Friday, January 25, 2013

Tips Agar Badan Tetap Segar Selama Nyetir

Tips Agar Badan Tetap Segar Selama Nyetir Jakarta - Jalanan terutama di kota-kota besar seperti Jakarta seringkali macet. Pengendara pun sering kali menghabiskan waktu sampai 3 jam bahkan lebih dalam sekali perjalanan. Yuk simak tips agar badan tetap segar selama macet dari dr Sonia Wibisono.

Pertama dari asupan makanan yang masuk ke perut. Sebaiknya dipilih-pilih dulu.

"Kalau bisa makan karbohidrat itu jangan yang sederhana, jangan yang gula-gula, jangan nasi putih, karena gampang ngantuk. Kalau bisa karbohidrat yang kompleks, seperti gandum, nasi, beras merah, roti gandum, spaghetti jadi staminanya lebih tinggi, protein dari ikan, sayuran," ujarnya.

Sebelum berkendara, pengendara jangan meminum obat flu terutama yang bisa bikin ngantuk.

"Yang penting jangan minum obat flu, yang bikin ngantuk, jangan, minum yang gak ngantuk kalau malam baru minum obat yang ngantuk," ujarnya.

Selain itu buah-buahan, sayuran juga harus menjadi menu wajib. "Olahraga buat stamina, tidur yang cukup," pesannya.

Dan yang penting juga, jangan mengonsumsi alkohol sebelum nyetir. Wah kalau itu pasti dok!

"Kalaupun sedikit itu bisa mempengaruhi keseimbangan, yang lurus jadi gak bisa lurus nyetirmnya, makanya orang yang drink and drive bisa kecelakaan," ujarnya.

Memang masing-masing orang memiliki perbedaan dalam hal mencerna alkohol, ada yang gampang dan ada yang susah.

"Kalau yang gampang mencerna alkoholnya langsung naik dalam darahnya jadi gak boleh drive. Kalau udah drink jangan langsung drive lah, mendingan jangan sama sekali," pesannya lagi.

Nah terus kalau pas lagi nyetir biar gak pegel gimana dok?

"Duduknya harus tegak, enggak boleh bungkuk, setirnya itu harus disesuaikan jadi gak boleh terlalu naik dan terlalu turun, sesuaikan dengan persis badan kita yang enak," ujarnya di Jakarta.

Jika memungkinkan, saat macet, kita bisa melakukan sedikit olahraga ringan agar badan tetap fit.

"Kita bisa lakukan exercise di mobil seperti jinjit, ke bawahin lagi, jinjit ke bawahin lagi. Atau melakukan exercise seperti memutarkan bahu atau kepalanya digelengkan ke kanan dan kiri, sehingga kita gak pegel di perjalanan. Kalau udah selesai, nyampe rumah, kakinya dinaikkan ke atas, tiduran naikin kakinya ke atas supanya kaki kita gak bengkak, karena kalau terlalu lama kakinya di bawah di mobil, macet-macet di jalan 3-4 jam, pembuluh darah alirannya ke bawah terus dia gak ke atas, jadi dia bisa bengkak," ujarnya.

ITS Masih Impor Motor dan Baterai Mobil Listrik dari China

ITS Masih Impor Motor dan Baterai Mobil Listrik dari China Jakarta - Untuk mewujudkan mobil listrik di Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) harus mengimpor motor listrik dan baterai dari China.

Kedua komponen vital dalam mobil listrik tersebut didatangkan ke Indonesia dengan menghabiskan dana sebesar Rp 200 juta.

Hal demikian ditegaskan oleh dosen ITS, M. Nur Yuniarto ketika dihubungi detikOto, Jumat (25/1/2013).

"Motor listrik dan baterainya masih impor dari China. Dan menghabiskan dan sekitar Rp 200 jutaan," kata Nur.

Impor ini memang masih sementara, sampai menunggu mobil listrik diproduksi massal. Namun ketika resmi diproduksi massal, ITS akan mengandalkan motor listrik dan baterai listrik buatan sendiri. Jadi ITS bisa tidak bakal mendatangkan penggerak untuk mobil listrik tersebut.

"Tiba saat produksi massal kita pakai motor dan baterai buatan sendiri," kata Nur.

ITS saat ini tengah mempercepat pengembangan mobil listriknya yang kini masih dalam tahap tes. Paling cepat 3 tahun mendatang. Artinya mobil listrik ITS bisa diterima di masyarakat pada 2016. "Targetnya 2-3 tahun," ucap Nur.

Nur mengakui, pengembangan mobil listrik ITS masih lama dan memakan banyak biaya. Dia pun tidak ingin mobil listrik ITS bernasib seperti mobil listrik dan mobil konvensional lain di dalam negeri.

"Mobil ini hanya untuk dipelajari. Dan belum tahu hasilnya," imbuhnya ketika melirik mobil listrik hasil buatan ITS.

Nur menjelaskan pihaknya kini telah mengembangkan axial permanent magnet motors. Dan karena masih tahap pengembangan, daya yang dihasilkan pun belum maksimal untuk mengangkut mobil berbobot 1.200 kg.

"Untuk saat ini kita kita kembangkan sendiri dengan skala 2 kW yakni model axial permanent magnet motors. Ke depan berdasarkan literatur, kita tambahkan daya yang lebih besar lagi," yakinnya.

Mobil listrik ITS seperti dikatakan dosen ITS tersebut memiliki bobot 1.000 - 1.200 kg. Bodi mobil listrik ITS terbuat dari pelat, sementara pada bumper depan dan belakang terbuat dari bahan fiber.

"Bodi dari plat karena melindungi pengedara dan penumpang. Dan bahan fiber pada bumper depan dan bumper belakang untuk menghemat berat," tutupnya.





Pertolongan Pertama Motor yang Terendam Banjir

Pertolongan Pertama Motor yang Terendam Banjir Jakarta - Banjir yang menggenangi wilayah Jakarta dan sekitarnya selain membuat banyak rumah yang terendam juga banyak kendaraan yang terendam sampai akhirnya mogok.

Kendaraan yang terendam dan mogok itu kebanyakan sepeda motor. Karena saat banjir datang para pengendara motor banyak yang nekat menerobos genangan air sehingga motor tersebut menjadi mogok.

Otolovers ada yang mengalami hal itu bukan? Meski banjir sudah berlalu tapi musim hujan masih 'menggentayangi' kita semua lho Otolovers. Bahkan pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan akan terus terjadi hingga awal Februari 2013.

Nah, buat Otolovers semua yang memiliki motor harus tetap waspada ya. Tapi jangan khawatir karena Badrus mekanik bengkel Tekno Motor di kawasan Cempaka Mas, Jakarta mencoba memberikan tips bagi Anda semua yang motornya terendam banjir.

Menurut pria yang akrab disapa Iyus ini, pertolongan pertama saat motor terendam banjir yakni selain jangan langsung mendhidupkan mesin juga periksa karburator dan busi.

"Utamanya jangan hidupkan mesin saat selesai terendam banjir. Periksa karburator dan busi karena 2 komponen ini yang menyebabkan motor jadi mogok karena kemasukan air," kata Badrus saat ditemui detikOto di bengkelnya yang berada di Jalan Letjend Suprapto, Jakarta, Jumat (25/1/2013).

Karburator dan busi itu bisa dikatakan komponen yang sangat vital dalam motor saat terendam banjir. Motor yang sudah terendam banjir terutama banjir yang cukup tinggi pasti karburatornya terendam air dan bagian busi juga bisa terendam banjir sehingga aliran listrik yang masuk ke busi tidak akan sampai karena adanya air itu. Parahnya aliran listrik itu bisa korslet karena adanya air tadi.

"Kalau di karburator kan pasti ada bensin. Bensin kena air gimana motor bisa nyala, begitu juga pada busi enggak akan bisa listrik nyambung karena ada air tadi," tegasnya.

Jadi menurut Badrus ada baiknya ketika motor tergenang banjir bersihkan terlebih dulu karburator dan lap busi sampai benar-benar kering. Setelah kedua komponen itu kering Anda bisa mengecek ke komponen lainnya.

"Intinya ke karburator sama busi dulu deh. Itu sudah kering dan bersih dari air maka motor sudah bisa nyala lagi," tutupnya.

4 Poin Kerja Sama Toyota-BMW

4 Poin Kerja Sama Toyota-BMW Jakarta - BMW Group dan Toyota Motor Corporation (TMC) kembali berkolaborasi memproduksi mobil. Setidaknya ada 4 poin penting dalam kolaborasi ini.

Kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang diteken bulan Juni 2012 lalu.

Berikut 4 poin pentingnya dalam siaran pers yang diterima detikOto:

1. Fuel cell system
Kedua perusahaan meyakini kalau teknologi sel bahan bakar atau fuel cell adalah teknologi masa depan.

BMW Group dan Toyota akan saling membagi teknologi dan mengembangkan fuel-cell vehicle system bersama-sama. Tidak halnya sel bahan bakar, tetapi juga tangki hidrogen, motor dan baterai, yang diperkirakan beres di 2020.

2. Mobil Sport.

Mobil sport merupakan faktor kedua. BMW dan Toyota akan mengembangkan platform mobil sport berukuran menengah di 2013 ini.

3.Teknologi ringan

Tekonologi ringan yang dimaksud adalah teknologi pada bodi kendaraan menggunakan material-material mutakhir seperti komposit.

4. Teknologi baterai ion lithium

Baik BMW dan Toyota akan mulai meneliti bagaimana caranya untuk mengeluarkan kemampuan yang lebih hebat dari sebuah baterai ion lithium yang saat ini dipakai di berbagai mobil hybrid dan listrik.

"Dengan melakukan pengembangan bersama, kami akan bekerja keras dalam tujuan kami menciptakan mobil yang lebih baik," ujar Presiden Toyota Akio Toyoda.

Sementara Norbert Reithofer, Chairman of the Board of Management of BMW AG menuturkan kolaborasi ini merupakan batu loncatan agar kedua perusahaan sukses di masa depan


Belum Diproduksi Massal, ITS Akui Mobilnya Masih Prototipe

Belum Diproduksi Massal, ITS Akui Mobilnya Masih Prototipe Surabaya - Mobil listrik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang menghabiskan dana hampir Rp 500 juta tersebut diakui masih prematur membutuhkan pengembangan lebih mendalam agar maksimal.

"Pemahaman orang dikira ini hanya prototipe dan hanya sebatas tahapan dan belum sama sekali layak," kata Dosen ITS, M. Nur Yuniarto kepada detikOto lewat saluran telepon, Jumat (25/1/2013).

Nur menjelaskan mobil listrik yang masih belum diberi nama itu butuh waktu 2-3 tahun ke depan agar tampil prima. Setelah itu baru-lah mobil listrik ITS bisa diproduksi massal.

Setelah dikenalkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh, mobil listrik tersebut bakal diuji coba terlebih dahulu untuk mengetahui kelebihan dan kekurangannya.

"Saat ini kita masih lakukan untuk riset, mungkin 2-3 tahun ke depan baru bisa," yakinnya.

Seperti diketahui, pihak ITS masih belum berani membocor spesifikasi mobil listriknya hingga tiba waktunya besok.

Mobil 4 penumpang bertenaga listrik ini adalah produk prototipe yang dihasilkan berdasarkan pengembangan mobil Listrik Tenaga Surya "Widya Wahana" yang dibuat oleh ITS pada 1989, sang Juara Mobil Irit "Sapu Angin" (2010) serta Mobil Listrik Tenaga Surya "Sapu Angin Surya" (2013).

Thursday, January 24, 2013

Sonia Wibisono, Si Dokter yang Suka Ngebut

Sonia Wibisono, Si Dokter yang Suka Ngebut Jakarta - Di balik penampilannya yang feminin, ternyata dr Sonia Wibisono sering ngebut kalau sedang menyetir mobilnya.

Tetapi sabar dulu Otolovers, itu hanya dilakukan dirinya saat dia masih kuliah saja. Dengan Honda Civic-nya dokter cantik ini ngebut kalau sudah telat kuliah.

"Oh saya itu sebenarnya suka ngebut, terutama dulu zaman kuliah, kalau telat kan ngebut, hehehe saya kan kuliah di UI, Salemba, jadi kalau ngebut di Jalan Diponegoro, lampu merah ngerem, terus ngegas lagi seru juga sih," ujarnya sambil tertawa.

Wah enggak ada polisi tuh dok?

"Kalau jaga malam kan suka subuh-subuh jadi enggak terlalu banyak polisi, seru sih, tapi kalau jadi pemabalap seperti Subhan (pereli Subhan Aksa) sih kayaknya gak, takut," timpalnya lagi.

Mengenai mobil-mobil yang disukainya ia mengaku kalau ia alergi dengan mobil yang kecil.

"Saya kan claustrophobia, saya kan orangnya takut ruangan sempit, kalau kekecilan banget gak enak. Kalau gede, biasanya Toyota Kijang lah, Alphard, soalnya secara anak saya kan 3 cowok gitu heboh banget, jadi perlu ruang untuk bergerak," ujarnya.

Bagaimana kalau soal mobil-mobil impor mewah seperti Lamborghini atau Ferrari?

"Gak nyetir, cewek kan takut kalau ngegas, paling kalau duduk di sebelahnya aja kayaknya keren, itu aja, buat mejeng doang, kalau nyetir buat cewek agak takut," ujarnya.

Wah pantesan aja dok, langsung sumringah pas difoto bareng Si Banteng Lamborghini berwarna kuning.

"Aku suka Lambo ama Ferrari, Ferrari desainnya lebih slim, feminin, klasik, kalau Lambo kayaknya gahar, kayak Chevrolet yang di film Transformers, Bumblebee," ujarnya.

Pernah coba nyetir? "Pernah sih, karena cewek enggak terlalu ngerti jadi yang penting luarnya keren, luarnya cantik," ujarnya.

Mobil Listrik ITS Belum Punya Nama

Mobil Listrik ITS Belum Punya Nama Surabaya - Waktu peluncurannya mobil listrik buatan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tinggal sehari lagi, namun ITS mengaku belum memiliki nama untuk mobil listriknya tersebut.

Tidak seperti mobil listrik buatan putra bangsa lainnya yang sudah memiliki nama seperti Evina dan Tucuxi.

"Belum diberi nama," tegas Dosen ITS, Muhammad Nur Yuniarto kepada detikOto ketika ditanyai nama mobil listrik garapannya, Jumat (25/1/2013).

Seperti diketahui, mobil listrik kreasi ITS tersebut akan diperkenalkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh di kampus ITS di Surabaya pada Sabtu, 26 Januari 2013 pukul pukul 14:00 WIB.

Mobil 4 penumpang bertenaga listrik ini adalah produk prototipe yang dihasilkan berdasarkan pengembangan mobil listrik tenaga surya "Widya Wahana" yang dibuat oleh ITS pada 1989.

Kemudian berlanjut pada mobil si juara irit "Sapu Angin" (2010) serta Mobil Listrik Tenaga Surya "Sapu Angin Surya" (2013).