Monday, July 21, 2014

Benarkah Ban Tidak Pakai Tutup Pentil akan Ditilang Polisi?

Benarkah Ban Tidak Pakai Tutup Pentil akan Ditilang Polisi?Jakarta - Kelengkapan berkendara motor seperti menggunakan helm, berspion lengkap dan lain-lainnya, memang harus Anda penuhi sebagai pengendara yang baik di jalan raya. Tapi benarkah, jika tidak ada tutup pentil pada ban maka pengendara motor akan ditilang?

"Kalau cuma penindakan akibat tidak menggunakan tutup pentil, harusnya itu diingatkan saja," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono, saat dihubungi detikOto, Selasa (22/7/2014).

Sebelumnya ada informasi yang masuk ke redaksi detikOto, seorang pengendara motor ditilang oleh polisi di kawasan Jakarta Pusat karena ban depan motornya tidak menggunakan tutup pentil.

Namun hal ini ditepis oleh Hindarsono, dia menuturkan masih banyak pelanggaran yang lebih besar lagi dibandingkan dengan tidak menggunakan tutup pentil.

"Kalau mereka (pengendara-Red), tidak menutup pentil ban mereka namun tidak membawa surat-surat. Itu lain lagi urusannya," katanya.

"Dan seorang petugas itu tidak akan serta-merta melakukan tindakan tilang kepada pengendara jika tidak melakukan pelanggran. Dan sebelumnya kita akan memperingati pengendara tersebut sebelum melakukan tindakan tilang. Agar pengendara benar-benar ingat dia pernah melakukan kesalahan tersebut," tambahnya.

Dirinya mengingatkan kembali jika polisi melakukan tindakan, pasti pengendara tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan, berpotensi menimbulkan kemacetan, dan merugikan orang lain.
Halaman 1 2 »

Pulang Mudik Naik Motor detikOto

Pulang Mudik Naik Motor detikOtoJakarta - Pulang mudik dan bertemu sanak saudara setelah hampir sebulan berpuasa pastinya mengasyikkan. Apalagi jika perjalanan menggunakan motor, kemacetan pun tidak akan terlalu terasa.

Selama beberapa hari ke depan, detikOto akan melakukan perjalanan mudik ke jalur-jalur mudik yakni jalur pantura dan jalur selatan yang menantang.

Dua reporter detikOto, M Ikhsan dan Aditya Maulana akan melakukan perjalanan ini dengan mengendarai motor Yamaha Soul GT dan Yamaha X-Ride.

Pastinya agar perjalanan mudik ini lancar, reporter detikOto ini akan mengenakan peralatan safety riding yang lengkap. Mulai dari helm, jaket, dan sepatu, serta sarung tangan.

Perjalanan mudik bermotor ini dimulai dari kantor detikcom sekitar pukul 10.00 WIB, simak terus perjalanan kedua reporter detikOto di kanal ini.


Tunda Bangun Pabrik di Indonesia, VW Hengkang ke India

Tunda Bangun Pabrik di Indonesia, VW Hengkang ke IndiaWolfsburg - Beberapa waktu lalu, Volkswagen (VW) AG sudah memastikan akan membangun pabrik perakitan di Indonesia. Tapi rencana itu harus ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan karena kondisi dolar yang terus menguat terhadap rupiah.

Dilansir laman Automotive News Europe, seorang petinggi VW AG memutuskan untuk menanam saham di pasar otomotif India dengan mengucurkan dana sebesar 15 miliar rupe atau setara dengan Rp 2,9 triliun.

Presiden dan Direktur Pelaksana Volkswagen India, Mahesh Kodumudi mengatakan bahwa VW AG ingin meningkatkan hasil produksi dari 130.000 unit menjadi 200.000 unit per tahunnya. Menurutnya, selain merakit mobil juga akan merait mesin secara lokal.

Saat ini, produsen mobil terbesar kedua di dunia di India memiliki fasilitas produksi di Aurangabad dan Pune.

VW yang sebagian besar bergantung pada keuntungan dari kawasan Asia-Pasifik, sebenarnya tidak memiliki penetrasi pasar yang mendalam di pasar negara berkembang seperti India atau negara-negara lainnya di Asia Tenggara.

Sebelumnya, CEO Volkswagen (VW) Indonesia, Andrew Nasuri mengatakan rencana VW untuk membangun pabrik di Indonesia harus terhenti untuk sementara, karena adanya gejolah mata uang dolar yang belum juga stabil terhadap rupiah.

"VW AG masih mengkaji ulang kembali. Jadi rencana awal itu (mendirikan pabrik) ditunda dulu," tutur Andrew kepada para pewarta otomotif di Jakarta.
Halaman 1 2 »

Mitsubishi Permak Sedikit Tampang Pajero

Mitsubishi Permak Sedikit Tampang Pajero Tokyo - Tanpa banyak woro-woro, Mitsubishi Motors Corporation ternyata sudah melakukan sedikit update pada mobil SUV legendarisnya yakni Pajero. Update ini dilakukan Mitsubishi untuk mengubah eksterior dan meningkatkan kualitas Pajero.

Di Jepang, mobil ini sudah dirilis pada pekan lalu tepatnya 17 Juli. Jika melihat eksterior Pajero terbaru, sedikit terinspirasi dari konsep SUV yang dipamerkan Mitsubishi di Tokyo Motor Show 2013 lalu.

Perubahannya bisa kita lihat pada bemper depan dan grille radiator di seluruh model. Styling linear mobil juga mengalami perubaha agar Pajero kian kuat penampakannya.

Lebih lanjut, Mitsubishi sudah menambahkan lampu LED dan fog light pada bemper depan untuk varian Super Exceed, Exceed dan VR-II. Untuk mempermanis bagian belakang, pada varian Super Exceed dan Exceed, penutup ban cadangannya juga dimodifikasi.

Sementara melirik ke interior, ada nuansa kayu pada konsol tengah di tipe Super Exceed. Warna hitam bisa kita lihat pada interior Exceed dan VR-II. Mitsubishi pun menambahkan dekorasi perak dan metalik pada kisi-kisi AC.

Agar penumpang kabin makin nyaman, Mitsubishi mengurangi suara bising di dalam mobil dengan menambahkan material kedap suara di dashboard dan pintu.

Berapa harganya? Di Jepang mobil Pajero dijual seharga 2,9 juta yen sampai 4,9 juta yen atau Rp 331 juta sampai Rp 560 jutaan.


Survei: Orang Hanya Betah dengan Mobil Selama 2 Tahun 2 Bulan

Survei: Orang Hanya Betah dengan Mobil Selama 2 Tahun 2 BulanJakarta - Model kendaraan umumnya berumur sampai 7 tahun, setelah itu berganti model baru. Namun untuk merangsang minat beli konsumen, produsen kerap melakukan facelift ringan pada kendaraan ketika menginjak usia 2-3 tahun. Cara itu pun berhasil.

Riset yang dilakukan Auto2000 selaku main diler Toyota, terungkap konsumen Toyota mengganti mobil sekitar 2 tahun 2 bulan kemudian.

"2 tahun 2 bulan banyak orang sudah jual mobil mereka, dan beli mobil baru lagi. Mobil lamanya dijual. Survei ini kami lakukan pada konsumen Toyota," kata Aftersales Division Head Auto2000 Ricky Martawijaya di Jakarta.

Dijelaskan Ricky, cukup banyak konsumen menganggap mobilnya sudah lawas meski baru berusia 2 tahun dan cicilan belum lunas. Mereka beranggapan mobil baru adalah prioritas mereka.

Ricky menambahkan, konsumen Toyota menggunakan metode tukar tambah pada diler resmi Toyota. Namun cukup banyak konsumen yang menjual mobil mereka pada diler mobil bekas atau perorangan. Dia juga menjelaskan pilihan mobil beraneka ragam, mulai dengan model yang sama namun berbeda tipe, sampai pindah model menyesuaikan kebutuhan.

"Padahal cicilan belun lunas, mobil lama dijual untuk beli mobil baru. Orang berpikir refreshment. Cicilan per bulan mobil sebelumnya dikalkulasi lagi," ucapnya.

Ricky menyakini hal tersebut salah satu bukti bahwa refreshment yang dilakukan Toyota 2-3 tahun sekali terbukti berhasil. Buat pabrikan Toyota ini tentu menguntungkan.

"Kebanyakan cicilan selama 4 tahun. Belum selesai ganti mobil baru dan kalkulasi dengan cicilan lama," tutupnya.


Susah Ganti Gigi Honda Supra X 125 FI

Susah Ganti Gigi Honda Supra X 125 FIJakarta - Hallo detikOto, saya pengguna Honda Supra X 125 PGM-FI, namun ada masalah yang saya alami. Kadang susah untuk mengganti gigi dari gigi 1 ke gigi 2. Kadang suka muncul suara keras.

Sudah ganti oli dari AHASS & sudah beri penjelasan keluhan persneling, tapi hasilnya sama saja. Saya cari cara bagaimana agar gear 1 ke 2 bisa enak, halus dan tidak kasar keras suara, jadi ketemunya ada 3 cara yaitu :

1. Kecepatan 10 km/jam langsung masuk ke gear 2, tapi tidak terasa RPM mesinnya kalau ini harus segera masuk gear 2, musti harus sering-sering lihat speedometernya.

2. Jika speed 20 km/jam (terasa rpm mesinnya), gasnya ditahan minimal 3-5 detik baru masukkan gear 2.

3. Gasnya digeber sampe 30-35km/jam baru masukkan gear 2.

Pertanyaannya, kenapa bisa begitu? Solusinya bagaimana atau apakah itu memang bawaannya atau apa? Kalau gear 2, 3, 4 tidak ada masalah. Terima kasih.

Steven Budi
Halaman 1 2 »

Berkumpulnya 'Ular-ular' Amerika

Berkumpulnya Jakarta - Pekan lalu, lebih dari 550 pecinta mobil eksotis asal Amerika, Dodge Viper mengunjungi fasilitas perakitan Chrysler Group di Detroit. Para pengguna Dodge Viper akan melihat bagaimana proses produksi dan lain sebagainya di pabrik itu.

Dalam keterangan resmi Dodge. kunjungan ini menandai peringatan 20 tahun rumah produksi Viper di Auburn Hills yang mulai didirikan tahun 2004 silam. Karena bentuknya yang eksotis serta performanya yang luar biasa, mobil ini dikenal dengan sebutan 'Ular Amerika'.

"Viper adalah kendaraan eksotis Amerika dan kami ingin membalas setiap pemiliknya dengan tingkat eksklusivitas yang tinggi," kata Presiden and CEO Dodge and SRT, Tim Kuniskis.

Tak hanya itu, di kesempatan yang sama juga para pengguna mobil eksotis itu diberikan kesempatan untuk melakukan tur di onner Avenue Assembly Plant (CAAP) di Detroit, berkunjung ke museum di Auburn Hills dan menguji Viper di jalur pengujian.

"Penggemar supercar Amerika ini cukup antusias, ini terbukti dengan lebih dari 550 orang akan datang ke acara Open House ini," tuntasnya.