Friday, January 18, 2013

Honda Gear Terinspirasi dari Civic Retro

Honda Gear Terinspirasi dari Civic Retro Kanada - Produsen mobil Honda kembali berinovasi. Pabrikan asal Jepang tersebut baru saja memperlihatkan mobil konsep terbaru mereka. Mobil itu dinamakan Honda GEAR Concept yang mengambil inspirasi dari mobil populer mereka, Civic hatchback era 1970-an.

Honda GEAR Concept diperlihatkan Honda di Montreal Auto Show di Kanada yang dikatakan Direktur Desain Honda Dave Marek sebagai salah satu penelitian Honda dalam rangka menciptakan sebuah mobil kompak masa depan.

Marek mengatakan kalau Honda GEAR Concept ini sengaja diperlihatkan di Kanada, bukan di Detroit, Amerika Serikat yang saat ini juga tengah melangsungkan pameran otomotif dalam skala lebih besar karena Kanada dianggap lebih terbuka terhadap mobil-mobil kecil.

Dengan mobil ini, Honda ingin melihat pasar mobil kompak masa depan dan meneliti apa yang disuka konsumen sebelum mereka mempersiapkan mobil dalam skala massal.

"Konsep ini bisa duduk di studio selama lima tahun, atau kita bisa melihatnya dan berkata 'Oh orang benar-benar menyukai proporsi ini atau isyarat desain' dan menempatkan mereka di kendaraan kami berikutnya," katanya seperti detikOto kutip dari Auto Guide, Sabtu (19/1/2013).

Desain mobil Honda GEAR yang dirancang di Studio Honda California memang cukup futuristik dan dengan dua pintu GEAR pun terlihat lebih kecil dibandingkan dengan Honda Fit/Jazz.

Interior mobil ini belum diperliatkan Honda, tapi Marek mengatakan kalau interiornya akan memiliki teknologi tinggi. Sebagai contoh, panel indikator nantinya akan bisa berubah warna sesuai dengan mode pengendaraan yang dipilih pengendara.

Layar yang ada di konsol tengah juga bisa disesuaikan oleh pengemudi untuk dapat memilih bagaimana informasi ditampilkan.

Airbag Rusak, Honda Recall Odyssey & Pilot

Airbag Rusak, Honda Recall Odyssey & Pilot Jakarta - Kasus recall Honda Odyssey kembali terjadi. Honda harus menarik mobil keluarga Odyssey dan diikuti oleh Honda Pilot. Total mobil yang ditarik sebanyak 748.000 kendaraan yang dijual di Amerika.

Padahal, akhir 2012 Honda baru saja menarik Odyssey model tahun 2003-2004 dan Honda Pilot karena kerusakan sistem transmisi otomatis.

Dikutip autoblog, Sabtu (19/1/2013) penarikan ratusan mobil asal Jepang di awal tahun ini disebabkan adanya kerusakan pada airbag pengemudi yang diduga tidak bisa berkembang dengan baik. Honda mengakui terdapat kesalahan pada saat perakitan kedua model tersebut.

Dikatakan Honda, model yang harus ditarik adalah Odyssey buatan 2011-2013, sementara Honda Pilot produksi 2009-2013 di AS.

Beruntung, hingga berita ini diturunkan Honda belum menerima laporan kecelakaan atau cidera yang dialami oleh pengguna kedua mobil tersebut.

Honda sendiri akan mulai melakukan kampanye recall awal bulan depan. Pengecekan hingga penggantian alat akan dilakukan demi keselamatan para pengendara. Dan pemiliknya dipastikan tidak dikenakan biaya.

Belum Diluncurkan, Mazda MX-5 Facelift Sudah Terjual 10 Unit

Belum Diluncurkan, Mazda MX-5 Facelift Sudah Terjual 10 Unit Jakarta - PT Mazda Motor Indonesia (MMI) baru akan meluncurkan Mazda MX-5 facelift pada akhir bulan ini. Namun MMI sudah mendapatkan inden dari konsumen setia Mazda sebanyak 10 unit.

"Memang baru akan diluncurkan akhir Januari ini. Tapi saat ini sudah dipesain 10 unit,” kata Manager Marketing PT Mazda Motor Indonesia (MMI), Astrid Ariani beberapa hari lalu.

Astrid menambahkan MX-5 terbaru mengalami perubahan pada eksterior dan interior.

"Ini hanya facelift biasa. Jadi tidak ada peluncuran khusus dan sudah tersedia di showroom-showroom kita," ucapnya.

Sedangkan mesin masih menggunakan 2.0i MZR In-line 4 silinder, 16 valve S-VT 6 kecepatan PowerShift serta mesin 1.8i MZR dengan girboks 5 kecepatan.

Memang Mazda MX5 tidak mengalami perubahan yang signifikan. Produsen mobil asal Jepang hanya mempermak demi mencuatkan kesan sporty, dan dinamis.

Sistem navigasi satelit terbaru, penambahan airbag samping, AC climate control dan fitur lainnya untuk memperkuat perasaan mengendara yang lebih menyenangkan. Dengan perubahan tersebut Mazda MX-5 facelift hanya mengalai kenaikan harga sekitar Rp 3 juta - Rp 4 juta.


Scoodenttial Bantu Korban Banjir

Scoodenttial Bantu Korban Banjir Jakarta - Komunitas Scoodenttial (Scoopy Independent Initial) Jakarta menunjukkan kepedulian antar sesama dengan mengadakan acara bakti sosial untuk membantu korban banjir di Jakarta.

Bantuan kemanusiaan berupa makanan juga pakaian disalurkan untuk korban banjir di dua titik wilayah yang terkena banjir, yaitu di wilayah Kebon Pala dan Kampung Pulo, Jatinegara dalam rilis yang diterima detikOto, Sabtu (19/1/2013).

Bakti Sosial ini dikomandoi oleh bro Soerya Wadi, pimpinan Scoodenttial wilayah Rawamangun dan Sekitarnya, yang serentak diikuti oleh anggota-anggota dari wilayah lainnya, yang segera bergabung dan membantu, di antaranya dari Scoodenttial Wilayah Jakut, Jaksel, Jaktim, Jakbar dan Jakpus.

Bantuan berupa makanan seperti mie instant, beras, air mineral, susu bayi, pampers, selimut, dan lain nya, yang merupakan sumbangan dari Scoodenttial di serahkan kepada pihak Staff Rukun Warga Kebon Pala, kurang lebih pukul 22:00 WIB, lalu selanjutnya Komunitas Scoodenttial bergerak ke lokasi pengungsian Kampung Pulo, dan menyerahkan bantuan kepada staff RW setempat, Bapak Erfan, pada pukul 23:00.

"Semoga bantuan ini bisa meringankan beban para warga korban banjir, meskipun tidak bisa di bilang banyak, tetapi izinkan kami peduli dengan saudara-saudara yang ada disini," ujar bro Soerya dalam penyerahan bantuan kepada Staff RW yang menerima.

"Kami berterimakasih kepada Komunitas Scoodenttial yang telah menunjukan kepedulian nya kepada warga disini yang menjadi korban banjir, insya Allah semua kebaikan saudara-saudara akan mendapat balasan yang baik di kemudian hari," sambut Erfan yang diamini seluruh warga dan anggota Scoodenttial di lokasi tersebut.


Wah, Bakal Ada Jeep Made in China

Wah, Bakal Ada Jeep Made in China Detroit - Mendengar nama Jeep, aura Amerika pasti akan langsung terlintas dipikiran. Namun sebentar lagi, urat Amerika akan berkurang di Jeep setelah merek Amerika itu berencana untuk merakit mobil di China. Jeep made in China pun akan segera lahir.

Kemungkinan lahirnya China terjadi setelah Fiat dan Chrysler Group yang memiliki merek ini menandatangani kesepakatan untuk memulai langkah-langkah upaya perakitan Jeep di China.

Pada kesepakatan itu, Guangzhou Automobile Group Co. Ltd. akan membuatkan satu model Jeep di China meski belum diketahui model apakah yang akan dibangun disana mulai 2014 mendatang.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Zeng Qinghong yang merupakan general manager dan chief executive Guangzhou Automobile Group dan Mike Manley yang menjabat presiden Jeep dan CEO serta head of Chrysler international operations,

Kerjasama antara antara Guangzhou Automobile dan Chrysler sendiri bukanlah yang pertama. Sebab di September lalu Guangzhou juga sudah merakit Fiat Viaggio di China untuk Chrysler.

Dengan perakitan mobil Jeep di China, Chrysler berharap penjualan mobil Jeep disana dapat kembali di genjot. Terlebih kapasitas pabrik Guangzhou mampu membuat 140.000 unit yang bisa digenjot sampai 500.000 unit.

Zeng mengatakan kalau minat konsumen China pada Jeep memang tinggi. Di tahun lalu saja ada 50.000 Jeep yang terjual disaa.

"Setelah lokalisasi, permintaan Jeep di China akan terus meningkat. Jadi kami akan bekerja sama dengan Chrysler untuk membuat produk di China. Kami sangat yakin terhadap pertumbuhan penjualan," kata Zeng seperti detikOto kutip dari USA Today.

Toyota Kembali Masuk Pengadilan

Toyota Kembali Masuk Pengadilan Detroit - Ini adalah berita kesekian tentang masalah padal mobil Toyota yang cacat dan mendapat gugatan hukum di Amerika. Kali ini, sebuah keluarga di Utah, Amerika Serikat menggugat Toyota setelah 2 anggota keluarganya tewas karena kecelakaan di mobil Toyota.

Pengacara penggugat mengatakan kalau Toyota Motor Corp dan keluarga korban sepakat untuk menyelesaikan gugatan terkait 'percepatan yang tidak diinginkan' karena masalah di pedal mobil dan akan segera masuk pengadilan di Februari mendatang.

Kecelakaan sendiri terjadi di tahun 2010 saat Paul Van Alfen mengendarai Toyota Camry miliknya lalu kecelakaan. Mobil mitu menabrak dinding batu ketika keluar dari jalan bebas hambatan dan gagal berhenti.

Akibat kecelakaan itu, Van Alfen dan seorang penumpang yakni Charlene Lloyd yang merupakan tunangan anaknya tewas. Sementara itu, istri Van Alfen dan anaknya terluka karena kecelakaan ini.

Keluarga mengatakan kalau kecelakaan itu terjadi ketika kendaraan tiba-tiba berjalan cepat dan tidak berhenti bahkan setelah pengemudi menginjak rem.

"Kami dapat mengkonfirmasi bahwa kasus tersebut telah diselesaikan. Kami telah sepakat dengan Toyota dalam perjanjian penyelesaian bahwa kita tidak akan membahas ketentuan penyelesaian," kata pengacara korban Mark Robinson seperti detikOto kutip dari Autonews.

Sementara itu, juru bicara Toyota Amerika Utara Celeste Migliore belum menanggapi kasus ini.

'Mobil Listrik Belum Mati!'

Detroit - Penjualan mobil listrik dunia masih sangatlah minim dan tidak membahagiakan bahkan untuk produsen kelas dunia sekalipun. Namun, salah satu produsen mobil terbesar dunia, General Motors menegaskan kalau 'the electric car is not dead.'

Chief General Motors Amerika Utara Mark Reuss mengatakan dia belum mau menyerah untuk memasarkan mobil listrik meski penjualan di tahun 2012 tidaklah menggembirakan.

"The electric car is not dead," kata Reuss seperti detikOto kutip dari Detroit News.

Dia menegaskan kalau terlepas dari kemunduran penjualan yang terjadi tahun lalu, pihaknya tidak menyerah menjual mobil listrik.

Tahun 2011, GM menjual kurang dari 7.700 Chevrolet Volt, dibawah target penjualan mereka, 10.000 unit. Tidak mau menyerah, target pun mereka tingkatkan seiring banyaknya stimulus yang diberikan pemerintah Amerika. Namun, dari target 45.000 unit, mereka hanya mampu menjual 23.000 unit. Meski begitu, peningkatan penjualan Volt hingga 3 kali lipat ini tetap saja membuat GM tersenyum.

"Kita tidak bisa lebih bahagia, dengan Volt," kata Reuss.

Di lain pihak, Nissan malah berjuang untuk meningkatkan penjualan mereka setelah gagal di tahun 2012 lalu. Untuk itu, Nissan pun bahkan sampai memangkas harga mobil listrik mereka, Nissan LEAF hingga 18 persen. Tahun lalu, Nissan menjual 9.819 LEAF di Amerika Serikat, hanya naik 1,5 persen dibanding 2011.

"Ini adalah kekecewaan bagi kami," kata CEO Nissan Carlos Ghosn.

Sementara itu, Ford Motor Co juga hanya bisa menjual 685 Ford Focus EV di tahun 2012. Padahal, Ford tahun itu sudah membangun 1.627 Ford Focus EV.

Produsen mobil listrik lain Tesla Motors dan Fisker Automotive mengakui kalau pertumbuhan penjualan mobil listrik tergolong lambat.

"Dibutuhkan waktu lama untuk mengubah suatu industri, untuk mengubah kebiasaan, dan mengubah cara hidup," kata Reuss.