Tuesday, May 19, 2015

Tengah Incar Mobil Mazda? Berikut Daftar Diler Terbaik Mazda

Tengah Incar Mobil Mazda? Berikut Daftar Diler Terbaik MazdaJakarta - Otolovers tengah mengincar untuk memboyong mobil Mazda ke garasi rumah, mungkin ada baiknya melihat daftar-daftar diler Mazda di Indonesia. Setidaknya ada 6 diler Mazda di seluruh Indonesia yang diklaim memiliki pelayanan yang terbaik.

Itulah hasil Mazda Dealer Excellence Award yang berlangsung di Raffles Hotel, Kuningan, beberapa pekan lalu.

Dalam siaran pers Mazda, program tahunan berskala nasional yang melibatkan 41 dealer resmi dan diselenggarakan selama periode April 2014 hingga Maret 2015 ini menghadirkan enam dealer terbaik yang terbukti memiliki performa paling mengagumkan dalam hal kepuasan pelanggan untuk kategori penjualan dan purna jual (after sales).

Berikut adalah nama keenam dealer tersebut yang diurutkan berdasarkan abjad:

  • Mazda Bandung
  • Mazda Cirebon
  • Mazda Kelapa Gading
  • Mazda Makassar
  • Mazda Medan
  • Mazda Jogjakarta

“Mazda Dealer Excellence Award merupakan salah satu proram berskala nasional Mazda dalam mewujudkan visi dan misi Mazda untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan Mazda. Hal ini sudah tentu harus diwujudkan melalui kolaborasi bersama para diler Mazda yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mencapai kepuasaan para pelanggan yang maksimal,” ujar Presiden Direktur PT Mazda Motor IndonesiaKeizo Okue di Jakarta, Selasa (19/5/2015).

“Melalui program ini Mazda memberikan penghargaan bagi enam dealer terbaik dan kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi dealer-dealer Mazda lainnya untuk memberikan pelayanan sempurna mulai dari proses awal penjualan hingga layanan after sales, bahkan untuk pembelian kembali produk Mazda lainnya,” tambah Okue.

Mazda menuturkan kalau mereka sudah meningkatkan layanan pelanggan seperti perbaikan fasilitas dealer, memperbaiki proses penjualan, penambahan jumlah Sales Advisor, dan pengembangan pengetahuan tenaga penjual melalui program pelatihan rutin dan melakukan proses penyerahan kendaraan yang menyenangkan dan tidak terlupakan oleh customer.


(ddn/ddn)

Honda Tolak Gugatan Rp 56 Miliar dari Konsumen Soal Airbag yang Tidak Mengembang

Honda Tolak Gugatan Rp 56 Miliar dari Konsumen Soal Airbag yang Tidak MengembangJakarta - Masih ingat dengan insiden tewasnya pengendara Honda City setelah mengalami kecelakaan 2012 lalu? Yup, airbag Honda City lansiran 2009 yang dikendarai Desryanto Aruan gagal mengembang setelah mengalami kecelakaan di Tendean, Jakarta Selatan.

Alhasil, Desryanto tewas akibat tidak ada perlindungan dari airbag tersebut. Padahal, menurut penuturan orangtua, Honda City 1.5 S AT yang dikendarainya itu mengalami benturan cukup hebat yang seharusnya airbag mengembang.

Akibat masalah tidak mengembangnya airbag yang menyebabkan tewasnya Desryanto, keluarga Desryanto menuntut Honda Prospect Motor (HPM) selaku agen pemegang merek Honda di Indonesia. Tuntutannya berupa uang ganti rugi senilai Rp 56 miliar.

Kini, HPM telah mengajukan jawaban terhadap gugatan tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang meminta Majelis Hukum untuk menolak atau setidaknya menyatakan gugatan tidak dapat diteruma.

HPM mengatakan, kecelakaan yang menyebabkan tewasnya Desryanto memang tidak memenuhi prasyarat untuk memicu mengembangnya airbag.

"Energi yang diterima oleh sensor tidak cukup untuk membuat SRS Airbag mengembang," kata Technical Training Manager PT HPM, Muhammad Zuhdi di Jakarta, Selasa (19/5/2015).

Menurut keterangan polisi saat kejadian, Desryanto saat itu dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol. Sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan.
Halaman 1 2 »

(ddn/ddn)

Warga Jakarta Ngangkot Naik Mobil India

Warga Jakarta Ngangkot Naik Mobil India Jakarta - Masyarakat Jakarta dan sekitarnya yang biasa naik angkot kini bisa merasakan mobil India, Tata Super Ace. Mobil yang aslinya pikap itu ada versi angkot dan mulai beredar di jalanan.


Keterangan Foto :
Salah satunya terlihat detikOto di jalanan sekitar Pamulang-Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Pool/dok Tata Motors.

Risers Mampir di Sumedang untuk Sumbang Buku

Risers Mampir di Sumedang untuk Sumbang BukuSumedang - Dalam rangkaian perjalanan jelajah Indonesia yang bertajuk Datsun Risers Expedition (DRE), 12 risers etape pertama melakukan bakti sosial dengan membagikan buku bacaan.

Buku bacaan tersebut diberikan kepada Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Bina Kreasi Muda yang berada di Dusun Cijambu, Desa Kadakajaya, Kecematan Tanjungsari Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

"Mudah-mudahan sumbangan buku dari Datsun ini akan banyak manfaat bagi masyarakat kami," tutur ketua TBM Bina Kreasi Muda Rohman.

Menurut Rohman, minat baca anak-anak di desanya ini sangat tinggi, karena di daerahnya ini sama sekali belum terjamah teknologi tinggi.

"Orang yang punya Facebook juga masih sedikit dan banyak yang belum mengenal internet maka minat baca terhadap buku masih sangat tinggi," ungkapnya.

Rohman berharap, dengan banyaknya orang yang menyumbangkan buku termasuk Datsun bisa memberikan secercah titik terang bagi masyarakat sekitar.

"Saya punya harapan walaupun di desa jangan sampai ada yang putus sekolah," tuturnya.

Sementara itu, Marketing Communication Datsun Indonesia Afif K Akbar menambahkan, semoga buku bacaan yang diberikan ini bisa bermanfaat bagi warga sekitar. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada TBM yang merupakan jaringan dari 1001 buku.

"Terima kasih kepada adik-adik semua dan semoga buku yang kita berikan ini bermanfaat bagi adik-adik semua," tuntasnya.



(ady/ddn)

Ini Penyebab Mengapa Airbag Tidak Bekerja

Ini Penyebab Mengapa Airbag Tidak BekerjaJakarta - Kasus airbag Takata Corporation tidak berkembang yang sudah memakan korban si pengendara, membuat berbagai pabrikan menarik kendaraan di seluruh dunia. Ini bisa menjadi contoh, mengapai sebuah airbag begitu penting.

Tapi kira-kira alasan apa yang membuat airbag tidak bisa bekerja ya? Nah kali ini detikOto coba mengupas, penyebab tidak bekerjanya sebuah airbag, seperti dilansir safercar.gov (NHTSA), Selasa (19/5/2015).

Dikatakan sebuah airbag bisa bekerja saat terjadi kecelakaan tergantung dari situasinya. Seperti bagaimana karakteristik kecelakaan (seberapa cepat berkendara, bagaimana kendaraan lain terlibat, dan arah tambarakan).

Selain itu desain airbag dari setiap pabrikan juga menentukan, serta dimana lokasi sensor kendaraan itu berada. Sehingga kantong udara atau airbag, tidak dimaksudkan bisa menyebar dalam semua kasus kecelakaan.

Nah Penasaran kecelakaan seperti apa saja yang membuat airbag tidak bekerja? DetikOto coba mengurainya berikut ini.

1. Kondisi kecelakaan tidak parah

Airbag bisa tidak bekerja, mungkin disebabkan dari situasi kondisi kecelakaan yang mungkin cukup moderat. Membuat kantung udara tidak akan diperlukan untuk melindungi penghuni mengenakan sabuk pengaman.
Halaman 1 2 3 »

(lth/ddn)

Ban Falken Buatan Lokal Diklaim Tahan Lama

Ban Falken Buatan Lokal Diklaim Tahan LamaJakarta - Ban Falken Sincera SN 832i yang diproduksi di Indonesia lebih mementingkan umur ban yang tahan lama. Sebab, PT Sumi Rubber Indonesia sebagai produsen ban Falken di Indonesia melihat mobil di sini banyak yang digunakan dalam jarak yang jauh.

"Keunggulannnya lebih tahan lama. Kita fokus ke ban yang lebih tahan lama. Kita lihat masyarakat Indonesia menggunakan mobil dengan jarak tempat kerja dan tempat tinggal yang jauh. Jadi kita desain ban mobil itu lebih awet," ucap Deputy General Manager Replacement Sales Department PT Sumi Rubber Indonesia, Imam Oedarto saat ditemui di Sports Club Kelapa Gading, Jakarta, Senin (18/5/2015) malam.

Namun, Imam belum bisa menjawab terkait seberapa panjang umur ban Falken itu. Sebab, jawabnya, pemakaian ban sangat tergantung cara pemakaian dan medan jalan yang dilalui.

"Karena ban sangat tergantung jalan, cara pemakaian. Jadi lamanya pemakaian berbeda-beda," katanya.

Falken mengklaim, ban ini memiliki umur 13 persen lebih panjang daripada produk sebelumnya, Falken ZE 322. Ban khusus city car dan small MPV ini dikatakan lebih mengoptimalkan kontak telapak dan tekanan kontak. Tekanan kontak terbagi hampir seluruh area permukaan ban sehingga memperbaiki tingkat keausan ban.

Selain itu, ban ini juga mengoptimalkan energi keausan saat menikung. Bagian bahu terkontak dengan sempurna terhadap permukaan jalan sehingga mengoptimalkan bentuk dan tekanan kontak serta mengurangi energi keausan.

Tingkat kekakuan yang merata pada telapak akan mengoptimalkan kekakuan telapak dan mengurangi tingkat keausan. Penerapan pola telapak 4 rib dikatakan lebih cocok digunakan pada ban dengan ukuran kecil.

Falken mengklaim, SN 832i ini mempertahankan pola telapaknya meski tekah dipakai dalam jangka watu yang panjang. Ban ini menggunakan profil melengkung sempurna untuk mendistribusikan ketegangan dan mengurangi perubahan bentuk.




(rgr/ddn)

Ini Orang yang Pertama Kali Buat Airbag

Ini Orang yang Pertama Kali Buat AirbagJakarta - Airbag (kantung udara) diperkenalkan pertama kali di tahun 1953. Sejak itu, airbag sudah menyelamatkan jutaan orang. Siapa yang menemukan airbag?

Dikutip dari situs Global NCAP, John Hetrick adalah orang yang pertama kali menemukan airbag. Hetrick adalah seorang pensiunan insinyur Amerika. Dia mendapatkan ide membuat airbag setelah mengalami kecelakaan mobil bersama istri dan anaknya.

Keluarga Hetrick tahun 1952 tengah naik mobil di Pennsylvania, ketika tiba-tiba di jalanan ada sebuah batu besar yang menghalangi laju mobil. Hetrick dan istrinya harus menahan tubuh anaknya agar tidak membentur dashboard dan berhasil menyelamatkan nyawa si anak.

Saat itu, pengendara memang berisiko meninggal dalam kecelakaan, dari kecelakaan itulah, timbul ide Hetrick untuk membuat sebuah ‘bantalan’ berisi udara. Paten mengenai airbag langsung didaftarkannya pada tahun 1953. Namun baru beberapa puluh tahun kemudian, produksi airbag benar-benar dimulai.

Adalah perusahaan mobil asal Jerman, Daimler yang memulai menggunakan teknologi airbag pada 1981 lalu. Airbag saat itu dipasangkan di mobil S-Class model seris 126 yang diperkenalkan di Frankfurt International Motor Show.

Mobil pertama yang menggunakan airbag adalah Oldsmobile Toronado pada 1973, namun Ford baru menggunakannya sebagai fitur standar pada 1990. Volvo kemudian memperkenalkan sistem airbag samping pada 1995 dan Honda mengembangkan airbag pertama untuk motor pada 2006.


Dikutip dari automotive engineer, Hetrick tidak pernah benar-benar mendapatkan uang dari hasil desain airbag-nya. Namun visi Hetrick mengenai airbag, membuat orang, baik penumpang dan pengendara merasa aman begitu naik mobil.


(ddn/ddn)