Thursday, June 27, 2013

Ini Alasan Mazda CX-5 2.500 cc Soul Red Lebih Mahal

Ini Alasan Mazda CX-5 2.500 cc Soul Red Lebih Mahal Jakarta - Selain warna yang sudah ada Mazda CX-5 2.500 cc hadir dengan 3 warna baru, Meteor Gray, Jet Black dan Soul Red. Dari ketiga warna itu Soul Red Metallic dijual dengan harga yang sedikit lebih mahal dibanding warna lainnya.

Mazda CX-5 2.5 liter Touring dijual Rp 415 juta dan Grand Touring Rp 434 juta. Warna yang lainnya dijual Rp 412 untuk Touring dan Rp 431 juta untuk Grand Touring.

Apa yang membuat warna Soul Red Metallic lebih mahal dibanding dengan warna lainnya?

Product Planning PT Mazda Motor Indonesia (MMI) Ari Tristianto Wibowo mengatakan kalau warna tersebut merupakan cat yang dibuat Mazda secara khusus sehingga merahnya berbeda dengan warna merah lainnya.

"Warna ini bukan warna biasa, ini warna merah menarik di dunia, dengan pancaran cahaya yang berbeda. Itu salah satu yang menjadikan harganya lebih mahal," ungkap Ari saat berbincang dengan detikOto di sela peluncuran CX-5 di Parkit, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2013).

Lalu bagaimana jika konsumen yang memiliki warna tersebut mengalami lecet dan lain sebagainya sehingga harus mengecat ulang? Apakah Mazda menyiapkan warna tersebut di diler?

"Untuk saat ini kami sudah menyiapkan semuanya jadi jangan khawatir dan juga kedepannya kami akan membangun sendiri divisinya sehingga lebih mudah dalam perawatan warna tersebut," tuntasnya.

(ady/ddn)

Daftar Fitur-fitur di Mazda CX-5

Daftar Fitur-fitur di Mazda CX-5 Jakarta - Selain hadir dengan mesin yang lebih besar dari generasi sebelumnya, Mazda CX-5 2.500 cc ini juga dibekali dengan segudang teknologi keselamatan yang tanpa kompromi.

Mazda menilai selain teknologi efisiensi bahan bakar yang terus diutamakan maka kepentingan akan keselamatan juga tak kalah pentinggnya. Apa saja teknologi keselamatan yang 'nempel' di CX-5 2.500 cc?

Teknologi keselamatan yang baru yakni i-Activsense yang merupakan perangkat keselamatan berbasis sensor untuk mendukung pengemudi.

Teknologi ini membantu kepekaan pengendara agar secara proaktif dapat menghindari bahaya dan mencegah kecelakaan.

Berikutnya sistem High Beam Control (HBC). Secara otomatis berganti antara lampu jauh dan lampu dekat untuk mencegah penglihatan pengendara lain terganggu.

Lane Departure Warning System (AFS) yang dapat mengarahkan lampu depan untuk menyinari tikungan di depan kendaraan dengan lebih baik.

Emergency Stop Signal (ESS) dengan cepat menyalakan lampu hazzard secara berkali-kali ketika melakukan pengereman mendadak untuk menginformasikan pengendara motor yang datang dari belakang.

Hill Launch Assist (HLA) yang dapat mengontrol tekanan pengereman untuk menghindari kendaraan berguling ketika menyalakan mobil pada posisi menanjak.

Traction Control System (TCS) untuk mencegah terjadinya kehilangan traksi atau daya cengkram ban pada saat berakselerasi.

Teknologi Dynamic Stability Control (DSC) sistem kontrol stabilitas untuk mencegah terhadinya selip pada saat belok atau menikung.

Serta Tire Pressure Monitoring System (TPMS) untuk memonitor tekanan udara yang terdapat di seluruh ban.

Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia (MMI) Astrid Ariani Wijaya mengatakan permintaan CX-5 dengan mesin besar cukup banyak. Maka dari itu Mazda menghadirkannya untuk masyarakat Indonesia.

"Sebelum hadir yang ini CX-5 2.0 liter juga banyak dicari orang. Tapi masih ada yang ingin kapasitas mesin yg lebih besar, jadi kami putuskan untuk keluarkan mesin 2.5 liter ini," ujar Astrid dalam peluncuran CX-5 di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Kamis (27/6/2013).

(ddn/ddn)

VW Golf Teririt dalam Sejarah

VW Golf Teririt dalam Sejarah Wolfsburg - Volkswagen Golf saat ini sudah memasuki usia 39 tahun dan sudah terjual sekitar 30 juta unit. Dari rentang karir berdekade itu, apa mobil VW Golf yang teririt? Inilah jawabannya.

Model VW Golf teririt ternyata adalah Volkswagen Golf TDI BlueMotion. Mobil ini diklaim memiliki efisiensi bahan bakar kombinasi sampai 3,2 liter per 100 km atau sekitar 31,24 km/liter atau 15 persen lebih irit dari generasi sebelumnya.

Dengan tingkat efisiensi setinggi itu, maka VW pun mengklaim hanya dengan solar yang ada di tangkinya (50 liter) mobil ini bisa berjalan sejauh 1.562 km sebelum harus mengisi kembali bahan bakarnya.

Selain itu dengan tingkat efisiensi setinggi ini, all-new Volkswagen Golf TDI BlueMotion juga bisa dibilang sebagai salah satu mobil non-hybrid teririt yang saat ini tersedia di pasaran, hanya beda tipis dari mobil hybrid Toyota Prius Prius C yang memiliki tingkat efisiensi 3,9 liter per 100 km.

Volkswagen Golf TDI BlueMotion sendiri diperkuat oleh mesin 1.6 liter direct injection four-cylinder dengan turbo-diesel yang mampu memproduks tenaga hingga 81 kW di rentang 3.200-4.000 rpm dengan torsi 250 Nm di 1.500-3.000 rpm, naik 4kW dari generasi sebelumnya.

Tenaga itu disalurkan melalui transmisi manual 6-speed yang mengganti transmisi 5-speed. Dengan begitu, akselerasi 0-100 km/jam dapat dicapainya dalam waktu 10,5 detik.

Mobil yang 49 kg lebih ringan dibanding pendahulunya berkat platform terbaru ini juga sudah mengusung teknologi stop-start, brake energy regeneration dan ban low-rolling-resistance.

Untuk harganya, mobil yang akan diperkenalkan di Jerman pada bulan depan ini akan dilepas di angka mulai dari 22.175 euro atau sekitar Rp 286,7 jutaan.

Spesifikasi
Kapasitas kargo: 380 liter-1.270 liter
Angka Cd: 0.27

Sasis
Suspensi Depan McPherson strut
Suspensi belakang: modular lightweight suspension

Dimensi
- Panjang 4.255 mm
- Lebar â€" 1.799 mm tanpa spion, 2.027 mm dengan spion
- Tinggi â€" 1.452 mm
- Jarak sumbu rodaâ€" 2.637 mm

Drive system:
- Penggerak roda depan

Sistem Bantuan:
Electronic Stability Control including ABS, brake assist, anti-slip regulation, engine drag torque regulation, countersteer assistance
- Electronic transverse differential lock XDS+,
- Driver Alert
- Multi Collision Brake (standard)
- ParkPilot (standard in Comfortline)
- Pressure monitoring indicator (standard)
- Dynamic Light Assist
- Light Assist
- Cruise Control
- Park Assist
- Preventive occupant protection system
- Rear Assist
- Lane Assist
- Road sign recognition

Mesin
1.6 TDI dengan tenaga maksimum 110 PS
Kapasitas tangki 50 liter

(syu/ddn)

Paras Gahar Mobil Listrik Nissan

Paras Gahar Mobil Listrik Nissan Tokyo - Buang jauh asumsi Anda yang mengatakan kalau mobil listrik tidak bisa memiliki tampilan galak. Kali ini giliran Nissan yang memperkenalkan tampilan tidak biasa Nissan LEAF versi Nismo.

Seperti dilansir autoevolution, Kamis (27/6/2013), wajah tidak biasa yang ditampilkan Nissan LEAF kali ini ditemukan di Jepang, yang telah menjadi kendaraan mereka sehari-hari.

Untuk mengubah LEAF menjadi seperti ini rupanya tidaklah terlalu sulit, bahkan terbilang sangat mudah. Para pecinta LEAF hanya cukup mengucurkan dana tambahan sebesar 543.900 yen kepada rumah modifikasi Nissan ini.

Harga tersebut sudah termasuk mengubah desain terbaru pada bagian bemper, side skirt dan spoiler belakang, sayap belakang, suspensi yang lebih tinggi hingga 30 mm dan sejumlah sentuhan kecil lainnya seperti penggunaan pelek 18 inci.




Meski tidak mengubah akan kekuatan dari lari mobil listrik yang satu ini, bisa dipastikan LEAF Nismo kali ini telah memberikan penyegaran, dan bisa menambah semangat untuk bisa segera memiliki mobil listrik bukan?

(lth/ddn)

Mazda CX-5 Bisa Ngirit BBM 51-95 Liter/Tahun

Mazda CX-5 Bisa Ngirit BBM 51-95 Liter/Tahun Jakarta - Selain mengadopsi penuh teknologi SKYACTIV, Mazda CX-5 2.500 cc juga dilengkapi dengan teknologi i-Stop (Idle-stop system). Teknologi ini dapat secara otomatis menyalakan dan mematikan mesin ketika kendaraan sedang tidak bergerak agar dapat memaksimalkan efisiensi bahan bakar.

Product Planning PT Mazda Motor Indonesia (MMI) Ari Tristianto Wibowo mengatakan kalau efisiensi bahan bakar akibat teknologi i-Stop ini, CX-5 mesin 2.500 cc bisa mengirit bahan bakar minyak (BBM) yang maksimal.

"Dalam 1 tahun bisa mengirit BBM dari 51 sampai 95 liter per tahun. Teknologi i-Stop bekerja dengan sangat halus dan tetap menawarkan efisiensi bahan bakar yang optimal," ujar Ari dalam peluncuran CX-5 2.500 cc di Parkit, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2013).

Dijelaskannya, teknologi i-Stop ini ketika CX-5 2.5 liter berhenti atau dalam lampu merah mesin akan otomatis berhenti dan ketika lampu hijau atau hendak jalan lagi mesinnya akan menyala sendiri dengan cepat dan halus.

"Dalam hitungan 0,35 detik mesin sudah hidup kembali dan tetap halus sehingga tetap meningkatkan efisiensi bahan bakar," urainya.

Lebih lanjut, i-Stop yang Mazda usung ini inovasi dan cerdas dimana sistem yang menggunakan energi pembakaran saat mesin menyala, teknologi ini juga menggunakan kontrol modul canggih untuk mematikan mesin pada saat pembakaran, siklus yang optimal untuk me-restart.

Cara kerja i-Stop ini dengan menginjak pedal rem secara jantan atau lebih tekan sehingga mesin akan secara otomatis mati dan ketika pedal gas di injak sedikit mesin akan kembali hidup.

(ady/ddn)

Tahun Ini, Proton Capai 40 Diler

Tahun Ini, Proton Capai 40 Diler Jakarta - Jaringan after sales merupakan unsur terpenting bagi pabrikan otomotif. Jaringan after sales merupakan faktor pendukung akan laku atau tidaknya suatu produk di suatu negara.

Pentingnya hal tersebut juga disadari oleh pabrikan Malaysia Proton di Indonesia. Inilah yang menjadi alasan utama Proton untuk memperbanyak jaringan after sales mereka di Indonesia.

"Tahun ini kami akan menambah 7 diler lagi di Indonesia. 3 diler untuk yang 3S (Sales, sparepart, service) dan 4 diler untuk 2S(Sales, Service)," kata Acting Head PT Proton Edar Indonesia, Mohd Asri Khayan, saat memberikan kata sambutan dalam ajang test drive Proton Preve Jakarta-Bandung, 27-28 Juni 2013, di kantor PT Proton Edar Indonesia, Jakarta, Kamis (27/6/2013).

Saat ini Proton telah memiliki 33 diler yang terdiri dari tiga tipe diler 3S, 2S dan 1S. Dengan tambahan 7 diler tadi maka Proton bakal memiliki 40 diler di seluruh Indonesia.

"Untuk diler 3S kami itu 1 diler berada di luar Pulau Jawa yang terletak di Palembang, setelah kami memilikinya di daerah Batam, Medan, Padang, Pekanbaru. Dan untuk diler 3S(Sales, Spare part, service) dan 2S(Sales, Service) yang lain berada di Pulau Jawa," katanya.

Selanjutnya Asri juga mengatakan, memperbanyak diler di Palembang bukanlah tanpa alasan. "Kita memang menargetkan ke Pulau Sumatera, Karena pasar kami kedua itu berada di Sumatera setelah pulau Jawa," ujarnya.

"Dan untuk pembangunan diler kami bekerja sama dengan mitra. Semua biaya ditanggung mereka 100 persen. Dan untuk dana pembangunan diler itu tergantung dari luas diler tersebut, minimal Rp 2 miliar sampai Rp 5 miliar," tambahnya.

(ddn/ddn)

Wednesday, June 26, 2013

Anak Muda Korban Kebiasaan Berkendara yang Salah

Anak Muda Korban Kebiasaan Berkendara yang Salah Surabaya - Kalangan remaja merupakan kalangan yang rawan mengalami kecelakaan saat berkendara. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan berkendara yang jelek.

"Banyak generasi muda saat ini yang menjadi korban kecelakaan akibat sikap dan kebiasaan yang salah selama berkendara. Kami ingin mengedukasi mereka agar kedepannya mereka bisa memberikan contoh berkendara yang lebih baik bagi generasi selanjutnya," ujar PR Manager General Motors Indonesia Adhitya Zainuddin dalam siaran pers, Kamis (27/6/2013).

Dia menuturkan keamanan adalah prioritas utama diatas segalanya, dan hal ini berlaku bagi siapa pun yang akan menggunakan produk Chevrolet tanpa terkecuali, lanjut Adhitya.

Untuk itulah PT. General Motors Indonesia (GMI) sebagai pemegang merek Chevrolet di Indonesia menggelar acara Aman Berkendara untuk anak muda di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Universitas Brawijaya (UNBRAW) Malang pada tanggal 26 Juni 2013.

Acara ini diselenggarakan atas dasar komitmen GM Indonesia memberikan edukasi kepada generasi muda serta keprihatinan terhadap tingginya angka kecelakaan lalu lintas.

Chevrolet mengajak Moreno Soeprapto, pembalap mobil nasional Indonesia yang saat ini terafiliasi dengan ‘Sentul Driving Course’, untuk ikut memberikan tips-tips berkendara yang aman bagi para mahasiswa.

"Sebagai pebalap saya tetap berkendara dengan aman di jalan raya. Dengan mengusung slogan 'keamanan berkendara dimulai dari keselamatan diri sendiri', diharapkan para pengguna jalan bisa meningkatkan kualitas mengemudi mereka dan bisa mengurangi angka kecelakaan," ujar Moreno.

Dalam rangkaian kunjungan PT General Motors Indonesia ke Surabaya dan Malang, Chevrolet juga menggelar Media Test Drive Chevrolet Spin. Spin merupakan kendaraan jenis compact MPV pertama yang ditawarkan General Motors Indonesia dan diproduksi di pabrik GM di Pondok Ungu Bekasi.

(ddn/ikh)