Sunday, June 2, 2013

'Pengendara Motor Tidak Mau Injak Rem'

Jakarta - Walau tidak semuanya galak, ulah pengendara motor di Jakarta sudah dalam tahap kritis. Sudah banyak pengendara motor yang membahayakan para pejalan kaki.

"Untuk menyeberang jalan sangat sulit karena mereka tidak mau menginjak rem. Mereka pun dengan seenaknya melintas di trotoar tempat pejalan kaki. Saat saya sedang menunggu angkot pun hampir diseruduk oleh pengendara motor. Rasanya mereka sudah ngga punya perasaan, logika dan etika lagi," ujar Ratna Feranti kesal.

Otolovers lainnya, Agung Nugroho juga mengakui kalau pengendara motor lebih galak dari pengendara mobil.

"Saya sendiri pengedara sepeda motor. Pernah suatu ketika awal 2011 ketika untuk pertama kalinya saya menggunakan motor ke kantor. Saya berangkat dari Ciputat menuju Kelapa Gading, ketika saya melintas di bilangan Radio Dalam, tanpa sengaja kondisi jalan yang agak macet saya melindas kaki pengendara sepeda motor yang lain, tapi itu juga hanya ujung jempolnya saja dan dia langsung maki-maki sambil keluar kata-kata yang kurang baik. Padahal saya sudah minta maaf berkali-kali, tapi dia tetep nyolot, malah sempet menendang bodi motorku sampai aku hampir jatuh," ujarnya.

Namun karena Agung tidak mau terjadi keributan lebih lanjut dia hanya diam saja sambil berdoa agar pengendara motor tadi bisa mengurangi emosinya dan tiba di rumahnya dengan selamat.

(ddn/ddn)

Justin Bieber Dianjurkan Jangan Nyetir Lagi

Justin Bieber Dianjurkan Jangan Nyetir Lagi Los Angeles - Penyanyi remaja, Justin Bieber beberapa kali terkena masalah saat mengemudi. Dia pun disarankan agar tidak mengemudi lagi, namun sayang, nasehat itu tidak didengar.

Beberapa waktu lalu remaja berusia 19 tahun itu kembali membuat masalah dengan Ferrari putih miliknya. Polisi mendapat keluhan kalau dia mengebut di area 25 mph di utara Los Angeles.

Manajemen Bieber pun ternyata sudah mewanti-wanti pria yang dekat dengan Selena Gomez ini untuk tidak lagi mengemudi. Namun, juru bicara Bieber menolak mengomentari kabar tersebut.

"Orang takut sesuatu (yang buruk) akan terjadi. Justin telah tegas disarankan oleh timnya untuk menghentikan mengemudi, mencari supir. Tapi dia tidak mendengarkan," kata orang dalam seperti dilansir Fox.

Saat ini Sherrif tengah menyelidiki masalah Bieber terbaru ini setelah menerima 2 telepon dari masyarakat dan akan menentukan apakah tuduhan ini akan diajukan.

Tentu saja kontroversi ini bukanlah yang pertama. Sebab, jaksa diketahui belum menutup investigasi yang berasal dari sebuah insiden pada bulan Maret tahun ini setelah Bieber hampir berkelahi dengan para tetangganya akibat gaya mengemudinya yang sembrono. Beberapa masalah lain tercatat juga di dapat Bieber ketika dia dibalik kemudi.

(syu/lth)

Menjajal Mobil Para Eksekutif Muda

Menjajal Mobil Para Eksekutif Muda Jakarta - Sedan Vios sudah cukup lama hadir di Indonesia. Mobil ini mulai masuk ke Indonesia dari Thailand selama 10 tahun lalu. Vios sudah memiliki 3 generasi dan 1 minor change.

Generasi terakhir yang paling fresh yakni generasi ketiga baru saja diluncurkan di pasar Indonesia bulan Mei lalu. Bagaimana rasanya mengendarai mobil ini?

PT Toyota-Astra Motor mengajak kalangan media untuk menjajal Toyota Vios. Bukan hanya mengendarai saja, tetapi merasakan pengalaman para eksekutif muda, target utama pengendara Vios. Mulai dari cara mereka menghabiskan hari, sampai kongkow-kongkow di cafe-cafe mahal.

Ulah Pengendara Motor yang Sering Bikin Geleng-geleng Kepala

Ulah Pengendara Motor yang Sering Bikin Geleng-geleng Kepala Jakarta - Pengendara motor lebih 'galak' di jalanan juga diakui oleh Otolovers. Banyak Otolovers yang dibikin geleng-geleng kepala karena ulah pengendara motor.

"Yang paling sering itu kalo saya mau belok kiri. Dari jauh saya sudah ngasih lampu sen kiri. Begitu mau belok kiri, mereka tetep saja nyelonong lurus dari kiri saya. Kayaknya mereka nggak liat lampu sen saya. Tapi ketika saya belok kiri mereka malah membunyikan klakson. Sepertinya buat pengendara motor tu berat sekali rasanya untuk injak rem sebentar utk ngasih kesempatan saya untuk belok terlebih dahulu," beber Andy Ariestianto.

Andy pun menambahkan ulah pengendara motor lainnya yang sering bikin muak yakni memotong jalan seenaknya. "Mereka suka motong jalur seenaknya tanpa lihat ke belakang. Tapi kalo kita kasih klakson atau kita nyenggol, kita yang dimaki-maki. Jadi spion tu gunanya buat apa? Hiasan?," ujarnya.

Andy merasa anggapan para pengendara motor yang melihat mobil sebagai pihak yang lebih salah harus diubah. "Mobil karena lebih gede, ya pasti salah. Anggapan ini harus diubah," ujarnya.

Prasetya dari Bandar Lampung pun setuju dengan pendapat bahwa pengendara motor mungkin lebih stress.

"Selain memang sering mengendarainya, juga ketika mengendarai mobil sering dimaki pengendara sepeda motor, meskipun secara hukum jelas dia yang salah, misalnya sambil SMS-an, telepon menggunakan HP, dan lain-lain," ujarnya.

Dirinya sekitar awal Mei 2013 sempat mengalami insiden di perempatan lampu merah Jl. Antasari Bandar Lampung.

Ketika mengendarai mobil hendak belok kiri langsung (ada tanda boleh belok kiri langsung), pelan-pelan dengan kecepatan tak lebih dari 15 km/jam, tiba-tiba "brak" ada getaran dan suara.

"Di belakang mobil. Ternyata ada sepeda motor menabrak dan jatuh. Saya lihat dari spion dalam dan kiri pengendara naik lagi sambil nendangi bodi mobil samping kiri. Saya buka kaca pintu depan sebelah kiri hendak menanyakan kondisinya (karena tidak memungkinkan turun dari mobil sikon lalinnya). Ternyata pengendara itu emosional, setelah nendangi body samping sambil mengendarai motor, terus memukul spion kiri hingga patah, terus tancap gas. Pengendara itu tidak memakai helm dan lampu motor mati," ujarnya.

"Saya cuma geleng-geleng kepala. Banyak pengendara lain yg meneriakinya menyuruh dia berhenti. Namun saya cuma senyum saja dan mengatakan kepada orang-orang itu 'Biarin saja, gak apa-apa kok," tambahnya.

Otolovers setuju atau tidak setuju dengan hal ini? Kirim saja pendapat Anda atau pengalaman Anda di jalanan ke alamat email redaksi detikOto: redaksi@detikoto.com

(ddn/ddn)

Yamaha Vega RR Siap Naik Kelas

Yamaha Vega RR Siap Naik Kelas Jakarta - Yamaha baru saja meluncurkan Vega RR ala motor sport R6. Generasi terbaru bebek Vega RR pun akan muncul dalam waktu dekat. Nah, seiring gebrakan yang dilakukan Yamaha di pasar roda dua Tanah Air, bebek Vega RR pun diakui bakal naik kelas.

Tidak hanya dari segi tampilan yang berubah, namun kehadiran Yamaha Vega RR terbaru bakal lebih terasa dengan teknologi terbaru ciri khas Yamaha yakni injeksi YMJET-FI (Yamaha Mixture JET-Fuel Injection).

"Insya Allah, ditunggu undangannya," singkat General Manager Marketing Communication & Community Development Yamaha Indonesia Eko Prabowo kepada detikOto, Senin (3/6/2013.

Sejak diluncurkan, Yamaha Vega series belum mengalami perubahan yang sangat frontal. Perubahan hanya pada bodi dan mesin itu pun naik cc sedikit. Nah, menyambut era baru, Yamaha pun mempersiapkan edisi terbaru Yamaha Vega.

Kabarnya Yamaha telah menyiapkan nama baru untuk bebek low end tersebut. Jadi tidak hanya sentuhan perubahan pada bodinya, teknologi YMJET-FI juga bakal lebih pintar dalam mendeteksi putaran selongsong gas.

Jadi saat selongsong gas diputar, maka YMJET-FI akan mengatur semprotan bensin ke ruang bakar mesin agar konsumsi BMM tetap terkendali. Sayang Yamaha Indonesia masih belum mengungkapkan kapan kehadiran Yamaha Vega terbaru yang mengusung injeksi tersebut.

"Tunggu saja undangannya," ulang Eko lagi.

(ikh/ddn)

Kiblat Otomotif Amerika Terancam Bangkrut

Kiblat Otomotif Amerika Terancam Bangkrut Detroit - Bukan hanya perusahaan, kota yang terkenal sebagai kiblat otomotif di Amerika Serikat, Detroit terancam bangkrut. Alhasil, banyak aset Detroit termasuk berbagai mobil klasik yang akan dilelang.

Dikutip dari Motoramic, kota Detroit saat ini diperkirakan menghadapi utang hingga US$ 15 miliar dan membutuhkan dana cash untuk menutupinya.

Akibat utang-utang tersebut para pecinta seni mengatakan kalau para kreditor sudah mendesak kota untuk menjual seni dari Institut Seni Detroit seperti karya Van Gogh, Matisse dan Warhol yang kemungkinan bisa laku hingga lebih dari US$ 100 juta bila dilelang.

Namun selain memiliki benda seni, kota ini juga memiliki harta karun mobil bersejarah dan klasik yang disumbangkan selama beberapa dekade dari pecinta atau keluarga pendiri industri otomotif AS.

Mobil prototipe seperti prototipe pertama Ford Mustang dimiliki kota ini yang bila dilelang bisa menembus angka jutaan dollar. Mobil ini dibuat pada 1963 sebagai mobil konsep yang disokong mesin V8 289 inch.

Mobil yang ada di Museum Sejarah Detroit ini berkumpul bersama 75 kendaraan lain yang juga bersejarah diantaranya adalah Ford Cougar 1963 yang ketika itu dianggap sebagai 'pembunuh' Corvette.

Ada pula mobil pertama yang menggunakan emblem Cadillac yakni sebuah Runabout 1905 serta mobil milik Dodge.

Memang saat detikOto berbincang dengan salah satu bos produsen Big Three Amerika, Detroit memang tidak lagi menyenangkan untuk ditinggali. Kota yang merupakan rumah dari GM, Chrysler dan Ford tersebut tidak memiliki banyak petugas kepolisian karena pemerintahnya kesulitan keuangan jadi dari sisi keamanan agak rawan.

(ddn/ddn)

Ini Yang Spesial dari Yamaha Vega-RR

Ini Yang Spesial dari Yamaha Vega-RR Jakarta - Selain memiliki striping yang inspirasinya diambil dari motor sport Yamaha R6, ada satu keunikan motor Vega. Vega-RR ini dipersenjatai fitur yang tidak dimiliki motor lain di Indonesia.

"Pertama di Tanah Air, motor dengan pelek jari-jari warna hitam mengubah tampilan turunan Vega ini makin kokoh dan gagah," ujar General Manager Marketing Communication & Community Development Yamaha Indonesia Eko Prabowo dalam siaran pers, Senin (3/6/2013).

Sementara, untu warna, ada empat warna Vega-RR yang mencirikan Indonesia dengan nama lokal.

Biru untuk Inspirasi, Merah Semangat, Putih Sejati dan Hitam Perkasa mengibarkan semangat baru bebek inspiratif ini kala menyentuh aspal dalam negeri.

Sementara untuk mesinnya, Yamaha belum mau mengusung mesin injeksi. Vega masih dirasa cukup menggunakan mesin karburator 115 cc, yang diklaim Yamaha tangguh dan diandalkan di semua kondisi jalan. Irit dan mudah perawatan bahkan di luar kota-kota besar sekalipun.



(ddn/ddn)