Wednesday, December 23, 2015

Renault Clio RS Trophy Jadi Hatchback Tercepat di Nurburgring

Renault Clio RS Trophy Jadi Hatchback Tercepat di NurburgringNurburgring - Renault Clio RS Trophy didapuk menjadi hatchback tercepat di sirkuit Nurburgring. Kesimpulan ini lahir setelah majalah Jerman, Sport Auto mencatatkan rekor putaran tercepat pada mobil ini.

Dalam siaran persnya disebut, Renault Clio RS 220 Trophy mencatatkan waktu putaran di sirkuit legendaris Nordschleife, Nurburgring selama 8 menit, 23 detik. Prestasi ini direkam oleh editor Sport Auto, Christian Gebhardt beberapa waktu lalu.

"Renault dan motorsport selalu terkait erat," kata Managing Direcror Renault Deutschland AG, Oliver Gaudefroy.

Tenaga Renault Clio RS Trophy lebih kuat 20 PS dibandingkan versi standar. Model edisi terbatas ini dilegkapi dengan exceptionally direct steering, electronic differential lock (R.S. diff) dan electronic stability system yang bisa dinonaktifkan.

Sistem pengereman sport dan sasis yang didesain khusus sport membuat mobil ini cocok untuk arena balap. Sementara front differential lock memastikan traksi yang optimal dan memungkinkan akselerasi dari awal keluar dari tikungan.

"Cara Clio menguasai Nordschleife dengan mesin turbo 1.6 liter menakjubkan. Semuanya hadir dengan sempurna," kata Christian Gebhardt.


(rgr/lth)

Penghapusan Denda Pajak? Segera Lakukan Pembayaran!

Penghapusan Denda Pajak? Segera Lakukan Pembayaran!Jakarta - Tidak terasa tahun 2015 akan segera berakhir. Walaupun hari kerja yang bisa dihitung dengan jari hanya menyisakan waktu sekitar 3 hari lagi. Tetapi tetap bisa Anda manfaatkan momen tersebut untuk membayar pajak kendaraan Anda.

Namun, pajak kendaraan Anda terkena denda, sudah pasti Anda akan mengulur waktu untuk kembali membayarnya. Denda yang harus dibayarkan juga banyak, dan itu menambah beban utang Anda. Anda tambah repot, malas, dan hal paling menakutkan adalah dikejar-kejar debt collector.

Denda tersebut ada karena Anda telat membayarnya, semua terjadi karena ulah Anda sendiri. Jadi, Anda wajib untuk menebus kesalahan itu dengan membayarnya, bukan justru kabur tidak terlihat keberadaannya.

Khusus soal denda pajak kendaraan, ada kabar gembira untuk Anda warga Jakarta yang masih mempunyai kewajiban membayar denda kendaraan bermotor. Sebab, denda pajak kendaraan ditetapkann dihapus sampai 31 Desember 2015.

Artinya, Anda tidak perlu membayar denda berapa pun besarnya jika mengurusnya sebelum tahun depan. Penghapusan denda pajak kendaraan sementara ini didasari Keputusan Kepala Dinas Pelayanan Pajak Nomor 2829/2015 tertanggal 12 November 2015.

Momen langka ini sudah seharusnya dimanfaatkan dengan baik. Terlebih sisa waktu saat diturunkan artikel ini mendekati penghujung tahun 2015. Kapan lagi Anda mendapat kesempatan tidak perlu membayar denda seperti ini?

Jika lari dari tanggung jawab terus menerus, Anda sendiri yang akan repot untuk bepergian. Tidak nyaman rasanya selalu menghindar dari polisi atau razia.

Yang paling bahaya ada terlibat kecelakaan karena terburu-buru lari menghindari polisi ketika razia atau takut ditilang. Sudah bayar denda pajak, bayar rumah sakit pula.


(lth/ddn)

Inggris Perpanjang Subsidi Mobil Ramah Lingkungan

Inggris Perpanjang Subsidi Mobil Ramah LingkunganLondon, - Demi melihat mobil ramah lingkungan semakin banyak seliweran di Inggris, pemerintah Inggris akan memperpanjang subsidi pembelian mobil ramah lingkungan hingga Maret 2018.

Dalam inautonews, Kamis (24/12/2015), program subsidi beli mobil listrik atau low emisi ini langsung disampaikan oleh Department for Transport (lembaga transportasi Inggris-Red).

Dikatakan setiap masyarakat Inggris yang ingin melakukan pembelian mobil listrik atau hybrid hingga Maret 2018, akan mendapatkan subsidi hingga 4.500 poundsterling.

Meski subsidi yang diberikan pemerintah Inggris ini berkurang 500 poundsterling. Pemerintah Inggris meyakni dalam kurun waktu 2 tahun, penggunaan mobil listrik akan bertambah hingga 100.000 unit.

"Kami berniat menjadikan Inggris menjadi negera paling depan dalam bidang teknologi," ujar ransport Minister Andrew Jones.

"Untuk bisa mengurangi emisi gas buang dalam kurun waktu 5 tahun. Kami akan menghabiskan dana hingga 600 juta poundsterling, menciptakan lapangan kerja dan mendukung industri mutakhir kami," tambahnya.

Selanjutnya dikatakan subsidi akan dibagi menjadi dua kategori. Untuk konsumen yang mendapat subsidi sebanyak 4.500 poundsterling, akan diberikan untuk konsumen yang melakukan pembelian mobil listrik dan memiliki jangkauan lebih dari 70 mil.

Sedangkan untuk kendaraan nol-emisi dengan memiliki jarak hingga lebih pendek akan menerima sebesar 2.500 poundsterling. Berarti untuk model plug-in hybrid akan berada di kategori ini.


(lth/ddn)

OPEC: Mobil Masih Butuh Bensin Sampai 2040

OPEC: Mobil Masih Butuh Bensin Sampai 2040London - Penggunaan mobil dengan bahan bakar minyak diperkirakan tetap mendominasi di bumi hingga 2040 mendatang. Hal tersebut diungkapkan oleh organisasi negara pengekspor minyak bumi atau OPEC.

Memang harus diakui, saat ini Bumi kian sesak dengan polusi dan asap dari kendaraan bermotor, salah satunya mobil. Terlebih emisi CO2 membuat planet biru ini semakin kotor dan berbahaya bagi keberlangsungan hidup manusia.

Untuk itu, salah satu terobosan untuk mengatasi permasalahan tersebut yakni menciptakan alat transportasi ramah lingkungan. Terbukti beberapa tahun terakhir, produsen gencar memproduksi mobil ramah lingkungan seperti hybrid.

Persaingan kembali digaungkan untuk menciptakan mobil ramah lingkungan dengan produksi mobil yang bertenaga listrik yang sedang diproduksi beberapa produksi mobil. Porsche, Tesla, BMW adalah contoh dari beberapa produsen mobil yang tengah mempersiapkan mobil listrik anyar mereka.

Namun nampaknya popularitas dan minat masyarakat dunia terhadap mobil listrik belum sebesar mobil berbahan bakar bensin. OPEC memprediksi 94% mobil masih akan menggunakan bensin sebagai bahan bakar utama.

Produksi mobil listrik dikatakan OPEC dalam buku tahunan World Oil Outlook haruslah diikuti dengan teknologi terkini untuk menarik minat pasar. Dilansir CNN, Kamis (24/12/2015), OPEC menyatakan,"Tanpa terobbosan teknologi, kendaraan bertenaga baterai/ listrik sulit untuk tumbuh di pasar dan memperkirakan masa depannya."

Sedangkan masa depan mobil hybrid yang masih menggunakan bensin, diprediksi oleh OPEC akan meningkat signifikan. Melihat kebutuhan industri otomotif pada bahan bakar miniyak masih tinggi, hingga 25 tahun ke depan. Pangsa pasar mobil hybrid juga diperkirakan akan meraup 14% pasar pada 2040.


(lth/ddn)

Nissan Kian Populer di Wilayah Asia dan Oceania

Nissan Kian Populer di Wilayah Asia dan OceaniaJakarta - Jelang akhir tahun 2015 bisa Nissan sepertinya bisa bernafas lega nih. Soalnya bisa dipastikan Nissan mampu meningkatkan penjualan mereka di wilayah Asia dan Oceania.

Dalam siaran pers yang diterima detikOto, Kamis (24/12/2015), produsen asal Jepang itu berhasil menjual 24.855 unit kendaraan di wilayah Asia dan Oceania hingga November 2015. Jumlah tersebut meningkat 17,5% dari tahun lalu dengan total penjualan 21.169 unit.

Tercatat, Australia menjadi negara yang paling menguntungkan bagi Nissan untuk wilayah Asia dan Oceania dengan mampu menjual 7,309 unit.

Truk NP300 Navara menyumbang penjualan tertinggi Nissan di Negeri Kanguru itu dengan total 2.292 unit, kemudian diikuti segmen SUV Nissan X-Trail yang laris dijual 2.225 unit.

Begitu juga dengan penjualan Nissan di Thailand yang mengalami peningkatan hingga 2,9% dengan total penjualan 4.889 unit. Angka tersebut naik dari periode yang sama sebelumnya 4.762 unit. Dengan Nissan Navara yang menjadi model paling laris di Thailand dengan penjualan 1.820 unit, serta X-Trail sebesar 954 unit.

Di negara lainnya yang berada di Asia dan Ocenia, jika digabungkan Nissan berhasil meningkatkan penjualan 40,2 persen.

Sedangkan untuk pasar Indonesia, hingga November 2015. Nissan Indonesia telah menjual 4,757 unit, meningkat sekitar 13,6% dari tahun 2014 sebesar 4.189 unit. Dan Datsun GO+ menjadi pahlawan-nya mencapai 2.058 unit.

Sedangkan untuk penjualan brand Nissan sendiri tanpa Datsun, Nissan Indonesia berhasil meningkat penjualan sebesar 0,8% dari tahun lalu yang tercatat 4,7%. Hal itu disampaikan oleh Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia yang dijumpai detikOto beberapa waktu lalu.

"Tahun lalu, pangsa pasar kita 4,7%, sekarang 5,5%. Hampir satu persen naiknya," ujar Steve Ardianto.


(lth/ddn)

Versi Produksi Toyota C-HR Diluncurkan Januari 2016?

Versi Produksi Toyota C-HR Diluncurkan Januari 2016?Detroit - Beberapa kali Toyota telah memamerkan versi konsep dari crossover compact, C-HR. Kabar terbaru menyebut, C-HR versi produksi akan resmi diluncurkan di Detroit Auto Show, Januari mendatang.

Diberitakan Car and Driver, Kamis (24/12/2015), kabar lahirnya C-HR versi produksi ini diungkapkan oleh seorang sumber yang dekat dengan Toyota.

C-HR pertama kali diperkenalkan di Paris Motor Show 2014 lalu sebagai studi desain. Selanjutnya, Toyota menyajikan konsep itu yang lebih dekat dengan versi produksi. Terakhir, produsen mobil asal Jepang ini memamerkan C-HR di Los Angeles Auto Show dengan badge Scion.

Diperkirakan, Toyota C-HR ditawarkan dengan dua pilihan sumber tenaga. Mesin bensin turbocharged dan versi hybrid bisa dipilih konsumen.

Versi hybrid memanfaatkan mesin 1.8 liter yang sama dengan Prius terbaru. Maklum, C-HR akan menggunakan platform yang sama dengan Prius yaitu Toyota New Global Architecture (TNGA).

Diprediksi, keluaran tenaga C-HR versi hybrid sebesar 121 daya kuda, lebih sedikit 14 daya kuda dibandingkan Prius. Kombinasi mesin bensin dan motor listrik disalurkan melalui transmisi CVT.

Sementara versi mesin bensinnya menggunakan mesin 1.2-liter turbocharged yang diadopsi dari Toyota Auris. Versi mesin bensin diharapkan bisa mengeluarkan tenaga hingga 114 daya kuda dengan torsi 136 lb-ft.


(rgr/lth)

Mercedes-Benz Tarik S550 Hybrid dan E350

Mercedes-Benz Tarik S550 Hybrid dan E350Stuttgart - Mercedes-Benz merilis umumkan penarikan terhadap dua modelnya dengan dua masalah yang berbeda, yakni terhadap Mercedes-Benz S550 hybrid dan E350.

Masing-masing mengalami masalah pada sistem pengisain baterai motor listrik dan saluran bahan bakar yang rawan bocor. Seperti dilaporkan Leftlanenews, Kamis (24/12/2015).

Mercedes-Benz S550 hybrid yang akan ditarik itu merupakan model 2015 atau model yang dibuat pada 2014. Jumlah unit yang akan ditarik sebanyak 52 mobil.

Adapun Mercedes-Benz E350 yang ditarik merupakan model 2014 atau mobil yang diproduksi pada 2013. Varian ini mengalami masalah pada pipa saluran bahan bakar yang berujung bisa bocor.

Jumlah varian ini yang bermasalah diperkirakan mencapai 809 unit. Namun, hingga saat ini tidak ada laporan yang menyebut telah terjadi kecelakaan atau korban luka akibat masalah tersebut.

Sementara proses perbaikan akan dilakukan pada Januari 2016 mendatang.


(arf/lth)