Kuala Lumpur - Salah satu sedan yang bakal menjadi andalan Toyota, Etios bakal berganti nama di Malaysia. Mobil Jepang ini bakal menggunakan nama Perodua Jaguh di negeri jiran tersebut.Pergantian nama itu adalah buah dari kerja sama yang dilakukan Toyota dengan merek lokal Malaysia tersebut sejak 1992, Perodua telah menjadi produsen mobil kedua terbesar disana dibawah Proton.
Tahun lalu saja Perodua berhasil menjual 189.000 mobil, tertinggi sepanjang sejarah mereka.
Pergantian nama itu memang bukan yang pertama. Toyota yang memiliki 35 persen saham di Perodua melalui Daihatsu sudah beberapa kali melakukannya. Daihatsu Sirion atau Toyota Passo di Malaysia berganti emblem menjadi Perodua Myvi.
Perodua Jaguh yang merupakan rebadged dari Etios sedan ini menurut Theiphilus Chin merupakan salah satu model yang sudah siap diluncurkan. Brosurnya bahkan sudah bocor.
Nah, karena ini hanya rebadged, maka tidak heran kalau selain logo, grille, dan desain pelek, tidak ada yang berbeda antara Perodua Jaguh dengan sedan Toyota erios.
Mesinnya juga masih akan menggunakan mesin 1.5 liter yang bertenaga 90 Ps dengan torsi 132 Nm yang disalurkan melalui transmisi manual 5-speed.
(syu/ddn)






Jakarta - Mudik menggunakan kendaraan motor sebenarnya tidak disarankan. Tetapi jika perjalanannya tidak jauh, sah-sah saja jika Otolovers menggunakan roda dua.
Milan - Alfa Romeo siap kembali menggebrak dunia dengan mobil baru mereka. Kali ini mereka dikabarkan tengah mempersiapkan mobil sport mungil bernama Alfa Romeo Spider.
Jakarta - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menjelang lebaran ini mencatat lonjakan pembiayaan kendaraan. Hal itu berlaku untuk kendaraan roda 2 ataupun roda 4.
Munich - Produsen mobil Daimler sedang berseteru dengan pemerintah Prancis karena beberapa modelnya dilarang masuk ke sana. Daimler pun siap menggugat pemerintah Prancis.
Jakarta - Musuh terbesar saat berkendara mobil atau sepeda motor itu adalah rasa kantuk. Sekejap saja kita memejamkan mata saat berkendara, kecelakaan sudah di depan mata.
Jakarta - Salah satu faktor terjadinya kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh kurang disiplinnya pengendara mobil atau motor. Di Jakarta ini contohnya, masih banyak pengendara yang memiliki prilaku yang tidak baik untuk ditiru.