Friday, February 26, 2016

VW Indonesia Segera Luncurkan Transporter Versi Terbaru

VW Indonesia Segera Luncurkan Transporter Versi TerbaruBandung - Volkswagen (VW) Indonesia berniat meluncurkan dua model anyar di tahun ini. Salah satu dari mereka yang sudah bisa dipastikan adalah VW T6 atau Transporter versi terbaru.

Kabar ini dikonfirmasi oleh Ronny Syarif, Public Relation and Marketing VW Indonesia di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/2/2016). "Iya benar T6, rencananya kita akan pekernalkan dalam waktu dekat. Ya kemungkinan akan kita perkenalkan pada saat IIMS (Indonesia International Motor Show ) 2016,” tuturnya.

Hanya, Ronny tak bersedia menyebutkan satu model lagi yang bakal diluncurkan tahun ini. "Satu model lainnya ini pokoknya yang saat ini paling digemari di Indonesia," kilahnya.

VW Transporter versi anyar atau yang dikenal dengan T6 dibangun dengan inpirasi dari konsep Tristar yang pernah dipamerkan di gelaran Frankfurt Motor Show 2014. Penjualannya secara online di Eropa dimulai April 2015 lalu.

Secara keseluruhan, dimensi T6 tak mengalami ubahan drastic dibanding generasi sebelumnya. Hanya, tampilannya saja yang dipoles sehingga mengesankan lebih dinamis dan segar.

Bentuk yang lebih ramping dengan gaya desain grill baru, lampu utama berbentuk angular, serta air intake lebih besar, menjadi tanda ubahan yang dilakukan VW. Bagian belakang yang membulat dan pintu belakang yang terhubung dengan spoiler juga menjadi tanda sebagai versi anyar.

Sementara, bagian interior van itu telah dilengkapi dashboard beraksen metal. Sedangkan perangkat hiburannya menggunakan model paling baru seperti yang digunakan oleh VW Golf dan VW Passat versi paling anyar.


(lth/arf)

Tekan Harga, Motor Husqvarna Ini Bakal Diproduksi di India

Tekan Harga, Motor Husqvarna Ini Bakal Diproduksi di IndiaJakarta - Versi terbaru dari motor sport Husqvarna yakni Vitpilen 401 dan Svartpilen kabarnya akan diproduksi di India mulai 2017 mendatang. Kebijakan produksi seperti itu dimaksudkan untuk menekan ongkos produksi agar harga lebih bersaing.

Sebuah laporan yang dilansir Visordown, Sabtu (26/2/2016) menyebut, proses produksi akan dilakukan di pusat perakitan di Chakan, sebuah wilayah sebelah Barat Mumbai, India. Pabrikan itu merupakan hasil kerjasama Bajaj Auto dan KTM, karena sebagian besar saham KTM dibeli oleh pabrikan India itu.

Adalah Amit Nandi, Senior Vice President di Bajaj Auto yang memberikan informasi tentang rencana produksi tersebut. Dia mengatakan, motor Husqvarna buatan India itu juga akan dipasarkan pada 2017.

Sebelumnya, konsep motor bermesin 373cc itu konsepnya telah dipmaerkan di ajang pameran motor di Italia pada 2014 lalu. Vitpilen menggunakan basis KTM Duke 390 dan RC 390. 

Bahkan, prototipenya telah menjalani tes di Spanyol pada tahun lalu. Adapun Svarpilen yang mulai dipasarkan 2017 dibuat dalam dua varian yaitu bermesin 125cc dengan basis KTM 125 Duke dan RC 125).

Namun KTM disebut-sebut juga bakal menyuguhkan vversi bermesin besar yaitu Vitpilen 701. Model ini prototipe-nya dipamerkan pertama kali dke publik di ajang pameran EICMA show yang digelar pada November 2015 lalu.

Dengan diproduksi di India, harga motor-motor tersebut diharapkan jauh lebih bersiang untuk dipasarkan di Asia dibanding jika diproduksi di negeri asalnya, Austria.



(arf/arf)

Sebulan, Toyota Fortuner Terbaru Terpesan 7.000 Unit

Sebulan, Toyota Fortuner Terbaru Terpesan 7.000 UnitJakarta - PT Toyota Astra Motor (TAM) mengklaim varian terbaru Toyota Fortuner atau All New Toyota Fortuner yang diluncurkannya pada 22 Januari lalu telah terpesan 7.000 unit. Fakta ini disebut sebagai indikasi semakin bertumbuhnya segmen SUV di tahun ini.

“Terhitung, dalam waktu satu bulan (sejak diluncurkan 22 Januari), SPK (surat pesanan kendaraan) Toyota All New Fortuner sudah mencapai sekitar 7.000 unit," tutur Hiroyuki Fukui, Presiden Direktur Toyota Astra Motor (TAM), di sela peluncuran varian baru Toyota Rush, di Jakarta, Jumat (26/2/2016).

Dia menegaskan, sejak awal pihaknya memang menyiapkan versi paling gres dari Fortuner itu. Hal ini, lanjut dia, dikarenakan pasar SUV di Tanah Air diyakini semakin bertumbuh.

Fukui menyebut sepanjang tahun lalu, petumbuhan pasar SUV di Indonesia mencapai 18 persen. Padahal, di saat yang sama model-model lain menyusut karena pasar otomotif yang tengah lesu.

Tahun ini, menurutnya, pasar segmen SUV diperkirakan kembali bertumbuh. “Oleh karena itu, sebagai respon. kami menghadirkan All New Fortuner pada Januari lalu," ucapnya.

Pernyataan senada diungkapkan Wakil Presiden Direktur TAM, Henry Tanoto. Bahkan dia memperkirakan pangsa pasar segmen SUV dari total penjualan semua jenis mobil pada tahun ini meningkat hingga menjadi 8-9 persen.

“Kalau tahun lalu market share (pangsa pasar) masih 7 persen dengan pertumbuhan penjualan 18 persen, tahun ini bisa 8-9 persen (pangsa pasar), dan pertumbuhan (penjualan) lebih besar,” kata dia.

Ada sejumlah faktor yang menjadi pemicu meningkatnya permintaan varian SUV di Indonesia. Pertama, semakin banyaknya konsumen yang menginginkan mobil yang sesuai dengan karakter jalanan Indonesia â€Â" bergelombang, banyak rusak, dan kerap banjir â€Â" bergaya, berkapasitas banyak, sekaligus aman dan nyaman.

Kedua, pabrikan saat ini juga menggelontorkan SUV sesuai dengan permintaan tersebut. Bahkan, kenyamanan dan kemewahan yang ditawarkan pabrikan di SUV tak kalah dengan yang ada di sedan atau model lain.

Letiga, perubahan gaya hidup. Mobil jenis SUV kini bukanlah kendaraan penunjang kegiatan di luar ruang, tetapi juga telah menjadi kendaraan sehari-hari karena tampilannya yang bergaya dengan kenyamanan dan keamanan yang mumpuni.

“Banyak orang-orang muda yang menjadikan kendaraan ke kantor, bersantai, dan lain-lain,” paparnya.


(arf/arf)

Motor Sport Baru Bermunculan, Varian Bebek Masih Diminati

Motor Sport Baru Bermunculan, Varian Bebek Masih DiminatiJakarta - Awal tahun 2016, beberapa produsen motor di Indonesia - termasuk Honda â€Â" berlomba meluncurkan varian motor terbaru di segmen sport. Namun, hal ini bukan pertanda varian bebek sudah tak diminati.

Direktur Pemasaran Astra Honda Motor, Margono Tanuwidjaja, memastikan peminat motor bebek masih ada. Menurutnya, tak sedikit orang yang melihat aspek fungsional dari motor bebek karena sesuai dengan kondisi di wilayah mereka tinggal.

Bahkan, Margono menyebut kontribusi varian bebek terhadap total penjualan produknya masih stabil. “(Kontribusi varian) Bebek stabil di angka 10 persenan. Masih ada yang ingin (motor) bebek. Ada orang yang tidak berburu model maca m-macam asal fungsional. Misal di daerah rural atau pinggiran karena mereka butuh itu,” paparnya.

Deputy General Manager Marketing PT AHM, Thomas Wijaya, menegaskan banyaknya varian baru non bebek yang mengalir deras ke pasar bukan pertanda varian bebdek tak diminati lagi. Soalnya, masih banyak masyarakat yang membutuhkannya untuk menunjang kegiatan mereka.

Menurut Thomas, jika pihaknya meluncurkan suatu produk, hal itu didasarkan permintaan konsumen. “Buat kita sih bukan masalah modelnya, menggiurkan atau tidak. Tapi kalau memang konsumennya masih ada, mereka (konsumen) ingin motor bebek, tentu harus kami penuhi,” ujarnya.
Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan motor mencapai 6.480.155 unit. Dari jumlah tersebut, 445.893 unit merupakan segmen motor bebek.
















(nkn/arf)

Polo 1.2 TSI Jadi Ujung Tombak Baru VW Indonesia

Polo 1.2 TSI Jadi Ujung Tombak Baru VW IndonesiaBandung - Volkswagen (VW) Indonesia memperkenalkan varian baru VW Polo yakni Polo 1.2 TSi pada Agustus tahun lalu dan ternyata mendapatkan respon positif dari konsumen. Agen pemegang merek VW di Indonesia menjadikan model itu sebagai ujung tombak penjualannya selain VW Tiguan.

Menurut Ronny Syarif, Public Relation and Marketing VW Indonesia, setidaknya ada dua keunggulan yang ditawarkan VW di model anyar besutannya itu. Keduanya adalah, ketangguhan dan harga yang bersaing.

"Ini kan menjadi backbone kami di Indonesia. Karena selain memiliki berbagai ketangguhan yang ditawarkan, harga yang bersaing dengan (model buatan) pabrikan lain juga menjadi alasannya," kata Ronny di Bandung, Jawa Barat, Jumat (25/2/2016).

Lalu berapa target penjualan Polo 1.2 TSI di Indonesia ? "Diharapkan penjualan Polo 1.2 TSI bisa sama seperti Tiguan atau lebih dari Tiguan. Kami mergetkan 600 unit Polo 1.2 TSI bisa terjual selama setahun," ujarnya.

Kehadiran model itu diharapkan bisa menjadi pendongrkrak peningkatan penjualan 2016 hingga 50 persen dibandingkan penjualan di 2015.

"Untuk target penjualan seluruh model VW di 2016, diharapkan bisa mencapai 1.500 unit. Dibandingkan tahun 2015 yang hanya mencapai 600-an unit,” kata Ronny.


(lth/arf)

Toyota Perkirakan Pangsa Pasar SUV Tahun Ini Naik Lagi

Toyota Perkirakan Pangsa Pasar SUV Tahun Ini Naik LagiJakarta - Setelah meluncurkan All New Toyota Fortuner pada 22 Januari lalu, Jumat (25/2/2016), PT Toyota Astra Motor (TAM) meggelontorkan varian anyar Toyota Rush. Langkah ini didasari optimism pasar Sport Utility Vehicle (SUV) tahun ini bakal naik dari 7 menjadi 9 persen.

“Potensi pasar segmen ini cukup besar. Mudah-mudahan tahun ini bisa meningkat menjadi 8 atau bahkan 9 persen,” kata Vice President TAM, Henry Tanoto, di sela peluncuran Toyota Rush TRD Sportivo 7 dan TRD Sportivo Ultimo, di Jakarta, kemarin.

Henry menyebut kontribusi segmen SUV terhadap total pasar otomotif sepanjang 2014 masih sebesar 4 persen. Namun setahun kemudian, atau 2015, kontribusinya telah meningkat menjadi 7 persen.

Sementara, lanjut dia, pada segmen SUV, kelas SUV medium yang terbanyak terserap oleh pasar. Bahkan, fenomena seperti ini sudah terlihat sejak 1995.

Menurutnya, antara 1995 hingga 2006, rata-rata penjualan SUV jenis itu telah mencapai 14.000 unit per tahun. “Fakta itulah yang kemudian dilihat sebagai kesempatan oleh Toyota untuk menghadirkan berbagai kendaraan yang sesuai dengan kondisi (jalanan) Indonesia dan berdesain modern serta berkarakter real SUV. Maka, Desember 2006 lahirlah Toyota Rush,” paparnya.

Hasilnya cukup tokcer. Lonjakan penjualan SUV Toyota sepanjang rentang tahun 2006 â€Â" 2007 terbanyak disumbangkan oleh SUV anyar itu. Jika sebelumnya 3.000 unit menjadi 30.000 unit.

Moncernya penjualan SUV diperkirakan juga bakal terjadi tahun ini dan tahun-tahun mendatang. Selain perekonomian yang membaik, penyerap potensial kendaraan jenis ini â€Â" yakni kalangan usia muda â€Â" jumlahnya banyak.

“Selain faktor gaya hidup, juga kebutuhan berdasar kondisi infrastruktur jalanan di Indonesia yang juga tidak lepas dari cuaca menjadi alasannya. Terlebih, gaya desain, kenyamanan dan keamanan yang disajikan SUV saat ini juga sesuai dengan harapan konsumen,” tutur Henry.

Dia mengatakan, sebelum meluncurkan SUV Toyota Rush untuk pertama kali pada 2006, pihaknya melakukan survei. Hasilnya, 70 persen orang menginginkan kendaraan yang tangguh, macho, dan sesuai dengan kondisi jalanan atau alam Indonesia.

Berikutnya dilakukan survei lagi hasilnya menginginkan kendaraan yang sama, tetapi dengan tampilan yang lebih bergaya tetapi berkapasitas penumpang yang lebih.

Bahkan pada survey tahun-tahun selanjutnya masih menginginkan kendaraan dengan karakter yang sama dengan tambahan kenyamanan dan keamanan yang lebih.

“Maka lahirlah RUSH TRD Sportivo 7 dan TRD Sportivo Ultimo. Ini untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen,” imbuh Henry.


(arf/arf)

Diperkenalkan Agustus 2015, Pesanan VW Polo 1.2 TSI Terus Mengalir

Diperkenalkan Agustus 2015, Pesanan VW Polo 1.2 TSI Terus MengalirJakarta - Varian anyar Volkswagen (VW) Polo, yakni Polo 1.2 TSI yang diperkenalkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015 lalu, ternyata sudah terpesan 250 unit. Bahkan, 180 unit diantaranya sudah dikirim ke pembeli.

"Saat ini sudah ada sekitar 250 pemesanan Polo 1.2 TSI. Dan sekitar 180 unit sudah dikirim ke konsumen, sisanya akan segera kami kirim," tutur Ronny Syarif, Public Relation and Marketing VW Indonesia, di Bandung, Jumat (25/2/2016).

Sementara, ihwal promosi yang dirasa sebagian kalangan kurang terdengar gaungnya, Ronny berdalih hal itu disesuaikan pasokan unit yang ada. Soalnya, saat ini, pasokan unit tak sebanding dengan perminta an.

Artinya, permintaan besar namun jumlah unit yang dipasok dari India masih sedikit. "Kita sebenarnya mau lebih mempromosikannya lagi, tapi kalau promosinya hebat unitnya kurang bagaimana? Karena kami khawatir akan kapasitas produksi Polo 1.2 TSI di India yang kurang memenuhi kebutuhan. Karena India bertanggung jawab untuk bisa memenuhi kebutuhan Polo TSI di negara-negara Asia tengah dan Tenggara," ucapnya.

Padahal, lanjut dia, saban bulan pihaknya berusaha mendatangkan Polo anyar itu dari India. Meski begitu jumlah yang dikirim dari VW di negara itu tidak menentu.

Soalnya, jumlah alokasi unit yang diberikan juga tidak pasti karena produk yang dihasilkan pabrik harus dibagi ke sejumlah negara karena tingginya permintaan. 

“Tapi mudah-mudahan April besok (pengiriman) semua pemesanan ini sudah selesai," tambahnya.



(lth/arf)