Tuesday, July 2, 2013

Mobil Dituntut Kian Aman, Astra Otoparts Tambah Produksi Airbag

Mobil Dituntut Kian Aman, Astra Otoparts Tambah Produksi Airbag Jakarta - Pasar otomotif nasional kian meningkat, dan mobil-mobil pun dituntut untuk semakin aman. Menyikapi hal itu PT Astra Otoparts Tbk akan meningkatkan produksi komponen kendaraan seperti airbag dan setir.

Dalam siaran pers yang diterima detikOto, kedua komponen itu diproduksi bareng Toyoda Gosei Co.Ltd melalui sebuah perusahaan joint venture yang sudah berdiri selama 10 tahun yakni Toyoda Gosei Safety System Indonesia (TGSSI).

Nantinya, di tahun 2016, akan menambah kapasitas produksi setir mobil sebanyak 1,5 kali dari kapasitas sekarang menjadi 800.000 unit per tahun.

Sedangkan airbag akan ditingkatkan 5 kali lipat menjadi 1,5 juta unit per tahun. Investasi yang disiapkan untuk peningkatan kapasitas ini sebanyak Rp 80 miliar.

Peningkatan kapasitas produksi ini juga merupakan bagian dari upaya TGSSI dalam merespons peningkatan permintaan airbag sehubungan dengan adanya ASEAN NCAP yaitu program peringkat untuk fitur keamanan kendaraan.

"Investasi melalui pembangunan pabrik baru di lokasi yang berdekatan dengan lokasi pabrik saat ini, yang ditargetkan dapat menyerap 130 karyawan baru," demikian bunyi siaran pers.

(ddn/ddn)

4 Hari, Mazda CX-5 Anyar Sudah Terjual 125 Unit

4 Hari, Mazda CX-5 Anyar Sudah Terjual 125 Unit Jakarta - Belum lama diluncurkan, Mazda CX-5 model terbaru baik mesin 2.0 liter ataupun model 2.5 liter langsung mendapatkan tempat di hati konsumennya. Buktinya selama 4 hari sudah terjual sebanyak 125 unit.

Hal itu diungkapkan Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia (MMI) Astrid Ariani Wijaya sebelum berangkat ke Medan di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (2/7/2013).

"Yang sudah pesan dari acara kemarin di Senayan atau selama 4 hari CX-5 sudah dipesan sebanyak 125 unit," ujarnya.

Dijelaskannya, karena target untuk CX-5 sebanyak 400 unit, baik untuk tipe 2.0 liter dan 2.5 liter jadi konsumen yang sudah memesan di acara Mazda Power Drive di Parkir Timur (Parkit) Senayan, Jakarta Selatan akan mendapatkan prioritas utama untuk mendapatkan unitnya lebih dulu.

"Belum inden pokoknya setelah proses semuanya selesai maka unit akan langsung dikirim ke konsumen. Kalau inden itu pesanan sudah diatas 400 unit," katanya.

Dari 125 unit yang sudah dipesan oleh konsumen, warna putih dan merah menjadi warna yang paling banuak dibeli konsumen. "Untuk stok warna putih dan merah ini kami memang cukup banyak jadi tidak perlu khawatir," cetusnya.

Astrid menambahkan, belakangan ini CX-5 sangat membuktikan kalau semakin diterima konsumen. Penjualannya terus meningkat. "CX-5 terus mencuat, sebulannya bisa sampai 300 unit dalam sebulan," tuntasnya.

(ady/syu)

VX-1 Bisa Diservis di Suzuki? Ini Jawaban Mazda

VX-1 Bisa Diservis di Suzuki? Ini Jawaban Mazda Jakarta - Sudah diketahui kalau pabrikan mobil Suzuki dan Mazda berkolaborasi mengeluarkan produk di segmen mobil keluarga. MPV terbaru Mazda hasil kolaborasi itu dinamakan VX-1 yang merupakan kembaran dari Ertiga.

Karena ini merupakan produk kolaborasi, maka bagaimana jika pengguna Mazda VX-1 melakukan servis di bengkel Suzuki, apakah itu bisa?

Menanggapi hal itu, Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia (MMI) Astrid Ariani Wijaya menuturkan sebenarnya itu tergantung dari konsumennya itu sendiri.

"Kami memang tidak melarang, itu semua tergantung dari konsumennya sendiri," kata Astrid saat berbincang dengan detikOto.

Tapi Astrid mengatakan jika ada konsumen yang seperti itu sangat disayangkan karena membeli Mazda VX-1 berarti sudah mendapatkan paket servis yang sudah disediakan.

"Tapi sayang banget dong, beli VX-1 kan sudah dapat paket servis dari Mazda," ujar Astrid sambil tersenyum.

Dilanjutkan, untuk penjualan VX-1 itu sendiri sudah berhasil diterima masyarakat Indonesia. Meski bulan lalu belum maksimal karena terganggu pasokan tapi di bulan ini dan selanjutnya Mazda optimistis kalau VX-1 tetap laris di pasar Indonesia.

"Sekarang suplai sudah mulai pulih dan kami juga sudah mulai menyebarkan ke seluruh diler Mazda di Indonesia, jadi akan jauh lebih baik lagi penjualannya," pungkasnya.

(ady/ddn)

Tampang Anyar Mobil MINI

Tampang Anyar Mobil MINI London - Sebuah hatchback baru MINI tertangkap kamera. Mobil ini tertangkap kamera saat sedang menjalani photoshoot untuk keperluan internal MINI. Diperkirakan ini adalah MINI Cooper terbaru yang akan segera diluncurkan.

Dikutip dari Auto Express, Selasa (2/7/2013) foto ini adalah salah satu foto paling ditunggu para penggila merek Inggris yang kini dipegang oleh BMW tersebut. Sepintas memandang, desain mobil ini memang sudah menyiratkan desain khas MINI.

Pada versi Cooper S, airscoop kecil di kap mesin masih terlihat, namun tidak terlihat di Cooper. Ornamen di bagian depan juga terlihat lebih besar, termasuk bumper-nya. Kaca depan yang sedikit lebih miring membuat versi ini jadi terlihat lebih sporty.

Di bagian belakang, lampu belakang besar sekarang diperkecil, sedangkan lencana MINI telah dipindahkan. Bemper juga lebih rendah dari sebelumnya yang dipadu dengan pipa knalpot kembar.

Mobil yang tampak lebih besar dari generasi lalu ini diperkirakan akan model pertama MINI yang akan menggunakan platform UKL1 dari BMW yang direncanakan akan digunakan oleh 20 mobil BMW dan MINI dalam tahun-tahun mendatang. Model-model Countryman, Paceman, Clubman, Coupe dan Roadster masa depan dikabarkan juga akan menggunakan platform ini.

Untuk mesinnya, dapur pacu 1.5 liter terbaru dengan tiga silinder serta mesin diesel diperkirakan akan mengisi ruang dibalik kap. Model cepat seperti Cooper S dan John Cooper Works akan tetap dengan turbocharged 1.6-liter empat silinder.

Menurut rencana, mobil MINI ini akan diluncurkan di Los Angeles Motor Show pada bulan November 2013 mendatang, bulan yang sama dengan dimulainya produksi penuh di pabrik Oxford sebelum penjualan dilakukan pada 2014.



(syu/ddn)

Barack Obama Cari Mobil

Barack Obama Cari Mobil Washington - Mobil tangguh tunggangan Presiden AS Barack Obama, Cadillac One akan segera pensiun. Secret Service pun mulai mencari pengganti dari mobil yang lebih dikenal sebagai "The Beast" itu.

Selanjutnya pemerintah AS akan membangun model mobil terbaru dan melibatkan kontraktor atau perusahaan mobil handal.

Pemerintah AS sudah mulai membuka penawaran untuk produsen yang ingin mendesain limo untuk presiden. Dan pemenangnya akan dipilih pada 29 September nanti.

Pastinya mereka yang menang, harus mematuhi aturan kerahasian soal spesifikasi mobil yang sedianya akan mulai berdinas di tahun 2015.

Dikutip dari Foxnews, perusahaan mobil diminta untuk mendesain mobil mulai dari konsep, desain, pemilihan material, pengujian material, pengembangan sasis, hingga menguji ketahanan mobil terhadap serangan seperti senjata api dan rudal.

Langkah tersebut untuk mencari bukti apakah mobil yang dikembangkan mumpuni menyelamatkan nyawa sang presiden.

Cadillac sendiri belum memberikan komentar soal ini, sementara Ford dan Chrysler menuturkan mereka tidak terlibat dalam proyek ini.

Namun bisa saja, 3 perusahaan besar Amerika itu mengikuti lelang di saat-saat terakhir.

Sementara untuk The Beast, mobil ini bisa menahan peluru berkat penggunaan berbagai logam seperti aluminium, titanium dan material keramik.

Pintu setebal 8 inci yang hampir mirip dengan pintu kabin pesawat Boeing 787 terpasang untuk menambah keamanan Obama. Ban terbuat dari serat kevlar yang tahan bocor serta velg baja yang masih bisa melaju jika ban terkelupas.

Fitur keselamatan bukan hanya itu saja, di mobil juga tersedia cadangan darah untuk Obama, persediaan oksigen, kamera night vision, gas air mata dan sejumlah fasilitas lain.

Dengan semua perlengkapan itu, walhasil, mobil Obama cukup berat, mobil ini pun hanya memiliki top speed 96 km per jam dan menghabiskan bahan bakar setiap 8 mil per galonnya.

Dari sisi interior, untuk jok seperti halnya Cadillac CTS juga dijahit dengan tangan. Kursi penumpang belakang, sangat luas dengan tempat duduk eksklusif untuk Obama dan staf eksekutifnya.

Logo presiden bordiran ditempatkan di tengah panel jok belakang Limo. Stempel presiden juga tertempel di luar pintu belakang.

Sejak 1939, Presiden AS biasanya menggunakan limo buatan Lincoln atau Cadillac. Peran Cadillac dimulai pada Perang Dunia I.

Deretan pengguna Cadillac adalah Woodrow Wilson, Franklin D. Roosevelt, Harry S. Truman dan Dwight D. Eisenhower, John F. Kennedy, Lyndon B. Johnson, William J. Clinton, Ronald W. Reagan dan George W Bush. Dan kini Obama mencicipi Cadillac.

(ikh/ddn)

Orang Inggris Paling Doyan Klaim Asuransi Kendaraan

Orang Inggris Paling Doyan Klaim Asuransi Kendaraan London - Asuransi adalah sesuatu hal yang penting bagi tiap pengendara dimana pun juga. Tapi di Inggris, sedang terjadi fenomena unik dimana klaim asuransi terus meningkat padahal angka kecelakaan turun.

Telegraph melaporkan kalau penipuan klaim asuransi kini telah mencapai lebih dari 1 miliar pounds pertahun yang membuat Inggris menjadi 'negara yang paling sadar hukum di dunia' terkait asuransi - bahkan melebihi AS.

Menurut Institute and Faculty of Actuaries (IFoA) klaim asuransi telah meningkat secara tidak proporsional dibandingkan dengan kecelakaan di jalan lain. Seharusnya jumlah klaim ini akan naik dan turun sejalan dengan jumlah kecelakaan bermotor. Namun tidak dijelaskan berapa angka kecelakaan di Inggris.

Meningkat pesatnya angka klaim itu telah membuat 'klaim menjadi budaya' di Inggris seperti di Amerika Serikat. Pengacara kini mulai beriklan di televisi untuk membantu memenangkan klaim itu.

Hal itu berefek pula pada premi asuransi dimana premi asuransi kini makin meningkat mengimbangi jumlah klaim yang ikut meningkat pula.

Association of British Insurers (ABI) juga mengkampanyekan agar para pengendara yang ingin mengajukan klaim asuransi harus diperiksa oleh ahli medis independen untuk menghalau para 'penipu klaim asuransi.'

Sebab ABI menemukan kalau 8 dari 10 cedera yang diklaim konsumen diduga bukan karena kecelakaan lalu lintas. Angka itu berarti dua kali rata-rata praktek curang sejenis di Prancis, Spanyol dan Belanda.

Kepala ABI James Dalton mengatakan kalau klaim asuransi harus diperketat agar perusahaan asuransi bisa memastikan akses yang adil bagi mereka yang benar-benar membutuhkan klaim ini.

"Tindakan tegas diperlukan untuk mengatasi masalah ini," katanya seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (2/7/2013).

(syu/ddn)

Toyota Merugi di India

Toyota Merugi di India New Delhi - Untuk pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir ini, Toyota tidak berhasil menorehkan untung di negeri India.

Bulan lalu, angka penjualan mobil Toyota di negeri Bollywood itu turun 35 persen menjadi 10.035 unit dibandingkan tahun lalu.

Salah satu faktor penyebab penurunan ini seperti dilansir The Hindu Business Line adalah faktor mata uang rupee yang terus melemah.

Vice Chairman Toyota Kirloskar Shekar Viswanathan menuturkan selama ini perusahaannya mematok nilai tukar di angka 46 rupee untuk setiap dolar AS. Tetapi saat ini nilai tukar sudah menembus angka 60 rupee/dolar AS.

Pelemahan drastis di mata uang India itu menyebabkan Toyota Kirloskar rentan mengalami fluktuasi mata uang serta meningkatkan biaya produksi. Apalagi mobil-mobil seperti Etios, mesin dieselnya seluruhnya diimpor dari Jepang. Etios rupanya tidak terlalu kuat penjualannya di India.

"Pemerintah pun memberikan peranan dengan meningkatkan bea masuk untuk kendaraan multi guna antara 3-30 persen," ujarnya.

Di India, Toyota memproduksi mobil seperti Innova, Corolla, Etios sedan, Etios Liva hatchback dan Fortuner.

Jika hal itu terus berlangsung, dampaknya jelas, PHK karyawan. Para pekerja di dua pabrik Toyota Kirloskar Bangalore pun banyak yang beristirahat. Melemahnya angka penjualan membuat mereka tidak bisa memproduksi mobil dalam shift harian yang berlangsung selama 8 jam.

Dengan para pekerja kontrak paling rentan mengalami PHK. Selama beberapa bulan terakhir, jumlah pekerja kontrak terus menurun dari 1.200 menjadi 800 orang. Angka itu dikhawatirkan akan bertambah lagi.

"Kami masih mempertahankan karyawan tetap kami, meski kami mengalami kondisi pasar yang sangat berat," ujar Viswanathan.

Yang patut dicatat, Toyota Kirloskar bukan hanya satu-satunya produsen mobil yang mengalami penurunan angka penjualan. Secara keseluruhan, penjualan mobil di India mengalami penurunan 16 persen antara Januari dan Mei tahun ini.

(ddn/ddn)