Friday, July 18, 2014

Piaggio Tidak Siap-siap Mudik, Ini Sebabnya

Piaggio Tidak Siap-siap Mudik, Ini SebabnyaJakarta - Di saat pabrikan roda dua lain berjaga-jaga dengan menyediakan posko mudik, karena banyak pengguna motor yang akan mudik mengendarai motor, Piaggio malah terlihat 'nyantai' saja. Apa sebabnya ya?

Karena motor-motor Vespa dinilai bukanlah motor untuk mudik. Setidaknya itu yang disampaikan Managing Director PT Piaggio Indonesia, Marco Noto La Diega, di Jakarta.

"Produk kami tidak sama seperti produk lainnya yang bisa dikendarai untuk mudik. Tapi kami sebagai agen resmi Vespa akan mendukungnya dengan memberikan diskon spare part untuk konsumen," kata Marco.

Hal senada juga diungkapkan oleh Aftersales Manager PT Piaggio Indonesia, Rakhmat Cahyo Pratomo.

"Iya benar seperti yang disampaikan Mr. Marco, terlebih untuk mendirikan posko mudik, kami tidak mengarah ke sana," ujar Rakhmat.

Rahkmat pun menuturkan penjelasan mengapa Piaggio tidak mendirikan Posko mudik.

"Vespa berbeda dengan pabrikan lainnya, mungkin kalau pabrikan lainnya yang berkendara naik motor hingga kampung halaman mungkin banyak. Tapi kalau Piaggio paling hanya ada 1-2 pengendara saja. Jadi kami tidak akan menyediakan posko mudik," ujar Rakhmat.

"Tapi dari tanggal 21-26 Juli 2014, kami memberikan diskon 10 persen untuk setiap pembelian sparepart. Tapi hanya sparepart saja, tidak dengan jasanya. Dan kemungkinan untuk beberapa sparepart akan mendapatkan diskon lebih sesuai dengan yang diberikan masing-masing diler," tutupnya.


Nissan Segarkan Tampilan Evalia

Nissan Segarkan Tampilan EvaliaNew Delhi - Nissan diam-diam telah melakukan penyegaran (facelift) pada Multi Purpose Vehicle (SUV), Evalia di India. Meski penyegarannya terlihat sederhana, tapi tampilan Evalia terbaru ini terlihat lebih menarik.

Dilansir Indianautosblog, Jumat (18/7/2014) pernyegaran dilakukan pada sektor eksterior dan interior. Pada eksterior terlihat pada kisi-kisi grill dan sudah menggunakan desain grill V seperti mobil-mobil Nissan keluaran terbaru.

Untuk sektor interiornya, konsol tengah pada audionya kini dilapisi corak kayu yang menambahkan kesan elegan. Ada juga perubahan desain glovebox yang lebih modern.

Disektor jantung pacu tidak ada perubahan. Evalia terbaru ini masih ditawarkan dengan mesin 1.5-liter 4 silinder dengan mesin model K9K yang mampu memuntahkan tenaga 85 bhp dan torsi 200 Nm dan dikawinkan dengan transmisi manual 5 percepatan.

Sementara untuk varian paling tingginya sudah dilengkapi dengan fitur keselamatan seperti dual airbag, wiper belakang, sistem audio 2 DIN dan kamera mundur. Ada juga AC pada bagian belakang dan pilihan capten seat.

Tapi semua varian Evalia sudah dilengkapi dengan ABS, EBD dan BA (Brake Assist). Nissan juga sudah mulai memajang Evalia terbaru ini di beberapa diler di India.

Dengan mendapatkan sejumlah perubahan, kini Evalia dijual dengan harga Rp 165 juta sampai Rp 208 juta di India.


PPnBM, Dolar dan Pemilu Bikin Audi Enggak Bisa 'Ngegas'

PPnBM, Dolar dan Pemilu Bikin Audi Enggak Bisa Jakarta - Tahun 2014 ini banyak tantangan yang harus dihadapi oleh para produsen mobil. Tantangan tersebut mulai dari kenaikan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), menguatnya dolar Amerika terhadap rupiah serta pemilihan umum (pemilu). Itulah yang dirasakan oleh Audi.

CEO Garuda Mataram Motor (GMM), Andrew Nasuri mengaku penjualannya di semester pertama tahun 2014 ini tidak sebagus tahun lalu. Hal itupun tidak berlaku untuk Audi saja tapi merek-merek mobil premium lainnya juga demikian.

"Terutama karena gejolak dolar yang terus menguat terhadap rupiah, jadi banyak kendaraan yang mengalami perubahan harga. Jadi target kami harus sedikit di sesuaikan," beber Andrew di Jakarta.

Untuk masalah kenaikan PPnBM diakuinya tidak terlalu besar dampaknya karena mobil yang terkena dampaknya hanya sedikit. Tapi masalah dolar dan pemilu yang cukup terpukul.

"Konsumen jadi lebih memilih wait and see. Mereka akan menunggu dolar stabil dan pemilu selesai baru membeli mobil. Balik lagi konsumen mobil Audi kebanyakan mereka sudah punya mobil, mereka beli mobil bukan kebutuhan tapi karena suka," katanya.

Andrew mengaku untuk penjualan di semester pertama tahun ini Audi mengalami penurunan sebesar 10 persen dan pencapaian di semester pertama ini baru 40 persen dan tinggal 60 persen lagi untuk bisa mencapai target penjualan.

"Kita target jadi sama seperti tahun kemarin sekitar 400 unit. Angka itu saya rasa masih cukup bagus dengan kondisi seperti ini. Kita harus capai 60 persen lagi di semester kedua dan kami berharap penjualan besar di IIMS September mendatang," tuntasnya.



Vespa Takkan Bermain di Kelas Motor Murah

Vespa Takkan Bermain di Kelas Motor MurahJakarta - Demi meraup pasar yang besar, pabrikan roda dua banyak yang terjun ke segmen bawah. Namun Vespa memilih langkah yang berbeda. Vespa tetap memfokuskan penjualan di segmen kelas menengah atas.

"Mungkinkah kami melahirkan Vespa kelas bawah (murah-Red)? Saya rasa tidak," kata Sales and Dealer Development Director, Sergi Canovas Garriga, di Jakarta.

"Jadi seperti ini, Vespa kelas bawah kami itu seperti LX 125cc, ini versi dengan harga paling murah untuk kami. Tapi ini tidak terlalu laku, melainkan produk yang dengan harga tinggi yang paling laku," ujarnya.

Selain itu Sergie juga mengatakan, pilihan mesin besar seperti 150cc yang membuat harga menjadi lebih mahal juga menjadi pilihan utama pengendara di Indonesia.

"Karena untuk mesin 150 cc malah lebih bagus penjualannya. Selain itu banyak konsumen yang mau memiliki motor premium. Oleh sebab itu kami ingin bermain di kelas atas, dan tren tetap mengarah ke sana," tambahnya.


Fiat-Chrysler Merger dengan VW?

Fiat-Chrysler Merger dengan VW?Berlin - Dua raksasa Eropa, Volkswagen dan Fiat beberapa waktu lalu membuat kaget. Kedua perusahaan otomotif terbesar di benua biru itu dikabarkan akan segera merger dan menjadi perusahaan otomotif terbesar di dunia.

Kabar itu menyeruak setelah media Jerman merilis kabar tersebut. Dikabarkan, Volkswagen yang saat ini menjadi perusahaan otomotif di Jerman dan Eropa tengah mendekat Fiat untuk membicarakan kemungkinan merger. Jika benar-benar bergabung, maka kedua pabrikan ini akan menjadi salah satu raksasa dunia.

Chairman VW Ferdinand Piech yang menjadi salah satu orang utama yang mengontrol VW dikabarkan telah mengadakan berbagai pembicaraan dan pendekatan dengan keluarga Agnelli yang menguasai 30 persen saham Fiat.

Namun, baik Fiat maupun VW membantah kabar tersebut. "Tidak ada agenda merger atau akuisisi. Kami sekarang fokus pada meningkatkan efisiensi di seluruh grup," ujar jubir VW seperti dilansir Reuters, Jumat (18/7/2014).

VW kini memiliki banyak merek seperti Audi, Lamborghini, Bentley, Bugatti, Porsche, Ducati, MAN, Scania, SEAT hingga Skoda.

Sementara Fiat menaungi merek Fiat, Ferrari, Alfa Romeo, Lancia, Maserati dan Chrysler Group LLC yang menaungi merek Chrysler, Jeep dan Dodge.


Tampang Anyar Mobil Terkecil Dunia

Tampang Anyar Mobil Terkecil Dunia Jakarta -

Suasana Berlin, Jerman, terasa hangat. Bukan saja karena masih merayakan kemenangan tim Jerman di Piala Dunia. Tetapi karena ada kelahiran mobil Jerman terbaru yang paling kecil di dunia. smart fortwo dan smart forfour model terbaru.



Keterangan Foto :
smart fortwo melintas di jalanan di Jerman. istimewa/smart.

Sistem Rem Bermasalah, Vespa Recall 940 Unit Primavera di Indonesia

Sistem Rem Bermasalah, Vespa Recall 940 Unit Primavera di IndonesiaJakarta - Setelah masalah injektor dan bagasi pada Vespa LX, S dan LXV, Vespa juga tengah memanggil 940 konsumen Vespa Primavera di Indonesia. Pemanggilan yang dilakukan Vespa kali ini, untuk mengantisipasi kemungkinan kerusakan pada sistem pengereman.

Komponen yang bermasalah tepatnya bagian selang rem bagian roda depan.

"Recall sudah kami lakukan sejak awal Juli 2014 kemarin. Kalau bicara kerusakannya presentasenya kecil sekali dan belum ditemukan," ujar Aftersales Manager PT Piaggio Indonesia, Rakhmat Cahyo Pratomo, saat dihubungi detikOto.

Rakhmat menjelaskan setidaknya ada 940 konsumen Primavera yang kemungkinan akan mengalami kasus ini. Oleh sebab itu konsumen Primavera akan diundang kembali ke diler untuk melakukan pemeriksaan.

"Tapi karena ini berhubungan dengan safety, kita akan panggil 940 konsumen Primavera, untuk melakukan pengecekan pada selang rem depan. Dan secara total kami akan melakukan pengecekan pada 1.400 Primavera (dengan jumlah yang ada di diler-diler Vespa-Red)," ujarnya.




Rakhmat pun menuturkan apa yang menjadi kekhawatiran Vespa, jika tidak diperiksakan kembali ke diler resmi Vespa dalam waktu cepat.

"Jadi posisi selang ada potensi akan kegesek sama ban. Karena selang rem dan ban bergesekan, dikhawatirkan dalam waktu panjang ini bisa bocor. Oleh sebab itu kita melakukan pengecekan ulang pakai alat khusus," katanya.

"Sehingga bisa melihat apakah selang tersebut bersentuhan atau tidak, kalau ada indikasi kena maka kita akan ubah settingannya. Dan kalau ada konsumen yang selang remnya sudah tergesek sedikit saja, akan kita langsung ganti baru," tambahnya.