Monday, July 27, 2015

Pikap Mercy Tetap Jadi Pikap Premium

Pikap Mercy Tetap Jadi Pikap PremiumStuttgart - Produsen mobil mewah Mercedes-Benz sudah memastikan bahwa mereka akan memiliki pikap ukuran menengah. Pabrikan mobil premium asal Jerman itu mengklaim, pikap tersebut bakal menjadi produk yang benar-benar premium khas mobil Mercy lainnya.

Seperti dilansir Worldcarfans, Senin (27/7/2015), Mercedes-Benz telah mengungkapkan rencana peluncuran sebuah pikap pada bulan Maret lalu. Tak lama setelah itu, mereka mengumumkan bahwa pikap ini akan dikembangkan bersama Nissan dan bakal meminjam platform Navara.

Mercy mengatakan, pikap ini tidak akan bersaing dengan pikap dengan nama-nama besar seperti milik Ford, General Motors (GM) dan Ram. Sebab, Mercy mengakui bahwa hal itu merupakan tugas yang sulit untuk bertempur di segmen pikap ukuran penuh.

Sebaliknya, Mercy berniat untuk memperkenalkan pikap ukuran menengah. Salah satu anggota jajaran eksekutif Daimler, Thomas Weber mengatakan, pikap ini akan berbeda secara signifikan dari Navara dengan bespoke design untuk memenuhi kriteria Mercedes-Benz.

Akibatnya, harga akan disesuaikan dengan karakter premium khas Mercedes-Benz. Tak heran jika pikap Mercy ini akan dibanderol lebih mahal daripada Nissan Navara, Amarok maupun Ford Ranger.

Laman Caradvice mengatakan, kemungkinan pikap Mercedes-Benz ini akan memakai mesin V6 turbodiesel 3.0 liter yang juga digunakan di beberapa mobil penumpang Mercy seperti GLE 350 d 4MATIC. Dipercaya, mesin tersebut mampu menyemburkan tenaga hingga 258 PS dan torsi 620 Nm.

Diperkirakan, pikap Mercy ini bakal siap dipasarkan pada awal 2018. Pikap ini akan dirakit oleh Nissan di pabrik Cordoba Renault di Argentina serta di pabrik Nissan di Barcelona, ​​Spanyol.


(rgr/ddn)

Yamaha: Motor Blue Core Tak Masalah 'Minum' Pertalite

 Yamaha: Motor Blue Core Tak Masalah Jakarta - Yamaha menegaskan semua motor buatan mereka cocok menggunakan BBM baru Pertalite dengan kadar oktan (RON) 90. Bahkan motor dengan teknologi Blue Core yang baru dirilis Yamaha pun sudah oke meminum Pertalite.

”Semua motor produksi YIMM cocok menggunakan Pertalite, termasuk yang berteknologi Blue Core yang tengah diminati masyarakat. Apalagi dengan teknologi Blue Core yang terbukti irit, sinkron dengan kelebihan Pertalite seperti oktan tinggi, pembakaran efisien. Sehingga pelanggan makin dimanjakan dengan performa motor yang lebih oke dan biaya pemakaian bahan bakar yang lebih hemat,” ujar Asisten GM Marketing PT YIMM Mohammad Masykur dalam siaran pers, Senin (27/7/2015).

Yamaha mengharapkan dengan hadirnya Pertalite kian membantu konsumen karena dengan kadar oktannya 90 sudah cukup besar apalagi harganya terjangkau.

"Karena itu, Yamaha mendukung konsumennya untuk menggunakan Pertalite sebagai bahan bakar kendaraannya. Terlebih dengan keunggulan Pertalite yang tidak menimbulkan kotoran/kerak pada mesin, ramah lingkungan, pembakaran lebih optimal, mesin lebih bertenaga dan halus,” ujarnya.



Bensin Baru Pertalite Dijual 24 Juli

Beberapa spek Pertalite berdasarkan keputusan Dirjen Migas No 313.K/10/DJM.T/2013

1. Bilangan oktana : 90
2. Stabilitas Oksidasi: 360 menit
3. Kandungan sulfur : 0,05%m/m atau setara 500 ppm
4. Tidak ada kandungan timbal
5. Tidak ada kandungan logam
6. Kandungan oksigen 2,7 % m/m
7. Warna hijau
8. Kandungan pewarna 0,13 g/100 liter
9. Berat jenis minimal 715 kg/m3 maksimal 770 kg/m3


(ddn/ddn)

Roadster Lamborghini Aventador Mulai Tampil di Jalanan

Roadster Lamborghini Aventador Mulai Tampil di JalananBologna - Setelah versi coupe diperkenalkan di Geneva Motor Show, dan diklaim telah ludes terjual dengan banderol mencapai Rp 6,4 miliar, kini versi atap terbuka dari mobil terbaru Lambo, yakni Lamborghini LP 750-4 Superveloce Roadster sudah mulai menampakkan diri di jalanan.

Dilansir leftlanenews, Senin (27/7/2015), penampakan Lamborghini SV Roadster ini tertangkap di dekat fasilitas Lamborghini di Sant'Agata Bolognese, Italia.

Jika saat dipamerkan di Geneva Motor Show, mobil memiliki model coupe, maka foto mobil spyshot ini terlihat menggunakan atap hard top berbahan serat fiber. Berbobot sekitar 26 pounds (sekitar 11 kg), atap ini bisa dilipat dengan aman di bagasi mobil.

Sehingga kemungkinan mobil bakal memiliki bobot keseluruhan sekitar 3.472 Pounds atau 1,5 ton, lebih berat sekitar 45 kg dibandingkan versi coupe Lamborghini SV yang telah diperkenalkan di Geneva Motor Show kemarin.

Lamborghini juga dikabarkan tidak melakukan modifikasi mekanis pada mesin, sehingga bisa dipastikan mobil akan mengusung V12 6.5 liter yang mampu menyemburkan tenaga hingga 750 tenaga kuda di 8.400 RPM dan memiliki torsi lebih dari 500 lb-ft.

Lamborghini SV roadster ini bakal dikawinkan dengan 7 percepatan, jadi roadster ini mampu mencapai 3 detik untuk bisa berlari 100 km/jam dengan kecepatan maksimum sekitar 354 km per jam.

Lamborghini LP 750-4 Superveloce Roadster Limited Edition 2017 ini, juga kabarnya akan diperkenalkan pada Frankfurt Motor Show akhir tahun ini.




(lth/ddn)

Diluncurkan 5 Agustus, Ini Beda CB150R Baru dengan Model Lama

Diluncurkan 5 Agustus, Ini Beda CB150R Baru dengan Model LamaJakarta - PT Astra Honda Motor berniat meluncurkan generasi kedua dari motor sport Honda CB150R StreetFire pada 5 Agustus mendatang. Generasi kedua dari CB150R itu memiliki perbedaan yang cukup signifikan dengan generasi sebelumnya.

“Ya tentu ada improvement, sebagai penyempurnaan dari tim Honda. Semua penyempurnaan itu hasil masukan dari konsumen juga,” tutur sumber di PT AHM saat dihubungi di Jakarta, Senin (27/7/2015).

Ciri pembeda kata sumber yang tak bersedia disebut namanya itu, bisa dilihat mulai dari tampilan hingga performa mesin. Menurutnya, New Honda CB150R akan menggunakan ban dengan ukuran yang lebih dan tapak yang lebih lebar.

Kedua, Honda memberikan kesempatan bagi pemilik motor untuk melakukan ubahan atau modifikasi khususnya bagian knalpot tanpa harus mengubah bagian itu secara signifikan. “Muffler bisa dibongkar pasang dan diganti dengan mudah,” ujarnya.

Sedangkan penyempurnaan pada bagian mesin, telah menjadikan semburan tenaga besar sudah terasa meski putaran mesin (RPM) rendah. Begitu pun pencapaian tenaga maksimum yang dihasilkan mesin.

“Persisnya berapa, maaf saya tidak hafal. Tetapi tenaga yang besar sudah terasa di saat putaran mesin masih cukup rendah,” paparnya.

Namun, meski mengalami ubahan yang cukup siginifikan, namun harga CB150R versi anyar itu dipastikan tidak akan terpaut jauh dengan model pendahulunya.

“Tapi untuk harga, lagi-lagi saya katakan, belum bisa disebutkan angkanya. Yang pasti, tak terpaut jauh dengan yang ada saat ini,” imbuh sumber itu.


(arf/ddn)

Sunday, July 26, 2015

Mobil Berwarna Apa yang Paling Sering Kena Baret?

Mobil Berwarna Apa yang Paling Sering Kena Baret?Jakarta - Anda termasuk pengemudi yang baik Otolovers? Meski tergolong pengemudi yang baik, apakah Otolovers sering menemukan goresan-goresan atau baret karena beradu dengan mobil lainnya?

Sah-sah saja jika Anda berpikir, mobil dengan warna yang pasaran pasti akan lebih sering terkena goresan. Tetapi ternyata bisa lebih jauh dari itu. Beberapa jenis warna mobil memang lebih sering gampang tergores.

Nah berdasarkan survei yang dilakukan oleh sebuah bengkel perbaikan cat di Inggris ChipsAway, ada 5 warna cat mobil yang paling sering mereka tangani. Warna-warni itu adalah:

5. Merah

Dikatakan warna merah kerap menjadi langganan tukang cat, melakukan pengecatan perbaikan akibat goresan. Merah bukan warna yang favorit di tahun 80an-90an. Tetapi akhir-akhir ini sudah kian populer. Faktanya, setiap tahun 9 persen mobil yang diperbaiki di ChipsAway adalah mobil berwarna merah.

4. Abu-abu

Di Inggris, warna abu-abu menjadi warna ketiga yang populer. Tercatat 14 persen mobil di Inggris memilih warna ini. Di bengkel ChipsAway pun memperkuat data ini. Setiap tahunnya, 14 persen mobil yang diperbaiki di ChipsAwas berwarna abu-abu.
Halaman 1 2 »

(lth/ddn)

Ferrari F12 Speciale Lebih Ringan, Tenaganya Lebih Dahsyat

Ferrari F12 Speciale Lebih Ringan, Tenaganya Lebih DahsyatMaranello - Ferrari SpA berniat meluncurkan generasi terbaru Ferrari F12 Speciale di Geneva Motor Show, Maret 2016 mendatang. Bobot versi anyar ini diklaim lebih ringan 200 kilogram (kg) dibanding versi yang ada saat ini, dan tenaganya lebih lebih besar 30 tenaga kuda.

Seperti dilaporkan Autocar, Senin (27/7/2015), Ferrari menegaskan versi terbaru dari F12 Speciale itu bukanlah edisi khusus melainkan versi reguler seperti halnya Ferrari 458 Speciale. Bobot kosong versi ini hanya 1.430 kg, dan tenaganya meningkat dari 730 bhp menjadi 760 bhp.

Dengan pertambahan tenaga dan susutnya bobot mobil, maka rasio tenaga dengan bobot mencapai 447 bhp per ton. Dengan berbagai keunggulan itu, performa Ferrari anyar itu setara dengan Porsche 918 Spyder hypercar.

Dia juga bakal menjadi pesaing terkuat Lamborghini Aventador. Mengusung mesin V12 berkasapitas 6.200 cc yang bertenaga 760 bhp, mobil ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 3,0 detik dan kecepatan maksimum, sekitar 340 km/jam.

Lebih ringannya bobot itu tak lepas dari penggunaan bahan yang ringan, jendela Perspex, serta pelek yang super ringan namun kuat. Sedangkan di bagian interior penggunaan karpet gaya baru yang lebih ringan, namun memiliki kemampuan yang sangat tinggi dalam meredam kebisingan suara.

Sederet fitur baru disematkan di mobil versi ini, antara lain sistem suspensi dan kemudi, serta perangkat stabilisasi yang lebih canggih. Perangkat itu dimaksudkan agar mobil lebih aman dan lincah di jalanan maupun sirkuit.

Hanya, soal harga, hingga kini Ferrari belum mengumumkannya. Namun sekadar permbanding, Ferrari F12 Berlinetta saat ini dibanderol US$ 240.083 atau sekitar Rp 3,2 miliar dan Ferrari 458 Speciale dibanderol lebih mahal US$ 30.000 atau sekitar Rp 399 juta ketimbang versi standar.

Artinya, harga F12 Speciale diperkirakan tak akan terpaut jauh dari US$ 300.000 atau sekitar Rp 3,99 miliar.


(arf/lth)

Hari Pertama Masuk Sekolah, Masih Banyak Siswa di Bawah Umur Kendarai Motor

Hari Pertama Masuk Sekolah, Masih Banyak Siswa di Bawah Umur Kendarai MotorJakarta - Hari pertama masuk sekolah, sejumlah sekolah di Jakarta Pusat masih membiarkan anak didiknya mengendarai sepeda motor. Padahal usia mereka masih di bawah 17 tahun.

Seperti yang terlihat di SMA 68 dan SMP 216, Jakarta Pusat, tampak parkiran di depan sekolah mereka masih dipenuhi sepeda motor. Ada seratusan motor yang diparkir di area tersebut.

"Iya ini, masih banyak yang bawa motor. Seharusnya nggak boleh karena memang usianya belum cukup," kata petugas keamanan setempat di SMA 68, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2015).

Salah seorang siswa SMP 216, Randy mengaku mengendarai sepeda motor agar lebih mudah saat berangkat dan pulang ke sekolah. Sebab jika naik angkutan umum, Ia harus menyambung angkot 2 kali.

"Biar cepat, biar nggak terlambat juga masuk sekolah," ujar siswa kelas VII tersebut.

Ia hanya tersenyum saat disinggung bahwa anak seusianya belum diizinkan mengemudikan kendaraan bermotor. Yang pasti, kata Randy, ia mendapat izin dari orangtuanya untuk mengemudikan sepeda motor tersebut ke sekolah.

"Banyak kok yang pakai motor ke sekolah. Mereka juga belum punya SIM," elaknya.


(khf/ddn)