Wednesday, July 1, 2015

Penjualan Infiniti Masih Lemot, Nissan Indonesia Segera Sodorkan SUV QX80

Penjualan Infiniti Masih Lemot, Nissan Indonesia Segera Sodorkan SUV QX80Sentul - PT Nissan Motor Indonesia (NMI), menyadari penjualan merek mewahnya - yakni Infiniti â€Â" di Indonesia masih tak semoncer seperti yang diharapkan. Untuk itu agen pemegang merek Nissan di Tanah Air itu akan mengubah strategi pemasaran.

Salah satu yang ditempuh adalah kembali melakukan penguatan brand melalui peluncuraan Sport Utility Vehicle (SUV) berukaran besar, Infiniti QX 80.

“SUV premium berukuran besar itu kami rasa sangat tepat untuk mewakili sebuah rebranding, untuk kembali menguatkan awareness masyarakat khususnya pecinta mobil premium terhadap brand Infiniti. Harus kami akui, hingga saat ini awareness brand kami ini masih belum begitu kuat,” papar GM Strategi Pemasaran dan Perencanaan Produk PT Nissan Motor Indonesia Budi Nur Mukmin kepada detikOto, di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Menurut Budi, pengubahan strategi pemasaran apalagi melakukan rebuilding sebuah brand harus dibarengi oleh peluncuran sebuah produk yang bisa menjadi ikon baru. Sementara, Infiniti QX 80 yang pertama kali diperkenalkan di ajang New York Auto Show 2014 itu sangat memenuhi syarat tersebut.

Baca juga: Impresi Pertama QX80

Soalnya, kata Budi, mobil 5.600 cc V8 bertenaga 405 hp dan bertorsi 560 Nm itu selain memiliki desain apik dan performa maupun fitur luar biasa juga diposisikan sebagai produk premium bagi pasar yang sangat potensial.

Infiniti telah memposisikannya sebagai senjata utama mereka di kawasan Amerika dan Timur Tengah yang dikenal sebagai pasar paling potensial bagi mobil mewah dan bergengsi.

Hanya, soal jadwal peluncuran di Tanah Air, Budi masih belum bisa memastikannya karena masih dibahas dan belum final. “Insya Allah kuartal ketiga tahun ini. Itu rencana kami hingga saat ini. Tapi ingat itu masih belum final,” ucapnya.

Begitu pun dengan harga yang bakal dipatok Nissan Indonesia untuk gacoan barunya itu. Namun sebagai ancar-ancar, mobil tersebut bakal dibanderol dalam nominal miliaran rupiah.


(arf/ddn)

Rilis 20 Mobil Baru, Suzuki Jadikan Indonesia sebagai Basis Produksi Mobil Global

Rilis 20 Mobil Baru, Suzuki Jadikan Indonesia sebagai Basis Produksi Mobil GlobalTokyo - Suzuki Motor Corporation telah melakukan suksesi presiden perusahaan dari Osamu Suzuki kepada Toshihiro Suzuki sekaligus memaparkan rencama lima tahunan perusahaan, karena pada 2020 pabrikan ini genap berusia 100 tahun.

Dua poin penting dari rencana itu adalah, perusahaan akan mengenalkan 20 model baru dalam lima tahun dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis produksi global.

Pernyataan perusahaan yang dilansir di laman resmi Suzuki, Rabu (1/7/2015) menyebut dalam rangka memperkuat basis bisnis kendaraan roda empat, pabrikan akan berkonsentrasi membuat model mini hingga model segmen C.

Selain itu akan mengembangkan model Sport Utility Vehicle (SUV) sesuai dengan perkembangan pasar mobil kompak global.

Sementara untuk efisiensi dalam rangka pengembangan mobil itu, Suzuki akan melakukan konsolidasi platform yang akan digunakan model anyar tersebut. Berbarengan dengan konsolidasi ini, pabrikan keempat terbesar di Jepang ini akan fokus pada pengembangan mesin bensin.

Model yang akan dikembangkan sepanjang lima tahun ke depan ditetapkan sebanyak 20 model. Pabrikan juga akan berusaha untuk menjaga dominasinya di pasar utama di Asia yakni India dan Jepang.

Di pasar India, Suzuki mengklaim telah menguasai 45 persen lebih pangsa pasar kendaraan penumpang.

Sedangkan di pasar lokal Jepang, pabrikan berlambang huruf S itu mengaku telah menggenggam 30 persen pangsa pasar mobil kompak atau lebih dari 100.000 unit.

Adapun kabar yang terkait dengan Indonesia dalam rangka penguatan basis bisnis Suzuki adalah akan dijadikannya Indonesia sebagai salah satu basis produksi mobil global. Keberadaan Indonesia sebagai basis produksi itu bersama dengan Thailand, Jepang, India, serta Hungaria.


(arf/ddn)

20 Finalis Ikuti Media Test dan Driving Challenge

20 Finalis Ikuti Media Test dan Driving ChallengeSentul - Perjalanan 20 gamers asal Indonesia yang berkompetisi dalam Nissan GT Academy memasuki tahap akhir. Setelah ngegame, peserta diharuskan lolos dalam ujian terakhir yakni Media Test dan Driving Challenge.

Media Test merupakan ujian bagi peserta dalam melakukan sesi wawancara dengan kalangan media. Sementara Driving Challenge menguji kemampuan nyetir para peserta di Sirkuit Sentul.

Pada tahapan kualifikasi sebelumnya, para peserta diharuskan memenangi persaingan dalam Gaming Challenge, dan Fitness Test untuk menguji kemampuan fisik mereka.

"Games sudah menjadi bagian dari hidup saya, dimana pun saya akan melakukan banyak permainan. Dan jika saya berkesempatan berlomba di Silverstone, maka saya akan menunjukkan yang terbaik," ujar salah satu peserta Nissan GT Academy National Final Road to Silverstone, Datu Yogabrata, di Sentul, Jawa Barat, saat memasuki tahapan pengujian Media Test.

Hal senada juga disampaikan, M Pandu Wicaksono (29), bekerja di perusahaan IT.

"Kekurangan saya dibandingkan kontestan lain saya mungkin lebih tua, sehingga saya harus mensiapkan fisik lebih untuk bersaing dengan yang lebih muda. Tapi saya lebih beruntung, karena saya lebih berpengalaman. Dan Saya akan melakukan yang terbaik dalam kompetisi ini," ujar Pandu.

Tidak sampai disitu, setelah melakukan pengujian Media Test, para peserta Nissan GT Academy juga akan mendapatkan Coaching Clinic berkendara, sebelum melakukan test Driving Challenge di sirkuit Sentul kecil.
Halaman 1 2 »

(lth/ddn)

Tabrakan Saat Ngebut, Lamborghini Ini Terbakar Hebat, Sopir Tewas

Tabrakan Saat Ngebut, Lamborghini Ini Terbakar Hebat, Sopir TewasShanghai - Sebuah Lamborghini berkelir hijau terbakar hebat setelah bertabrakan dengan pembatas jalan dan menubruk sebuah truk saat melaju di jalan raya. Akibatnya, sopir Lamborghini tewas bersamaan dengan ludesnya Lamborghini yang terbakar.

Seperti dilansir Shanghaiist dari Yangcheng Evening News, insiden itu terjadi pada malam hari sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Dilaporkan, pengemudi Lamborghini berkelir hijau itu tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Tabrakan yang dipicu dengan kecepatan tinggi yang terjadi pekan lalu itu membuat Lamborghini seharga 4 juta yuan (Rp 8,5 miliar) dilalap api. Pengemudinya masih terjebak di dalam mobil dan dilaporkan tewas terbakar.

"Lamborghini telah melaju lebih dari 160 km/jam. Setelah menabrak, mobil itu habis terbakar. Beberapa ledakan terjadi dan mobil terbakar dalam waktu beberapa menit," kata seorang saksi mata.

Menurut saksi mata lainnya, Lamborghini tersebut juga sempat menabrak bagian belakang truk biru. Hal itu menyisakan tanda selip sepanjang 50 meter di jalan.

Akibat kejadian ini, para netizen berprasangka bahwa pengemudi itu adalah anak dari seorang pejabat pemerintah. Sebab, pengemudi itu dilaporkan tidak memiliki SIM dan berani mengemudi mobil Lamborghini dengan kecepatan tinggi.


(rgr/ddn)

Pengujian Terakhir SUV Bentley Bentayga di Musim Dingin

 Pengujian Terakhir SUV Bentley Bentayga di Musim DinginStockholm - Jadwal peluncuran Sport Utility Vehicle (SUV) Bentley, Bentayga semakin dekat. Sebelum diproduksi secara masal, pabrikan mobil dari Inggris itu kini memasuki tahap pengujian terakhir yakni di kondisi cuaca dingin yang ekstrem.

Dalam keterangan resminya, biasanya para pabrikan mobil dalam melakukan pengujian musim dingin dilakukan di kutub utara, tapi Bentley memilih Swedia sebagai tempat pengujian prototipe Bentayga sebelum masuk jalur produksi masal.

Dalam pengujian itu Bentayga masih diselimuti oleh kamuflase sehingga tidak bisa terlihat jelas detail perubahan yang dilakukan oleh Bentley. Tapi, Bentley mengklaim kalau Bentayga ini bukan hanya sekedar SUV ultra-mewah, melainkan mampu menawarkan kemampuan off-road yang sangat luas biasa.

Sebelumnya, Bentayga diuji di salah satu sirkuit legendaris dunia, Nürburgring, Jerman. Tujuan Bentayga diuji di sirkuit Nürburgring adalah untuk membuktikan kehandalan dan kelincahan SUV Bentley itu sebelum resmi diluncurkan untuk umum.

Belum ada informasi resmi mengenai jantung mekanismenya, tapi versi prototipenya dibekali mesin 6.0-liter W12 twin-turbo yang mampu menghasilkan tenaga 608 PS dan torsi 900 Nm.

Lebih dari itu, Bentayga juga nantinya akan ditawarkan dengan mesin bensin 4.0-liter V8 twin-turbo, turbodiesel V8 dan juga plug-in hybrid.

Bentayga itu sendiri akan menggunakan platform dari generasi kedua Audi Q7 yang memiliki berat sekitar 2.000 kg. Kemungkinan Bentley akan menggelar world premier untuk Bentayga pada Januari 2016 di NAIAS yang akan diadakan di Detroit atau dua bulan kemudian di Geneva Motor Show.

Tak hanya itu, Bentley Bentayga juga diprediksi akan dilengkapi dengan instrument cluster digital, wood trim dan aksen metalik.

Model ini juga akan memiliki jok kulit premium. Hadir juga kontrol sentuh sensitif dan beberapa pilihan fitur mewah lainnya.