrari untuk membuat sebuah supercar. Maserati memang pernah membuat MC12 dengan menggunakan platform Enzo. Tapi itu dahulu, bukan sekarang.

Maserati menurut Wester memang akan membuat sebuah mobil yang merupakan model khusus edisi terbatas, tapi ia menolak untuk mengungkapkan seperti apa mobil itu dan akan dikeluarkan kapan.

Sebelumnya bayak laporan menyebutkan kalau Maserati saat ini tengah mempersiapkan kelahiran supercar terbaru mereka untuk menggantikan MC12 Stradale yang akan diluncurkan pada 2015 mendatang.

Mobil ini akan menggunakan banyak komponen dan teknologi dari LaFerrari, minus sistem hybrid-nya. Banyak laporan menyebutkan kalau supercar Maserati ini akan menggunakan sasis dan suspensi dari LaFerrari serta berbagai atribut dari supercar Italia itu namun dengan menggunakan mesin yang berbeda.

Wester menurut Edmunds saat ini memfokuskan diri pada bagaimana mengembangkan pasar mereka demi meningkatkan angka penjualan. Untuk itu berbagai model baru ingin mereka perkenalkan untuk mendongkrak penjualan tahunan dari 6.300 unit menjadi 50.000 unit.

Setelah memperkenalkan sedan Ghibli, Maserati juga akan memperkenalkan SUV Levant di 2015 mendatang.

(syu/ddn)

Agnes Monica Jadi Inspirasi Honda PCX150

Agnes Monica Jadi Inspirasi Honda PCX150 Jakarta - Masih ingat dengan Peterson Rivai? Ia merupakan pemenang modifikasi di ajang Honda Oto Contest 2012 di Bali dengan Honda PCX Transformer-nya.

Beda dengan PCX Transformernya, kali ini pria yang akrab disapa Peter ini kembali memodifikasi skutik premiumnya dengan gaya yang kembali nyeleneh.

General Motors Luncurkan Chevrolet Spin di Makassar

General Motors Luncurkan Chevrolet Spin di Makassar Makassar - Setelah Jakarta, General Motors Indonesia secara resmi meluncurkan mobil compact MPV teranyarnya, Chevrolet Spin, di Makassar, Jumat (24/5/2013).

Chevrolet Spin yang diproduksi di pabrik Pondok Ungu, Bekasi ini diluncurkan dalam pameran selama 3 hari, di Trans Studio Mall, Makassar, (24-26/3/2013). Sehari sebelumnya Chevrolet menggelar Media Test Drive Spin bagi para pewarta otomotif se-Makassar.

Direktur Public Relations GMI, Maria Sidabutar menyebutkan produk Chevrolet Spin terdiri dari 3 varian mesin, yakni 1.2 L, 1.5 L yang dilengkapi teknologi dual VVTI serta mesin 1.3 L Diesel yang dilengkapi turbocharger.

Selain itu, Chevrolet Spin dilengkapi beberapa fitur canggih seperti transmisi 6 percepatan dengan teknologi tiptronic, multi information display dengan sistem komputerisasi, koneksi bluetooth dan jok dengan sistem teatrikal.

"Makassar adalah kota dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di daerah Indonesia timur, termasuk perkembangan sektor industrinya, kami berharap Chevrolet juga berkontribusi dan menjadi satu bagian dalam perkembangan di wilayah ini," ujar Maria.

Maria menambahkan, nama SPIN merupakan singkatan dari Spirit Indonesia. General Motors menginvestasikan dananya sebesar US$ 150 juta untuk membangun pabrik perakitan Chevrolet Spin dengan kapasitas produksi 40 ribu unit pertahun.

Rencananya sebanyak 80 persen dipasarkan di dalam negeri dan sisanya dilempar ke negara-negara ASEAN.


(mna/ddn)

Politik di Bisnis Valet Parking

Politik di Bisnis Valet Parking Jakarta - Otolovers pasti diantara Anda semua sering melihat atau penah melihat tulisan Reserve di tempat-tempat parkir pusat perbelanjaan atau di tempat-tempat elite lainnya.

Tapi terkadang tulisan Reserve itu bisa menjadi politik bagi tukang parkir bahkan parahnya ada petugas Valet Parking yang memanfaatkan situasi tersebut.

Alibinya ketika semua tempat parkir penuh dan hanya tempat parkir dengan tulisan Reserve itu kosong bisa dipakai asal membayar uang tambahan.

Kejadian itu pernah dialami oleh Suratman. Pria yang bekerja sebagai supir pribadi itu mengaku pernah ditawarkan oleh petugas valet parking atau tukang parkir yang bertugas di dalam gedung parkir di mal.

"Waktu itu saya pernah antar bos ke mal dan kebetulan tempat parkir penuh. Pas saya lewat ada beberapa tempat parkir yang bertuliskan reserve. Saya pikir itu sudah dibooking, tapi ketika saya dekati petugas menawarkan tapi dengan penambahan uang," ungkap Suratman saat ditemui detikOto di parkiran mal di kawasan Jakarta Utara.

Pria yang mengendarai mobil Honda CR-V ini mengaku diminta uang tambahan oleh petugas valet. Uang yang dimintanya memang tidak begitu besar hanya Rp 10 ribu.

"Petugas itu bilang mau nyari parkir pak? Disini saja ini orang yang mau parkir disini tidak jadi. Tapi ada biaya tambahan hanya Rp 10 ribu," bebernya.

Karena keadaan mendesak akhirnya Suratman menyetujui perjanjian itu dan akhirnya mobil yang dikendarainya bisa parkir.

Suratman mengaku sempat berbincang dengan petugas valet parking itu. "Ketika saya tanya kok bisa mas bukannya sudah dibooking. Petugas itu menjawab dengan singkat, ya bisa pak asal ada uang tambahannya. Tapi mobilnya tidak sembarang karena ini sebenarnya tempat parkir khusus jadi mobilnya harus tetap terlihat bagus," tandasnya.

Wah kalau seperti itu kita semua harus lebih berhati-hati lagi ya Otolovers. Karena jangan sampai keadaan seperti itu malah dibuat asas pemanfaatan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab!

(ady/syu)

Untuk Kemudahan, Valet Parking Jadi Pilihan

Untuk Kemudahan, Valet Parking Jadi Pilihan Jakarta - Sejumlah orang yang menggunakan jasa Valet Parking di pusat perbelanjaan itu bukan merasa dirugikan tapi merasa diuntungkan. Mereka mengaku kalau lebih praktis dalam mencari tempat parkir di mal.

Seperti yang diungkapkan oleh Indra Nursetyo kepada detikOto di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Utara. Ia mengaku lebih diuntungkan karena tidak perlu bersusah payah mencari tempat parkir saat berkunjung ke mal.

"Meski harus membayar lagi tapi kita tidak perlu repot mencari tempat parkir. Apalagi kalau di hari libur bayangkan saya pernah nyari parkir lebih dari 1 jam udah lama gitu ga ketemu akhirnya saya pulang lagi," katanya.

Hal senada juga dilontarkan oleh Yoane. Menurutnya adanya valet parking itu bukan malah merugikan tapi justru membuatnya lebih praktis.

"Justru lebih praktis ya soalnya kalau ke mal terus tempat parkirnya jauh ke pintu masuk gimana? Kan kalau ada valet malah lebih enak. Kita jadi dimanjakan," ucap wanita berkerudung ini kepada detikOto.

Ketika ditanya mengenai apakah valet parking memakan lahan parkir biasa? Yoane dan Indra masing-masing mengatakan tidak karena semua kesepakatan itu pasti sudah di bicarakan lebih lanjut dengan berbagai pihak yang bersangkutan.

"Saya rasa tidak, karena pasti masing-masing manajemen gedung dan pihak terkait lainnya sudah memikirnya dengan matang segala resiko," beber Indra.

"Aku memang kurang begitu tahu bagaimana prosedurnya tapi menurut aku sih tidak ya karena pasti sudah pertimbangannya," tuntasnya.

(ady/syu)