Thursday, April 30, 2015

Crossover Aston Martin DBX Siap Diproduksi

Crossover Aston Martin DBX Siap DiproduksiLondon - Aston Martin telah mengkonfirmasi untuk memproduksi crossover DBX. Rencana itu merupakan bagian dari pengumuman pendanaan baru Aston Martin sebesar 200 juta poundsterling.

Seperti dilansir Leftlanenews, Jumat (1/5/2015), investasi diperlukan untuk merombak jajaran mobilnya dengan penawaran terbaru yang lebih mewah, menggantikan setiap model dan menambahkan tiga model baru pada tahun 2020.

"Konsep DBX telah menghasilkan ketertarikan yang jauh dari ekspektasi kami. Investasi tambahan akan memungkinkan kami untuk mewujudkan DBX dan kendaraan mewah baru lainnya yang akan membentuk portofolio terkuat dan paling beragam dalam sejarah kami," ucap Chief Executive Aston Martin, Andy Palmer.

Dengan memperkenalkan model yang didasarkan pada konsep DBX, pabrikan asal Inggris itu akan terlibat dalam segmen crossover yang tumbuh dengan cepat. Mobil ini nantinya akan menghadapi persaingan yang ketat.

Bulan lalu, mobil ini sempat dipamerkan di Geneva Motor Show sebagai konsep mobil GT mewah yang mempertahankan esensi mobil sport namun dalam versi crossover. Konsep itu menggunakan empat motor listrik yang dikirim ke sistem penggerak semua roda bersama dengan sistem pemulihan energi kinetik.

Sementara itu, laporan terbaru menyebut, produsen mobil asal Britania ini juga akan membangun pabrik baru di Amerika Serikat untuk memproduksi crossover. Lokasi yang diduga sedang dipertimbangkan berada di Georgia dan Alabama. Namun beberapa lokasi di Inggris juga dikatakan sedang dipertimbangkan

Perusahaan itu berharap, crossover berpotensi melebihi setengah dari penjualan tahunan keseluruhan. Namun, model crossover dari Aston Martin belum dikonfirmasi kapan akan diluncurkan.


(rgr/ddn)

Toyota Indonesia Pelajari Kelayakan Produksi Corolla Altis

Toyota Indonesia Pelajari Kelayakan Produksi Corolla AltisJakarta - Setelah berhasil memproduksi sejumlah model termasuk sedan Vios, Yaris, Etios, dan Limo, Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) kini tengah mengkaji untuk memproduksi model lainnya termasuk sedan. Salah satu yang sedang dikaji adalah sedan Corolla Altis.

Sebelumnya, sedan ini pernah diproduksi di Indonesia. Namun karena krisis moneter, proses produksi sedan itu akhirnya dipindah ke Thailand hingga saat ini.

”Yang kami pelajari adalah skala bisnisnya atau skala ekonominya, apakah cukup feasible untuk proses produksinya,” papar Director Corporate and External Affiair PT TMMIN, I Made Dana Tangkas di Jakarta.

Menurut Made, ukuran skala ekonomis yang umum diberlakukan untuk suatu model bisa berbeda-beda. Misalnya, penjualan yang telah mencapai 35.000 unit, 50.000 unit, hingga 100.000 unit.

“Idealnya memang 100.000 unit, tapi saat ini 50.000 unit juga sudah bisa,” ucapnya.

Jika itu benar-benar diproduksi, maka akan dilakukan di pabrik kedua Toyota di Karawang, Jawa Barat. Hal itu dikarenakan, fasilitas produksi di pabrik yang berkapasitas 120.000 unit per tahun itu lebih cocok untuk produksi model sedan yang menunggunakan struktur monocoque.


(arf/rgr)

Suzuki GSX-R1000 Versi Terbaru Bakal Seganas Kawasaki H2

Suzuki GSX-R1000 Versi Terbaru Bakal Seganas Kawasaki H2California - Bagi Anda penggemar motor gede (Moge) Suzuki dan berharap hadirnya versi terbaru, kini ada kabar gembira. Suzuki yang awalnya dikabarkan bakal meluncurkan GSX-R1000 pada 2017 bisa dipercepat. Menariknya lagi, tenaga mesin motor itu bisa bersaing dengan Kawasi H2.

Seperti diwartakan Visordown, Jumat (1/5/2015), sebuah dokumen tentang emisi milik California Air Research Board (CARB) menyebut, beberapa model GSX-R terbaru tidak akan terlihat sebelum 2017. Namun bocoran dari sumber lain menyebut peluncuran bisa dipercepat.

Moge Suzuki di keluarga GSX-R yang bakal diluncurkan versi anyarnya adalah GSX-R1000, R600, serta R750. Hal seperti ini pernah dilakukan oleh Suzuki saat meluncurkan generasi terbaru Suzuki V-Strom 1000 yang akan dijadikan model 2014 (atau dipasarkan 2013) ternyata diluncurkan pada 2012.

Sebelumnya, Motorcycle News melaporkan, mesin Suzuki GSX-R1000 itu mengadopsi teknologi mesin yang dikembangkan untuk motor GSX-RR yang digunakan untuk berlaga di MotoGP yakni variabel katup VVT. Kabarnya, teknologi itu tengah dipatenkan.

Langkah itu, akan menyusul jejak Ducati. Seperti diketahui, sebelumnya, pabrikan asal Italia itu telah menggunakan teknologi tersebut untuk model bergenre adventure, Ducati Multistrada.

Dengan menggunakan teknologi itu, maka tenaga dan torsi yang disemburkan mesin bakal berlimpah. Sumber terpercaya di Suzuki menyebut, tenaga yang disemburkan mesin GSX â€Â"R1000 diklaim mencapai 200 hp.

Jika kabar itu benar terjadi, maka Kawasaki yang beberapa waktu lalu menggelontorkan model anyar besutannya, Kawasaki H2 juga perlu was-was. Pun, meski Kawasaki bisa berdalih bahwa motor andalannya itu menggunakan peranti turbo berukuran kecil.


(arf/rgr)

Ford Shelby GT350R Hanya Dibuat 37 Unit

Ford Shelby GT350R Hanya Dibuat 37 UnitDetroit - Ford telah mengumumkan, mereka berniat memproduksi Shelby GT350R Mustang dalam jumlah terbatas. Hanya 37 unit Shelby GT350R Mustang lah yang diproduksi Ford.

Seperti dikutip BBC Top Gear, Jumat (1/5/2015), GT350R adalah Ford Mustang paling sangar dalam sejarah. Mobil ini sebelumnya sudah meramaikan ajang Detroit Motor Show awal tahun ini.

Mobil berotot asal Amerika ini menampilkan bodi yang lebih kurus namun tetap sporty. Mesin V8 berkekuatan lebih dari 500 bhp dan trick aero ikut hadir di mobil ini.

Pada ulang tahun Shelby GT350 yang ke-50, Ford mengonfirmasi bahwa Mustang tanpa kursi belakang, dengan roda serat karbon, mesin V8 naturally aspirated dan siap diadu di trek balap ini akan diproduksi dalam jumlah terbatas. Yup, hanya ada 37 unit.

Jumlah 37 unit ditetapkan Ford mengingat sejarah Shelby. Jumlah itu menggambarkan keinginan Carroll Shelby yang hanya mau membuat dua prototipe dan 35 model produksi model GT350 tahun 1965.

"Carroll Shelby bersikeras hanya dua mobil prototipe dan 35 model produksi yang dibuat. Tapi dilihat dari catatan, hanya 34 model produksi yang mendapat nomor seri dari fasilitas produksi Shelby. Untuk 2015, ford akan memastikan tidak ada kejanggalan tentang jumlah model GT350R yang akan diproduksi: hanya 37 mobil yang diproduksi untuk mengenang Carroll Shelby," kata Ford.

Sementara untuk model GT350 tahun 2015, 100 unit diproduksi sebelum beralih ke model tahun 2016. Dari 100 unit itu, 50 unit dilengkapi dengan ‘Tech Pack' dan 50 lainnya dilengkapi dengan ‘Track Pack'. Belum ada informasi resmi terkait harga mobil ini.


(rgr/ddn)

5 Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Ada Perbaikan Jalan

5 Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Ada Perbaikan Jalan Jakarta - Perbaikan jalan, terutama di daerah perkotaan jelas merupakan problematika tersendiri. Tidak hanya bagi para pengguna kendaraan pribadi, tapi angkutan umum pun ikut merasakan dampaknya.

Perbaikan jalan sendiri memiliki efek yang positif, yaitu tujuan yang jelas, membuat jalan yang buruk menjadi lebih baik dan bisa diakses dengan nyaman serta cepat oleh para pengguna jalan.

Berikut ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menemui jalan yang sedang dibenahi, dengan adanya tips-tips ini semoga para pengguna jalan bisa sampai di tempat tujuan dengan lancar.

Hari Buruh, Stok Mobil Toyota Tetap Normal

Hari Buruh, Stok Mobil Toyota Tetap NormalJakarta - Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei biasanya mengundang para buruh pabrik untuk turun ke jalan menuntut harapan mereka ke pemerintah. Pabrik otomotif pun bakal ditinggalkan pekerjanya.

Meski begitu, stok mobil Toyota tidak akan berkurang lantaran produksinya tersendat. Sebab, hari buruh itu sudah diperhitungkan jauh-jauh hari oleh Toyota.

GM Corporate Planning and Public Relation PT Toyota Astra Motor (TAM), Widyawati Soedigdo atau yang akrab disapa Wiwid mengatakan, Hari Buruh Internasional yang jatuh pada Jumat, (1/5/2015) hari ini tidak akan mempengaruhi stok mobil Toyota. Sebab, Hari Buruh Internasional yang kini menjadi hari libur nasional sudah diperhitungkan oleh TAM.

"Mayday (Hari Buruh Internasional) sama aja kayak tanggal merah biasa. Sama halnya dengan hari libur Waisak misalnya. Hari libur nasional itu ketetapan pemerintah," ucap Wiwid di Jakarta.

Karena disamakan dengan hari libur nasional pada umumnya, stok mobil Toyota pun tidak akan terpengaruh. Sebab, Toyota sudah mempersiapkannya.

"Jadi kita sudah memetakan jauh-jauh hari tahun ini tanggal merahnya kapan aja. Jadi kita sudah menyiapkan stok jauh-jauh hari," kata Wiwid.


(rgr/ddn)

Mantan Bos Ban Michelin Mangkat di Usia 88 Tahun

Mantan Bos Ban Michelin Mangkat di Usia 88 TahunParis - Cucu pendiri pabrikan ban Michelin & Clie, Francois Michelin wafat pada usia 88 tahun pada Rabu (29/4/2015) kemarin.

Ia yang menjadi kepala eksekutif Michelin selama hampir setengah abad itu telah berhasil melakukan ekspansi global dengan membuka 25 pabrik dalam waktu 19 tahun.

Seperti dilansir Automotivenews, Kamis (30/4/2015), pernyataan resmi Michelin menyebut Francois meninggal dengan tenang kemarin. Namun, pabrikan yang didirikan 126 tahun lalu itu tak memberi rincian penyebab kematian sang bos.

Catatan menunjukan dibawah kepemimpinan Francois, pabrikan yang berbasis di Clemont-Ferrand, Prancis Tengah, itu berhasil membuka pabrik di Amerika Serikat. Bahkan dalam waktu 19 tahun, yakni dari 1960-1979, pabrikan ini berhasil membuka 25 pabrik di berbagai negara.

Bahkan berkat tangan dinginnya yang berhasil membuat ban radial X Michelin, perusahaan mampu meraup pendapatan lebih besar. Bahkan mengantarkan Michelin sebagai pabrikan ban terbesar di Eropa.

Francois memimpin pabrikan yang didirikan kakeknya itu dari 1955 hingga 2002. “Dia adalah salah satu industrialis Perancis terbesar pada era sesudah perang dunia (kedua)," kata Presiden Francois Hollande dalam sebuah pernyataan.

"Dia mengerti pentingnya inovasi dan pengembangan industri jangka panjang. Dengan mengembangkan ban radial, ia berhasil mengubah perusahaan keluarga dan pabrikan skala daerah menjadi pabrikan Prancis terbesar di Eropa, dan menjadi terkenal,” papar Hollande.

Predikat seperti itu sangat beralasan. Pada 1976 misalnya, Francois mengmabil keputusan strategis dengan menarik diri dari bisnis mobil dengan menjual saham Peugeot Citroen yang dimiliki perusahaan.

Dia melegonya ke perusahaan Prancis, PSA, sehingga menjadikan mereka merger menjadi PSA Peugeot-Citroen.

Langkah strategis lainnya yang dia lakukan adalah, membeli Uniroyal Goodrich Tire Co pada tahun 1990. Langkah itu dimaksudkan untuk memperkuat penetrasi Michelin di pasar Amerika, termasuk Amerika Serikat, Kanada, dan lainnya.

(arf/lth)