Thursday, March 7, 2013

Di Shanghai, 1 Pelat Nomor Seharga Avanza Bekas

Di Shanghai, 1 Pelat Nomor Seharga Avanza Bekas Shanghai - Shanghai adalah salah satu kota dimana masyarakat sangat sulit untuk memiliki mobil. Sebab, untuk mendapatkan sebuah pelat nomor saja warga harus merogoh kantong hingga ratusan juta. Harga sebuah pelat nomor di Shanghai sama dengan harga sebuah mobil.

Mahalnya harga pelat nomor di Shanghai terjadi karena Pemerintah kota Shanghai hanya mengeluarkan 9.000 pelat nomor tiap bulan. Ini adalah salah satu bentuk pembatasan kendaraan baru. Karena, akan percuma bagi masyarakat membeli mobil bila tidak ada pelat nomor resminya.

Sebab, bila kedapatan menggunakan pelat palsu, kendaraan bisa disita negara dan si pemilik pun masih mungkin untuk dituntut hukuman lain.

Dan pelat nomor itu tiap bulan dilelang oleh otoritas setempat. Di pelelangan bulan Februari ini, harga pelat nomor kendaraan di Shanghai meningkat hingga sekitar 8.300 RMB atau sekitar Rp 12,9 juta lebih mahal dibanding dengan pelelangan di Januari.

Pada Februari, pelat nomor termurah sudah mencapai angka 83.571 RMB atau sekitar Rp 130 jutaan. Angka itu naik dari 75.000 RMB atau setara Rp 116 jutaan.

"Saya setuju bahwa harga pelat nomor mobil terlalu mahal," kata ketua partai komunis Shanghai Han Zheng seperti detikOto kutip dari China Car Times, Jumat (8/3/2013).

Karena itu, Han Zheng berjanji untuk mengelola dana yang didapatkan dari pelelangan pelat nomor itu untuk kepentingan masyarakat banyak.

"Pendapatan yang diperoleh dari rakyat dan harus digunakan untuk melayani rakyat," kata Han.

Meski begitu, dia mengatakan kalau langkah pelelangan pelat nomor itu berguna untuk menata kota dan akan terasa di masa depan.

Namun, peningkatan harga pelat nomor pun diperkirakan akan terus terjadi. Selain karena peningkatan ekonomi masyarakat, di bulan Maret pihak yang berwenang hanya akan melepas 8.000 pelat nomor saja.

Dengan pembatasan ini, Shanghai berhasil mengendalikan populasi kendaraan bermotor yang ada di kota tersebut. Masyarakat pun menjadi lebih bijak membelanjakan uang mereka.

Bila ada yang ngotot ingin memiliki mobil, maka mobil itu akan mereka daftarkan di daerah luar Shanghai. Tapi sayangnya, mobil itu tetap tidak bisa dipakai di Shanghai pada jam-jam sibuk karena kota itu melarang mobil dengan pelat nomor dari luar Shanghai untuk masuk ke kota itu di jam-jam tertentu.


(syu/ikh)

Polisi: Kami Tindak Tegas Oknum yang Cari Untung di Pelat Ganjil-Genap

Polisi: Kami Tindak Tegas Oknum yang Cari Untung di Pelat Ganjil-Genap Jakarta - Masyarakat di Jakarta yang memiliki kendaraan bermotor lebih dari 1 diperbolehkan untuk menukar pelat nomornya dari ganjil ke genap atau dari genap ke ganjil.

Namun, Bidang Penegakan Hukum Mabes Polri Joni Leo mengatakan, kebijakan ini jangan sampai menjadi ladang usaha bagi anggota kepolisian di Jakarta ataupun yang ingin menukar pelat nomor kendaraanya itu karena kita juga berpikir jangan sampai ini menjadi ladang bagi anggota kami ataupun sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Kami memang melayani penukaran pelat nomor. Tapi jangan sampai hal ini menjadi ladang bagi anggota kami dan beberapa oknum lainnya, maka dari itu kami lakukan hal ini secara merata untuk menyiasatinya," katanya dalam acara Workshop Pemeriksaan dan Perawatan Kendaraan Bermotor (Uji Emisi) di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta.

Lebih lanjut, guna menyiasati hal lain yang tidak diinginkan maka Polri menghimbau agar beberapa oktum yang tidak bertanggung jawab jangan menyalah gunakan hal ini.

"Kita tahu sendiri umat akhir jaman sekarang ini, pagi shalat subuh nanti siang terima pungli. Ini sangat bahaya," keluhnya.

Selain itu, jika kebijakan ganjil-genap diberlakukan selain oknum pemungutan liat dalam hal penukaran pelat nomor juga tingkat pemalsuan plat nomor akan menjadi tinggi.

"Lihat saja nanti kalau ini diberlakukan maka pemalsuan pelat nomor akan merajalela. Makanya kami memberikan jalan keluarnya dengan kembali melakukan penukaran pelat nomor secara gratis," tutupnya.

(ady/ikh)

Mobil Bimasakti Kembali Unjuk Gigi di Jepang

Mobil Bimasakti Kembali Unjuk Gigi di Jepang Jakarta - Mobil garapan mahasiswa Universitas Gadjah Mada, Bimasakti UGM akan kembali unjuk gigi di Jepang. Mobil 1 penumpang itu tahun ini kembali ikut serta dalam Student Formula Japan 2013.

Ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Society of Automotive Engineer of Japan (JSAE) ini akan dilaksanakan pada 3-7 September 2013 bertempat di ECOPA (Ogasayama Sport Park, Shizuoka World Cup Stadium), Aino-city, Japan.

Ada yang menarik dari kompetisi “the 11th Student Formula SAE Competition of Japan 2013“, para mahasiswa telah membenahi mobilnya sebelum tampil di ajang tersebut. Adapun ajang ini untuk menguji kemampuan mahasiswa dalam rancang bangun, adu kecepatan dan ketahanan, serta mempresentasikan hasil produk kepada user mengenai kendaraan mobil formula level mahasiswa ini.

Terdapat 78 tim yang teregistrasi dalam kompetisi. Di negeri Sakura, mahasisa Indonesia akan bertarung dengan mahasiswa Jepang, China, India, Thailand, dan Korea Selatan. Tim Bimasakti UGM mendapat nomor mobil 52.

Pada September 2012 silam, mobil tersebut terbukti melewati serangkaian Technical Inspection yang ketat seperti kesesuaian regulasi, uji kemiringan dan kebocoran, uji batas suara, uji pengereman, dan berat kendaraan, untuk syarat keamanan dalam memasuki fase Dynamic Event, Tim BIMASAKTI UGM merupakan tim pertama dari Indonesia yang dinyatakan lolos technical inspection dan mengikuti Dynamic Event.

Menurut Kapten Tim Bimasakti UGM, Muhammad Fikri Haykal Syarif, sebelum berlomba bulan September 2013 nanti semua tim yang telah teregistrasi harus melewati Document Screening terlebih dahulu, setelah lolos, maka akan berhak maju dan mengikuti kompetisi di Jepang.

"Seperti halnya pada tahun lalu, ada beberapa dokumen yang harus kita kirim terlebih dahulu seperti cost analysis, desaign report, dan lain-lain, dan itu semua nanti akan menentukan apakah kita berhak melaju mengikuti kompetisi di Jepang. Kita sudah mulai mempersiapkannya dari sekarang, mudah-mudahan semua berjalan lancar karena kita sudah berbekal dari tahun sebelumnya," ucapnya dalam rilis, Jumat (8/3/2013).

Tim Bimasakti UGM pada tahun ini memakai kembali engine 600 cc Honda CBR dengan memodifikasi pada intake system dan mengupgrade elektronis engine agar menghasilkan output yang lebih tinggi, karena kita targetkan dapat unggul dalam acceleration.

Saat ini tim BIMASAKTI UGM telah mulai merancang dan proses manufakturing sudah berjalan dari awal Februari. Segi manajemen sendiri kita terus membuka kemitraan strategis dan kerjasama dalam mendukung karya anak bangsa untuk mengharumkan Indonesia. Hal ini diutarakan Lidia, Sponsorship officer Bimasakti UGM,

"Kami siap untuk menjalin kemitraan strategis agar misi kami berkompetisi mewakili Indonesia tahun ini dapat terwujud. Dengan target yang lebih tinggi dari sebelumnya kita juga butuh dukungan yang lebih besar dari semua pihak.”

Tim Bimasakti UGM beranggotakan 20 mahasiswa dari Jurusan Teknik Mesin dan Industri, Muhammad Fikri Haykal Syarif, Bagus Basuki, Budi Santoso, Bagas Estu W, Wahyu Adhika, Fikri Aulia, Bimo Ario, Fauzan Putradi, Rahmat Hafiz, Supriyono, Yodha Bima, Miftah Nur Rais, Faishal Abdurohman, Anggi Riyo, Rifqi Bustanul, Reza Arfin (teknis), Lidia, Tyas Putri, Aisyah Ashrinawati, Tamalia Umaroyani (manajemen). Tim dibimbing oleh Dr. Fauzun, Dr. Agung Bramantya, dan Dr. Budi Dharma.

Tim Bimasakti UGM optimis mengikuti kembali kompetisi ini dan semoga mendapatkan hasil yang lebih tinggi dari tahun lalu.

(ikh/ddn)

Ini Alasan Kendaraan Harus Uji Emisi 1 Tahun Sekali

Ini Alasan Kendaraan Harus Uji Emisi 1 Tahun Sekali Jakarta - Ini Alasan Kendaraan Harus Uji Emisi 1 Tahun Sekali

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah mengkaji pengenaan cukai untuk kendaraan bermotor berumur tertentu yang mengeluarkan emisi di atas batas atau standard tertentu. Jika kajian itu dapat diselesaikan maka cukai tersebut akan berlaku tahun ini.

Nantinya cukai ini akan ditarik bersamaan dengan pembayaran pajak Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) setiap tahun.

Menanggapi hal tersebut Djaka Kusmartata Kepala Bidang Kebijakan Kepabean & Cukai II Pusat Kebijakan Pendapatan Negara Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Republik Indonesia menuturkan alasanya.

Menurutnya pembayaran cukai kendaraan bermotor ini tidak ada yang 5 tahun sekali dan kenapa sekarang akan diterapkan 1 tahun sekali itu karena akan sejalur dengan upaya pemerintah membuat masyarakat menggunakan BBM dengan oktan yang lebih tinggi sehingga sisa bakarannya lebih baik.

"Teknis pelunasan cukai itu bisa diatur berbagai cara, bisa dengan pita cukai, bisa dengan pelunasan pembayaran dan pembayarannya bisa dillakukan dengan berbagai cara juga, seperti yang dilakukan untuk kendaraan bermotor tadi dengan membayar saat perpanjang STNK," bebernya saat berbincang dengan detikOto dalam acara Workshop Pemeriksaan dan Perawatan Kendaraan Bermotor (Uji Emisi) di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Kamis (7/3/2013).

Djaka melanjutkan pemaparannya, ini juga dilakukan karena kendaraan bermotor itu barangnya termasuk yang tidak konsumtif artinya barang tetap tapi bergerak.

"Itu bisa tetap bisa di monitor secara tahunan. Maka dari itu pada saat perpanjang STNK inilah kendaraan bermotor ini dikenakan cukai," tandasny.

Kendaraan Pribadi Juga Wajib Uji Emisi

Selama ini dari seluruh jumlah kendaraan yang ada di Indonesia yang sering melakukan uji emisi setiap setahun sekali ini yakni kendaraan umum, tetapi untuk kendaraan pribadi lainnya tidak melakukan uji emisi.

Menanggapi hal itu, Kasi Pengujian Kendaraan Bermotor Kementerian Perhubungan Muhammad Malawat menuturkan kalau seharusnya itu tidak hanya kendaraan umum saja yang melakukan uji emisi setiap satu tahun sekali akan tetapi kendaraan pribadi lainnya juga wajib melakukannya.

"Kami mendukung untuk pemeriksaan kendaraan pribadi karena kami selama ini hanya dikasih wewenang untuk memeriksa kendaraan umum saja," ucap Malawat dalam acara Workshop Pemeriksaan dan Perawatan Kendaraan Bermotor (Uji Emisi) di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta.

Lalu bagaimana nanti mekanismenya lanjut Malawat, mekanismenya silahkan dirumuskan bersama oleh pihak yang berwenang. Disitu bisa disebutkan kalau kendaraan pribadi juga wajib melakukan pengujian emisi gas buang.

"Untuk kepentingan lingkungan kami siap dan mendukung jika kendaraan pribadi melakukan uji emisi," timpalnya.
(ady/ikh)

Ganjil-Genap Gagal Karena Masyarakat Boleh Tukar Pelat Nomor Mobil?

Ganjil-Genap Gagal Karena Masyarakat Boleh Tukar Pelat Nomor Mobil? Jakarta - Peraturan ganjil-genap yang akan diterapkan oleh Pemprov DKI Jakarta memang belum direalisasikan sampai detik ini karena masih terkait beberapa hal.

Namun rumor beredar kalau penerapan ganjil-genap di beberapa ruas di wilayah Jakarta ini akan gagal dilakukan karena pihak kepolisian memperbolehkan masyarakat yang memiliki 2 mobil bisa menukar pelat nomor yang ganjil ke genap atau sebaliknya.

Menanggapi hal itu, Bidang Penegakan Hukum Mabes Polri Joni Leo memaparkan, sebenarnya diundurnya ganjil-genap itu bukan gagal dan semarta-mata karena adanya aturan masyarakat boleh menukar pelat nomor kendarannya.

"Sebenarnya itu sudah ada ketentuannya dan boleh dilakukan bukan sejak adanya peraturan ganjil genap saja tapi sekarang ini kebetulan ada event ganjil genap dan momen yang kami berikan kepada masyarakat itu bertepatan," ungkapnya dalam acara Workshop Pemeriksaan dan Perawatan Kendaraan Bermotor (Uji Emisi) di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Kamis (7/3/2013).

Sementara itu, dengan kebijakan tersebut bagi masyarakat Jakarta yang memiliki kendaraan lebih dari 1 bisa menukar pelat nomornya.

Nah dengan kebijakan tersebut apakah nantinya penerapan ganjil-genap akan berjalan lancar?

Ia menambahkan, meski ada kebijakan itu maka belum bisa dikatakan apakah ganjil-genap itu tidak berhasil atau berhasil. Tapi biasanya penerapan seperti ini hanya dilakukan dalam jangka waktu singkat.

"Seperti di beberapa kota pernah ada yang melakukan tapi hanya dalam waktu singkat saja, sebab kalau dalam jangka waktu lama ini tidak akan efektif," tukasnya.

(ady/ikh)

KIA Provo Menuai Kontroversi

KIA Provo Menuai Kontroversi Jeneva - KIA akhirnya buka-bukaan crossover Provo di ajang Geneva Motor Show 2013. Mobil tersebut banyak kelebihan tidak hanya dari segi desain tapi mesin 1.600 cc turbocharger yang menggerakan roda depan.

Namun di balik pengembang mobil tersebut, ternyata KIA diprotes oleh sejumlah pihak. Seorang politisi dari Irlandia Utara, Gregory Campbell menyebut mobil tersebut menuai reaksi negatif di Inggris dan Irlandia.

Dia menyebutkan KIA Provo sebagai kata "Provos" atau julukan The Privisional Irish Republican Army yang dianggap sebagai pasukan pemberontak di Irlandia Utara (IRA).

Para pemberontak tersebut selalu menyebut dirinya "The Troubles" ketika tengah melakukan aksinya. Akibat konfilk tersebut menyebabkan 2.000 orang tewas dalam kurun waktu 1967 sampai 1997, dimana mencoba memecahbelah Irlandia Utara dari Inggris.

Campbell pun emosi dengan mobil tersebut dan mengutuk penggunaan nama 'Provo'. Dia pun mendesak KIA jangan mencoba menjual mobil KIA Provo di Inggris dan Irlandia.

Menanggapi hal ini, Direktur Komunikasi KIA Global Michael Choo mengatakan tidak ada maksud menyinggung peristiwa memilukan tersebut. Dia menyatakan ini adalah murni kreasi KIA dalam menghasilkan mobil sport di masa depan.

"Mobil itu sendiri adalah sebuah keindahan dan itu disayangkan bentrok dengan kejadian ini," kata Michael Choo dilansir WardsAuto, Jumat (8/3/2013).

"Karena mobil ini merupakan mobil konsep yang sangat indah dan itu mendapatkan sambutan hangat dari banyak wartawan yang meliput acara Jenewa," lanjutnya.

Sementara itu KIA merespon dalam sebuah pernyataan resminya. "Sama sekali tidak ada niat oleh Kia Motors Eropa menimbulkan pelanggaran dengan penggunaan nama kendaraan pada mobil konsep terbaru, yaitu KIA Provo Kia," tulis KIA.

Menurut KIA, Provo adalah mobil kompak bernuansa balap. Desain bodinya juga sengaja dibuat menggelembung hingga terkesan lucu dan 'fungky'. Beberapa pecinta otomotif menilai mobil tersebut lebih menarik dari mobil MINI.

Setelah mendengar penjelasan KIA, Gregory agak mereda dan menegaskan bahwa perusahaan multinasional bisa salah dan tidak memahami semua arti pada kata yang digunakan di kendaraan.

"Jelas, sebuah perusahaan multinasional besar kemungkinan tidak menyadari semua konotasi pada nama tertentu," katanya dalam sebuah pernyataan.

KIA Provo adalah crossover 3 pintu dengan 4 penumpang. Tapi di balik itu semua ternyata ada yang pantas disimak yakni penggerak KIA Provo. Dengan desain yang unik tersebut, KIA Provo tersebut digerakan mesin 1.600 cc turbocharger yang menggerakan roda depan.

Mesin tersebut diklaim bisa melontarkan tenaga sebesar 204 Hp. Secara terpisah, juga tersemat motor listrik untuk menggerakkan roda belakang. Artinya KIA Provo disebut sebagai mobil hybrid KIA masa depan.

Menariknya, motor listrik itu bisa mengeluarkan tenaga setara dengan 44 Hp jika digabungkan tenaga yang dilontarkan sebesar 248 Hp. Hasil ini sama saja setara dengan kemampuan mesin 3.500 cc.

KIA Provo adalah hasil rancangan desainer KIA Eropa di studio KIA di Eropa yang bakal diproduksi pada 2015.


(ikh/ddn)

Cuci Gudang, Toyota Diskon Yaris Rp 20 Juta

Cuci Gudang, Toyota Diskon Yaris Rp 20 Juta Jakarta - Produsen mobil Toyota siap memberikan diskon harga besar-besaran dalam rangka menghabiskan stok Yaris 2012. Diskon harga yang diberikan Toyota pada Yaris Vehicle Identification Number (VIN) tahun 2012 mencapai Rp 20 juta. Wah mau keluar model baru?

"Iya itu pasti VIN 2012. Soalnya kalau tahun 2013, tidak mungkin mendapat diskon harga segitu. Meski semua kebijakan tergantung dari setiap diler," kata GM Marketing Corporate Planning Costumer Relation PT Toyota-Astra Motor Widyawati Soedigdo kepada detikOto.

Dia menegaskan diskon tersebut bisa didapatkan di diler resmi Toyota, salah satunya diler resmi Toyota di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

"Kita ada diskon harga mas, untuk beberapa varian. Yaris mencapai Rp 20 juta dan Fortuner mencapai Rp 15 juta," kata salah satu sales Toyota saat dihubungi detikOto.

Dia menambahkan, tidak hanya model Yaris dan Fortuner, diskon tersebut juga berlaku untuk MPV Avanza dan Innova.

"Untuk saat ini semua model Avanda kami berikan diskon harga mencapai Rp 4 juta. Sedangkan untuk Toyota Innova Bensin mencapai Rp 8 juta," ucapnya.
(ikh/ikh)