Wednesday, May 29, 2013

MPV 7 Penumpang Milik BMW Mulai Diuji

MPV 7 Penumpang Milik BMW Mulai Diuji Munich - Belum lama ini terlihat kalau pabrikan mobil asal Jerman, BMW tengah menguji BMW Seri 1 Grand Turismo (GT) yang merupakan Multi Purpose Vehicle (MPV) terbarunya yang dapat menampung 7 orang penumpang.

Dilansir Caradvice, Kamis (30/5/2013) MPV 7 penumpang milik BMW ini terlihat sedang di parkir di salah satu fasilitas pengujian mobil di Jerman.

Dalam segmen MPV, BMW memiliki 2 model pertama yakni BMW Concept Active Tourer yang di pamerkan di Paris Motor SHow 2012 lalu. Ini merupakan MPV 5 penumpang dan untuk 7 penumpang ada BMW Seri 1 GT yang lebih panjang dibanding MPV 5 penumpangnya.

Meski BMW Seri 1 GT tengah diuji namun yang akan lebih dulu diluncurkan yakni MPV 5 penumpangnya yang dijadwalkan meluncur awal 2014.

Kedua MPV dari BMW ini akan tersedia 2 versi yakni penggerak roda depan dan penggerak semua roda dan akan didukung oleh 3 silinder, hybrid 3 dan 4 silinder.

BMW Seri 1 GT ini akan mengikuti jejak BMW Seri 5 dan Seri 3 GT yang akan membidik Mercedes-Benz B-Class di segmen MPV kompak.

Kabarnya BMW Seri 1 GT ini akan mengawali debutnya di Frankfurt Motor Show pada September mendatang.

(ady/ikh)

Ini Varian Aston Martin Tercepat

Ini Varian Aston Martin Tercepat London - Aston Martin mengeluarkan varian sport tercepat mesin V12 lewat Vantage S. Tentu ini menjadi sebuah penyegaran, mengingat Aston Martin selama ini hanya memawarkan Vantage S dengan menggunakan mesin V8.

Seperti dikutip leflanenews, Kamis (30/5/2013), "Versi terbaru Vantage S V12 merupakan sesuatu yang sederhana dan murni karya Aston Martin. Dari bentuk desain ini merupakan kekuatan murni yang benar-benar abadi," kata Aston Martin Chief Executive Officer, Dr. Ulrich Bez.

Vantage S V12 memanfaatkan mesin AM28 V12 berkapasitas 5.9-literdimana mesin ini bisa menghasilkan 565 tenaga kuda dan torsi mencapai 457 lb-ft. Bahkan diklaim mobil sport ini akan memiliki tenaga lebih besar 9-11 persen dari mesin V12 lainnya.

"Belajar dari keberhasilan kami dalam pengembangan mobil jenis ini dan saya bangga untuk bisa melahirkan mobil sport yang menarik seperti ini," tambahnya.

Selanjutnya kekuatan mesin akan dikirim melalui roda belakang dengan dikawinkan bersama tujuh kecepatan Sportshift III hidrolik yang menggerakan transmisi (AT/MT) dengan bobot yang lebih ringan mencapai 55 kilogram.

Aston Martin mengatakan Vantage S V12 akan menjadi Aston Martin tercepat di dunia dengan mmiliki kecepatan tertinggi hingga 205mph atau mencapai 330 km/jam.

Selanjutnya setiap pengendara Aston Martin Vantage S V12 bisa memilih tingkat kecepatan sesuai dengan masing-masing nyali pengendara, seperti Mode 'Normal', 'Sport' dan 'Track', dimana mobil sport anyar ini bisa mengubah respon throttle, kecepatan perpindahan gigi.


(lth/ikh)

Komparasi Carens, Freed & Innova

Komparasi Carens, Freed & Innova Jakarta - Kehadiran MPV (MPV Multi Purpose Vehicle) All New Carens yang siap dibanderol sekitar Rp 250 juta bakal memanaskan pasar mobil serba guna di Indonesia. Dilihat dari harga dan model, MPV Carens terbaru siap jegal Honda Freed dan Toyota Innova.

Layaknya sebuah MPV, Carens disokong interior yang bisa menopang 7 penumpang. Jadi sangat jelas segmen mana yang dituju. Nah, seberapa mencekam pasar MPV dalam waktu dekat. Yuk kita ulas, ini bakalan seru.




Nyeleneh, Audi R8 Motif Leopard ala Justin Bieber

Nyeleneh, Audi R8 Motif Leopard ala Justin Bieber Jakarta - Penyanyi asal Kanada Justin Bieber selalu membuat decak kagum penggemarnya. Tidak hanya di dunia usik, di dunia otomotif Justin juga kerap membuat pecinta otomotif terkesan.

Nah, baru-baru ini anak muda yang juga hobi otomotif itu kedapatan memiliki mobil super Audi R8. Dari jajaran mobil yang dia milik, modifikasi mobil asal Jerman satu cukup nyeleneh.

Bagaimana tidak, bila mobil-mobil lainnya menggunakan warna hitam atau putih, mobil performa tersebut menggunakan motif Leopard. Motif Leopard terlihat di sekucur tubuh mobil Audi R8 tersebut.

Audi R8 motif Leopard milik Justin Bieber tersebut tertangkap paparazzi ketika bersanding dengan Ferrari 458 Italia dan Range Rover di Calabasas, California,
tempat tinggal Justin saat ini. Tak banyak ubahan eksterior yang dilakukan oleh pujangga pelantun tembang hits 'Baby' ini.

Justin cuma memodifikasi dengan memanfaatkan motif Leopard di bodi mobil super tersebut. Jadi kombinasi mesin, desain dan motif Leopard terpadu apik dan menambah kesan sangar mobil sport tersebut.

Kabarnya mobil tersebut dibeli Justin seharga US$ 114.900. Audi R8 menggunakan mesin V10 yang dikawinkan transmisi 7 percepatan S tronic yang bisa berlari dari 0-100 km/jam dalam hitungan 3 detik dan mencapai kecepatan maksimal 196 mph berkat tenaga mesin 550 Hp dan torsi 398 lb.-ft dilansir celebritycarsblog, Kamis (30/5/2013).

(ikh/ddn)

Ini Dia Cara Pemerintah China Atasi Kemacetan, Bagaimana Jakarta?

Ini Dia Cara Pemerintah China Atasi Kemacetan, Bagaimana Jakarta? Jakarta - Penyakit kota besar adalah kemacetan. Berbagai cara sudah harus dipikirkan oleh pemerintah setempat. Dan cara yang ditempuh pemerintah Guangzhou ini sepertinya bisa ditiru oleh pemerintah Jakarta.

Sama seperti Jakarta, Guangzhou menderita masalah kemacetan yang cukup serius setelah bertahun-tahun pertumbuhan mobil merajalela tanpa bisa kontrol pemerintah.

Akhirnya, Guangzhou pun mulai memperketat aturan kepemilikan kendaraan dengan mengadopsi cara yang digunakan Beijing dan Shanghai.

Seperti diketahui Beijing saat ini menerapkan sistem undian untuk mereka yang ingin membeli mobil baru dan mendapatkan pelat nomor. Sementara Shanghai menerapkan sistem lelang untuk mereka yang ingin mendapatkan pelat nomor mobil baru.

Nah, Guangzhou pun mengkombinasikan sistem di dua kota tersebut. Kini untuk mendapatkan pelat nomor, pejabat setempat menerapkan aturan yang ketat, terutama untuk mereka yang ingin memperpanjang pelat nomor setelah 10 tahun.

Untuk mereka yang memiliki mobil bermesin diatas 2.5 liter, maka untuk mendapatkan pelat nomor mereka harus ikut lelang. Sedangkan bagi yang memiliki mobil bermesin kecil akan dikenakan sistem lotre alias undian.

Dengan aturan tersebut, pemerintah berharap dapat mengurangi kemacetan dan mereduksi polusi udara.

Dalam setahun pemerintah Guangzhou sendiri hanya memberikan kuota 120.000 pelat nomor dalam setahun dan bulan Juni nanti akan mulai membatasi kendaraan yang diizinkan masuk ke dalam kota. Demikian dilansir China Car Times, Kamis (30/5/2013).

(syu/ikh)

Klaim Irit BBM Bohong

Klaim Irit BBM Bohong Jakarta - Efisiensi bahan bakar merupakan isu yang tengah menjadi sorotan di banyak negara. Namun, kecurangan untuk mengakali angka efisiensi bahan bakar ternyata masih terjadi. Data pun dibuat agar kendaraan seolah-olah irit.

Kecurangan menulis tingkat efisiensi bahan bakar menjadi sorotan di Amerika serikat. Dan itu ternyata bukan hanya melibatkan merek-merek Amerika saja. Merek Eropa pun ternyata ikut 'mengakali' angka efisiensi bahan bakar ini.

Dalam riset terbaru yang dilakukan oleh lembaga non-profit International Council on Clean Transportation (ICCT) ditemukan fakta kalau merek Eropa mengakali tingkat efisiensi bahan bakar mereka agar seolah irit. Namun kenyataannya lebih boros 25 persen.

Dan dari sekian banyak merek Eropa, para pelanggar terburuk ternyata adalah merek-merek mobil mewah Jerman. Menurut penelitian, kendaraan BMW memuntahkan emisi karbon sekitar 30 persen lebih tingi dari yang dinyatakan oleh merek tersebut.

Sementara Audi tidak jauh di belakang BMW dengan 28 persen, diikuti oleh Mercedes-Benz dengan perbedaan 26 persen.

"Ini berarti bahwa konsumsi bahan bakar yang sebenarnya dialami oleh pengendara rata-rata biasanya 25 persen lebih tinggi dari apa yang tercetak," kata managing director ICCT Eropa Peter Mock.

Dengan kesenjangan data tersebut maka pengendara bisa menghabiskan biaya ekstra sekitar US$ 400 untuk membeli bahan bakar dalam tahun.

Di Indonesia sendiri kasus mengenai angka klaim efisiensi bahan bakar pernah dipermasalahkan oleh pemilik Nissan March bernama Ludmilla Arif yang bahkan kasusnya sampai ke meja hijau.Klaim Irit BBM Bohong

Efisiensi bahan bakar merupakan isu yang tengah menjadi sorotan di banyak negara. Namun, kecurangan untuk mengakali angka efisiensi bahan bakar ternyata masih terjadi. Data pun dibuat agar kendaraan seolah-olah irit.

Kecurangan menulis tingkat efisiensi bahan bakar menjadi sorotan di Amerika serikat. Dan itu ternyata bukan hanya melibatkan merek-merek Amerika saja. Merek Eropa pun ternyata ikut 'mengakali' angka efisiensi bahan bakar ini.

Dalam riset terbaru yang dilakukan oleh lembaga non-profit International Council on Clean Transportation (ICCT) ditemukan fakta kalau merek Eropa mengakali tingkat efisiensi bahan bakar mereka agar seolah irit. Namun kenyataannya lebih boros 25 persen.

Dan dari sekian banyak merek Eropa, para pelanggar terburuk ternyata adalah merek-merek mobil mewah Jerman. Menurut penelitian, kendaraan BMW memuntahkan emisi karbon sekitar 30 persen lebih tingi dari yang dinyatakan oleh merek tersebut.

Sementara Audi tidak jauh di belakang BMW dengan 28 persen, diikuti oleh Mercedes-Benz dengan perbedaan 26 persen.

"Ini berarti bahwa konsumsi bahan bakar yang sebenarnya dialami oleh pengendara rata-rata biasanya 25 persen lebih tinggi dari apa yang tercetak," kata managing director ICCT Eropa Peter Mock.

Dengan kesenjangan data tersebut maka pengendara bisa menghabiskan biaya ekstra sekitar US$ 400 untuk membeli bahan bakar dalam tahun.

Di Indonesia sendiri kasus mengenai angka klaim efisiensi bahan bakar pernah dipermasalahkan oleh pemilik Nissan March bernama Ludmilla Arif yang bahkan kasusnya sampai ke meja hijau.

(syu/lth)

Nissan Livina X-Gear 5 Penumpang Coming Soon

Nissan Livina X-Gear 5 Penumpang Coming Soon Jakarta - Dalam meluncurkan All New Nissan Grand Livina PT Nissan Motor Indonesia (NMI) juga menghadirkan All New Nissan Grand Livina X-Gear. Menariknya X-Gear terbaru ini sama seperti Livina dengan 3 baris atau bisa menampung 7 orang penumpang.

Lalu untuk Livina X-Gear 2 baris atau 5 penumpang model terbaru kapan diluncurkan ke pasar otomotif Indonesia?

President Director Nissan Motor Indonesia Takayuki Kimura mengatakan kalau saat ini pihaknya masih fokus ke X-Geat terbaru yang 3 baris atau 7 penumpang.

"Kami masih belum memutuskan, memang pada awalnya kita akan memfokuskan 3 baris, ini juga berdasarkan permintaan pasar di Indonesia," terang Kimura dalam peluncuran All New Nissan Grand Livina di Jakarta, kemarin.

Sementara itu, Vice President, Aftersales, Product & Accessories Planning, Dealer Development, Customer Relations, Nissan Collage, Customer Relations, Information System, Total Customer Statisfaction dan Infiniti Teddy Irawan menambahkan kalau X-Gear 2 baris model terbaru juga siap untuk diluncurkan juga.

"Tunggu dulu lah, pokoknya coming soon. Nanti kalau kita luncurkan sekarang nanti Anda (wartawan) tidak ada kerjaan lagi kedepannya. Kita luncurkan sedikit demi sedikit lah," kata Teddy.

(ady/ikh)